DOKTER JANTUNGKU

DOKTER JANTUNGKU
Story' Syahril part masa lalu syahril


__ADS_3

Lima hari sudah Syahril berada di sel tahanan dengan kasus narkoba, pihak penyidik belum mendapatkan hasil karena si pemilik barang sangat pandai sehingga dibarang tersebut tidak ditemukan sidik jari siapa pun.


Walau tak ditemukannya sidik jari Syahril di barang tersebut Syahril tetap harus menjalani hukuman karena barang tersebut ditemukan di motornya.


Anita merasa puas karena telah menjatuhkan Syahril, Anita melakukan semua karena dia merasa diabaikan dan dia menaruh kebencian terhadap Syahril.


Anita menyukai Syahril semenjak awal masuk di sekolah tersebut, dia terpesona akan ketampanan Syahril dan membuat dia terobsesi memilikinya dengan berbagai cara dia lakukan untuk menaklukkan hati Syahril namun semua tak sesuai keinginannya.


Anita anak seorang pejabat di kota tersebut sehingga dia selalu menggunakan jabatan orang tuanya agar keinginannya selalu tercapai.


Semua guru di sekolah tersebut seolah menutup mata bila Anita selalu berulah, setiap kali Anita ditegur oleh guru maka dia selalu mengadukan kepada sang ayah jadi para guru tersebut tak ingin mengambil resiko karena taruhannya adalah pekerjaan mereka.


Anita yang awalnya terobsesi memiliki Syahril kini menjadi dendam karena dia membenci Syahril yang tak pernah memandang ke arahnya.


Hingga malam diadakan balap liar tersebut diadakan dia berkerja sama dengan Alex untuk menjebak Syahril.


Alex dan Anita merupakan pemakai dan pengedar barang haram tersebut walau mereka merupakan anak dari para pejabat. Mereka melakukan itu karena pergaulan serta gaya hidup mereka yang glamor dan mereka melakukannya dengan rapat sehingga orang tua mereka pun tak m ngetahui hal tersebut.


Saat ini Anita merayakan keberhasilannya bersama teman-temannya dalam menjebak Syahril namun disayangkan Alex tak bisa lolos dari kejaran polisi dimalam itu.


Anita dan geng motor Alex merayakannya di sebuah klub malam, club' malam milik Alex tanpa di sadari dari mereka polisi telah mengepung di setiap sisi club' malam tersebut.


Beberapa polisi yang menggunakan pakaian biasa masuk kedalam club' untuk mencari keberadaan Anita dan kawanannya.


Saat polisi yang menyamar masuk mata mereka langsung menyapu ke setiap penjuru dalam club' tersebut namun mereka tak menemukan Anita dan geng.


Karena tak juga menemukannya salah satu dari mereka menanyakan keberadaan Anita kepada bartender.


"Sorry bro, elo kenal Anita nggak?" tanya sang polisi.


Sang bartender tak langsung menjawab namun dia melihat dengan selidik kepada sang polisi tersebut.


"Ada urusan apa dengan dia." Jawab sang bartender.


"Gue ada janji ma dia tapi gue telat datang kesini tadi." Ucap sang polisi.


"Elo anak baru ya?" Ucap sang bartender.


"Iya bro." jawab sang polisi.


"Tadi sih dia ada di sono no." Ucap sang bartender sbil menunjukkan telunjuknya ke arah sudut paling pojok dalam ruangan tersebut yang nyaris gak kelihatan.


"Oh ok kalau gitu gue langsung ke sana aja, thanks bro." ucap sang polisi dan berlalu menuju sudut tersebut dan diikuti oleh rekannya yang lainnya.


Saat hampir sampai di sudut tersebut sang polisi tak melihat keberadaan Anita, mereka hanya melihat kawanannya saja yang sedang menikmati lintingan rokok dan minuman beralkohol.


"Hay guys sorry gue ganggu." Ucap salah satu polisi tersebut setelah berada di depan meja mereka.


Mereka yang tengah asik menghisap lintingan rokok tersebut melihat ke arah polisi tersebut.


