Psikopat Tampan Dosenku

Psikopat Tampan Dosenku
Kedatangannya


__ADS_3

Singkat ceritan 10 tahun kemudian


"Abangg jangan gangguin Daisy, abang maik aja sama kakak Nabil, sana jangan ganggu Daisy mamih lihat abang ganggu terus Daisy"


Liam dan juga Liam yang baru turun dari lantai 2 segera melerai anak anaknya yang dari tadi bertengkar terus menerus, "Abang jangan ganggu adiknya kasian Daisy, ayo sekarangkan tante Jo bakal kesini sama Katherine "


Daisy segera berlari kearah Zeline dan memeluk mamihnya"Katherine yang pernah ngobrol sama abang itu kan mih, yang mukanya cantik banget itu kan "


"Iya sayang itu anaknya tante Jo namanya Katherine sekarang mau kesini sama tante Jo "


Lucas pun segera menghampiri mamihnya dengan seneng "beneran kan mih Katherine dateng kesini, mamih gak bohongkan " tanya Lucas dengan semangat


"Iya beneran Katherine datang kesini kamu juga sering ngobrol kan sama Katherine "


"Iya mih, abang gak sabar nunggu Katherine datang kesini, Lucas langsung berlari kekamar di ikuti oleh adiknya Daisy"


Liam hanya melihat anaknya yang naik keatas, tadi beranten sekarang akur lagi.


"Lucas semangat banget ya Katherine mau datang sayang " Ucap Liam


"Iya mas kamu inget gak sih waktu Lucas liat Catherine pertama kali waktu kita datang kesana ke Inggris waktu Jo lahiran dia itu pegang terus tangan Catherine kan, dan jadi sering hubungin Jo buat liat Catherine padahal dia udah punya adik Daisy "


"Iya sayang, kayaknya kita harus jodohin mereka deh, kayaknya mereka bakal akur akur aja "


"Ya aku setuju aja sih mas, tapi kita ikutin aja gimana kedepannya soalnya kita gak tau kan jodoh anak kita siapa, jangan sampai kita membebani mereka dengan perjodohan itu ya takutnya mereka nanti punya pasangan masing masih "


"Iya juga sayang, yaudah kita lihat aja ya kedepannya gimana "


"Pagi mamih papih, abang sama Daisy dimana ya " Aruna anak ke dua Andre dan juga Syifa


"Hallo cantik abang sama Daisy ada tuh diatas, coba kalian kesana aja ya "


"Siap mamah " Nabil segera menuntun sang adik dan membawanya untuk menemui Lucas dan Daisy


Mengapa anak Andre dan Syifa memanggil mereka mamih dan papih itu memang sudah kesepakatan dari mereka, jadi biar terasa lebih seperti keluarga saja, karena anak mereka juga sama kepada Andre dan juga Syifa memanggi papah dan bunda.


**


"Abang itu apa, kenapa Daisy gak pernah dikasih boneka segede itu, itu abang boneka buat siapa "

__ADS_1


"Abangkan udah kasih kamu boneka doraemon yang besar, ini buat Katherine, dia kan baru pertama datang kesini, jadi abang nabung buat beli boneka itu "


"Daisy kapan dibeliin boneka segede ini sama abang "


"Daisy kan udah punya boneka besar dari papih "


"Iya punya tapi dari abang belum "


Lucas segera memegang kedua pipi adiknua "nanti ya abang nabung dulu nanti abang beliin boneka besar buat Daisy ya "


"Janji ya abang "


"Iya abang janji "


"Yey makasih abang baik banget deh "


Daisy langsung memeluk abangnya dengan senang akhirnya dia bisa mempunyai boneka besar lagi.


Daisy langsung melepaskan pelukannya dan melihat siapa yang membuka pintu ternyata Nabil dan juga Aruna.


