DOKTER JANTUNGKU

DOKTER JANTUNGKU
Chapter 26 Cerita Pasangan Baru


__ADS_3

Malam ini malam sabtu


malam esok malam minggu


Masih mau nunggu dokter jantungku


Maka dari itu vote like rate komen kalian slalu kutunggu


********😍😍😍😍********


Selepas mendapatkan sidang keluarga yang berujung pemberian izin diperbolehkan pacaran, Mimi dan kawan-kawan nya langsung masuk kamarnya.


Sampai kamar belum ada yang bisa memejamkan mata, akhirnya Mimi yang ketinggalan berita sebelumnya menanyakan perihal Novi dan Sila.


"Nov, benaran si Rendi nembak Novi tadi?" tanya Mimi.


"Terus Sila beneran bang Ridho nembak Sila juga?" tanya Mimi kembali kepada Sila.


Novi dan Sila hanya terdiam dan Mimi masih menatap mereka menunggu jawaban.


"Iya Mi tadi mereka di tembak dan mereka jadian." jawab Emma.


"Emang Mimi tadi kemana?" Tanya Manda.


"Mimi tadi di ajak makan di WTC sama kak Syahril." jawab Mimi dan tersenyum.


"Beuh makan-makan ndak pakek ngajak-ngajak kawan lagi, dah lupa ya sama kawan serasa dunia milik berdua." ucap Novi.


"Kita hanya ngontrak buuk." ucap Sila Menimpali.


"Maaf." ucap Mimi tersenyum dan mengakupkan kedua tangannya.


"Bukannya Emma dan bang Erwan juga pergi tadi." tanya Mimi.


"Iya hehehee." jawab Emma abis menangkupkan kedua tangannya juga.


"Ehmm Nov.. Ceritain lah kok bisa Rendi nembak Novi tadi? Secara kan baru kenal dan ketemu malam ini juga." tanya Mimi.


"Ya ndak tau Mi.. Novi juga bingung." jawab Novi.


"Hati-hati Nov, takutnya nanti cuma untuk dipermainkan." ucap Mimi kepada Novi.


"Eh tapi penasaran Nov, ceritain lah gimana awalnya." tanya Mimi kembali karna penasaran.


Novi pun akhirnya menceritakan awal Rendi nembak dia.


πŸ’•POV NOVI. πŸ’•


Pada saat Mimi dan kak Syahril berlalu pergi, Novi, Sila, bang Erwan dan yang lain yang masih berada di bangku-bangku tepian ancol saling bercerita.


Manda dan Andri yang awalnya berada di bangku bawah naik ke atas dan bergabung bersama kami.


Di saat saling bercerita bercengkrama dan bercanda, Rendi bertanya sama Novi dan Sila.


"Eh Novi Sila sepertinya kalian itu dekat ya sama Mimi pacar nya si Syahril." tanya Rendi.


"Iya kak, kami dekat sedari SMP." jawab Novi.


"Wah jadi kalian sudah berteman lama ya?" tanya Rendi lagi.


"Iya kak, kami berenam emang berteman sedari SMP." jawab Sila


"Ada apa kak, kok tanya tentang Mimi?." Tanya Manda curiga.


"Eh gak apa kok, berarti sama dengan kami-kami yang berteman sedari SMP juga, cuma SMU aja kita beda." Jawab Rendi

__ADS_1


"Aku lihat di antara kalian berenam cuma kalian berdua yang belum berpasangan." tanyanya lagi.


"Eh .. Iya kak cuma kami berdua nih jadi dayang-dayang mereka-mereka nih." jawab Sila asal sambil menunjuk ke arah Manda.


"Yee.. Siapa bilang cuma kalian berdua jadi dayang-dayang, selama ini aku di kemanain." jawab Manda tak terima.


"Ya kalau Manda baru bebas dari dayang barusan tadi di jembatan gentala." Bang Ridho menimpali.


"Ye abang ngomongin orang dayang, Lah abang sendiri jadi satpam nya kami-kami." jawab Manda tak mau kalah.


"Lah kok kalian jadi bertengkar gini sih." tanya Rendi


"Siapa yang bertengkar." jawab Manda,Novi dan Sila serentak.


"Lah terus kenapa kalian berdua masih betah." tanya Rendi kembali.


"Ya karena gak ada yang mau sama kami kak." jawab Novi asal sambil menunjukkan dirinya dan sila


"Siapa bilang gak ada yang suka sama Sila." Celetuk bang Ridho.


Semua yang dengar celetukan bang Ridho pun otomatis langsung menoleh ke arah dia.


"Makanya Ridho kalau suka langsung ajak jadian." jawab bang Idho cuek.


Manda dan Novi pun melongok dengan mata yang tak berkedip gak percaya kalau bang Ridho ternyata menyukai Sila.


"Kenapa kalian melongok gitu ntar masuk nyamuk kedalam mulut kalian." ucap kak Rendi dan menyadarkan Novi dan Manda dari keterkejutan mereka.


