
Pak satpam yang menang kasian pada Naura segera menghubingi ayahnya, ini sudah jam 7 malam, apa tak ada yang sadar kalau Naura belum pulang.
Secepatnya pak satpam memencet nomor ayanya Naura "Hallo pak Ibrahim maaf saya menganggu waktunya, ini neng Naura belum ada yang jemput kasian dia dari jam 12 nunggu mamahnya tapi gak dateng dateng pak "
"Ya allah kenapa bisa gitu, baik pak saya sekarang kesana, tolong tunggu dulu anak saya ya pak, kirain saya udah pulang, karena saya juga ini lagi metting jadi belum pulang kerumah"
"Baik pak saya akan tunggu neng Naura disini, tadi sudah saya tawarin makanan tapi gak mau dia pak "
"Yaudah gak apa apa pak, saya kesana ya makasih pak "
"Iya pak sama sama "
Ibrahim segera pamitan dan masuk kedalam mobil, selama perjalanan Ibrahim menelfon istrinya, namun sama sekali tak di angkat, dasar Milla ini keterlaluan sekali, katanya mau antar jemput anaknya.
**
"Nyonya ini sudah jam 8 malam apa kita tidak akan menjemput Nona Naura pasti dia menunggu"
"Sudahlah biarkan nanti juga dia pulang sendiri, kenapa sih kamu repot sekali, banyak angkutan umum banyak taksi pasti dia bisa pulang sendiri, ribet banget sih kamu tuh saya belum selesai belanjanya, jadi diamlah "
"Baiknya baik Maaf Maaf saya minta maaf,saya cuman khawatir saja dengan nona Naura , nona Naura tidak akan pergi sebelum di jemput , saya khawatir takut terjadi apa-apa,, dan nanti pasti tuan akan marah "
"Sudah biarkan nanti tuan urusan saya , saya akan bayar kamu lebih dari apa yang telah di bayar tuan, sudah diam jangan banyak bicara saya lagi kesel jangan buat saya makin kesel ya"
"Atau begini Nyonya belanja saya jemput nona Naura jadi semuanya beres tidak akan bolak-balik lagi bagaimana"
"Kamu ini saya bilang diam ya diam sudah biarkan anak itu, kau seperti ayahnya saja, kau temani aku di sini kalau tidak ada barang-barangku siapa yang bawa banyak sekali Kau ini cuman bawahan tapi banyak bicara sekali"
"Maafkan saya nyonya maaf "
"Sudahlah dari tadi minta maaf aja dengernya juga bosan, ayo cepat ikuti saya "
**
__ADS_1
Ibrahim sudah sampai dia langsung keluar mobil dan memeluk anaknya yang sedang duduk bersama pak satpam.
" Naura kenapa kamu tidak menghubungi ayah kenapa kamu malah diam aja di sini"
"Ayah Mama kan udah janji mau antar jemput Naura, jadi Naura Tunggu mamah di sini, kayaknya Mama lagi sibuk deh makannya telat jemput Naura"
"Dengar kamu itu dari tadi berjam-jam menunggu ibu kamu di sini, jangan seperti itu kamu pulang minta tolong sama Pak satpam teleponin ayah, mamah kamu tuh buka. sibuk karena apa-apa, dia sibuk dengan dirinya sendiri. Ayah nggak mau kamu gini lagi pokoknya kalau ada apa-apa, kalau mamah kamu enggak jemput telepon Ayah minta tolong sama Pak satpam nanti di teleponin. Ayah jemput kamu ke sini nggak usah tunggu mamah kamu, kamu tahu sendiri kan gimana mamah kamu"
"Iya tapi kan Naura pengen dijemput sama mama makanya Naura tunggu di sini, Kapan lagi kan Mama mau jemput dan antar Naura ke sekolah ayah "
Ibrahim tak menjawab apa apa, dia langsung memangku Naura dna masuk kedalam mobil setelah berterimakasih pada pak satpam yang mau menuggu Naura dan mengabarinya.
**
"Mas sebenarnya itu kamu mau bawa aku ke mana sih kok sampai mata aku di tutup kayak gini"
" Sabar sayang sabar ini macet banget pokoknya kamu bakal seneng deh kalau aku bawa ke tempat ini, ini yang kamu mau kamu pernah bilang kan pengen ke tempat ini jadi udah diem aja ok "
"Emm bilang apa ya, udah deh nanti pokoknya kamu lihat sendiri aja, sekarang tidur sini aku peluk Lucas aja udah tidur dari tadi kamu dari tadi ngoceh terus aja"
"Iya kan aku penasaran kamu nggak bilang sama aku Mas makanya aku dari tadi banyak nanya Kamunya aja enggak mau kasih tahu"
" Ya kalau gitu nggak surprise dong Sayang tenang aja sini aku peluk tidur"
Zeline yang kesal langsung memeluk suaminya, sudahlah dari pada tanya terus gak dijawab mending tidur aja.
**
"Apa Gavin malam malam telfon "
" Kapan ketemu sama Zeline udah lama nih nggak ketemu kumpul dong sambil kenalin juga Biar jadi temen gitu"
"Gavin aku udah bilang kan nggak akan mudah ketemuan sama Zeline, kamu tahu sendiri suaminya itu posesif banget aku udah bilang Kan tadi sama kamu. Kamu malam-malam kayak gini Telepon Aku cuman mau ketemuan aja sama Zeline "
__ADS_1
"Iya aku mau ketemu sama dia, ya penasaran aja, Zeline yang dulu dan sekarang apa sama atau udah beda itu aja sih, dulu aja kan aku mau kenalan susah banget karena Yuda lagi ngejar-ngejar dia. Mana mungkin kan aku ajak kenalan"
"Hemm iya iya, terus udah kenalan sama Zeline mau apa coba "
"Ya jadi temen aja gitu, gak lebih kok "
" Awas nanti tiba-tiba suka lagi, suaminya itu bukan laki-laki yang welcome sama siapa pun. Jadi kamu jangan macam-macam deh aku cuman mau ngingetin aja mendingan udah nggak usah kenalan lebih baik enggak kenal sih menurut aku kamu jangan macem-macem deh"
"Enggak aku nggak akan suka kok, udah tenang aja cuman kenalan aja kok suaminya pasti gak akan marah, jadi udah tenang tenang, takut bet ya kamu Jo "
"Ya takutlah karena kamu gak tau siapa suami Zeline, udah dulu ya, suami aku manggil ni"
"Ok deh, aku tunggu ya kamu kenalin aku sama Zeline, bay "
"Huuff gimana ini Gavin ini sungguh menyebalkan "
Jo segera pergi dan menghampiri suaminya yang sudah menunggunya dari tadi.
"Dari siapa sih sayang, telfonan terus dari tadi "
"Gavin baby, kamu pasti tau dia, dia temennya Yuda "
"Iya iya aku inget, aku inget mau apa dia telfon kamu "
"Dia mau ketemu sama Zeline dan kenalan, "
"Kamu jangan sampai ikut campur kamu tau kan Liam gimana, jangan macam macam sama dia ya, aku gak mau kenapa napa sama kamu "
"Aku juga gak mau kenalin dia, udah yu kita makan baby "
"Ayo syaang ayo aku udah lapar banget nih, "
"Iya ayo ayo, aku juga sama "
__ADS_1