DOKTER JANTUNGKU

DOKTER JANTUNGKU
chapter 30 Minggu Ceria


__ADS_3

***Hati-hati melintas jalanan


Ikuti lorong pejalan kaki


Selamat pagi kawan-kawan


Dokter jantungku update lagi


Burung pipit kicaunya merdu


Hinggap di ranting indah terlihat


Ayo semua baca Dokter jantungku


Segera beri dukungannya biar semangat.


Anak sekolah rambutnya poni


Lucu dan licah berlari-lari


Sungguh indah pagi ini


ayo kita mulai baca lagi..


*****


Sehabis dari tempat wisata Jambi Paradise kami semua menuju ke rumah makan untuk mengisi amunisi agar semangat untuk berjelajah kembali.


Tak hentinya kami semua bercanda di dalam mobil dan bercerita wahana apa saja yang kami kunjungi dan kami mainkan.


Kami dalam mobil tertawa terbahak mendengar cerita kak Ryan kalau kak Erwan menaiki wahana balon yang seharusnya maju kedepan dia malah mundur karena tidak seimbang kakinya yang seharusnya melaju malah berbalik ke belakang.


Tak lama dalam perjalanan kami pun sampe ke rumah makan masakan padang yang kami tuju, begitu rame pengunjung dirumah makan ini sehingga tempat parkirnya penuh.


Berkeliling mencari akhirnya ada pengunjung yang keluar dan kami masuk ke area parkirnya.


Kami semua turun dan segera menuju ke rumah makan serta mencari meja yang kosong, beruntungnya ada meja panjang satu yang kosong namun di ruangan private jadi pas buat kami semua.


Kami pun memanggil pelayannya dan memesan minuman dan dengan sigap para pelayan lain langsung mengambil semua makanan dengan ala urang minang yang di tata rapi di tangannya, sangat amat menakjubkan dan mereka langsung menyusunnya di atas meja.




Di rumah makan ini juga langsung menyediakan menu tambahan seperti teh hijau angat, puding dan potongan buah.


Setelah di susun kami semua ambil menu sesuai dengan yang akan kami inginkan dan menyantapnya, ntah karena banyaknya personil atau emang dah kelaparan semua yang di meja ludes bahkan ada yang tambah.


Selesai makan kami tak langsung berdiri tapi kami masih menyantap potongan buah dan pudingnya serta minuman yang kami pesan abis tak tersisa.


"Eh kemana kita lagi," tanya kak Rudi kepada kami semua.


"Bagaimana kalau kita ke candi muaro jambi langsung lagi musim durian juga mana tau nanti dapat murah disana." sahut kak Ryan dan kamipun menyetujuinya.


Kak Syahril memanggil pelayan untuk menghitung semua makanan kami. Setelah di hitung semua dan di bayar kamipun keluar dan akan melanjutkan petualangan selanjutnya.


Kali ini kami lewat arah jalan lain yang langsung menuju ke daerah Muaro Jambi dengan lewat jembatan Aur Duri 2.


__ADS_1



Jembatan ini juga terbentang membentangi sungai Batanghari. Dari jembatan ini kami membutuhkan waktu kurang lebih 40 menit untuk sampai ke tempat wisata candi Muaro Jambi.


"Alhamdulillah akhirnya sampai juga" ucapku.. dan kami semua menuju tempat parkir dan turun dari mobil dan menuju ke gerbang candi nya dan membeli tiket masuk.



Candi Muaro Jambi adalah sebuah kompleks percandian agama Hindu-Buddha


terluas di asia tenggara, dengan luas 3981 hektar. yang kemungkinan besar merupakan peninggalan Kerajaan Sriwijaya dan Kerajaan Melayu.


Kompleks percandian ini terletak di Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi, Jambi, Indonesia, tepatnya di tepi Batang Hari, sekitar 26 kilometer arah timur Kota Jambi.


Koordinat Selatan 01* 28'3" Timur 103* 40'04". Candi tersebut diperkirakakan berasal dari abad ke- 7 - 12 M.


Candi Muara Jambi merupakan kompleks candi yang terbesar dan yang paling terawat di pulau Sumatra, dan sejak tahun 2009 Kompleks Candi Muaro Jambi telah dicalonkan ke UNESCO untuk menjadi Situs Warisan Dunia.


