
Semua rombongan kak Rudi telah sampai di depan rumah kak Rani.
Begitu ramai di rumah kqk Rani, semua tetangga, sqnqk squdara dan kerabatnya pun berkumpul di rumah nya.
Mereka semua menyambut kami rombongan dari kak Rudi dengan suka cita.
Kak Rani sendiri telah siao di hias dan menunggu di dalam kamarnya dengan di dampingi Emma,Sila,Novi dqn kak Jeni serta saudara dari kak Rani sendiri.
"Kak, kayaknya rombongan kak rudi telah sampai." Celetuk sepupu kak Rani.
"Ah iyakah?" tanya kal Rani dengan perasaan was-was dan deg-degan tentunya.
"Hari ini statusku akan berganti" Kak Rani ngebatin akan perubahan statusnya.
"Bener kak rombongan telah sampai." ucap Emma dari balik pintu.
"Wah pasti kak rani sudah ndak sabaran nih cie cie." Novi bercanda dengan terus menggoda kak Rani sedangkan kak Rani tersipu malu dan dadanya bergemuruh.
Diluar rumah.
"Wah calon mempelainya dah sampai, mari-mari." Ucap salah satu bapak yang sedari tadi bertugas untuk menyambut rombongan.
"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh." Rombongan dari kak Rudi mengucapkan salam.
"Waalaikum salam." mereka yang ada di rumah kak Rani menjawab salam dari kami.
"Mari besan silahkan masuk." ucap salah satu bapak-bapak yang berada di pintu rumah.
"Yerimakasih." jawab Babah dan Abinya kak Rudi dan kami pun maauk kedalam rumah kak Rani.
Setelah semua masuk, bersalaman antqra satu dengan yang lain dan mereka pun dipersilahkan duduk,mereka pun saling bertegur sapa menanyakan kabar masing-masing.
"Bagaimana kabarnya bean?" Babah mencairkan suasan dengan membuka suara.
"Alhamdulillah kami semua baik, bagaimana pula dengan besan?" jawab Orang tua laki-laki kak Rani.
"Alhamdulillah kami pun baik besan." Jawab Abi.
Disaat mereka berbicara Mimi melihat Emma dan Emma mengamit tangganya meminta Mimi untuk ikut kedalam kamar kak Rani.
"Kak, Mimi ke kamar kak Rani ya?" Mimi meminta izin kepada kak Syahril dengan berbisik
"Gimana mau kesana, lihat ndak ada jalan mau masuk, disini saja" jawab kak Syahril dengan berbisik pula dan menunjukkan ke arah orang-orqng yang telah memadati ruangan dengan sorotan matanya.
"Emm iya juga." Gumam Mimi dan Mimi pun menggelengkan kepala nya kepada Emma.
Tak lama acara pun dimulai dari penyambutan dan pujian syukur kepada Allah SWT dan kepada nabi Muhammad SAW dan kini tiba saatnya acara inti yaitu pengucapan ijab qabul.
Kak Rudi duduk di depan pak penguhulu dan di depan calon mertuanya berserta para keluarga kak Rani yang bwrada di belakang ayah Kak Rani dwngan didampingi Babah serta Abi dan Umma dan ummi.
"Baiklah, calin mempelai lakinya sudah siap?" Tanya oak penghulu.
"Siap pak." ucap kak Rudi.
"Baik lah kalau begitu segera kita mulai, bagaimana pak Mahmud apa bapak akan menikahkan secara langsung atau di wakilkan oleh wali hakim?" ucap pak penghulu dan bertanya kepada pak Mahmud ayah dari kak Rani.
"Saya akan menikahkan anak saya sendiri pak ustadz." jawab pak Mahmud.
"Baik lah, kalau begitu. Pak Mahmud silahkan pegang tangan calon menantu bapak dengan erat dan berikan aba-aba.
"Siap pak ustadz." Jawab pak Mahmud.
"Baik lah mari kita mulai jangan lupa basmallah." ucap pak penghulu.
Pak mahmud menganggukan kepalanya dan memegang tangan kak Rudi dengan berjabat tangan.
"Bismillahirrohamanirrohim.
"Ananda Rudiansyah Al haddad bin Ahmad Amir Al haddad Saya nikahkan dan saya kawinkan engkau dengan anak saya yang bernama Rani Widya Astuti binti Ahmad Mahmud dengan maskawinnya berupa seperangkat alat sholat dan cincin emas seberat 6,5 Gram Tunai.” Pak mahmud dengan lantang melafadzkan ijab kepada kak arudi dan stwlah melafadzkan pak mqhmud menghentakkan genggaman sedikit sebagai tanda.