"Eh..." kata Manda.


"Benaran bang." tanya Novi menatap ke arah bang Ridho.


"Dah la Ridho masa kalah sama Andri.." ucap bang Idho tersenyum mengejek.


Bang Ridho yang merasa terpojok menggarukan tengkuknya yang tidak gatal.


"Kenapa bro kutuan lo." tanya kak Andri bercanda sambil menyenggol bagi bang Ridho.


"Dah Ayo Ridho tembak Sila dengan segera." ucap bang Erwan tiba-tiba yang baru datang dan ikut gabung bersama.


Emma yang melihat temannya Sila malu-malu diapun makin menjahili Sila.


"Ayo bang, Sila siap nih." ucap Emma jahil..


Bang Ridho makin terpojok dan akhirnya diapun memberanikan diri mengutarakan perasaannya dan menembak Sila dan tiba-tiba dia berlutut di hadapan Sila.


"Ehmm.. Sila.. Abang tak pandai berkata-kata, dari awal abang melihat Sila abang sudah suka sama Sila, apa Sila mau jadi pacar abang?" Ucap bang Ridho seraya memegang kedua tangan Sila.


"Ayoo Sila jawab." ucap Manda dan Novi


"Ayo Sila jangan malu-malu ntar nyesal lagi dan tidak bisa tidur." ucap Emma jahil.


"Ehmm.. I iya bang Sila terima. " jawab Sila..


"Yeeee." sorak Emma, Manda dan Novi terus memeluk Sila bersamaan.


"Selamat ya say udah dak jomblo lagi." ucap Emma.


"Hahahahaaa." mereka serentak ketawa.


"Ehem ehem ehem." bang Erwan berdehem melihat kelakuan sang kekasih menjahili temannya.


"Eh bang hehehe." Emma cengengesan.


"Jadi masih sisa satu nih yang jomblowati." tanya Rendi

__ADS_1


"Kenapa Ren..?" jawab kak Ryan yang tiba-tiba sudah ada di belakang Rendi.


"Eh lo Yan.. kayak jelangkung aja lo datang tiba-tiba." ucap Rendi sewot.


"Lah elo tadi bilang apa tinggal satu lagi yang jomblowati, emang siapa yang tinggal satu." tanya Ryan karena belum tau jika sahabatnya Ridho sudah jadian dengan Sila.


"Iya temen dari cewek lo la yang tinggal satu lagi yang jomblowati." jawab Rendi..


"Siapa emangnya kak!" tanya Di'ah


"Tuh.. si Novi." jawab Rendi dan menunjukkan ke arah Novi.


"Hemm.. Bukannya Novi sama Sila masih jomblo." ucap Ryan, "atau" Ryan menoleh ke arah sahabatnya Ridho.


"Iya Yan, Ridho sudah nembak Sila." jawab bang Idho


"Wah gud news nih akhirnya si Ridho berani juga nembak cewek hahahaa." ucap Ryan dengan gelak tawanya.


"Emang kamu aja yang bisa Yan." ucap Ridho balik.


"Ehmmm Ren.. Lo kan dah jomblo juga kenapa lo gak jadian aja sama Novi." tanya kak Sinta menimpali.


"Betul juga tu yang," ucap kak Farhan menjawab usulan dari kak Sinta.


"Heleh Rendi.. Ujung-ujungnya ntar sama aja baru sebulan nanti putus lagi." jawab Ryan.


"Eh Sekate-kate aje lo, siapa juga yang mau putus." ucap Rendi.


"Nah terus kenapa lo putus ma cewek lo!" tanya Ryan.


"Lah dia kepergok selingkuhin gue, ya langsung gue putusin ajalah cewek matre kayak itu." jawab Rendi nyolot.


"Dari awal kan sudah gue bilangin kalau cewek lo tu matre cuma lo nya aja kagak percayaan jadi orang." Ryan ikutan nyolot


"Lah kenapa kalian jadi ribut gini sih." Kak Farhan menengahi.


"Dia nih kalau ngomong selalu aja bikin gue kesal." jawab Rendi.


"Lah elonya aja yang nyolot." jawab Ryan.


"Udah kak.. Ngapain sih jadi ribut gini." kata Di'ah.


Kak Ryan pun akhirnya diam, dan duduk dekat Di'ah. Suasana pun kembali hening.


Akankah ketegangan berlanjut??


bab kali ini sampai di sini dulu


kita lanjut besok lagi ya


selamat malam selamat beristirahat


Nb: Ryan dan Rendi saudara sepupu dari pihak ibu sedangkan Ryan dan Syahril saudara sepupu dari pihak ayah.


_____________**TBC___________


JANGAN LUPA DUKUNGAN DAN TINGGALKAN JEJAK KALIAN YA


VOTE


LIKE❓❓❓❓❓❓


RATE ⭐⭐⭐⭐⭐


KOMEN**

__ADS_1


__ADS_2