
Sepertinya Allah mendengarkan do'a Mimi sebelum dia tertidur, Mimi terbangun di jam setengah dua dini hari. Mimi terbangun seperti ada yang membangunkannya, seperti ada yang memanggil namanya serta menarik kakinya. (ada yang pernah mengalami seperti ini?)
"Disaat Mimi membuka matanya, Mimi melihat tidak ada orang dikamar ini, bahkan pintu pun masih tertutup lalu siapa yang membangunkannya. Mimi hanya menggidikkan bahunya dan Mimi segera beranjak dari kasurnya untuk keluar kamar.
Mimi berjalan ke arah kamarnya dan melihat ketiga sahabatnya, mereka bertiga masih tertidur pulas, Mimi pun kembali menutup pintu kamar seraya berjalan ke arah dapur menuju kamar mandi. Sebelum itu Mimi minum air putih segelas baru masuk kedalam kamar mandi. Setelah membuang air kecil Mimi pun segera berwudhu.
Mimi teringat akan mamaknya yang sering melaksanakan sholat Sunnah tasbih, Mimi juga pernah mellasanakn itu di kala SMA dahulu dan saat dia belum mendapatkan izin buat merantau.
Mimi pun melaksanakan sholat tasbihnya, sebelum mengenakan mukena Mimk terus me!baca auat kursi hingga mukena telah selesai terpasang, baru dia melfadzkan niat sholat tasbih.
Dikamar sebelah, Muthia terbangun dilihatnya disamping nya kosong, dilihat ke bawah ada dua sahabatnya Selfia dan Irma, dilihatnya jam sudah jam dua dini hari.
"Kemana Mimi?" Gumamnya.
Muthia beranjak dari kasur dan keluar kamar, paling utama di ceknya adalah pintu karena semalam dia tidak menguncinya sesuai pesan Mimi sebelum mereka tertidur.
"Hmmm, pintu sudah terkunci. Apa Mimi sudah pulang? terus dimana dia?." tanya nya pada diri sendiri.
Karena dini hari,Muthia pun berjalan menuju dapur untuk minum karena dia merasa haus dan setelah itu dia melamar !Andi untuk buang hajat kecilnya dan taknluoa pula dia berwudhu karena sayang bila telah terbangun tidak melaksanakan dua rakaat di malam hari.
Setelah dia berwudhu dia kembali masuk dan menuju kamar Mimi, tanpa sengaja dia melihat ke arah kamar satunya yang pintunha sedikit renggang, Muthia penasaran apakah Mimi ada di kamar itu maka dia pun membuka pintu tersebut.Dilihat nya Mimi sedang bersujud.
"Ohh sholat rupanya." ucap Muthia dan dia pun melanjutkan jalannya menuju kamar Mimi dan diapun melaksanakan sholat tahajudnya.
Sehabis sholat tahajud, Muthia keluar lagi dan melihat Mimi namun lagi-lagi disaat dia melihat Mimi, Mimi sedang bersujud.
"Emm mungkin dia sholat istikharah juga atau shokat tahajud lebih dari dua rakaat." ucap Muthia pada dirinya sendiri. akhirnya Muthia kembali ke dapur untuk minum sebelum dia kembali ke kamar.
Saat selesai minum dia melihat lagi ke kamar sebelah, dilihatnya Mimi tengah duduk diantara dua sujud nya. Setelah itu dia kembali ke kamar Mimi dan melanjutkan tidurnya.
Sedangkan Mimk setelah selesai sholat tasbih nya Mimi melanjutkan ke sholat tahajud dan setelah itu sholat istikharah.
Bagi Mimi jika bisa dilaksanakan dan ada waktunya mengapa tidak. Mala dari itu malam Jum'at ini dia melaksanakan 3 sholat Sunnah.
Selesai semua shokat simbahnya Mimi membaca surah Yasin 41kali ya, dan setelah itu tak lupa dia panjatkan do'a nya.
