DOKTER JANTUNGKU

DOKTER JANTUNGKU
243 ke taman baru mengisahkan cerita


__ADS_3

Seperti kutipan sebuah lagu bahasa dunia ini adalah panggung sandiwara. Semua sudah diberi skenario nya masing-masing oleh sang maha pencipta.


Baik buruk nya seseorang telah tertulis di lauhul Mahfuz nya allah. Di mata Allah SWT kita semua sama tidak ada yang namanya kaya dan miskin atau apapun itu.


Sebagaimana Allah SWT berpesan pada pelbagai ayat tentang hakikat, kedudukan, dan sifat dunia yang memiliki nilai rendah, hina, dan bersifat fana. Dalam surat Faathir ayat 5, Allah menekankan bahwa janji-Nya adalah benar. Dan, setiap manusia janganlah sekali-kali teperdaya dengan kehidupan dunia dan tertipu oleh pekerjaan setan.


Di ayat lain dalam surat Al-Hadid ayat 20, Allah berfirman: 


ٱعْلَمُوٓا۟ أَنَّمَا ٱلْحَيَوٰةُ ٱلدُّنْيَا لَعِبٌ وَلَهْوٌ وَزِينَةٌ وَتَفَاخُرٌۢ بَيْنَكُمْ وَتَكَاثُرٌ فِى ٱلْأَمْوَٰلِ وَٱلْأَوْلَٰدِ كَمَثَلِ غَيْثٍ أَعْجَبَ ٱلْكُفَّارَ نَبَاتُهُۥ ثُمَّ يَهِيجُ فَتَرَىٰهُ مُصْفَرًّا ثُمَّ يَكُونُ حُطَٰمًا وَفِى ٱلْاَخِرَةِ عَذَابٌ شَدِيدٌ وَمَغْفِرَةٌ مِّنَ الـلَّـهِ وَرِضْوَٰنٌ وَمَا ٱلْحَيَوٰةُ ٱلدُّنْيَآ إِلَّا مَتَٰعُ ٱلْغُرُورِ


''Ketahuilah bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan, dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-bangga tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani, kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu."


وَٱضْرِبْ لَهُم مَّثَلَ ٱلْحَيَوٰةِ ٱلدُّنْيَا كَمَآءٍ أَنزَلْنَٰهُ مِنَ ٱلسَّمَآءِ فَٱخْتَلَطَ بِهِۦ نَبَاتُ ٱلْأَرْضِ فَأَصْبَحَ هَشِيمًا تَذْرُوهُ ٱلرِّيَٰحُ ۗ وَكَانَ ٱللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ مُّقْتَدِرً


''Dan berilah perumpamaan kepada mereka (manusia), kehidupan dunia adalah sebagai air hujan yang Kami turunkan dari langit, maka menjadi subur karenanya tumbuh-tumbuhan di muka bumi, kemudian tumbuh-tumbuhan itu menjadi kering yang diterbangkan oleh angin. Dan adalah Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.'' (QS Al-Kahfi: 45)


Semenjak Simbah memberinya yang secara tidak langsung merupakan peringatan ataupun nasihat untuknya, Syahril terus memikirkan ucapan-ucapan yang dilontarkan oleh Simbah.


"Sabar." gumam Syahril, sabar yang bagaimana lagi yang harus dia lakukan itulah yang dipikirkannya . Syahril terus merenungi dan mencernanya.


Syahril membuka ponselnya dan mencari tau apa yang menjadi keresahannya saat ini. Di bukanya Mbah googel diapun menemukan hadist-hadist yang berkaitan dengan perasaanya saat ini. Dia !membacanya serta meresapi setiap perkataan itu


"Ali bin Abi Thalib berkata "Kesabaran itu ada dua macam: sabar atas sesuatu yang tidak kau ingin dan sabar menahan diri dari sesuatu yang kau ingini." Syahril membaca hal kesabaran dan ini seperti teka teki nya sama halnya yang diucapkan Simbah.


"Ya Allah apa yang diucapkan Ali bin Abi Tholib ada pada diriku. sabar yang bagaimana yang harus aku jalani." Gumamnya dalam hati.nSetelahnitu Syahril melanjutkan membacanya.


" Kehidupan itu cuma dua hari. Satu hari berpihak kepadamu dan satu hari melawanmu. Maka pada saat ia berpihak kepadamu, jangan bangga dan gegabah dan pada saat ia melawanmu bersabarlah. Karena keduanya adalah ujian bagimu." - Ali bin Abi Thalib.


"Ya allah," syahrilnterus menyebut nama Rabb nya. Dalam pemikirannya "Apakah Mimi akan memutuskan untuk tidakmenerima ajakan Rabb." ucapnya lagi.


