
Akhirnya mereka pun memakan camilan panas dan teh panas di siang hari sambil menunggu waktu untuk JJS alias jalan-jalan sore.
"Gimana mi, apa masih bersin-bersin nya." tanya Syahril yang masih khawatir.
"Udah ndak lagi kak." jawab Mimi.
"Beneran?" tanya nya lagi.
"Iya kak benaran." jawab Mimi. "oh ya kak nanti kita jadi kan jalan-jalan kepantai nya?" tanya Mimi.
"Jadi, tapi beneran Mimi dah sehat?" tanyanya lagi.
"Sudah kak." jawab Mimi.
"Wah nanti sore kita kepantai ya?" ucap Erwan
"Boleh tuh sekalian liat sunset." ujarnya lagi.
"Iya sekalian makan ikan panggang juga.'" ucap Mimi.
"Boleh, sekalian juga nanti kita cari oleh-oleh." jawab Syahril.
"Emm nanti beli oleh-oleh dimana?" tanya Mimi lagi.
"Nanti kita beli di Cristine hakim." jawabnya.
"Hah itu berarti punya nya artis senior itunya kak?" tanya Mimi.
"Bukan, yang punya keturunan Tionghoa." jawabnya.
"Oo.." jawab Mimi.
Setelah itu hening seketika karena para maklhuk sibuk dengan ponsel masing-masing dengan aktifitas masing-masing pula dengan mulut yang terus berkunyah.
Tak lama terdengar suara adzan ashar dan kami pun memberhentikan aktifitas sejenak dan segera berwudhu bagi yang menjalankan sholat.
Sehabis sholat kami pun segera bersiap-siap,
semua telah siap dengan gaya casual untuk jalan-jalan sore menelusuri pantai.
Kami akan menjelajahi pantai yang berada di kota pedang ini, kami akan menelusuri pantai dari pantai yang berada di kecamatan Padang Selatan terlebih dahulu baru ke kecamatan Padang barat terakhir untuk menikmati kulinernya.
"Ayoo udah pada siap!" Seru Ryan dengan gaya casual nya,Ryan memakai baju kaos putih luaran kemeja bercorak warna biru dan celana jeans selutut dengan memakai topi dan kacamata.
"Yaudah ayoo kita kepantai bungus duku Yan." ucap kak Syahril dengan style casual baju kaos warna hitam, jeans selutut warna dongker, pakai kacamata hitam dan sendal gunung warna hitam.
Kami semua masuk ke dalam mobil dan mobil pun siap melaju menuju pantai bungus
Pantai Bungus
"Ini pantai apa kak?" tanya Mimi stelah turun dari mobil.
"Ini pantai bungus dek" jawab Syahril.
"Pantainya berlokasi dimana kak?" tanya Mimi lagi dengan terus bergandengan tangan dengan Syahril.
"Pantai ini berlokasi di Teluk Kabung, terletak 20 Km dari selatan kota Padang, suasana pantai ini terlihat lebih nyaman apalagi dikelilingi bukit-bukit hijau ( syahril menunjuk ke arah bukit ) serta pasir putih yang halus seperti ini." jawabnya dengan menunjuk ke arah bukit dan dia berjongkok sertaengbil pasir putih yang berada di tepian pantai.
"Wah nyaman nya.." ucap Emma dengan merentangkan kedua tangannya sambil menikmati semilir angin yang berhembus.
"Iya jelas nyaman dek apa lagi kalau kita lihat dari segi fasilitas yang ada." jawab Erwan yang juga ikut merentangkan kedua tangannya.
"Benarkan kak? dari segi apa yang bisa kita lihat kak?" tanya Mimi kepada Syahril setelah mendengar ucapan dari bang Erwan.
"Dari segi fasilitas pantai ini cukup memadahi dek, apalagi dengan mencoba paradigling, kita dapat melihat panorama pantai Bungus dari atas." jawabnya.
"Tak hanya itu, kita juga dapat menyewa perahu nelayan yang bisa kita gunakan untuk menyusuri pantai ini. Dan masih banyak kegiatan seru lainnya yang bisa kita lakukan di pantai ini juga." jelas Andri.
