DOKTER JANTUNGKU

DOKTER JANTUNGKU
chapter12 Cemburu Dua Insan


__ADS_3

Aku ingin selalu panggil kamu sayang


Tapi kamu tidak suka panggilan ini


Riders manisku selamat siang


Hayoo lagi pada ngapain ni


Pisau tak akan tajam selalu


Karena itu perlu di asah


Aku disini selalu menunggu dukungan Mu


Karena itu jangan lupa tinggalkan jejak kalian yah?


________________🌺🌺🌺🌺_______________


Geng rusuh tak kan ada habisnya mendapatkan tema obrolannya, di balik obrolannya selalu ada canda dan tawa.


Mataku yang tadinya rasa ngantuk pun hilang seketika, di tengah asiknya bercengkerama dengan mereka kudengar ada yang memanggilku, ku langsung lihat arah pintu sudah berdiri bang Erwan dan dia pun memanggilku.


"Mimi.." bang Erwan memanggilku.


Aku pun segera berdiri meninggalkan geng rusuh dan menghampiri bang Erwan dan ku bertanya ada apa gerangan dia memanggilku.


" iyo bang, ada apa?" tanya ku.


"Kirain tadi ndak masuk sekolah, ternyata ada dalam kelas, kenapa tadi ndak ke kantin." tanyanya.


"Ndak apa-apa, hmm.. Kesini itu abang mau apa? cuma mau ngecek Mimi atau ngecek yang lain nih." ucap Mimi tersenyum dan menaikan alis sebelah.


Ya.. Aku tau kalau bang Erwan dan Emma diam-diam saling menyukai, karena setiap pulang sekolah jika kami berjalan bersama ada kecanggungan di antara mereka jika mereka tak sengaja beradu pandang.


"Eh.." Bang Erwan sontak malu cengegesan dan garuk kepala yang tidak gatal.


" Iyakan.." ucap Mimi dengan memainkan kedua alis) "hmm gimana bang, kalau iya Mimi bantuin nih,.." lanjut Mimi sambil ketawa.


"Hahahaaa.. Tak perlu bantuan abang bisa sendiri". ucap nya dengan gaya sok cool.


Aku dan bang Erwan asik dalam obrolan dengan tawa-tawa renyah dan tak menghiraukan orang lain yang mana di seberang koridor sana telah ada yang berdiri tak lain tak bukan kak Syahril, kak Rudi dan kak Ryan dan di dalam kelasku ada si geng rusuh Emma dkk.


Dengan asik nya dalam obrolan bang Erwan lupa akan maksudnya menghampiri ku, bell masuk pun telah berbunyi.


Bang Erwan pun langsung pamit menuju kelasnya begitu pula dengan geng rusuh, namun kulihat pandangan Emma kepadaku berubah dan tak menyapaku saat keluar dari kelasku hanya Manda dan yg lain yang berpamitan.


"oke Mi.. Nanti kita lanjut lagi ya.." ucap Manda.


"Siipp lah." jawab Mimi dengan memberi dua jempol ke Manda.


Jam pelajaran kali ini adalah biologi, Guru Biologi meminta kami semua untuk menuju laboratorium karena materi kali ini mengenai organ tubuh manusia dan fungsi-fungsi nya.


Nama Guru Biologi ku adalah Pak Raditya usianya sekitar 30an dia berasal dari Daerah Bandung, dia ramah dan baik,wajahnya juga tampan klop lah pokoknya ☺☺, dia salah satu guru-guru di favoritkan oleh siswa-siswi di sekolah ini karena kebaikannya dan tak lupa dia juga memiliki wajah yang tampan..


Pak Adit mempersiapkan patung manusia yang mana terdapat organ-organ di dalamnya.

__ADS_1




Disaat patung telah di persiapkan pak Adit langsung memberikan materinya secara seksama dan menuliskannya di whiteboard, kami pun menyalin semua apa yang di catat olehnya.


Setelah semua materi telah di catat, pak Adit menerangkan satu-satu dari organ tubuh dan fungsi masing-masing.


Dalam pelajaran ini gak ada yang namanya keseriusan bagi temanku yang cowok bila Guru sedang menerangkan, ada aja perilaku somplak mereka keluar.


Temanku di kelas yang paling somplak itu Andika dan Rangga anak pindahan dari Bandung. Mereka berdua kalau di kelas duduk di bagian belakangku.


"Waduh pak, Bapak tak tanggung-tanggung mempersiapkannya, langsung sepasang". ucap Rangga.


"Wah pak, porno ini jadi ternoda nih mata dika.. hehehe." ucap Andika sambil cengengesan.


Pak Adit hanya tersenyum dan sabar menerangkan kepada kami semua.


"Kalau tidak sepasang kalian tidak tau fungsi-fungsi dari semua organ yg ada pada tubuh kalian dan pada pasangan kalian semua". terang pak Radit.


Sontak kelas ramai dengan tawa, Pak Adit pun segera menertibkan kami semua dan menerangkan satu persatu, pelajaran pun dilaksanakan dengan lancar.


Waktu terus berjalan mata pelajaran pun akan berakhir, sebelum Pak Adit mengakhiri mata pelajarannya Pak Adit memberikan tugas kepada kami semua untuk membawa bahan praktikum untuk dua hari kedepan.