Dalam do'a nya Mimi meminta ketenangan hatinya dan meminta bantuan kepada Allah SWT, jawaban apa yang harus dia jawab kepada keluarga sang kekasih.
Dilihatnya jam baru jam 2.45, Mata Mimi pun mengantuk dan dia pun kembali merebahkan tubuhnya di atas kasur sambil memeluk pakaian sang kekasih.
"Bantu Mimi cari jawaban buatnkebaiakn semua orang kak," ucap Mimi pada baju sang kekasih,
"Ya Rabb beri hamba petinjukmu, beri hamba jawaban yang terbaik dari segala terbaik. Ada dua keluarga yang harus hamba pertimbangkan, apa pun jawaban yang kau berikan hamba mencoba untuk ikhlas." doa Mimi kepada sang Khaliq sebelum dia menutup matanya mengarungi samudra mimpi.
Mimi terbangun dengan nafas ngos-ngosan, mimpi yah mimpinyang acap kali hadir di setiap tidurnya. Dilihatnya jam maaih jam 4.15, Mimi mengatur nafasnya setelah sedikit baraturan Mimi beranjak dari kasurnya dan keluar menuju dapur untuk minum setelah itu Mimi langsung masuk kedalam kamar mandi untuk mandi, dan tak lama suara adzan subuh pun berkumandang. Selesai mandi, Mimi pun langsung mengambil wudhu
Mimi masuk ke dalam kamar kak Syahril dan Mimi memakai pakaiannya setelah itu memakai mukenanya dan Mimi pun segera melaksanakan sholat subunya.
Begitu pula Muthia yang juga terbangun saat adzan subuh berkumandang namun dia tak langsung beranjak dari kasurnya.
"Hmm kok Mimi tidak balik ke kamar ya?" Gumamnya.
"Apa iya dia semalaman shokat sunnah.? ucapnya sembari melangkah keluar dan saat Samali di pintu kamar sebelah Muthia melihat pintu tertutup rapat.
"Apa Mimi tidur dikamar ini?" tanya nya pada diri sendiri.
"Yaudah lah mungkin dia rindu sama kak Syahril sangking rindunya dia tidur di kasur sang kekasih hehee." ucap Muthia dengan opininya sendiri.
Muthia pun melanjutkan langkahnya, dia langsung mandi dan setelah itu baru dirinya berwudhu.
Saat dia mandi Selfia dan Irma sudah !menunggunya didepan pintu kamar mandi.
Saat Muthia keluar dia terkejut melihat dua anaknya!manusia yang sedang menunggunya.
"Ckk lama amat berwudhu." ucap Selfia yang langsung nyelonong masuk.
"Fi, jangan lama-lama mandinya." sahut Irma.
"Aku nnpggak mandi Ir, cuma buang air kecil sama wudhu aja." sahut Selfia dari dalam kamar mandi.
Muthia yang sudah berwudhu kembali berjalan menuju kamar, Muthia menyempatkan diri untuk !melihat ke arah kamar kak Syahril karena penasaran dia pun membuka sedikit kamar itu dilihatnya Mimi sedang sholat.
Setelah itu dia pun langsung masuk kedalam kamar untuk berpakaian dan segera pula dia memasang mukenanya untuk melaksanakan shokat subuh.
Tak lama Selfia pun masuk dan segera memakai mukenanya dan membentang kan sajada di samping Muthia, diapun melaksanakan sholat subunya.
Muthia yang telah selesai sholat, langsung beranjak menuju dapur. Niat hati akan membantu Mimi membuat sarapan namun sebelum itu dia melihat laginke kamar sebelah dilihatnya Mimi sedang bersujud tali kali ini sedikit la!!a dia berdiri di pintu.
__ADS_1
Lama dia menunggu Mimi tak juga beranjak dari wujudnya dan itu membuat dirinya khawatir, Muthia langsung mendekati Mimi dan mengguncang tubuh Mimk sambil memanggil Mimi.
"Mi, Mimi..kamu kenapa.'' ucap nya dengan terus mengguncang tubuh Mimi yang sedang sujud.