"Iya betul itu uniknya lagi, garis pantai Bungus membentuk seperti sabit bila dilihat dari atas. Sambil menikmati angin semilir, tentu kita akan dimanjakan oleh pemandangan seluk beluk pantai Bungus." Terang Rendi kembali.
"Dan yang pasti jangan lupa untuk mengabadikan momen terbaik kita untuk dipamerkan di social media. Ayoo Mi kita foto dulu." Ajak kak Rani.
Kami para cewek pun berswafoto di pantai ini dan tak lupa pula berswafoto bersama pasangan masing-masing.
"Yaudah yok kita jelajahi lagi pantai lainnyadi daerah ini." Ajak kak Syahril dengan menggandeng tangan Mimi.
"Ayoo lest go guys." Seru Rendi bersemangat.
Kami kembali menelusuri pantai-pantai yang berada di daerah bungus ini kali ini kami berada di pantai sebelah Utara nya bungus yaitu pantai Pasumpahan.
Pantai Pasumpahan
"Nah pantai ini namanya apa kak?" tanya Mimi ketika sampai di pantai yang baru di injaknya.
"Ini namanya pantai Pasumpahan dek?" jawab Syahril.
"Pasumpahan? maksudnya kak?" tanya Mimi lagi karena penasaran dari segi namanya.
"Maksudnya pantai ini berada di pulau. Pulau Pasumpahan adalah sebuah pulau yang berada di perairan kecamatan Bungus Teluk Kabung Kota Padang provinsi Sumatra Barat.
Pasumpahan juga merupakan salah satu destinasi wisata pantai yang paling indah di kota Padang. Bagaimana tidak coba kita akan dibuat takjub dengan hamparan laut kebiruan serta hamparan pasir putih yang begitu luas. Apalagi, pantai ini memiliki keindahan batu karang yang masih tetap terjaga hingga sekarang." jelas Syahril dengan menguji keindahan pantai ini.
"Menarik ya kak?" ucap Mimi dengan memandang lurus ke depan melihat hamparan laut biru.
"Ya dek menariknya lagi kalau kita sambil menikmati permainan ombak yang cukup tenang ini. kita dapat melihat perbukitan hijau yang mengelilingi pantai ini. Tak sampai sini saja, kita juga bisa menyewa perahu untuk berpetualang melintasi pantai Pasumpahan." Syahril menjelaskan dengan detail.
"Selain itu, jika kita ingin melihat view keindahan pantai ini dari atas.
kita dapat mendaki bukit setinggi 100 meter yang berada sekitar pantai ini Mi." Sahut Arfan dan kak Siska yang sudah berada di samping Mimi dan kak Syahril
"Tak hanya itu saja yank, sambil menikmati pemandangan laut kita juga dapat menaiki speedboat yang akan menuju ke pantai ini dari teluk bungus. Tapi kita datang nya kesini tadi lewat darat ya gak naik Speedboat hehe." kak Siska menimpali kak Arfan.
"Iya yank dengan hal ini, tentu kita akan dimanjakan dengan pemandangan alam bagaikan surga ini." Ucap kak Arfan dengan memeluk pinggang kak Siska.
"Cuma sayang kita tak punya waktu banyak jadinya ya kita hanya singgah sebentar-sebentar saja ke pantainya." sahut Emma yang mendekati Mimi.
"Iya coba lebih lama lagi pasti puas kita." Sahut Novi yang mendekati Mimi bersama kak Rendi.
__ADS_1
"Ya kalau kalian mau lama bisa kok?" ucap kak Syahril dan kami semua pun melihat ke arah dia.
"Gimana kak?" Tanya Di'ah antusias.
"Yah di tambah liburannya lah." ucap kak Syahril namun Mimi hanya diam saja.
"Gimana mi?" tanya kak Rani yang ternyata juga ingin berlama-lama disini.
"Maaf Mimi ndak bisa, kan kemarin izinnya cuma seminggu saja." jawab Mimi dan terlihat dari raut wajah mereka semua kecewa.
"Maaf ya, lain waktu aja kita lama-lama kuburannya. Itu kalau kitaal masih diberi panjang umur dan jodoh." ucap Mimi dengan senyum.