Di kompleks percandian ini ada sejarah yang banyak bisa kita ulas Sejarahnya.


Candi ini memiliki luas sekitar 12 km persegi dengan panjang lebih dari 7 km serta luas nya mencapai 260 hektar.


 Kompleks Percandian Muaro Jambi secara total berisi 61 bangunan candi yang sebagian besar masih berupa gundukan tanah (menapo) yang belum digali (diokopasi). 


Kompleks Percandian Muaro Jambi pertama kali ditemukan pada tahun 1824 masehi oleh seorang letnan Inggris yang bernama S.C Crooke yang tengah melakukan pemetaan di daerah aliran sungai untuk kepentingan militer.


Baru pada tahun 1975, Pemerintah Indonesia melakukan pemugaran yang lebih serius. Berdasarkan pada aksara jawa kuno yang ditemukan pada beberapa lempeng bangunan candi yang ditemukan, Pakar Epigrafi Boechari menyimpulkan bahwa kompleks candi ini peninggalan dari sekitar abad ke-9 hingga 12 masehi.


Proyek pemugaran di mulai pada tahun 1975 hingga tahun 1988 di pimpin oleh seorang akeolog yang pernah memimpin pemugaran candi Bodorobudur Di jawa tengah, beliau adalah R. Soekmono.


Di situs ini baru sembilan bangunan yang telah dipugar, dan kesemuanya adalah bercorak Buddhisme.


Diantara candi tersebut, ada beberapa candi yang menarik untuk dikunjunggi salah satu nya yakni candi Tinggi.


Candi Tinggi merupakan candi yang akan ditemui pertama kali oleh wisatawan ketika memasuki area kompleks candi. Di candi Tinggi ini wisatawan bisa naik sampai ke puncak melalui tangga.




Selain itu ada candi Gumpung yang juga cukup terkenal, karena letak nya di atas lapangan yang luas. Candi Gumpung merupakan candi terbesar kedua setelah candi Kedaton di kompleks Candi Muaro Jambi ini. selain dapat menyaksikan kemegahan candi, di kompleks candi Gumpung ini juga terdapat sebuah telaga, yang berdasarkan informasi bahwa telaga tersebut merupakan tempat pemandian para raja zaman dahulu.



CANDI GUMPUNG



CANDI KEDATON



CANDI GEDONG 1


Kelompok bangunan Candi Gedong, yang disebut sebagai Candi Gedong I dan Candi Gedong II. Kelompok bangunan itu ada di sebelah utara jalan setapak yang menghubungkan Candi Gumpung dan Candi Kedaton.


Bangunan Candi Gedong I dikelilingi tembok pagar keliling dengan ukuran 65 x 85 meter.


__ADS_1


Di sini disediakan sewa sepeda buat para pengunjung jika ingin ber keliling-keliling seputaran jambi,


tak hanya di perkomplekan candi yang terdapat peninggalan candi-candi di sekitar pemukiman warga juga telah ditemukan candi-candi lainnya.


Di Muaro jambi ini juga banyak tempat wisata lainnya yang sangat menakjubkan dan memanjakan para wisatawan.


Wisata Alam Dan Budaya Sunge Simpur



Lubuk Penyengat




Candi Koto Mahligai



Wisata ala Pematang Pulai Muarojambi



UMO TELUK





Setelah puas dengan mengelilingi tempat wisata nya dan suara adzan ashar pun berkumandang, kamipun menuju masjid yang terletak disana dan menunaikan sholat.


Setelah sholat telah ditunaikan dan sebelum pulang kami menuju tempat yang menjual durian.


Kami memilih-milih durian dan stelah dapat kami langsung kupas dan makan disana, dan tak lupa pula kami beli untuk buah tangan saat pulang nanti




Jalan-jalan makan durian


Durian tembaga manis rasanya


Bab kita kali ini cukup sekian


Kita kan lanjut di waktu lainnya.


JANGAN LUPA DUKUNGAN DAN JEJAK KALAIN YAA


VOTE


LIKE


RATE


KOMEN

__ADS_1


__ADS_2