"Saya terima nikahnya Rani Widya Astuti binti Ahmad Mahmud dengan mas kawin seperangkat alat sholat dan cincin emas seberat 6,5 Gram dibayar tunai." Kak rudi pun melafazkan Qabulnya denga. seki tarikan nafas dengan lantang pula
"Gimana saksi?" tanya pak Penghulu.
"Sah"
"Sah"
"Baarakallaahu laka, wa baarakallahu ‘alaika, wa jama’a bainakuma fii khaiir." terdengar ucaoan selamat dari semua yang hadir.
Artinya: “Semoga Allah menganugerahkan barakah kepadamu, semoga Allah juga menganugerahkan barakah atasmu, dan semoga Dia menghimpun kalian berdua dalam kebaikan.” (HR. Abu Dawud, Tirmidzi dan Ibn Majjah).
"Alhamdulillah" ucap kak Rudi merasa lega setelah dinyatakan sah oleh para saksi dan semua orang yang hadir.
"Selamat ya Bro." ucap kak Syajril sambil memeluk rudi.
"Selamat bro semoga sukses." ucap kak Rendi dengan memainkan matanya dan memeluk lak rudi begitu puka dengan yang lain.
Kak Rani pun mengucapkan puji syukurnya, tak lama kak Rani pun di pinta untuk keluar kamar dan duduk disamping kak Rudi.
__ADS_1
Kak Rudi menyematkan mas kawinnya di jari manis kak Rani, begitu pula dengan kak Rani menyematkan cincin kawin di jari manis kak Rudi setelah itu kak Rani mencium punggung tangan kak Rudi dan kak Rudi mengusap kepala kak Rani dan membacakan doa serta mencium kening kak Rani dan takbluoa mereka pun menandatangani buku nikahnya.
Setelah pemasangan cincin kawin kak rudi di punta oleh pak oenghulu untuk membacakan sighat ta'lik atau janji nikah yang berada di belekang buku nikah yang telah diterimanya.
"Nak Rudi silahkan baca sughat ta'lik yang berada di belakang buku nikah mu." ucap pak penghulu dan kak eudi pun membuka buku nikahnya dan dia pun mbaca sughat ta'lik tersebut.
Saya Rudiansyah Al haddad bin Ahmad Amir Al haddad berjanji dengan sesungguh hati bahwa saya akan mempergauli istri saya yang bernama Rani Widya Astuti binti Ahmad Mahmud (mu'asyarah bil ma'ruf) menurut ajaran Islam.
Kepada istri saya tersebut saya menyatakan sighat ta'lik sebagai berikut:
Apabila saya:
Meninggalkan istri saya selama 2 tahun berturut-turut;
Tidak memberi nafkah wajib kepadanya 3 bulan lamanya;
Menyakiti badan atau jasmani istri saya;
Membiarkan (tidak mempedulikan) istri saya selama 6 bulan atau lebih,
Dan karena perbuatan saya tersebut, istri saya tidak ridha dan mengajukan gugatan kepada Pengadilan Agama, maka apabila gugatannya diterima oleh Pengadilan tersebut kemudian istri saya membayar uang sebesar Rp 10 ribu sebagai 'iwadl (pengganti) kepada saya, maka jatuhlah talak saya satu kepadanya.
Kepada Pengadilan Agama saya memberikan kuasa untuk menerima uang 'iwadl (pengganti) tersebut dan menyerahkannya kepada Badan Amil Zakat Nasional setempat untuk keperluan ibadah sosial.
Setelah kak Rudi membaca sighat ta'lik, mereka berdua melakukan sungkeman kepada kedua orang tua mereka dan setelah itu mereka juga menyalami setiap para tetua dan tamu undangan yang berada di dalam ruangan ini.
Pernikahan adalah salah satu tahap kehidupan untuk sepasang manusia.
Dalam islam sendiri, pernikahan atau nikah adalah terkumpul dan menyatu.
Untuk pernikahan yang sah, ada 6 Rukun nikah yang harus dipenuhi yaitu Pengantin laki-laki, Pengantin perempuan, Wali, Dua orang saksi laki-laki, Mahar, Ijab dan kabul (akad nikah).
Setelah sah menikah, ada beberapa sunnah yang dapat dilakukan agar pernikahan menjadi berkah dan yang menikah menjadi keluarga samawa.
Berikut Sunnah Setelah Akad, Berbagai Doa dan Anjuran yang Diajarkan Rasulullah SAW agar Samawa:
Mendoakan Kedua Mempelai
Setelah pengucapan ijab kabul selesai, disunnahkan untuk memberi ucapan selamat kepada kedua pengantin baru dengan ucapan dan sekaligus ini menjadi doa setelah ijab qobul akad nikah.