"Yaudah kita lanjut ke lantai Caroline yok." ajak kak Rendi.
"Yaudah ayoo." seru Ryan dan Ki pun kembali menuju ke mobil untuk melanjutkan perjalan sore kami.
Sepanjang jalan Mimi hanya diam merasa tak enak kepada yang lain karena dirinya keinginan mereka tak tercapai untuk berlama-lama liburan di ranah Minang ini.
Tak berapa lama kami pun sampai di pantai caroline.
Pantai Carolina
Sesampainya disini Mimi hanya menikmati keelokan pantai ini dengan takjub
"Wah cantiknya pantai caroline ini." puji Emma dan langsung cekrak cekrek via cameranya
"Iya dulu wisata pantai yang satu ini bisa dikatakan sangat jarang dikunjungi." ucap kak rani.
"Kok gitu kak?" tanya emma
"Karena dulu bisa dikenal pantai pribadi. namun, seiring bertambahnya waktu pantai Carolina telah menjadi destinasi yang cukup populer di kota Padang. Bahkan, banyak wisatawan dari luar yang berdatangan untuk melihat seluk beluk pantai ini." jelas kak Rudi yang mendekat ke arah kak Rani dan Emma.
"Emma tolong fotoin kakak berdua ya!" Ucap kak Rudi dengan memberikan ponsel nya ke Emma.
"Oke sini, biar sekalian buat foto prewed kak." Ucap Emma.
Emma ini kemana-mana selalu membawa camera karena abangnya ada yang jadi wartawan jadi tau dia akan liburan dan jalan-jalan ke kota Padang maka dia meminjam camera abangnya.
"Oh ya kak menariknya pantai ini apa?" tanya Emma setelah selesai memotong kak Rudi dan kak Rani.
"Menariknya, kita akan dimanjakan dengan pemandangan seluk beluk pantai ini. Apalagi pantai Carolina memiliki keunikan tersendiri." Jawab kak Rudi dengan mencari tempat untuk mereka berfoto kembali.
"Iya selain itu, garis pantai Carolina bisa dibilang cukup unik karena membentuk ikon hati atau huruf W. Dan yang pasti pantai ini terbuka selama 24 jam sehingga kita dapat mengunjungi kapan pun." jelas kak Rani.
Mereka pun menikmati pantai caroline dengan berswafoto di setiap tempat yang ada di pantai ini.
"Oke dah puas kan di pantai ini kita lanjut lagi ke pantai berikutnya yok dan setelah itu baru kita makan ikan bakar." ucap kak Syahril.
"Oke kak, dah Ndak sabar makan ikan bakar di tepi pantai." ucap Manda dan mendapat tekanan di dagunya oleh kak Andri.
"Oh ya kita ke pantai sako dulu Yan bentar mumpung masih dekat sini." ucap Syahril.
"Oke." jawab Ryan dan kami pun melanjutkan kembali ke lantai berikut nya.
Pantai Sako
"Wah cantiknya." ucap Emma dengan menyiapkan kamera yang telah siap di petiknya.
"Setelah ini kita kemana Riil." tanya Andri.
"Kepantai Jambak Ndri bentar-bentar aja." jawab Syahril.
"Oke guys udahan kan foto-foto nya kita lanjutan lagi ke pantai Jambak yok." ajak Syahril dan kami hanya mengikutinya.
Mimi masih menikmati keindahan alam berupa pantai dan laut dan bergumam dalam hati. "Kelak insya Allah kalau kita berjodoh kita ketemu lagi."
Pantai Pasir Jambak
"Nah guys kita sudah sampai pantai primadonanya kota pedang." ucap Rudi setelah sampai di pantai ini.
"Maksudnya kak? tanya Manda.
"Maksudnya pantai Pasir Jambak, pantai yang dikenal sebagai primadona di kota Pedang. Pantai ini berlokasi kurang lebih 17 Km dari pusat kota sehingga tidak memerlukan waktu yang lama untuk mengunjungi pantai Pasir Jambak ini. Pantai Pasir Jambak masih tergolong cukup alami apalagi air lautnya sangat jernih." jelas kak Rudi dan terus dia berlari menuju tepian pantai.
