DOKTER JANTUNGKU

DOKTER JANTUNGKU
209


__ADS_3

Dering alarm ponsel mulai sahut menyahut di dalam kelas ini, Mimk terbangun lebih awal dari sahabat-sahabatnya. Mimi merenggangkan otot-ototnya dengan merentangkan kedua tangannya, Mimk juga memutar setengah putaran tubuhnya meliuk ke kiri dan ke kanan.


Tidur dengan keadaan duduk serta kepala yang menunduk berbantalkan lengan, bisa di bayangkan bagaimana rasa nya tubuh dengan posisi seperti itu.


Namun semua merupakan anugerah terindah bagi Mimi, ya walau tertidur dengan posisi tersebut tapi Mimi merasa tidurnya sangat lelap tanpa ada bayang-bayang mimpi yang selalu hadir.


Tidur yang nyaman juga merupakan sebuah rezeki yang tak terduga apa lagi dalam keadaan kelas kosong dan mata pelajaran selanjutnya di jeda beberapa jam karena ada rapat dewan direksi kampus beserta para dosen-dosennya.


Mimi melihat semua sahabatnya masih tertidur pulas, Mimk tersenyum bahagian bisa memiliki sahabat seperti mereka. sahabat yang selalu ada dalam suka maupun duka tanpa memandang ras, suku, aga!a serta adat istiadatnya.


Sahabat yang Mimi kenal berwal dari sebuah bimbel yang mana di bimbel juga tertera para anggota bimbel sebagai sahabat pena.


Sahpen Mimi bukan hanya mereka semata, masih ada banyak lagi yang juga ikut di kampus ini. Namun yang satu profesi ya mereka berenam ini, selainnya mengambil jurusan yang berbeda.


Selfia sahpen Mimi di Widya persada berasal dari Papua dia orangnya hitam manis, Dia juga bukan keturunan. aslimpapua melainkan sudah campur papua-jawa.


Irma sahpen Mimi dari dua bimbel Widya gama dan Widya persada, dia berasal dari paya kumbuh Minang, anaknya manis bergigi ginsul, dia juga bukan keguruan. Minang asli me


mainkan sudah campur juga minang-jawa.


Muthia bernama lengkap cut Muthia, sahpen Mimi dari dua bimbel Widya gama dan Widya persada dia keturunan asli Aceh, anaknya mungil, bermata besar dan hidung mancung.


Saridi, sahpen Mimi berasal dari Lombok NTT. Berkulit sawo matang, perawakan tinggi ( bayangin bilar ya ). Dia sahpen Mimk dari dua bimbel juga.


Riko Anggara sahpen Mimi dari Widya persada, dia berasal dari kalkmantan, keturunan kalimantan-sunda.


Dimas Wijaya, sahpen Mimi di Widya persada dia asli dari kota Semarang ini.


Persahabatan Mimi dan mereka terjalin semenjak pertama kali di tahun pertama bimbel memberikan sahabat pena book di setiap anggota nya.


Mereka semua yang lebih dulu mengirimkan Mimk surat perkenalan, dari situ juga kami mulai menjadi filateli ( ah jadi ingat kemana perginya perangko - perangko ku ya) . Ya mereka mengumpulkan berbagai jenis perangko dari setiap daerah.


Mimi melihat mereka belum juga bangun, Mimi pun membangunkan mereka satu persatu dengan menepuk-nepuk bahu mereka.


"Muth, Irma, Fia, bangun." ucap Mimi.


"Emm bentar lagi Mi, belum juga bunyi alarmnya " sahut Fia.


"Heyy Fi, pasang noh telinganya alarm dah berulang kali juga." ucap Mimi.


"Abang, Riko, Dimas, bangun.." ucap Mimi membangun ketiga sahabat cowoknya.


"Berisik ah Mimi ." ucap Dimas dan kembali membalikkan mukanya kearah lain.


"Ayo buruan, kita cuci muka.. Ntar dosen masuk nyahok." ucap Mimi.


"Hmm iya iya." jawab Dimas dan kami semua pergi ke kamar mandi mahasiswa di kampus ini untuk cuci muka.


"Hari ini kita praktek ortopedi." ucap Saridi.