بَارَكَ اللهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ وَجَمَعَ بَيْكَمُاَ فِيْ خَيْرٍ“
Artinya: “Semoga Allah menganugerahkan barakah kepadamu, semoga Allah juga menganugerahkan barakah atasmu, dan semoga Dia menghimpun kalian berdua dalam kebaikan.” (HR. Abu Dawud, Tirmidzi dan Ibn Majjah).
Shalat Sunnah Dua Rakaat Bersama Istri
Sholat sunnah merupakan hal yang dianjurkan dan pernah dilakukan oleh sahabat pada masa Rasulullah SAW masih hidup.
Tentang hal ini yakni sholat sunnah setelah akad nikah, berikut penjelasan riwayatnya.
Abu Sa’id Maula (budak yang telah dimerdekakan) beliau mengisahkan bahwa semasa masih menjadi budak ia pernah melangsungkan pernikahan. Ia mengundang beberapa sahabat Rasulullah SAW, diantaranya Abdullah bin Mas’ud, Abu Dzar dan Hudzaifah. Abu Sa’id mengatakan mereka pun membimbingku, mengatakan, “Apabila istrimu masuk menemuimu maka shalatlah dua rakaat. Mintalah perlindungan kepada Allah dan berlindunglah kepadanya dari kejelekan istrimu. Setelah itu urusannya terserah engkau dan istrimu.”
Abdullah bin Mas’ud pernah mengatakan kepada seseorang yang baru menikah,
“Kalau istrimu datang menghampirimu, maka perintahkanlah dia shalat dua rakaat di belakangmu” (HR. Abu Bakr bin Abi Syaibah)
Sunnah Meletakkan Tangan atau Memegang Ubun-Ubun Istri
Setelah itu mempelai pria hendaknya meletakkan tangannya pada ubun-ubun istri sambil mendoakaannya. Sebagaimana yang disabdakan oleh Rasulullah Shalallahu’Alaihi wa Sallam berikut ini:
“Apabila salah seorang dari kamu menikahi wanita atau membeli seorang budak maka peganglah ubun-ubunnya lalu bacalah ‘basmalah’ serta doakanlah dengan doa berkah seraya mengucapkan: “Ya Allah, aku memohon kebaikannya dan kebaikan tabiat yang ia bawa. Dan aku berlindung dari kejelekannya dan kejelekan tabiat yang ia bawa“. (HR. Bukhari).
Doa memegang ubun ubun istri setelah akad:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَمِنْ شَرِّ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ
Allahumma inni as-aluka khaira-ha wa khaira ma jabaltaha ‘alaihi wa a-‘udzu bika min syarriha wa min syarri ma jabaltaha ‘alaihi
Artinya: Ya Allah, aku memohon kebaikannya dan kebaikan tabiat yang ia bawa. Dan aku berlindung dari kejelekannya dan kejelekan tabiat yang ia bawa.
Berinteraksi dengan penuh Kelembutan dan Kemesraan
Tentang berlemah lembut setelah akad nikah, berikut kutipan riwayat yang mengambarkan kondisi baginda Rasulullah SAW saat menampilkan kemesraan pada Ummul Mukminin Aisyah Ra.
Asma’ binti Yazid binti As-Sakan ra, ia berkata: “Saya merias Aisyah untuk Rasulullah saw. Setelah itu saya datangi dan saya panggil beliau supaya menghadiahkan sesuatu kepada Aisyah. Beliau pun datang lalu duduk di samping Aisyah. Ketika itu Rasulullah SAW disodori segelas susu. Setelah beliau minum, gelas itu beliau sodorkan kepada Aisyah. Tetapi Aisyah menundukkan kepalanya dan malu-malu.“
Asma binti Yazid berkata: “Aku menegur Aisyah dan berkata kepadanya, ‘Ambillah gelas itu dari tangan Rasulullah SAW.” Akhirnya Aisyah pun meraih gelas itu dan meminum isinya sedikit. (HR. Ahmad).
Berdoa sebelum Jima
Sunnah malam pertama pengantin jika ingin melakukan jima untuk berdoa memohon perlindungan Allah dari godaan syaitan baik untuk diri kedua mempelai maupun perlindungan untuk anak keturunannya kelak.
Adapun doa sebelum berjima adalah sebagai berikut:
بِسْمِ اللَّهِ، اَللَّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا
__ADS_1
Bismillaah. Allaahumma jannibnasy-syaithoona wa jannibisy-syaithoona maa rozaqtanaa.