"Hemm." Ucap salah satu geng motor Alex "Ada apa?" Tanyanya pula.


"Sorry gue nyari yang namanya Anita apa kalian tau?" Tanya polisi tersebut.


"Ada apa Lo nyariin Anita?" Ucap salah satu temannya yang lain.

__ADS_1


"Gue ada janji aja ma dia." Ucap sang polisi.


"Lo anak baru ya?" Ucap yang lain yang terlihat sudah mabuk.


"Iya gue baru liat Lo," Ucap salah satu teman Anita sambil melihat sang polisi dengan menelisik dari atas sampe bawah.


"Iya gue baru." Ucap sang polisi.


"Anita lagi di dalam." Ucapnya sambil menunjuk ke pintu ruangan yang berada di belakang mereka.


"Apa gue bisa ketemu Ama dia sekarang bro?" tanya sang polisi dengan hati-hati karena dia tak ingin misi nya gagal.


Sedangkan polisi yang lain beruapayaenelisik tiap sudut takut-takut ada pintu keluar lain dan mereka juga menghitung jumlah kawanannya Anita yang berada di dalam sana.


"Boleh ayok gue antar Lo kedalam." Ucap Leon salah satu kawanan tersebut dan mereka menuju keruangan tersebut.


Sang polisi jalan mengikuti nya di belakang dan dia memberi kode kepada teamnya untuk segera ambil posisi.


Tok tok tok pintu di ketuk.


"Masuk." Ucap salah seorang dari dalam yang tak lain adalah Anita dan Leon pun masuk kedalam dan sang polisi di suruh menunggu dahulu di luar.


"Sorry bos ada yang mau ketemu ama Lo katanya dah janji ama Lo sebelumnya." Ucap Leon.


"Siapa?" Ucap Anita.


"Sorry bos gue lupa nanya namanya." ucap Leon.


"Gila Lo ngajak orang buat nemuin bos kagak tau siapa namanya. gimana kalau dia polisi yang nyamar." Celetuk Bejo salah satu kepercayaan Anita dan Alex yang berada dalam ruangan tersebut dengan menoyor kepala Leon.


"Hmm gue emang ada janji sih sama seseorang." Ucap Anita tanpa curiga.


"Gue juga gak tau. dia nelpon gue dua hari lalu katanya dia mau ikut gabung sama kita dan dia juga ingin beli barang kita." terang Anita.


"Ya udah Lo bawa dia masuk." ucap Anita lagi dan Leon pun berlalu u tuk memanggil sang polisi tersebut.


"Ayo bro masuk." Ucap Leon dan sang polisi pun mengangguk serta mengikuti langkah Leon masuk ke dalam ruangan tersebut.


Sang polisi menelisik setiap sudut dalam ruangan tersebut dan tak lupa juga dia menghitung berapa orang yang berada di dalam setelah menghitung dia segera memberi tanda dengan mengetikkan jarinya ke arah ikat pinggang yang digunakannya.


"Sorry gue Roy yang nelpon Lo dua hari lalu." Ucap sang polisi.


"Gila nih bocah masih SMP dah begini gimana gedenya." Roy ngebatin setelah melihat siapa dan gimana Anita aslinya.


"O ok jadi gimana Lo mau berapa barang?" Ucap Anita to the poin.


"Gue mau coba dulu sepaket." Ucap Roy sbio melihat Anita dengan tatapan tak bisa diartikan.


Anita yang merasa ditatap seperti itu diapun menanyakan nya.


"Kenapa Lo mantap gue gitu hah." Ucapnya.


"Gak kenapa-kenapa gue heran aja temen gue bilang Lo anak SMP tapi kok bisa Lo ngejalani ini semua." Ucap Roy untuk mengukur waktu karena dia belum mendapat jawaban dari rekannya setelah kode yang dia kirim tadi.


"Emang masalah buat Lo!" Ucap Anita.

__ADS_1


"Gak masalah sih, cuma gue heran aja lo masih kecil gini dah ngejalanin usaha ini." ucap Roy.