"Iya." jawab Mimi dan mereka berbarengan kembali masuk kelas mereka dan tak lama dosen pun masuk dengan di dampingi beberapa mahasiswa yang membawa manekin.


Dosen menjelaskan berbagai penyakit atau gangguan pada sistem muskuloskeletal, yaitu sistem pergerakan tubuh yang melibatkan fungsi tulang, persendian, ligamen, otot, pembuluh darah, saraf, tendon, serta tulang belakang.


Dengan manekin ini dosen menjelaskan letak-letak syaraf, pe!buluh darah, tedon dan sebagainya


Dalam praktikum bedah ortopedi sebagian besar mengahdapi penyakit muskuloskeletal ringan seperti artritis, trauma dan cacat bawaan menggunakan peralatan bedah dan non-bedah. 25 prosedur paling umum yang dilakukan oleh dokter bedah ortopedi adalah sebagai berikut:


Artroskopi lutut dan menisektomi


Artroskopi bahu dan dekompresi


Pembebasan terowongan tulang pergelangan tangan


Artroskopi lutut dan kondroplasti


Penyingkiran implan pendukung


Artroskopi lutut dan rekonstruksi 


ligamentum cruciatum anteriusPenggantian lutut


Perbaikan fraktur collum femoralis


Perbaikan fraktur trochanterica


Debridement kulit/otot/tulang/fraktur


Perbaikan artroskopi lutut untuk kedua menisci


Penggantian pinggul


Artroskopi bahu/eksisi tulang selangka distal


Perbaikan tendo manset rotator


Perbaikan fraktur radius (tulang)/ulna

__ADS_1


Laminektomi


Perbaikan fraktur pergelangan kaki (jenis bimalleolus)


Artroskopi dan débridement bahu


Fusi spinal lumbar


Perbaikan fraktur bagian distal radius


Pembedahan discus intervertebalis belakang bawah


Insisi selubung tendon jari


Perbaikan fraktur pergelangan tangan (fibula)


Perbaikan patah tangkai paha femoral


Perbaikan patah trochanterica


Dosen hanya menjelaskan 25 prosedur yang paling umum! dilakukan oleh dokter bedah ortopedi, untuk


ebing mengenal lebih lanjutnya dosen tidak memberikan secara detail nya karena jika secara detail maka itu akan didapatkan mahasiswa kedokteran yang mengambil jurusan bedah ortopedi kelak.


Setelah praktikum selesai dan dosen pun keluar, karena waktu pulangbtiba sebelum pulang Mimi pergi ke kantin untuk mengambil wadah kue nya serta mengambil sisa pembayaran pesanan kuenya.


"Assalamualaikum Bu Ruminah." ucap Mimi.


"Waalaikum salam, kemana aja tadi kok nggak nongol ke Kantin?" tanya Bu Ruminah.


"Ada kok bu, dikelas aja tidur." jawab Mimk jujur sambil !mengambil serta menyusun wadah kue nya.


"Alhamdulillah kuenya habis Bu.." ucap Mimi.


"Iya Alhamdulillah, kalau bisa ditambah jumlahnya." ucap Bu Ruminah.


"Oh ya ini duit kue yang di kantin." ucap Bu Ruminah dengan menyerahkan beberapa lembar uang merah dan biru itu.


"Bagian ibu sudah di ambil?" tanya Mimi.


"Sudah Mi." jawab bu Ruminah.


"Dan ini uang sisa pembayaran pesanan kue nya." ucap Bu Ruminah dengan memberikan amplop berwarna coklat.


Mimi menghitung uangntersebut ternyata ada kelebihan 300rb.


"Iya kata si ibunya sengaja di lebihkan buat yang buat karena keluarganya menyukai kue-kuenya," ucap Bu ruminah jujur.


"Oo, ini bagian buat ibu.." Mimi memberikan enam lembar uang berwarna merah ke ibu Ruminah..


"Terimakasih Mi, alhamdulillah." ucap Bu Ruminah bersyukur akan rezeki yang diterimanya.


Ya hanya Mimi yang menitipkan barang memberikan dirinya 1000/bh nya, jika yang lain kebanyakan nitip ngasih Bu Ruminah 500/bh dan belum tentu akan habis dalam sehari.


