DOKTER JANTUNGKU

DOKTER JANTUNGKU
Chapter 13 Cemburunya Dua Insan part 2


__ADS_3

Burung kenari


Hinggap di jendela


Kalo sudah mampir dimari


Jangan lupa jejak dukungannya yaa


**Anak burung di pucuk tebu


Duo sejoli di mabuk cinta


Baca terus Dokter Jantungku


Jangan lupa vote like dan rate limanya


___________πŸ’“NextπŸ’“**_________


Bang Idho dan Erwan yang tidak mengetahui sebab musababnya kaget dengan apa yang di bilang sama Rudi temannya, dan mereka pun bertanya kepada Rudi dan Ridho.


"Emang ada hal apa.. Jangan bilang kalian berdua tau!" ucap bang Idho melihat Rudi dan Ridho bergantian


"Ya tau lah Dho, coba kau tanyakan sama Erwan apa yang dia lakukan tadi jam istirahat." jawab Rudi menunjukkan telunjuknya ke arah Erwan.


"Lah kenapa pula aku yang kena." jawab bang Erwan sontak merasa heran.


"Iya semua karena kamu Wan, jadi kawan jangan lah nikam dari belakang." ucap Ridho menuduh Erwan dengan emosi.


"Eh.. Dho kalau ngomong tu ya jangan asal nuduh tidak jelas gitu." Ucap Erwan yang tersulut emosi juga.


" Yah..Wan, semua gara-gara kamu, kalau kamu juga menyukai Mimi bilang jangan main belakang gitu. Ucap Rudi Ikutan esmosi πŸ˜ƒ.


"Kalian ini ngomong apa sih sebenarnya, asal nuduh orang tak karuan, dan apa.. Aku suka dengan Mimi, yang benar saja lah," Ucap Erwan semakin memuncak dengan esmosi "Kalian sangka aku ini apa hah." lanjutnya sambil mendorong bahu Rudi dan Ridho.


Rudi dan Ridho juga tak mau kalah mereka pun mendorong Erwan secara bersamaan.


Bang Idho yang melihat mereka pusing langsung melerai sebelum terjadi baku hantam.


"Kalian ini apa-apaan, coba selesaikan dengan baik-baik, dan kalian Rudi dan Ridho coba kalian jelaskan dengan benar." Ucap bang Idho melerai mereka semua.


****


Mimi dan Syahril hanya diam membisu tanpa ada yang berbicara dari sepeninggalan teman-temannya.


Kak Syahril masih betah dengan posisi bungkamnya dan Mimi masih merasa canggung berjalan berdua dengannya.


Sepanjang jalan tak ada yang bersuara, ku dengar di depan kami seperti ada kegaduhan antara Kak Rudi, duo bang Ridho dan bang Erwan,.


Mimi pun menyenggol tangan kak Syahril dan bertanya ada apa di depan.


"Kak itu ada apa dengan kak Rudi, bang Ridho dan bang Erwan." ucap Mimi.


Karena menunggu jawaban dari kak Syahril lama, aku langsung berlari mendekati mereka, kak Syahril pun ikut berlari mendekati mereka.

__ADS_1


****


Kak Ryan dan Di'ah sudah lumayan jauh, kak Ryan bertanya sama Di'ah apakah Mimi dan Erwan ada hubungan.


"Di'ah kaka mau tanya boleh." Ryan bertanya sambil Di'ah.


"Mau tanya apa kak." jawab Di'ah.


"Ehmm.. Di'ah kan dekat dengan Mimi, apa selama ini Mimi punya pacar." tanya Ryan.


"Setau aku sih ndak punya, kenapa emangnya kak?" Di'ah menjawab sambil terus berjalan.


"Gak cuma nanya aja, emang selama ini Mimi gak dekat dengan siap gitu." ucap Ryan.


"Ehmm.. Setau aku ni ya kak, Mimi itu orang nya cuek bahkan banyak orang yang tak mengenalnya menganggap Mimi itu sombong anaknya, tapi jika dia udah dekat dengan orang, ya dia biasa aja seperti bersama kita sekarang." terang Di'ah.


"Oh gitu." jawab Ryan sambil manggut-manggut.


"Iya kak... Selama di SMP banyak yang kirim salam bahkan kirim surat sama dia, Mimi gak penah menanggapi mereka, apa lagi jika yang kirim salam itu salah satu teman yang dekat sama dia, bakal gak di tegur nya tu kawan." Di'ah menceritakan Mimi sewaktu di SMP.


" Segitunya" Ucap Ryan merasa heran


"Iya, emang ada apa sih kak, atau jangan-jangan kakak suka juga dengan Mimi ya?" ucap Di'ah sambil melotot kan matanya ada rasa cemburu di hati Di'ah.


"Lah kok nuduh kakak jadinya, bukannya apa.. Kakak cuma nanya aja, kakak aja lagi mencoba deketin seseorang aja belum tentu berhasil." Jawab Ryan.


"Hemm.. Kalaulah." ucap Di'ah sambil menolehkan muka ke sembarang arah


"Eh.. Siapa yang cemburu." Ucap Di'ah cemberut dan mengerucut bibir nya "Emang kakak siapanya Aku." ucapnya lagi dengan sok angkuh.


