Psikopat Tampan Dosenku

Psikopat Tampan Dosenku
Meminta tolong sekali lagi


__ADS_3

Riyan masih terus saja mencoba menghubungi nomor telfon rumah Jovanka namun sama sekali tak ada yang angkat, bahkan Riyan sudah menelfon mamihnya Jovanka namun sama tidak diangkat tak ada yang mau mengangkatnya.


Riyan langsung menelfon Choki siapa tau Choki bisa membantunya kan "hallo Choki kau sedang di mana apakah kau bisa membantuku"


"Membantumu dalam hal apa lagi, apa lagi yang harus aku bantu bukannya sudah beres ya, kau pun sudah berceraikan dengan Jovanka lalu apa lagi yang harus aku bantu untuk membuatmu puas menyakitinya"


"Kenapa kau berbicara seperti itu, apakah kau senang aku bercerai dengan Jovanka. Aku hanya ingin meminta tolong padamu untuk menelpon Jovanka dan sekarang dia di mana. Apakah dia sudah berangkat ke Inggris atau belum. Aku ingin bertemu dengannya aku ingin berbicara dengannya dan meminta maaf atas semua ini, tolong aku bantu aku sekali ini saja, aku ingin memperbaiki Rumah tanggaku. Aku tidak mau bercerai . Siapa tahu saja Jovanka bisa berubah pikiran dan memaafkan semua kesalahanku"


"Itu semua tidak akan pernah terjadi Jovanka tidak akan memaafkan mu, kau sudah membuatnya sakit hati. sekarang kau baru sadar kan kalau Jovanka itu berarti untukku mu, saat kau selingkuh kau tidak memikirkan itu sama sekalikan, lalu sekarang saat semuanya sudah hancur kau ingin kembali pada Jovanka apakah tak salah "


"Iy aku tahu iya aku sangat mengerti aku salah aku telah membuat jovanka sakit hati, aku yang salah disini dan sekarang aku ingin meminta maaf padannya, aku ingin memulainya dari awal kau mau kan membantu ku untuk mencari tahu apakah Jovanka sudah pergi ke inggris atau belum, tolong bantu aku sekali ini saja kalau sekarang gagal aku tidak akan meminta bantuan lagi padamu"


"Baiklah sekali ini aku akan membantumu namun jika semuanya sudah terlambat aku tidak mau membantumu lagi , sudah cukup kau membuatnya sakit hati, jadi biarkan dia bahagia biarkan dia hidup dengan nyaman jangan kau terus mengejar-ngejar nya kau yang salah kau yang telah menyakiti nyaz maka kau harus terima konsekuensinya dan kau juga ingat kau harus bertanggung jawab atas kehamilan Lisa "


"Iya aku tahu aku mengerti semuanya dan aku tidak akan pernah bertanggung jawab atas kehamilan Lisa sebelum ada tes DNA, karena aku yakin kalau itu bukan anakku aku yakin 100% itu bukan anakku jadi aku tidak mau bertanggung jawab atas apapun itu"


"Kau sungguh gila jelas-jelas dia hamil olehmu tapi kau tidak mau bertanggung jawab atas kehamilan itu sungguh kau laki-laki yang tidak bertanggung jawab sekali. ini aku mau membantumu dan nanti aku tidak akan pernah mau membantumu lagi"


"Baiklah terserah kau saja mau bantu aku lagi atau tidak, tapi setidaknya bantu aku untuk yang satu ini aku hanya bisa mengandalkanmu saja, tolong bantu aku sekali ini saja pokoknya aku tidak akan pernah meminta bantuanmu lagi setelah ini tolong aku"


"Baiklah aku akam melakukannya sekarang "


Sambungan pun terputus, Riyan sedikit tenang namun tetap saja belum tenang karena belum ketemu dengan Jovanka dengan perempuan yang dirinya sayangi itu, tapi karena keegoisannya dan kebodohannya dirinya bisa sampai kehilangan perempuan baik seperti Jovanka gara gara dirinya tergiur oleh Lisa, oleh omong kosongnya juga.

__ADS_1


**


Jill melihat di meja makan tak ada bu Wati, " di mana bu Wati kenapa aku tidak melihat Bu Wati di meja maka, bu Yayan di mana dia. Bukannya dia satu kamar denganmu kan"


"Entahlah setelah aku bangun aku tidak melihatnya. Kukira dia ada di luar rumah atau sudah ke mana gitu. karena aku pun tadi ikut ke kamar mandinya sebelah di kamar mandiku rasanya susah sekali pintunya dibuka, sudah aku tapi tidak bisa dibuka seperti ada yang menganjal coba kau lihat Nona Jil. Apakah ada sesuatu yang mengganjal"


"Baiklah kalian makan terlebih dahulu ya aku akan mengecek bu wati dulu semoga saja dia baik-baik saja"


"Baik nona Jill "


Jill akan mengecek ke kamar Bu Wati, semoga saja dia baik-baik saja karena perasaannya tiba-tiba saja merasa tidak enak. Entahlah tidak seperti biasanya semoga saja baik-baik saja dan tidak ada yang aneh.


Tadi kata bu Yayan ada yang menganjal semoga saja bukan Bu Wati semoga saja semuanya baik baik saja, dan tak terjadi apa apa, ya semoga saja semuanya baik ya.


Jill mengelilingi kamar itu namun tidak ada siapa siapa kosong "bu Wati "


Jill mencoba membuka pintu kakar mandi iya seperti ada yang menganjal, Jill dengan sekuat tenaga mendorong pintu itu, alangkah kagetnya saat bu Wati tergeletak tak sadarkan diri.


Jill tak langsung menguncang bahunya "Bu Wati apakah kau baik baik saja bu bangun bu "


Jill melihat kearah pelafon ternyata bu Wati telah gantung diri namun kayu yang digantungkan talinya patah, Jill melihat talinya menyangkut..


Jill langsung saja berlari keluar dan mengambil ponselnya untuk menelfon dokter bahkan mereka yang sedang makan merasa aneh melihat Jill yang berlari.

__ADS_1


Jill langsung menghungi dokter " dokter tolong aku dokter tolong aku sungguh aku tidak menyangka dokter tolong aku dokter"


"Ada apa Jil jelaskan dengan benar apa yang terjadi"


"Bu Wati dia melakukan bunuh diri dokter tolong saya menemukan di kamar mandi. Tolong bantu saya dokter saya bingung harus melakukan apa dia gantung diri dokter"


"Baik saya akan kesana kau tenang dulu ya jangan panik tenang "


"Baik dokter cepat aku mrnunggu mu,"


"Baik aku dan rekan ku akan kesana aku tenang ya, aku sebentar lagi akan kesana "


"Baik dok "


Setelah sambungan itu terputus Jil menangis tak menyangka kalau semua ini bisa terjadi, dirinya tak menyangka kenapa bu Wati nekat sekali melakukan bunuh diri, sebenarnya apa yang difikirkan bu Wati.


**


Sedangkan Tora yang masih ada disini, ditempat Jil ditempat persembunyiannya sudah jenuh menunggu.


"Kenapa aku dari tadi tidak melihat mobil ambulance atau dokter yang datang apa jangan-jangan bu Wati tidak mati sebenarnya dia punya nyawa berapa kalau sampai benar dia tak mati "


Tora keluar dari dalam mobil dan pergi kewarung yang tak jauh dari jangkauannya dia membeli minuman lalu kembali lagi kedalam mobil dan memantau kembali keadaan dipanti jompo itu, semoga saja bu wati mati.

__ADS_1


__ADS_2