" Ketahuilah bahwa rasa syukur merupakan tingkatan tertinggi, dan ini lebih tinggi daripada kesabaran, ketakutan (khauf), dan keterpisahan dari dunia (zuhud)." - Imam al-Ghazali.


"Astaghfirullah, apa hamba kurang bersyukur pada mu ya Allah.' ucap Syahril dalam hati.


setiap bait yang dia baca dia merasa apa yang di riwayatkan itu hampir sama dengan apa yang dikatakan Simbah padanya namun hanya beda salam penyampaian nya.


"Tidaklah ada dari manusia melainkan: diuji dengan keselamatan agar diketahui bagaimana syukurnya, atau diuji dengan sebuah bencana agar diketahui bagaimana sabarnya." - Ibnu Qayyim


"Maka sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan." (QS Al Insyirah 5)


"Dunia ini ibarat bayangan. Kalau kau berusaha menangkapnya, ia akan lari. Tapi kalau kau membelakanginya, ia tak punya pilihan selain mengikutimu." (Ibnu Qayyim Al Jauziyyah)


"Janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah selalu bersama kita." (QS At Taubah 40)


"Orang yang terkaya adalah orang yang menerima pembagian (taqdir) dari Allah dengan senang hati." (Ali bin Husein)


"Ketahuilah bahwa kemenangan bersama kesabaran, kelapangan bersama kesempitan, dan kesulitan bersama kemudahan." (HR Tirmidzi)


"Janganlah engkau berduka atas apa yang telah terjadi, karena tidak ada apapun di dunia ini yang abadi." (Imam Syafi'i)


"Wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik pula." (QS An Nuur 26)


"Cinta bukan melemahkan hati, bukan membawa putus asa, bukan menimbulkan tangis sedu sedan. Tetapi cinta menghidupkan pengharapan, menguatkan hati dalam perjuangan menempuh onak dan duri penghidupan." (Buya Hamka)


"Aku mencintaimu karena agama yang ada padamu. Jika kau hilangkan agama dalam dirimu, maka hilanglah cintaku padamu." (Imam An Nawawi)


Syahril terus membacanya dan meresapinya, apa yang ada dalam hadist tersebut buka hanya sebuah kiasan semata tetapi sangat bermakna bagi kehidupan.


"Tidak ada solusi yang lebih baik bagi dua insan yang saling mencintai dibanding pernikahan." (HR. Ibnu Majah) "Ya Allah ini yang aku inginkan, per!usahakanlah ya Rabb." Gumamnya.


Hari-hari dilaluinya dengan berpikir ucapan-ucapan dari Simbah dan dia juga harus mempersiapkan dirinya apanpun yang terjadi kedepannya.


Hari ini Mimi mengantar kue pesanannya bersama ketiga bodyguardnya siapa lagi kalau bukan Syahril dan kedua sepupunya.


Sahabat-sahabatnya Mimi hari ini semuanya pada puoang kampung karena nilai-nilai ujian mereka semua tidak ada yang cacat atau harus diperbaiki lagi. Begitu pula dengan mikinyang berencana akan pulang juga bersama Syahril.


Yah walau tak tau jawaban apa, Mimi mengikuti rasa ketidak enakan hatinya saja, akhirnya miminoun menyetujui untuk pulang dan setuju untuk menikah walau hatinya masih ada keraguan.


Syahril pun sangat senang hatinya mendengar Mimi mau menerima rencananya, tetapi hatinya juga ada terbesit keraguan karena dia belum menceritakan perihal yang sebenarnya pada Mimi.


Sepulang dari mengantar kue, Irsyad mengajak mereka ke taman yang baru di buka di kota ini.


"Emm bang, kita ke taman dulu yok," ucap Irsyad.


"Malas ah dek." jawab Ryan.


"Yeee bang sesekali, mumpung belum berangkat kita. Ini taman baru buka bang, baru diresmikan senin kemarin.' ucap Irsyad.


"Emm bagus ndak?" tanya Syahril.


"Maka dari itu kita kesana, kita lihat dulu baru bisa menilai." ucap Irsyad.

__ADS_1


"Oke lah coba kita kesana." jawab Syahril


"Siiaap, di jamin bagus apa lagi tamannya dipinggiran jalan." ucap Irsyad.


"Katanya tidak tau bagus apa indak dek, kok malah jadi!In bagus." sindir Ryan.


"Hehhee itu kata teman-teman bang, kalau Icad sendiri beli! kesana." jawab Irsyad dengan cengir.


Dari rumah ibu Salmah ke taman ini memakan waktu satu setengah jam. Sesampainya disana mereka disuguhkan dengan pemandangan asri yang tercipta dari taman itu.


Taman yang sedikit jauh dari perkotaan dan yang pasti jauh pula dari polusi.