"Ayoo Emma tolong potoin kakak ma kak Rani disini." ucapnya yang telah siap berpose ala poto prawed.
"Oke kak, pose yang cantik ya." ucap Emma.
"Ayo Mimi sama kak Syahril juga buruan ntar gantian aku lagi.'' Ucap Emma kepada Mimi dan Mimi pun mengikuti apa yang di instruksi oleh kak Rudi, kak Rani, kak Siska dan Emma.
"Wah keren." ucap Novi yang berjalan menelusuri pinggiran pantai bersama kak Rendi.
"Lebih kerennya lagi, kita akan dimanjakan dengan pesona senja saat menjelang malam hari dek tapi kita tak bisa menikmati itu sekarang.
"Yok kita kesana" ajak kak Rendi kepada kami semua.
"Fasilitas yang disediakan juga cukup memadahi ya kak." ucap Novi setelah melihat fasilitas yang ada.
"Iya dek" Jawab Rendi.
Kami semua duduk di sebuah gazebo dan memesan kelapa muda karena terasa dahaga.
"Oke setelah ini kita kemana?" tanya Emma.
"iya kapan nih ke lantai nya Malin Kundang." ucap Di'ah.
"Setelah ini kita ke pantai gajah dulu baru ke lantai nirwana dan air manis." jawab kak Syahril.
"Yaudah kak kita berangkat sekarang aja kak, soalnya dah sore juga." ucap Di'ah.
"Yaudah ayok." ucap Ryan dan kami pun melanjutkan kembali ke tujuan selanjutnya dan sebelumnya kami bayar terlebih dahulu kelapa muda yang pesan tadi.
Pantai Gajah
"Wah ini ya kak pantai gajah?" tanya Novi pada Rendi.
__ADS_1
"Iya dek." jawab Rendi dengan senyum
"Emm kok dinamakan pantai gajah?" tanya Di'ah.
"Sejarahnya gimana kakak juga kurang tau dek." jawab Ryan dan mereka mengabadikan setiap momen.
Setalah selesai kami segera melanjutkan ke lantai nirwana.
Pantai Nirwana
Pantai lain yang bisa kita temukan di Kota Padang adalah Pantai Nirwana. Letaknya hanya 14 km dari pusat ibu kota Sumatera Barat. Keindahan pantai ini sudah terkenal sejak zaman kolonial Belanda. Dari Pantai Nirwana, kamu bisa melihat kapal-kapal bersandar dan berbaris di Pelabuhan Teluk Bayur.
Pepohonan di pesisir Pantai Nirwana juga menambah suasana asri dan nyaman. Terutama saat air pantai mulai surut, wisatawan dapat menyaksikan batu koral kecil di sekitaran pantai. Tak ketinggalan, suasana sunset yang cantik harus kamu saksikan saat berkunjung ke pantai ini.
"Wuih cantik nya ahh besok liburan kita kesini lagi yok." ajak Emma.
"Atau Mimi telpon Bae lah orang tua Mimi bilang kalau kita tambah liburannya." ucap kak Siska.
"Emm bukannya gak mau kak, kasian mamak kalau liburan Mimi tak pulang." jawab Mimi.
"Sekali-kali Mi, liburan panjang kita." ucap kak jenie namun mendapatkan cubitan kecil oleh bang Idho.
"Lain kali aja insya Allah." jawab Mimi yang masih menikmati pantai nirwana.
"Oke guys kita kepantai Malin Kundang yok di sebelah sana." ucap kak Syahril dan kami pun
mengikuti arah kak Syahril tunjuk.
Pantai Air Manis
Selain menjadi favorit wisatawan lokal, Pantai Air Manis juga menjadi destinasi favorit bagi wisatawan mancanegara. Daya tarik pantai ini adalah gelombang ombak yang rendah dengan latar pemandangan indah Gunung Padang.
Pantai yang sangat identik dengan legenda malin kundang yakni Pantai Air Manis ini. Disini kita akan menemukan relief batu malin kundang yang terkelungkup menghadap tanah dan bongkahan kapal di pesisir pantai ini.
Lebih menariknya lagi, Anda akan menemukan pulau bernama pisang kecil yang tak jauh dari pantai Air Manis. Bahkan, Anda dapat menyusuri pulau tersebut hanya dengan berjalan kaki sebentar.