Fia yang juga baru keluar mendengar Muthia memanggil Mimk diapun ikut masuk dan bertanya kepada Muthia.
"Kenapa Muth, ada apa dengan Mimi? Tanya Selfia.
"Nggak tau, Mimi sujud dari tadi nggak bangun-bangun hiks." ucap Muthia dengan terisak.
"Selfia yang mendengar itu pun langsung memamnggil Mimi dan memeluk Mimi yang sedang sujud.
Irma yang !mendengar itupun dengan segera menyelesaikan sholat nya dan setelah itu dia berlari dengan mukena yang !asih terpasang.
"Ada apa?" tanya Irma
"Mimi.." ucap Muthia.
"Ada apa dengan Mimi?" tanya Irma yang juga ikut cemas.
"Dari tadi dia sujud nggak bangun-bangun." ucap Muthia.
"Ya Allah, Mimi...hiks hiks." Irma pun ikut memeluk Mimi yang sedang bersujud.
Mimi yang sedang sujud syukur dan telah menyelesaikan bacaan sujud nya dia ingin kembali duduk namun berat akibat ketiga sahabat yang memeuluknya.
Mimk berusaha untuk duduk kembali stelah ada celah dia segera duduk. Dilihatnya patpra sahabat telah menangis saling berpelukan.
Mimi heran kenapa mereka menangis, entah saling khusyuk nya atau apa Mimi tidak tau apa yang dilakukan sahabatnya.
"Ehem. kalian sedang apa?" tanya Mimi sontak mereka pun melihat ke arah Mimi dan kembali memeluk Mimi.
"Ada apa sih?" tanya Mimi yang belum mengerti
"Kamu kenapa sih lama amat sujud nya?" tanya Muthia.
"Iya Mi, kita kira kamu emmm.." Selfia tak ingin melanjutkan apa yang dia kira.
"Apa? kalian kira Mimi mati gitu!! ckk kalian ini.. awas gerah." ucap Mimi dan langsung berdiri membuka mukena nya dan membereskan alat sholatnya.
"Mimi baik-baik aja kan?" tanya Irma.
"Astaghfirullah, apa-apaan sih kalian, Mimi masih sehat walafiat. Udah yok keluar, kita buat sarapan apa nih dingin-dingin gini." ucap Mimi dan mengajak mereka keluar kamar.
"Hmm deras juga hujannya." ucap Selfia.
"Iya." ucap Muthia.
"Enaknya mah yang berkuah dan pedas Mi.." ucap Irma.
"Hmm jadi sarapan kita kali ini mi rebus aja ya." ucap Mimi.
"Ide yang bagus, ayo kita buat." seru Selfia dan mereka pun membuat mie rebus bersama-sama.
Mereka membuat mie rebus dengan telur rebus yang dinpisah bapegitu pula dengan cabe nya, setelah selesai mereka menyajikan mie rebus ala mereka.
Mereka makannmie di depan TV, Mimi buka tirai gordennya, terlihat celas celos petir dibluar dengan hujan yang lebar.
"Huh bakal awet nih hujannya." ucap Mimi.
"Iya kayaknya." ucap Irma.
"Yaidahlahnkkta makan dulu." ucap mereka.
Seperti biasanya mimi meracionmie rebusnya dengan memberi kecap, saos,dan cabe.. Kala dia mengaduinmiminyerlenang di masa-masa kebersamaannya dengan sang kekasih.
"Hmmmm huuuh." Mimi menghelakan nafasnya dan ketiga sahabat melihatnya.
"Mi, kamu baik-baik aja kan?" tanya Selfia.
"Hmm.." jawab Mimk dengan mengendorkan mie nya saatnakan masuk kedalam mulut, seakan susah buat Mimi kunyah. Seperti beban berat yang mengganjalnya.
Mimk lagi-lagi menghelakan nafas dan memejamkan matanyanuntuk menetralisir perasaan nya saat ini.