Yah bukan Bu Ruminah tidak mensyukuri akan rezeki yang diterimanya, dia sangat bersyukur dengan hanya menjaga serta menjualkan titipan orang dinkangin nya dia mendapat kan rezeki.


Tapi terkadang bu Ruminah juga mengalami ketekoran bila ada mahasiswa yang mengambil tetapi tidak membayarnya.


"Ini bjatnibu separuhnya." ucap Mimk dengan memberikan separuh dari kelebihan uang yang diberi si pemesan kue.


"Tapi itukan kelebihan. emang buat Mimi yang buat kue." ucap bu Ruminah tak enak hati menerima uang kelebihan itu.


"Nggak apa Bu, buat tambahan pengobatan anak ibu." ucap Mimi dan menaruh uang tersebut di atas tangan Bu Ruminah.


"Makasih ya Mi, semoga rezeki mu lancar." ucap Bu Ruminah.


"Amin, makasih Bu atas do'a nya." jawab Mimi.


Ya Mimi sangat bersyukur akhir-akhir ini rezekinya selalu lancar, dulu dimasa dia memulai menitipkan kue-kuenya di kantin-kantin yang berada di kampus ini begitu banyak hinaan yang di terimanya bahkan fitnahan oun didapatkannya juga.


Bagi Mimi selagi dengan menitipkan kuenya itu secara halal maka Mimi berkeyakinan jika rezeki yang diterimanya oun akan halal.


Duku ada empat tempat yang Mimk titipkan, namun Bu Ruminah lah orang yang satu-satunya maaih percaya kepada Mimi.


Kantin yang lain, mereka mencoba membuat kue sendiri seperti yang kue-kue yang Mimi buat, karena mereak melihat kue-kue Mimi selalu laris !manis dan habis.


Mimi tidak mengambil pusing mereka mau buat kue sendiri dengan model kue yang sama, bagi Mimi dia terus berjalan maju buat orang mau memfitnah dirinya bagaimanapun, Mimk percaya jika rezeki itu tak akan tertukar.


Sebagaimana Allah Subahanahu wa ta'ala telah menjamin rezeki setiap makhluk-Nya sebagaimana firman-Nya:


وَمَا مِنْ دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ إِلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا ۚ كُلٌّ فِي كِتَابٍ مُبِينٍ


Artinya: "Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh mahfuzh). (QS Hud: 6)


Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Allah Ta'ala menetapkan takdir semua mahluk sejak 50.000 tahun sebelum Dia menciptakan langit dan bumi."


Tugas manusia sekarang adalah bagaimana menguatkan ikhtiar (berusaha) dan beramal salih. Sebagaimana pesan Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam, seseorang tidaklah meninggal dunia hingga Allah Subhanahu wa ta'ala menyempurnakan rezekinya.

__ADS_1


Maka jangan pernah merasa lambat datang rezekinya. Bertakwalah kepada Allah Subhanahu wa ta'ala dan perbaikilah dalam mencari rezeki, ambil yang halal dan tinggalkan yang haram.


Di dalam kitab suci Alquran, Allah Subhanahu wa ta'ala telah mengabarkan kepada manusia: "Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar, dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya." (QS Ath-Thalaq: 2–3)


Aisyah Radhiallahu anha meriwayatkan sebuah hadis, Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:


"Bangunlah di pagi hari untuk mencari rezekimu dan melakukan tugasmu, karena hal itu membawa berkah dan kesuksesan (keberuntungan). (HR At-Thabrani)


"Seusai salat fajar (Subuh) janganlah kamu tidur sehingga melalaikan kamu untuk mencari rezeki." (HR At-Thabrani)


Dengan kepercayaan yang Mimi pegang bahasa Allah akan selalu menyertainya, alhamdulillah hingga kini kue-kue Mimi selalu diminati mahasiswa dikampus ini dan sekarang bahkan telah banyak yang pesan lewat ibu Salma maupun lewat Bu Ruminah.


Mimi juga bersyukur Allah memberikan Mimi sahabat seperti mereka yang merupakan sahabat sejati Mimi.