Artinya: Dengan nama Allah. Ya Allah, jauhkan kami dari setan, dan jauhkan setan untuk mengganggu apa yang Engkau rezekikan kepada kami (HR. Al-Bukhari 6/141 dan Muslim 2/1028 dari sahabat Abdullah bin Abbas radhiyallaahu 'anhu.)
Dalam hadits tersebut disebutkan bahwa seandainya Allah mengkaruniakan anak, maka syaithan tidak akan bisa mencelakakan anak tersebut. Al Qadhi menjelaskan maksudnya adalah syaithan tidak akan bisa merasukinya. Sebagaimana dinukilkan dari Al Minhaj.
“Apabila Allah menakdirkan keduanya untuk mendapatkan anak, maka anak itu tidak akan mendapatkan kemudharatan dari syaithan selamanya.” (HR. Al-Bukhari dan Ashabussunan kecuali An-Nasa’i).
Itulah Sunnah Setelah Akad, Berbagai Doa dan Anjuran yang Diajarkan Rasulullah SAW agar Samawa.
Setelah sungkeman dan bersalaman maka tibalah disesi foto, kak Rani dan kak rudi bergoto bersua denganenunjukkan surat nikah yang mereka pegang masing-masing.
Semua keluarga, sanak saudara, dan oara sahabat pun tak ketinggalan untuk bersesi foto.
Tak lama adzan ashar pun berkumandang, sebelum menikmati santapan yabg telaj dihidangkan para lelaki pergi ke masjid untuk menjalankan sholat ashar berjama'ah dan setelah selesai sholat mereka kembali ke temoat hajatan yaitu di rumah kak Rani untuk menyantap hidangan.
"Wah keren kak rudi sekali ucap tanpa mengulang." celetuk Emma.
"Iya Rud hebat kau." ucap bang ridho.
"Padahal Rud, alu sudah nyiapin air seber tadi." ucap bang erwan.
"Buat apa bang, air seember?" tanya Mimi.
"Buat nyiram Rudi kalau sampai tiga kali gagal jawab ijab." ucap bang Idho menimpali.
"Iya untung selamat Lo Rud hahaa." ucap kak Arfan.
Sehanis menyantap santapan yang disediakan rombongan dari kak rudi pun undur diri.
"Mojon maaf sebelumnya besan, berhubung hqri sudah sore kami sekeluarga izin undur diri." ucap paman dari kak Rudi.
"oh baik lah besan, kami sekeluarga mohin maaf pabila penyambutan dan sajian yang kami hidangkan kurang berkenan di keluarga besan." jawab dari paman kak Rani.
"Alhamdulillah besan, kami merasa tersanjubg akan penyambutan dan sajian darintuan rumah, kami sekeluarga mengucapkan terimakasih." ucap paman kak Rudi dengan diiringi bersalaman dan pelukan.
"Wah kalau begitu kami sekeluarga juga mengycaokan terimakasih." jawab salah satuboaman kak Rani dengan menerima salaman dan membalas pelukan.
"Mari besan kami pamit, assalamualaikum." Ucap babah
"Waalaikum salam." jawab tuan rumah.
"Ayo Rud, pulang dulu." ajak umma.
"Hmm ekang rudi tidak tinggal disini umma?" tanya Kak Siska.
"Belum nak Siska, Rudi harus ikut dengan kota dulu." jawab umma.
Kak syahril dan yang lain hanya senyum-senyum penuh arti.
"Tahan ya bro." ucap Kak Arfan.
"Si*alan Lo." jawab kaka Rudi.
"Hahahhaa" semua menertawain kak Rudi.
"Yaudah yank, aki pulang dulu ya." pit kak Rudi kepada kak Rani.
"Iya hati-hati." jawab kak Rani dengan menyalami tangan kak Rudi dan kak mencium kening kal Rani.
"Ehem, mentang-mentang sudah halal ndak tau tempat lagi." sindir bang Idho.
"Makanya buruan halalalin Jeni Dho." ejek kak Syahril.
"Gaya mu Riil, Riil.jawab bang Idho.
"Yaudah Rani kami pamit, assalamualaikum." ucap bamg idjo dan yang lain.
"Waalaikum salam." jawab kak Rani dan yang lain.
Rombongan kak Rudi pun pulang kerumah kak Rudi dengan di bekali rantang dan berbagai bingkisan kue basah dari pihak kak Rani.
...****...
Alhamdulillah Dokter Jantungku Update. maaf jika lama Uo nya karena HP authore yang biasa buat nulis lagi rusak.
Jangan lupa terus beri dukungannya dengan cara tubggalkan jejak kalian ya
FAVORITE
VOTE
RATE
LIKE
KOMEN
TERIMAKASIH
__ADS_1