"Mi kalaunada beban lebih baik di ceritakan insyaallah kami akaan mendengarkan, kalau bisa kami bantu maka kami akan bantu." ujar Muthia.
"Oh ya Mimk semalam pulang jam berapa?" tanya Muthia lagi.
__ADS_1
"Jam 10.30." jawab Mimi.
"Kok Mimi nggak ada di kamar, tengah malam Tia bangun Mimk nggak ada di kasur." ucap Muthia dan yang lain pun terkejut mendengar Mimi tidak tidur sekamar.
"Mimk di kamar sebelah sholat." jawab Mimi memberi alasan ketika Muthia bilang dia terbangun di tengah malam.
"Emm iya sih Tia juga lihat Mimi lagi sujud, tapi ketika Tia selesai sholat tianlihat Mimi lagi masih sujud, makanya tadi Tia khawatir ketika Mimi sujud lama banget tadi." ucap Muthia.
"Mimi sholat apa sih semalam.?" tanyanya.
"Ooo, kalau tadi Mimk lagi sujud syukur karena Mimi bersyukur masih di beri kehidupan hingga kini, nah kalo semalam itu Mimi sholat tasbih,." terang Mimi.
"Sholat tasbih?" tanya Irma dan Selfia.
"Iya." Jawab Mimi
"Oh pantesan sujudnya lama." ucap Muthia.
"Heheee, iya Muth." jawab Mimi.
"Tadi itu Mimi dengerin kok Muthia panggil cuma kan Mimk lagi baca tasbih di sujud syukur Mimi tadi." ucap Mimk lagi.
"Emang penting ya Mi sujud syukur itu?" tanya Selfia.
"Sujud, menjadi salah satu cara kita untuk bisa selalu merasa lebih dekat dengan Allah Swt Fi. Bahkan, berdoa saat sujud juga menjadi momen mustajabnya doa. Selain itu, sujud juga bukan hanya ada di dalam shalat. Ada pula orang yang melakukan sujud di luar atau seusai shalat. Bahkan, ketika selesai berdoa usai shalat, ada yang melakukan sujud." terang Mimi.
"Dari Abu Hurairah r.a., Rasulullah saw. bersabda,
أَقْرَبُ مَا يَكُونُ العَبْدُ مِنْ رَبِّهِ وَهُوَ سَاجِدٌ ، فَأَكْثِرُوا الدُّعَاءَ
“Keadaan seorang hamba paling dekat dengan Rabbnya adalah ketika ia sedang bersujud, maka perbanyaklah berdoa saat itu.” (HR. Muslim)
Lalu, disebut apa sebenarnya sujud setelah shalat? Apakah Rasulullah saw. mencontohkannya? Padahal, dalam Islam terdapat empat jenis sujud." imbuh mimi
Ada beberapa Jenis Sujud dalam Islam
Sujud saat shalat, sujud yang ini adalah yang sering kita lakukan karena berada dalam gerakan shalat. Yakni gerakan yang dilakukan setelah ruku’ dan I’tidal. Sebagaimana Al-Qur’an menyebutkan,
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا ارْكَعُوا وَاسْجُدُوا وَاعْبُدُوا رَبَّكُمْ وَافْعَلُوا الْخَيْرَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
“Hai orang-orang yang beriman, ruku'lah kamu, sujudlah kamu, sembahlah Tuhanmu dan perbuatlah kebajikan, supaya kamu mendapat kemenangan.” (QS. Al-Hajj: 77)
Dalam tafsir Jalalayn menyebutkan bahwa ruku’ dan sujud yang dilakukan merupakan gerakan-gerakan yang ada dalam shalat.
Sujud syahwi, merupakan sujud yang dilakukan sebanyak dua kali (rakaat) sebelum salam dan sesudah membaca tahiyat akhir. Sujud ini merupakan sujud yang dilakukan ketika seseorang lupa atau merasa ragu atas gerakan shalatnya. Baik itu kelebihan rakaat atau kekurangan rakaat. Sehingga tidak perlu mengulang gerakan shalat secara penuh.