Sahabat sejati tentunya adalah seorang teman yang selalu ada untukmu saat susah maupun senang. Ia akan selalu menyemangatimu dan mendukungmu dalam kehidupan. Tertawa bersama hingga sedih bersama sudah menjadi barang tentu dalam sebuah persahabatan.


Merekalah yang selalu didepan saat Mimi dipermalukan, disaat Mimk difitnah, mereka juga selalu me!berikan semangat kepada Mimi.


Rezeki itu tidak hanya berupa uang, harta dan benda. Sahabat yang selalu ada di dekat kita juga merupakan rezeki yang Allah berikan kepada kita.


Mimi bahagia bersahabat dengan mereka, walau sifat yang berbeda-beda namun mereka kuat akan ajaran agamanya.


Sungguh bersahabat dengan orang-orang yang saleh adalah nikmat yang sangat besar. Umar bin Khattab berkata,


ما أعطي العبد بعد الإسلام نعمة خيراً من أخ صالح فإذا وجد أحدكم وداً من أخيه فليتمسك به


“Tidaklah seseorang diberikan kenikmatan setelah Islam, yang lebih baik daripada kenikmatan memiliki saudara (semuslim) yang saleh. Apabila engkau dapati salah seorang sahabat yang saleh maka pegang lah erat-erat.” [Quutul Qulub 2/17]


Sangat banyak keuntungan memiliki sahabat yang saleh diantaranya:


Sahabat yang saleh akan selalu membenarkan dan menasehati kita apabila salah. Inilah sahabat yang sesungguhnya, bukan hanya sahabat saat bersenang-senang saja atau sahabat yang memuji karena basa-basi saja. Sebuah ungkapan arab berbunyi:


ﺻﺪﻳﻘﻚ ﻣﻦ ﺻﺪﻗﻚ ﻻ ﻣﻦ ﺻﺪﻗﻚ


“Shadiqaka man shadaqaka laa man shaddaqaka”


“Sahabat sejati-mu adalah yang senantiasa jujur (kalau salah diingatkan), bukan yang senantiasa membenarkanmu”


Sahabat yang saleh juga akan selalu mendoakan shahabatnya karena apabila ia mendoakan sahabatnya, sedangkan sahabatnya tidak mengetaui, maka malaikat juga meng-amin-kan doa tersebut sambil mendoakan bagi yang berdoa tadi, artinya orang yang mendoakan juga mendapatkan apa yang ia doakan kepada saudaranya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,


دَعْوَةُ الْمَرْءِ الْمُسْلِمِ لأَخِيهِ بِظَهْرِ الْغَيْبِ مُسْتَجَابَةٌ عِنْدَ رَأْسِهِ مَلَكٌ مُوَكَّلٌ كُلَّمَا دَعَا لأَخِيهِ بِخَيْرٍ قَالَ الْمَلَكُ الْمُوَكَّلُ بِهِ آمِينَ وَلَكَ بِمِثْلٍ


“Sesungguhnya doa seorang muslim kepada saudaranya di saat saudaranya tidak mengetahuinya adalah doa yang mustajab (terkabulkan). Di sisi orang yang akan mendoakan saudaranya ini ada malaikat yang bertugas mengaminkan doanya. Tatkala dia mendoakan saudaranya dengan kebaikan, malaikat tersebut akan berkata: Aamiin. Engkau akan mendapatkan semisal dengan saudaramu tadi.” (HR. Muslim, no. 2733)


Sifat seseorang dan kesalehan itu “menular”, dengan berkumpul bersama orang saleh, maka kita juga akan menjadi saleh dengan izin Allah.Perhatikan hadits berikut:


عَنْ أَبِي مُوسَى رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: “مَثَلُ الجَلِيسِ الصَّالِحِ وَالسَّوْءِ، كَحَامِلِ المِسْكِ وَنَافِخِ الكِيرِ، فَحَامِلُ المِسْكِ: إِمَّا أَنْ يُحْذِيَكَ، وَإِمَّا أَنْ تَبْتَاعَ مِنْهُ، وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ مِنْهُ رِيحًا طَيِّبَةً، وَنَافِخُ الكِيرِ: إِمَّا أَنْ يُحْرِقَ ثِيَابَكَ، وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ رِيحًا خَبِيثَةً “