Irsyad memarkirkan kendaraan di pinggir jalan, taman ini tidak !menyediakan tempat parkir khusus dan ta!an ininjuga dinbuka buat umum sehingga siapapun yang ingin kesini mereka yang bawa kendaraan memarkirkan kendaraannya di pinggir jalan .


Beruntungnya taman ini walau tidak memiliki parkiran khusus tempatnya tidak begitu mepet ke jalan as.


Mereka semua turun dan berjalan !masuk ke dalam, terlihat sangat ramai oleh pengunjung. Anak-anak bermain lari-larian di rerumputan hijau, disini juga banyak penjual yang menjajakan jualan nya dipinggir-pinggir jalan.


Mimi dan yang lain terus berjalan hingga sampailah mereka di hamparan hijau dengan pohon-pohon palem yang mulai rindang dan didepan sana terdapat danau buatan yang sangat indah.


Saat Mimi mendekat ke arah danau, Mimi merasa seperti pernah berada disini.


"Kenapa tempat ini terasa tidak asing." ucap Mimi dalam hati.


Bagitu pula dengan Syahril yang juga merasa temlatnyang dikunjunginya tidak asing baginya.


Syahril terus melihat disekitarnya apa dia benar sebelumnya pernah disini atau tidak.


"Kenapa bang?" tanya Irsyad yang melihat dan memperhatikan seksama telat yang dia pijak ini


"Emm, ini benaran baru di buka dek?" Syahril bukannya menjawab Irsyad melainkan kembali bertanya padanya.


"Kan sudahnicad bilangnkalau tempat ini baru diresmikan dan dibuka Senin kemaren." jawab Irsyad dan Syahril hanya manggut-manggut.


"Emang kenapa bang?" tanya Irsyad lagi.


"Emm, ndak apa-apa. Cuma Abang sepertinya pernah kesini." jawab Syahril.


"Nah ini satu kenapa aneh juga?" tanya Irsyad kepada Mimi.


"Aneh apa?" tanya Mimi.


"Maksudnya Syad?" yang Mimi.


"Udah kalian tuh sama aja, baru nyampe sini celingak-celinguk gitu. Jangan bilang juga seperti sudah pernah kesini." cerocos Irsyad.


"Kok Irsyad tau? tanya Mimi.


"Tau apa dek?" tanya Syahril yang berbarengan dengan Irsyad.


"Tuh kan sama aja." ucap Irsyad.


"Ndak ada apa-apa kak, cuma Irsyad bilang jangan bilang kalau Mimi seperti pernah kesini." jawab Mimi.


"Emang iya kan?" tanya Irsyad dannmimk mengangguk mengiyakan.


"Tuh kan benar." ucap Irsyad.


"Lah emangnkapan kalian kesini? bukannya kata Irsyad ini baru dibuka dan diresmikan senin kemarin." ucap Ryan yanbbjjga ikjut bingung.


"Emm Mimi juga ndak tau kak," jawab Mimi.


"Aku juga ndak tau Yan." jawab Syahril.


"Cuma Mimi/aku !merasa pernah ada disini, ditempat ini." ucap Mimi dan Syahril serentak dan kalimat yang sammaa serta menunjukkan di tempat yang sama.


"Hah" ucap Irsyad dan Ryan bersama!!ahndan tercengang mendengar kalimat seta pergerakan tubuh mereka.


"Luar biasa." ucap Irsyad dengan menggelengkan kepalanya.


"Kalimat serta pergerakan bahasa tubuh pun sama, prok prok prok kalian berapa latihan?" ucap Irsyad dengan !memeluk tangannya.


"Ckk mana ada pake latihan.'' jawabbmjmj dan Syahril kembali serentak. Ryan dan Irsyad kembali tercengang.


"Udah coba ceritakan bagaiman kalian bisa disini versi kalian masing-masing." ucap Ryan yanbbjjga ingin tau ceritanya.


"Emm Abang dukju." ucap Irsyad menunjuk ke Syahril.


"Mimi aja dulu, first lady." elal Syahril.


"Hah kok Mimi, kakak lah duluan." elak Mimi.

__ADS_1


"Heleh malah main elak-elakan." ucap Irsyad.


"Udah Mimi dulu." ucap Ryan.?


"Hemmm yaudah, emm Mimi nggak tau benar atau tidaknya pernah disini. Emm yang jelas disini nih ( tunjuk Mimi pada tempat yang dia duduk ) tepat disini Mimi duduk menunduk dan


posisi menghadap danau itu ( Mimi menunjuk telunjuknya ke arah danau ). Emm yang Mimk rasakan itu Mimi merasa sesak did ada Mimi, Mimk menundukkan kepala Mimi di kedua lutut Mimi, Mimi terisak menagis disini. Terus ada yang datang duduk di samping Mimi dan memberikan tisu. Nah cuma gitu dan itu seperti nya berulang kali." ucap Mimk menceritakan.