"Ehmm barang kali aja cemburu.. tapi ngomong-ngomong siapa yaa.." ucap Ryan jahil berjalan mendahului Di'ah dan langsung menghadap lalu menghadang Di'ah dari depan.


" Eh.. Apa-apaan sih kak, awas ah aku mau jalan." Ucap Di'ah dan berusaha mengusir Ryan dari hadapannya.


"Di'ah... Ehmm mau nggak kalau kita berdua berpacaran." ucap Ryan to the point.


"Hah.. A-a-apa!!" jawab Di'ah terbata-bata dan kaget sok kaget tepatnya πŸ˜€ namun di hati berbunga-bunga.


"Iya.. Mau nggak Di'ah jadi pacar kakak." ucap Ryan sekali lagi dan memegang kedua tangan Di'ah.


"Ehmm, terus Mimi gimana.. bukannya kakak menyukai dia." jawab Di'ah ( sok-sok an)


"Lah apa hubungannya dengan Mimi, jujur semua orang pasti menyukai Mimi tapi kan bukan berarti menyukai harus dijadikan pacar." terang Ryan


"Hmm" jawab Di'ah ( muka masam).


"Selama ini emang Di'ah gak merasa kalau kakak selalu mencari kesempatan buat dekat dengan Di'ah, kakak itu suka sama kamu dan kakak mau Di'ah jadi pacar kakak." Ryan menjelaskan kepada Di'ah.


"Terus kenapa kakak tadi nanyain tentang Mimi." Tanya Di'ah.


"Kakak cuma nanya aja gak ada maksud lain..Oh ya.. Kakak lihat Erwan dekat dengan Mimi." ucap Ryan mencoba interogasi.


"Hemm ( menautkan alisnya) maksudnya..? jangan bilang kalo kaka curiga sama Mimi dan bang Erwan...Hahahaa.. Mereka cuma dekat aja gak ada hubungan apa-apa, tau sendiri lah siapa bang Erwan. Eh.. Tapi kenapa kakak nanyain itu?" cerocos Di'ah merasa heran

__ADS_1


"Ehmm gak ada sih, tadi kok tumben Mimi gak barengan berangkatnya sama adek." Ryan mengalihkan pembicaraan ( cie cie dah panggil adek).


"Oh kalau itu tadi kata Mimi dia kesiangan, dan karena di panggil-panggil gak ada sahutan jadi aku tinggal Miminya takut nanti aku yang terlambat masuk." Terang Di'ah.


"O.. Erwan tadi juga terlambat." Ucap Ryan yang masih curiga.


"Jangan bilang kakak nuduh Mimi berangkat sama bang Erwan ya.. Mimi tadi berangkat naik ojek sendirian." ucap Di'ah.


"Mungkin kebetulan aja sama-sama terlambat." ucap Ryan .


"Dah lah.. Emang sebenarnya ada apa sih." Di'ah sudah merasa jengah.


"Enggak.. Tadi sewaktu jam istirahat Syahril melihat Mimi sama dengan Erwan ngobrol dan ketawa-ketawa di depan kelasnya, kelihatan mereka akrab." jelas Ryan.


"Iya emang tadi kak Erwan ke kelas Mimi kami juga ada di dalam kelas Mimi kok, kak Erwan memang manggil Mimi tapi aku gak tau dia ngomongin apa." Di'ah menjelaskan kejadian waktu jam istirahat.


"Oh jadi kalian juga ada di kelas Mimi tadi?" Tanya nya.


"Iya, emang ada apa kak?" tanya Di'ah yang belum mengerti ada apa.


"Sepertinya Syahril cemburu melihat Mimi dekat dan ngobrol terlalu akrab dengan Erwan." Ucap Ryan.


"Hah.." Di'ah kaget


"Iya.. Makanya Syahril Diam aja sejak melihat adegan itu." ucap Ryan


" Hahaaaa" Di'ah ketawa garing.


"Lah kok malah ketawa, emang ada yang lucu." tanya Ryan heran.


"Iya lucu, cemburu buta itu namanya.. Mimi itu hanya menganggap bang Erwan seperti abangnya ya seperti bang Idho gitu... Nah ini di sangka bang Erwan suka sama Mimi kan lucu hahaaha." ucap Di'ah merasa lucu.


"Jadi Mimi gak menyukai dan ada hubungan dengan Erwan." tanya Ryan.


"Ya enggak la.. Kan tadi kakak bilang kalo semua orang pasti menyukai Mimi, iya Mimi juga gitu kalo dia suka sama orang dia akan cepat akrab dan dia akan menganggap mereka saudara bagi dia, nah Mimi itu suka nya cuma sama dengn kak Syahril.. upsss.."


(Di'ah menutup mulut karena sudah keceplosan )


Dengan menggebu Di'ah menjelaskan sama Ryan dan Ryan melongok mendengar penjelasan Di'ah bahwasanya Mimi juga menyukai Syahril sahabatnya.


Apakah pertikaian antar sahabat masih berlangsung.. Cusss baca di bab selanjutnya yaa..


________________**TBC**____________


**HAY HAY JANGAN LUPA JEJAK NYA YA


VOTE


LIKE❓❓❓


RATE ⭐⭐⭐⭐⭐


KOMEN****

__ADS_1


__ADS_2