“Perumpamaan kawan yang baik dan kawan yang buruk seperti seorang penjual minyak wangi dan seorang peniup alat untuk menyalakan api (pandai besi). Adapun penjual minyak wangi, mungkin dia akan memberikan hadiah kepadamu, atau engkau membeli darinya, atau engkau  mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan pandai besi, mungkin dia akan membakar  pakaianmu, atau engkau mendapatkan bau yang buruk”.[HR. Bukhari dan Muslim]


Dari semua keutamaan memiliki sahabat yang saleh, ada keutamaan yang juga merupakan kenikmatan besar, yaitu persahabatan orang yang saleh akan berlanjut sampai surga dan akan kekal selamanya. Tentu ini kenikmatan yang sangat besar, karena antara sahabat dekat pasti tidak ingin berpisah dengan sahabat lainnya. Persahabatan sementara di dunia kemudian dipisahkan dengan kematian begitu saja, tentu bukan akhir yang indah.


Salah satu dalil bahwa akan ada persahabatan di hari kiamat akan berlanjut bahwa orang yang saling mencintai (termasuk para sahabat) akan dikumpulkan bersama di hari kiamat.


Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,


الْمَرْءُ مَعَ مَنْ أَحَبَّ


“Setiap orang akan dikumpulkan bersama orang yang ia cintai.’” (HR. Bukhari, no. 6170; Muslim, no. 2640)


Untuk memfasilitasi hal ini, Allah Ta’ala memberikan keutaamaan kepada seseorang untuk memberikan syafaat kepada sahabatnya yang lain, agar mereka bisa sama-sama masuk surga dan berkumpul kembali.


Hasan Al- Bashri berkata,


استكثروا من الأصدقاء المؤمنين فإن لهم شفاعة يوم القيامة


”Perbanyaklah berteman dengan orang-orang yang beriman. Karena mereka memiliki syafaat pada hari klamat.” (Ma’alimut Tanzil 4/268)


Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda tentang syafaat antara sahabat di hari kiamat,


حتى إذا خلص المؤمنون من النار، فوالذي نفسي بيده، ما منكم من أحد بأشد مناشدة لله في استقصاء الحق من المؤمنين لله يوم القيامة لإخوانهم الذين في النار، يقولون: ربنا كانوا يصومون معنا ويصلون ويحجون، فيقال لهم: أخرجوا من عرفتم، فتحرم صورهم على النار، فيخرجون خلقا كثيرا قد أخذت النار إلى نصف ساقيه، وإلى ركبتيه، ثم يقولون: ربنا ما بقي فيها أحد ممن أمرتنا به، فيقول: ارجعوا فمن وجدتم في قلبه مثقال دينار من خير فأخرجوه، فيخرجون خلقا كثيرا، ثم يقولون: ربنا لم نذر فيها أحدا ممن أمرتنا…


“Setelah orang-orang mukmin itu dibebaskan dari neraka, demi Allah, Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sungguh kalian begitu gigih dalam memohon kepada Allah untuk memperjuangkan hak untuk saudara-saudaranya yang berada di dalam neraka pada hari kiamat. Mereka memohon: Wahai Tuhan kami, mereka itu (yang tinggal di neraka) pernah berpuasa bersama kami, shalat, dan juga haji.


Dijawab: ”Keluarkan (dari neraka) orang-orang yang kalian kenal.” Hingga wajah mereka diharamkan untuk dibakar oleh api neraka.


Para mukminin inipun MENGELUARKAN BANYAK SAUDARANYA yang telah dibakar di neraka, ada yang dibakar sampai betisnya dan ada yang sampai lututnya.


Kemudian orang mukmin itu lapor kepada Allah, ”Ya Tuhan kami, orang yang Engkau perintahkan untuk dientaskan dari neraka, sudah tidak tersisa.”


Allah berfirman, ”Kembali lagi, keluarkanlah yang masih memiliki iman seberat dinar.”


Maka dikeluarkanlah orang mukmin banyak sekali yang disiksa di neraka. Kemudian mereka melapor, ”Wahai Tuhan kami, kami tidak meninggalkan seorangpun orang yang Engkau perintahkan untuk dientas…” (HR. Muslim no. 183).


Demikian semoga bermanfaat.


tbc

__ADS_1


__ADS_2