
Asa sekarang sudah pulang kerumah, segera membaringkan badannya hari ini cukup memelahkan untuknya entah lah.
Tak butuh waktu lama Asa sudah tertidur dengan nyenyak dengan mendengkur karena kelelaha, jadi badannya tumbang sampai-sampai tak sempat makam malam dan memutuskan untuk tidur saja.
Sedangkan Liam dan Zeline sedang pulang kerumah kedua orang tua Zeline, hari ini sudah selesai mereka melakukan bulan madunya dan kembali kerutinitas awal mereka.
Sebenarnya Liam sudah menyiapkan rumah untuk mereka berdua tinggali, namun belum saatnya dia memberi tahu istrinya besok akan menjadi kejutan untuk istrinya. Mereka berdua akan pindah kerumah itu dan tinggal berdua agar mandiri.
Sesuai rencana awal tempatnya dekat dengan tempat kuliah Zeline dan tempat kerjannya juga, biar mereka berdua tak akan kesiangan tau lah pengantin baru bagaimana.
Sebenarnya tadi Zeline tak mau pulang, tapi bagaimana kerjaan suaminya sangat banyak dan dia juga perlu mengejar pelajaran yang sudah tertinggal cukup jauh. Masa iya dia harus mengulangnya nanti taun depan.
Tadinya mau seperti itu tapi kalau difikir-fikir lagi sangat sayang sekali sebentar lagi beres, jadi lebih baik mengejarnya saja dan nanti minta tolong pada suami dosennya masa iya sih tega sama istrinya nanti kalau sibuk sendiri.
Zeline dari tadi tak mau melepaskan pelukannya pada suaminya itu, tapi Liam tak keberatan sama sekali meskipun Zeline terus saja memeluknya, malahan itu sangat menyenangkan sekali.
Tidak seperti biasanya kan Zeline semanja ini, biasanya akan malu-malu tapi sekarang lebih agresif Zeline. Jadi Liam tak perlu mengkode kode lagi istri kecilnya ini karena sekarang sudah mandiri.
Mereka bulan madu hampir satu bulan dan itu sangat berkesan sekali untuk mereka berdua, bagaiamana mereka tinggal berdua dan saling memahami kembali sifat sikap masing-masing.
Dan merasakan bagaimana rumah tangga itu memang ini masih awal dan tak akan banyak masalah tapi semoga saja tak akan pernah ada masalah dalam rumah tangganya ini.
Zeline tiba-tiba saja menciumi terus menerus pipi Liam dan kembali memeluk kembali tubuh Liam dengan lebih erat "sayang apa kau tak apa " tanya Liam yang memang merasa aneh dengan kelakuan istrinya ini.
__ADS_1
"Kenapa apa mas tak suka bila aku melakukan itu pada mas, yasudah aku tak akan memeluk mu lagi " marah Zeline sambil melepaskan pelukan Liam dan melipat tangannya diatas dada sambil memanyunkan bibirnya seperti bebek.
Liam yang tak mau dimusuhi oleh istrinya segera menepikan mobilnya dan menatap wajah istrinya dengan wajah memelasnya "sayang bukan begitu akau hanya bertanya saja " rengek Liam sambil mengoyang-goyangkan bahu Zeline.
Namun Zeline sama sekali tak mengubrisnya entah kenapa dia menjadi pemarah dan mudah tersinggung seperti ini. Malah makin memanyunkan bibirnya itu.
"Sayang "rengek Liam lagi, kali ini Liam memeluk Zeline sambil mendongakkan kepalanya menapat wajah istrinya yang sedang manyun seperti bebek.
"Ya sudah kalau kau marah denganku, aku tak akan membelikan mu album bts " Liam mencoba memancing istrinya itu.
Sebelum tadi pulang mereka berdua sudah melakukan perjanjian jika Zeline pulang harus di belikan album bts dan Liam mengiyakannya, padahal dia kan tak ridho. Kenapa harus suka dengan laki-laki itu padahal kan suaminya ini sama tampannya dia kan sangat mirip dengan Suga tapi tetep saja kata istrinya suga lebih tampan darinya padahal mah sama aja dasar perempuan ga bisa dibantah. Ingin selalu saja benar.