Deg Syahril terasa dadanya berdetak karena mendengar cerita Mimi.


"Yang ngasihngisu cewek ala cowok Mi?" tanya Irsyad sembari melirik ke Syahril.


"Emm Mimi ndak tau Syad." jawab Mimi.


"Lah kok ndak tau dek?" tanya Ryan.


"Ya ndak tau kak, karena wajahnya ndak terlihat." jawab Mimi


"Namun suaranya danmuvaoan itu seperti cowok." Ucap Mimi dalam hati.


"Emm kapan itu terjadi Mi?" tanya Irsyad.


"Emm kayaknya dah lama Syad, Mimi lupa." jawab Mimi.


"Emm kalau versi abnah gimana?" tangan Irsyad beralih pada Syahril.


"Emm kalau Abang, sama halnya dengan Mimi. Cuma posisinya berdiri, emm." Syahril terdiam takmingin melanjutkan karena baginya itu menyakitkan.


"Emm apa kak / bang / Riil? tanya Mimi, Irsyad dan Ryan serentak.


"Cuma itu sangat menyakitkan bila diingat." jawabnya.


"Emang apa?" tangan Mimi.


"Emm rasanya disini kakak membuat adek menangis dan kakak meninggalkan adek telatnya terpaksa meninggalkan adek sendiri disini kalau adek terduduk dengan menghadap ke arah danau itu. Dan rasanya itu sangat menyakitkan." jawab Syahril, semua terdiam.


Ryan dan Irsyad mencoba menyimpulkan semua ceritanya saling berkaitan dengan Mimk yang menangis dan Syahril pergi meninggalkan Mimi sendiri.


"Semua saling berhubungan." celetuk Irsyad.


"Maksudnya sek?" tanya Syahril.


"Emm cerita Abang sama Mimi saling berhubungan, Abang meninggalkannya seorang diri disini dan Mimi menangis, mungkin bisa jadi menangisi kepergian Abang terus datang seseorang kemungkinan cowok dan memberikan gisu pada Mimi." ucap Irsyad memprediksi sepenggal cerita menguak fakta bak detektif.


"Emm sama yang abang pikirkan Syad. Mungkin itu merupakan Dejavu buat kalian berdua." ucap Ryan menimpali.


"Hmm betul tuh bang, apakah tempat ini juga yang merupakan saksi bisu kalian berdua, kisah kalian berdua di mulai gitu." ucap Irsyad dengan praduganya.


Mereka semua terdiam terutama Syahril lagi-lagi dia kepikiran dengan ucapan Simbah, kata demi kata yang di ucapkan Simbah terngiang-ngiang di telinganya.


"Sekuat apapun kita mempertahankan nya sekarang namun bila jika Allah mengatakan tidak maka tidak akan terjadi." ucap Simbah lagi.


"Bersabarlah," ucap Simbah lagi...


"Kamu, Mimi pasti bisa melewati nya, tapi bukan saat ini." ucap Simbah dengan memegang pundak Syahril.


"Cinta kalian begitu kuat, semakin kuat semakin besar cobaannya walaupun nanti kalian melewati rintangan tapi tetap terpisahkan kalian, suatu saat akan dipersatukan kembali." ucap Simbah.


"Pernikahan mu sudah dekatkan?" tanya Simbah,


"Tapi sayang Le itu pernikahanmu bukan sama Mimi yang terjadi."


"Kamu itu sudah dijodohkan sama kakekmu Le dan itu pun tidak bisa dielakkan." ucap Simbah.


"Disini kalau pun kamunpaksakan menikah dengan Mimi bukan kalian berdua yang tersakiti tapi semua orang yang mendukung kalian pun juga." ucap Simbah.


"Yah ibaratnya maju dan mundur kalian tetap tersakiti" imbuh simbah dengan menghelakan nafas beratnya.


"Pesan Simbah, apapun jawaban Mimi kepadamu nanti janganlah kamu membencinya, dia akan memberimu jawaban bukan hanya untuk mu, bukan untuk kebaikan kalian berdua saja namun buat semua orang yang dia sayangi."


"Dia sangat mencintaimu dan keluargamu, sebesar apapun cintanya padamu maka dia akan memilih cintanya terhadap keluargamu dan keluarganya." ucap Simbah.


"Dan satu pesan Simbah lagi, setelah kau menikah pilihan kakekmu segera pula kau cari tau kebenaranya, percayalah. Mimi yang kau kenal saat ini, sampai kapanpun dia akan seperti yang kaumkenal." ucap Simbah dengan menepuk pundak Syahril.


Syahril diam dan melihat ke arah Mimi yang tersenyum manis.


tbc


Terimakasih yang masihnsetia dan dukungannya, sabar ya kenangan pasti akan segera terkuak.


Assalamualaikum.

__ADS_1


__ADS_2