Rasulullah saw. bersabda,
“Apabila salah seorang dari kalian ragu dalam shalatnya, dan tidak mengetahui berapa rakaat dia shalat, tiga ataukah empat rakaat maka buanglah keraguan, dan ambilah yang yakin. Kemudian sujudlah dua kali sebelum salam. Jika ternyata dia shalat lima rakaat, maka sujudnya telah menggenapkan shalatnya. Lalu jika ternyata shalatnya memang empat rakaat, maka sujudnya itu adalah sebagai penghinaan bagi setan.” (HR. Muslim).
Sujud tilawah, merupakan sujud yang dilakukan ketika membaca atau mendengar ayat sajdah (ayat yang di dalamnya terdapat perintah untuk bersujud). Dalam Al-Qur’an terdapat 15 ayat sajdah, yakni Al-A'raf,Ar-Ra'd, An-Nahl, Al-Isra', Maryam, Al-Furqan, An-Naml, As-Sajdah,Sad,Fussilat, An-Najm, Al-Insyiqaq, Al-'Alaq serta surah Al-Hajj yang memiliki dua ayat sajdah.
Sujud syukur, adalah sujud yang dilakukan sebagai ucapan syukur. Serta dapat dilakukan kapan saja, sesaat setelah mendapat syukur. Dalam sujud syukur, seseorang dapat membaca bacaan tasbih, tahmid, dan tahlil." terang Mimi lagi.
"Nah waktu Muthia pangil tadi Mimi sedang membaca tasbih, tahmid dan tahlil." ucap mimi
"Emmm terusndisebutnaoakahnsujud setelah sholat Mi?" tanya Selfia.
"Yang perlu dipahami kembali saat akan melakukan atau melihat seseorang yang melakukan sujud setelah shalat, termasuk empat dari sujud di atas seperti yang mimimjlaakan tadi atau tidak Fi. Bila tidak termasuk dari keempatnya sujud yang telah disebutkan di atas, maka jelas apa yang dilakukannya tidak ada dalam ajaran Rasulullah saw.
Bahkan, sebagian besar ulama berpendapat bahwa haram hukumnya melakukan sujud meski bertujuan ingin mendekatkan diri kepada Allah Swt. namun tidak mengikuti apa yang telah dicontohkan oleh Rasulullah saw.
Imam Nawawi juga menjelaskan dalam Majmu’ milik beliau bahwa sujud usai shalat dengan alasan ingin mendekatkan diri kepada Allah adalah haram karena termasuk bid’ah. Sebagaimana Rasulullah saw. mengajarkan agar tidak bersujud terhadap atau untuk siapapun tanpa alasan,
لَوْ كُنْتُ آمِرًا أَحَدًا أَنْ يَسْجُدَ لِأَحَدٍ، لَأَمَرْتُ الْمَرْأَةَ أَنْ تَسْجُدَ لِزَوْجِهَا
“Seandainya aku boleh menyuruh seorang manusia untuk bersujud kepada manusia lainnya, niscaya akan aku suruh seorang wanita untuk bersujud kepada suaminya.” (HR. Tirmidzi)" Mimi menjelaskan semua kepada Selfia.
"Oh gitu terus, sholat tasbih itu apa Mi?" tanya Selfia lagi.
"Sholat Tasbih adalah sholat yang di dalam ruku' dan sujudnya ada tambahan beberapa bacaan Fi, Sholat Tasbih merupakan sholat yang sebagaimana diajarkan oleh Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam kepada pamannya, Sayyidina Abbas ibn Abdul Muthalib." jawab Mimi.
"Terus kenapa disebut dengan sholat tasbih?" tanya Selfia yang ingin tau karena keluarga besarnya sebagian besar non muslim.
"Emmm, enatr deh Mimk jelasin, kita sarapan dulu mumpung masih hangat kalau dah dingin nggak enak." jawab Mimi dan Selfia pun mengangguk. Mereka pun menikmati mie rebus yang hangat di tengah derasnya hujan.
tbc.
__ADS_1