"Ahhh jangan dong mas sayanggg, ni lihat sekarang aku udah senyum lagi ga marah kok aku tadi hanya pegal saja tersenyum terus " ucap Zeline panjang lebar sambil tersenyum lebar dan memperlihatkan deretan giginya.
"Iya mas sayang ayo jalan lagi umwah " jawab Zeline sambil mencium bibir Liam dan mengeluarkan suara yang sangat keras.
Liam segera menjalankan kembali mobilnya dan Zeline kembali menyenderkan kepalanya ke bahu suaminya dengan semyum yang tak pernah luntur dari bibir manis istrinya itu.
Liam yang melihatnya sangat senang sekali, istrinya ini sungguh luar biasa. Dia harus ekstra sabar sekarang menghadapi sikap istrinya yang ngampang berubah-rubah ini. Jangan sampai nanti dirinya ini ikut marah juga pada istrinya.
Kenapa mereka bisa pulang malam ya karena istrinya ini perpamitan terlebih dahulu pada setiap barang yang ada disana semuanya tak ada yang terlewat satu pun entah kenapa sekarang sikap istrinya ini berubah.
Katanya agar dia tak begitu kangen dengan rumah ini dan barang-barangnya jadi pamitan dulu, entah fikiran dari mana itu anehkan, seumur-umur dirinya ini baru melihat orang berpamitan pada benda mati.
__ADS_1
Sungguh sangat konyol berpamitan pada setiap barang padahal mereka semuakan benda mati. Ada-ada saja kelakuan istrinya ini.
Sudah dari seminggu kemarin kelakuan istrinya selalu aneh dan manja sekali serta selalu marah-marah karena hal sepele.
***
Akhirnya mereka sampai di depan rumah Zeline dan segera masuk kedalam rumah, orang rumah sudah menyambut kedatangan mereka hanya kak Asa saja yang tidak ada katanya sudah tidur.
Zeline dan Liam setelah sedikit ngobrol dengan ayah ibunya itu segera memutuskan untuk pergi kedalam kamar mereka, sungguh badan mereka ini sudah sangat lelah sekali dan ingin segera diistirahatkan saja. Berjam-jam bereka duduk didalam mobil patat mereka serasa kebas.
Liam segera menyimpan barang-barangnya didekat lemari Zeline dan langsung pergi ke kamar mandi namun istrinya ini malah mengekor terus "sayang aku mau bersih besih dulu " ucap Liam sambil membalikan tubuhnya kehadapan istrinya
"Aku mau ikut tak mau ditinggal mas" rengek Zeline sambil menarik-narik pakaian Liam
Liam hanya menganggukan kepalannya dan membiarkan istrinya itu mengikutinya saja dari pada nanti marah lagikan bisa mati dirinya ini.
Segera Liam menyelesaikan bersih-besihnya dan Zeline pun sama tadinya dia hanya menatap terus menerus suaminya tanpa melakukan apa-apa.
Namun Liam membujuknya dan memintanya untuk bersih-bersih juga agar tidurnya nanti lebih enakan dan nyaman tak lengket badannya ini.
Segera Liam dan Zeline keluar dari kamar mandi dan Liam lantas langsung membuka lemari dan memakai pakaian masing-masing. Setelah itu Liam segera membaringkan badannya disusul oleh Zeline yang langsung memeluk tubuh suaminya menggendus-ngendus leher suaminya karena wangi sekali.
Setelah puas Zeline mencium bibir suaminya dengan sayang "good night sayang " ucap Zeline dan langsung menidurkan kepalannya di dada Liam.
__ADS_1
"Good night too sayang " jawab Liam sambil mencium kening istrinya dan ikut memejamkan kedua matanya untuk beristirahat sejenak mungkin besok Liam tak akan mengajar besoknya lagi saja lah.