DOKTER JANTUNGKU

DOKTER JANTUNGKU
127


__ADS_3

Sepulangnya dari rumah kak Rani, kak Syahril dan kak Ryan memgantar Mimi dan Di'ah begitu pula kak Rendi memgantar Emma, Sila dan Novi, tak ketinggalan bang Erwan dan bang Ridho mendampinginya.


"Kakak mqmpir dulu nggak." ucap Mimi ketika telah sampai depan rumah Mimi.


"Nggak usah lah dek, kakak langsung pulang ya gerah badan kakak." jawabnya.


"Yaudah kalau gitu, malasoh sudah di antar pulang." ucap Mimi sbari menyalaminya dengan mencium punggung tangannya.


"Iya sama-sama sayang. Kakak langsung pulang ya? Assalamualaikum." ucapnya dan pamit seyelah mimi turun dari mobil.


"Waalaikum salam, hati-hati." jawab Mimi dan di anggukki oleh kaka Syahril.


Mimi segerq naik ke rumah dan langsung pergi untuk membersihkan diri karena sudah merasa lengket.


Sehabis mandi mimi duduk bersama pakcik dan bicik serta Nyai.


"Gimana Mi? lancar ijab qabulnya Rudj?" tanya pakcik.


"Alhamduliah Cik, sekali ucap." jawab Mimi.


"Alhamdulillah berarti dia emang sudah nernjat dalam hati nya dan bersungguh-sungguh akan miduk bahtera rumah tangga di usia muda." ucap pakcik.


"Iya benar tu biasanya banyak orang yang grogi dan cemas dahulu sehungga bisa mengucaokan qabul hingga berkali-kali." sahut bicik.


"Emang ada ya cik orang yang ngucapin sampe berkali-kali terus batasnya berapa kali?" tanya Mimi.


"Ada Mi itu dikarena calon mempelai laki-lakinya grogi dan was-was, nah batasannya sampai 3kali." jawab pakcik.


"Kalau sampai tiga kali apa hukumnya dan apa emang harus disiram?" tanya Mimi lagi.


"Ada juga disiram atau dimandikan orang kalau sampai gagal namun Menurut Imam Syafi'i, jika calon pengantin pria gagal mengucapkan lafadz qabul, maka harus diulang.


Jika masih gagal, diulang lagi sampai tiga kali.


Jika setelah diulang sebanyak tiga kali masih gagal, maka calon pengantin diperintahkan untuk berwudhu.


Setelah berwudhu, pengantin pria diperbolehkan untuk mencoba lagi sebanyak satu kali.


Jika masih gagal, akad nikah hari itu dianggap gagal dan tidak boleh diteruskan. Harus diganti hari lain dan mulai dari ijab qabul pertama lagi." pakcik menjelaskan secara detail.


"Oh gitu,." ucap Mimi dengan manggut-manggut.


"Iya Mi karena pernikahan adalah sebuah peristiwa sakral nan suci. Sebuah ritual untuk membuka lembaran hidup yang baru, sekaligus membuka pintu-pintu pahala amalan ibadah yang baru. Demikian luar biasanya sebuah pernikahan, hingga ALLAH menjanjikan pahala yang luar biasa khusus bagi seorang suami dan seorang istri.


Setelah menikah, terjadilah perubahan-perubahan besar dalam diri manusia. Hubungan laki-laki dan wanita yang tadinya haram berubah menjadi halal. Yang maksiat menjadi ibadah, yang keji menjadi suci, yang bebas menjadi bertanggung jawab, bahkan nafsu pun berubah menjadi cinta dan kasih sayang.