"Kalian ngapain disini, ayo kita main yu, Daisy ayo kita main masak masakan ,aku udah siapin semuanya "


"Hehehe iya semalem aku nonton sama papah sampai subuh ayo ayo "


Mereka berdua berlari keluar dari kamarnya Lucas sedangkan Nabil hanya diam dan melihat boneka besar ini.


"Abang ngapain simpen boneka besar kayak gini, buat apa abang "


"Buat dikasihin sama Katherine, ayo bantuin abang bawa boneka ini kebawah nanti orangnya mau dateng kesini "


"Yaudah ayo abang, Nabil bantu "


Dengan susah payah mereka segera mengangkat boneka besar itu dan membawannya keluar namun saat sudah sampai dibawah bonekanya ada yang mengambil ternyata itu papihnya.


"Papih ngagetin Nabil aja, kirain Nabil bonekanya bisa jalan sendiri "


"Habisnya papih juga kaget kenapa bonekanya jalan sendiri ternyata ada abang sama kakak dibelakang "


"Ternyata papih juga kaget ya, ini punya abang buat siapa sih bang lupa tadi Nabil "

__ADS_1


"Buat Katherine Nabil kamu ini pelupa ayo kita main bola aja yu cepet sambil nganggin Daisy sama Aruna ayo ayo, papih abang titip ya bonekanya awas jangan kotor "


Lucas mengambil bolanya dan berlari kearah depan rumah, yang memang halaman rumah mereka begitu luas sampai sampai bebas mau main apa apa juga.


Liam menyimpan boneka itu dikursi dan masuk kedalam dapur membawa jus dan kembali keluar dari dalam dapur, sang istri sangat ingin meminum jus jadi dirinya yang mengambil kasian bi Sari dia lagi nyantai, sekali kali kan dirinya yang melakukan.


**


Daisy dan juga Aruna yang melihat Adiba yang hanya diam saja sendirian segera menghampirinya.


"Adiba kenapa kau sendiri saja, ayo kita main, ayo main sama Daisy sama Aruna juga "


Adiba melihat kearah Daisy dan juga Aruna"emang aku boleh main ya sama kalian "


"Ya boleh dong kenapa gak boleh ayo cepetan main yu kita main masak masakan, "


Adiba dengan senang menganggukan kepalanya dan bermain bersama Daisy dan juga Aruna, mereka bermain tak jauh dari Lucas dan juga Nabil.


Seperti apa perkatan Lucas tadi dia memang benar benar menganggu anak anak perempuan yang sedang bermain masak masakan dengan sengaja mereka mengarahkan bolanya kearah perempuan perempuan itum


"Isy abang kenapa sih gak bisa diem liat kue Aruna hancurkan kenapa bola, abang sama kakak main bolanya jangan disini dong "


"Gak mau ini tuh tempat kita main bola kalian aja sana yang pindah Abang dan juga Nabil gak akan pergi dari sini "


"Nyebelin banget abang Daisy gak mau pindah, Daisy mau disini mainnya kenapa abang nakal sama Daisy "


"Udah para anak perempuan mainnya disana aja, tuh ada tempat yang lebih besar " jawab Nabil


"Gak mau kalian aja yang pergi kita mau disini aja, kita gak mau pindah kemana mana kalian aja, sana sana " usir Aruna


"Yaudah kalau kenapa bola jangan nangis ya, jangan marah marah ya"


Namun para anak perempuan hanya acuh saja dan kembali melanjutkan membuat kue dari tanah.


Tiba tiba datang mobil, Lucas langsung berhenti memaikan bolanya dia melihat siapa yang datang, turun dua orang perempuan dan mamihnya langsung memeluk perempuan orang dewasannya.


Lucas dan anak perempuan itu saling pandang, dan Lucas langsung berjalan kearah sana, dia tau itu siapa itu adalah orang yang dirinya tunggu tunggu.


Sedangkan Nabil malah bergabung dengan anak perempuan yang main masak masakan.

__ADS_1


__ADS_2