Selain itu, tempat ini telah menjadi daya tarik wisata tersendiri. Banyak orang yang dibuat penasaran dengan tempat yang berlatar legenda tersebut.
"Akhirnya kesampaian juga melihat pantai malin kundang" ucap Manda.
"Alhamdulillah." jawab Mimi dan yang lain.
"Pantai ini seperti sebuah kisah nyata yang ditampakkan tuhan akan kebesaran nya." ucap kak Arfan.
"Iya karena ini bukti illahi bagi anak durhaka kepada ibunya." imbuh kak Syahril.
"Nauzubillah, semoga kita jangan seperti Malin Kundang." Ucap Ridho bergidik.
"Iya makanya nurut apa kata orang tua bang." sahut Mimi.
"Lagi-lagi apa yang Mimi ucapkan bakntamkarannoleh Syharil.
"Ya Rabb, apa aku cucu durhaka yang menentang keinginan kakek ku." gumam Syahril dalam hati.
"Ya Rabb hanya padamu ku mohon karena engkau adalah sangboembolak balik hati seseorang, semoga kakek tak selalu memaksa kan kehendaknya pada hamba." Do'a Syahril dalam hati.
"Yaudah yok kita ke ke pantai sana lagi dah sore nih, dah mau Maghrib." ucap Mimi.
"Iya kita sholat dulu di masjid dekat pantai Padang itu atau kita pesan dulu ikannya biar setelah sholat kita langsung makan." usul kak Ryan.
"Bagus juga itu kalian sholat lah, biar aku dan jenie memesan dan mencari tempat buat kita." ucap kak Siska.
"Oke kalau gitu." jawab kak Arfan.
Kami pun pergi ke masjid yang bersebrangan dengan pantai Padang ini, sedangkan kak Siska dan kak jenie langsungenuju ke pantai dan memesan ikan serta mencari tempat buat kami nanti.
Tak memakan waktu lama kami menjalankan sholat Maghrib dan kami pun menuju ke pinggiran pantai dan mencari keberadaan kak Siska dan kak jenie.
Ternyata mereka telah duduk di bangku-bangku pinggiran pantai.
"Hai sini." kak Siska memanggil kami dengan melambaikan tangannya, kami pun menuju ke arah nya dan menikmati deburan ombak dari laut.
"Oh ya Siska udah di pesan?" tanya Syahril.
"Udah Riil bentar lagi juga siap semua tuh! nih aku juga udah pesanin minumannya." jawab Siska.
kami pun duduk sambil melihat-lihat hasil jepretan kami tadi.
"Wah cantik Mimi sama kak Syahril, kak Rudi ma kak Rani juga pas sunset tadi." ujar Emma dengan melihat ke arah layar camera Cannon nya.
"Mana ma?" tanya Manda.
"Iya cantik bisa langsung jadi foto prawed nih." ujar Manda setelah melihat hasil karya jepretan Emma.
Pesanan kami pun sampai dan kami menikmati ikan bakar tersebut dengan cocolan cabe dan kecap.
"Oh ya kak kapan kita beli oleh-oleh nya.?" tanya Mimi.
"Kalau mau sekarang juga boleh kita kesana atau besok pagi juga bisa." ucapnya.
"Kita kesana sekarang aja dulu setelah itu kita balik lagi kesini menikmati malam Minggu di pinggiran pantai dengan deburan ombaknya." ucap Ryan.
"Yaudah kalau gitu ayoo." ucap kak Syahril dan kami pun langsung menuju toko oleh-oleh khas Padang di Cristine hakim.
Setelah memburu oleh-oleh kami kembali ke pantai dan kami kembali duduk di pinggiran pantai dan duduk di bebatuan yang ada di pinggiran pantai untuk menikmati mal Minggu kami.
Assalamualaikum selamat malam selamat beristirahat Alhamdulillah dokter Jantungku update lagi.
Ayook terus beri dukungannya agar authore semakin semangat up nya .
VOTE
RATE
LIKE
__ADS_1
KOMEN
Dukung sebanyak-banyaknya ya MAKASIH