"Dia kecil-kecil cabe rawit." Celetuk Bejo.


Yah Anita memang masih berusia belasan tahun dan masih duduk di bangku SMP karena pergaulan bebas yang dia jalani dia sampai ikut terjerumus dalam lembah hitam ini.


Awal dia kenal di saat dia masih duduk kelas 6 SD dia yang merupakan anak seorang pejabat haus akan kasih sayang kedua orang tua, Anita kecil yang bergelimang harta dan dimanja oleh harta namun bukan dimanja oleh cinta dan kasih sayang dan besar hanya oleh pengasuh.


Anita kecil yang bosan dengan hidup yang selalu dikekang memberontak dia selalu keluar ngumpul bersama teman-temannya habis sepulang sekolah dan di saat hari libur pun dia keluar dari rumah untuk mengumpul.


Anak kecil yang seharusnya merasakan kasih sayang dari kedua orang tua tak berlaku bagi Anita. disaat dia kumpul bersama teman-temannya dia bertemu Alex dan Alex memberinya permen yang ternyata itu bukanlah permen sembarangan.


Anita kecil yang memiliki postur tubuh yang tinggi dari anak sebayanya orang tidak akan menyangka jika dia masih SD saat itu.


Alex memberinya permen dan Alex juga mengatakan jika dia ingin permen lagi dia harus datang ke taman itu lagi, semenjak itu anita menjadi kecanduan.


skip


Setelah Roy mendapatkan kabar kalau rekannya yang. berada diluar juga sudah ada yang masuk dan kawanan Anita di luar sudah di bekuk dan saat itu pula Roy langsung meringkus Anita walau dilalui dengan tarungan sengit terlebih dahulu.


Rekan Roy berhasil meringkus semua yang berada di dalam ruangan tersebut dan segera menggiring mereka semua ke kantor polisi untuk ditindaklanjuti.


Mereka semua diintrogasi termasuk Anita dan pihak polisi menghubungi orang tua Anita.


Dengan berbagai pertanyaan yang di lontarkan kepada Anita dia masih mengelak jika dia tidak menjebak Syahril hingga kedua orangtuanya pun membela Anita dan akan menuntut orang yang melaporkan dan menuduh anaknya.


Namun polisi sudah mengantongi bukti rekaman yang di beri oleh Bimo dan polisi juga mengamankan bukti yang berada di ruangan club' tersebut.


Orang tua Anita masih mengelak jika anaknya pasti dijebak orang. Setelah pihak polisi menunjukkan bukti-bukti tersebut orang tua Anita tidak dapat berkata apa-apa lagi.


Maminya Anita menangis melihat Anita seperti itu.


"Kenapa bisa gini Nak." Ucap sang mami sambil memeluk Anita namun Anita hanya diam tanpa mengatakan apapun.


"Apa kurang yang papi dan mami beri ke kamu selama ini hah!." Ucap sang papi dengan emosi.


Anita masih diam tak menanggapi semua ucapan papi dan mami nya.


Setelah beberapa jam interogasi dan pertemuan antara Anita dan kedua orang tua nya serta beberapa pengacara yang akan membantu Anita, keputusan tetap akan ditentukan oleh pengadilan.


Karena semua bukti telah terkumpul dan Syahril pun terbukti tidak bersalah maka Syahril dibebaskan.


Semenjak kejadian tersebut kedua orang tua Syahril menginginkan agar Syahril pindah sekolah dan kembali kepada kedua orang tua nya. Tak hanya Syahril yang pindah sekolah kedua sahabat sekaligus sepupunya juga ikut pindah sekolah.


Syahril CS pun pindah sekolah di daerah Jambi di kelas 2 SMP disalah satu SMP seberang Jambi.


Assalamualaikum Riders selamat siang semua apa kabarnya. semoga Allah memberikan kita semua kesehatan.


Terimakasih sudah setia di dokter jantungku Jangan lupa dukungan kalian untuk menunjang semangat author ya😉😉


rate


Vote


like

__ADS_1


komen


🎆🎆🎆makasih🎆🎆🎆


__ADS_2