Pak Adit menyuruh kami untuk membuat beberapa kelompok, dan tiap kelompok membawa bahan praktikum yang berbeda-beda.


Bahan praktikum yang di bawa sesuai dengan materi kami hari ini yaitu tentang organ tubuh.


Bahan yang harus di bawa oleh masing-masing kelompok adalah Ayam, katak, ikan dan peralatan lain berupa cutter.


Bell pergantian mata pelajaran berbunyi kami semua kembali ke kelas dan melanjutkan pelajaran akhir.


Pelajaran terakhir adalah Sejarah yang mengajar di kelas kami yaitu ibu Purwati usianya juga sekitar 30an dia juga baik dan ramah.


Ibu pur berasal dari Jawa dan jika berbicara logat jawanya masih kental.


Selama pelajaran sejarah kami semua mengikuti dengan lancar dan terasa sunyi, mungkin efek siang hariπŸ™‚πŸ™‚.


Detik demi detik waktu terus bergulir tak terasa 1.5 jam pelajaran sejarah berlangsung dan suara bell akhir pun telah berbunyi.


Hal yang tak lazim lagi bagi siswa-siswi jika Bell akhir berbunyi yang tadinya diam tanpa suara langsung rame seperti berada di suasana konser.


Buk pur pun mengakhiri mata pelajarannya seperti biasanya di saat jam akhir sekolah kami semua mengucapkan salam dan mencium tangan Guru setelah itu baru Bu Pur keluar kelas dan diikuti ol h kami semua.


*****


Di'ah dan geng rusuh sudah duduk di kursi-kursi panjang yang terletak di pinggir jalan koridor, akupun langsung menghampiri mereka, namun ku lihat Emma tak seperti biasanya, dia diam dan cuek saat aku menyapa mereka.


"Hai semua.. Lama ya nunggu, sorry ya." kata ku sambil menautkan kedua tanganku


" Lumayan lah, tumben kelas Mimi lama keluar." tanya Manda.


"Iya tadi pelajaran sejarah banyak materi yang di catat, hmm keg ada yang beda hari ni".. ucapku sambil melarikan mataku ke arah Emma.


"Beda gimana.. Perasaan biasa-biasa aja tuh." jawab Novi.

__ADS_1


"Dah ah.. Ayo jalan dah siang." ajak Emma langsung berdiri dan berjalan terlebih dulu.


"Eh ada apa dengan Emma Nda, Nov, Di'ah, Sila" kataku menanyai kepada mereka semua.


Mereka kompak hanya menggidikan bahu mereka dan bilang "Entah ndak tau."


Kami pun berjalan menyusul Emma yang telah dulu berjalan di depan kami.


Sesampainya dekat gerbang kami bertemu Idho CS dan kami pun berjalan pulang seperti biasanya, namun ada yang berbeda ku rasakan.


Di tengah-tengah jalan Emma menyetop ojek dan dia naik ojek, sebelum naik ojek dia berpamitan kepada kami semua kalau dia duluan.


"Kawan-kawan Aku duluan yo.." pamit Emma dan berlalu menaiki ojek.


Kami semua menjawab "Oke".


Telihat di raut muka bang Erwan seperti kecewa sepeninggalan Emma. Bagaimana tak kecewa... Niat hati mensejajarkan diri dengan Emma tetapi Emma pulang duluan dengan naik ojek.


Aku yang berada di belakangnya langsung menepuk pundaknya dan bilang sabar.


"Plok ( tepuk pundak bang Erwan) sabar bro masih ada hari esok hahahaha." canda Mimi.


"Hmm.. Nasib-nasib.. Iyo lah masih ada hari esok hahahaa" ucap bang Erwan sambil bercanda dan dipaksakan ketawa.


Aku pun terus mengobrol dengan Manda dan yang lain, tak terasa persimpangan penggilingan padi pun telah terlihat dan saat nya kami berpisah.


Tinggal aku dan Di'ah yang cewek di tengah-tengah cogan.


Bang Idho melihat situasi yang tak mengenakan dari wajahnya kak Syahril bang Idho mengajak teman-temannya untuk berjalan lebih dahulu dan meninggalkan ku berdua dengan kak Syahril di belakang mereka.


Kak Ryan dan Di'ah berada di paling depan ( posisi seperti orang berbaris 🀣🀣) terus berbicara di sepanjang jalan.


Bang Ridho di belakang Ryan dan Di'ah, Kak Rudi dan Erwan berada di posisi belakang bang Idho, karna bang Idho melihat gelagat yang tak seperti biasanya pada Syahril diapun bertanya kepada teman-temannya.


"Oh ya..ada apa dengan Syahril hari ini kelihatannya dari kantin ada yang berbeda." tanya bang Idho.


"Biasalah tak ketemu si pujaan hati hahaaaa." canda bang Erwan.


"Salah satu nya iya itu. tapi ada yang lain." jawab Rudi dan Ryan bersamaan.


"Hah.. Apa..!! jawab bang Idho dan Erwan kaget.


Kalau penasaran yok riders riders ku baca kelanjutannya di bab berikutnya yaa..


_________________🌺🌺🌺______________


**JANGAN LUPA DUKUNGANNYA DENGAN CARA TINGGALKAN JEJAK KALIAN YAA GUYS


VOTE


LIKE ❓❓❓


RATE ⭐⭐⭐⭐⭐


KOMEN**

__ADS_1


__ADS_2