PERJANJIAN YANG BERAT


Namun demikian, ALLAH menyebut akad nikah dalam Al Quran sebagai مِّيثَاقًا غَلِيظًا  (mitsaqon ghalidha) atau perjanjian yang berat. Perjanjian yang kokoh. ALLAH menyebut kata ini sebanyak tiga kali, yaitu :


Ketika ALLAH membuat perjanjian dengan para Nabi dan Rasul Ulul Azmi (Q.S. Al Ahzab : 7)Ketika ALLAH mengangkat bukit Tsur di atas kepala Bani Israil dan menyuruh mereka bersumpah setia di hadapan ALLAH (Q.S. An-Nisa : 154)Ketika ALLAH menyatakan hubungan pernikahan (Q.S. An-Nisa : 21)


Hal ini karena setelah menikah, seorang suami akan bertanggung jawab penuh kepada istrinya. Bahkan seluruh dosa yang istrinya lakukan, sang suami juga ikut bertanggung jawab. Dan sebaliknya, seorang istri diperintah untuk patuh kepada suaminya, selama sang suami tidak menyuruh hal maksiat.


Nah IJAB QABUL iru sendiri memiliki SYARAT yang mana Syarat akad nikah pun sangat ketat. Akad nikah menjadi sah apabila ijab qabul-nya memenuhi 3 syarat yaitu : 


Satu Waktu, antara pernyataan wali calon pengantin wanita (ijab) dan pernyataan calon pengantin pria (qabul)Satu Tempat, antara wali calon pengantin pria dan calon pengantin wanitaMuttasil atau bersambung, yaitu ijab dari wali calon pengantin wanita harus langsung diikuti dengan qabul dari calon pengantin pria. Tidak boleh disela apapun.


Bahkan menggunakan kata Insyaa ALLAH pun dilarang. Maka tak heran apabila ada saja calon pengantin pria yang gagal atau tidak sah dalam ijab qabul. Meskipun ia sudah menghapal lafadz ijab qabul jauh jauh hari." jelas oakcik kembali.


"Terus ada tips nya ndak Cik agar ijab qabul lancar." tanya Mimi lagi.


"Tips secara langsungnya tidak ada hanya ada tips menghadapi pernikahan yaitu semakin dekat dengan hari pernikahan, biasanya baik mempelai laki-laki maupun mempelai perempuan akan semakin gugup.


Adapun tip untuk menghadapi pernikaha yakni:




Cobalah memahami kewajiban masing-masing. Kewajiban sebagai suami dan kewajiban sebagai istri.




Laksanakan Sholat Istikharah agar Allah SWT memberi petunjuk, keyakinan, kan kekuatan untuk menjalani pernikahan bersama pasangan yang Anda pilih.




Berkumpulah dengan keluarga atau teman terdekat untuk menenangkan diri jelang pernikahan.




Teruslah berusaha meningkatkan keimanan kepada Allah SWT. Pasalnya, pernikahan selalu ada ujiannya masing-masing. Utamakan Allah dalam segala tindakan kita.




Curahkan segala kegelisahan kepada Allah dan mohonlah ketenangan dari-Nya." jelas pakcik.


"Nah kelak kalau mimi tak berjodoh dengan Syahril carilah jodoh yang seiman." ucap pakcik menasehati. "Karena dalam agama kita sebelum melaksanakan menikah ada syarat menikah dalam agama islam dan syarat itu tak hanya untuk perempuan tapi juga untuk laki-lakinya." imbuh pakcik.


"Apa ayaratnya Cik? tanya Mimi.


" Ini Syarat Menikah untuk Calon Mempelai Laki-Laki




Laki-laki merupakan seorang muslim, beriman.




Calon pengantin laki-laki bukan mahram dari calon pengantin wanita.


__ADS_1



Calon pengantin laki-laki mengetahui wali nikah yang sebenarnya dari pihak wanita.




Calon pengantin tidak boleh dalam keadaan ihram atau haji.




Calon pengantin laki-laki menikah karena kemauan sendiri, bukan paksaan atau perintah orang lain.




Calon pengantin laki-laki tidak dalam memiliki 4 orang istri saat menikah.




Calon pengantin laki-laki sudah mengetahui perempuan yang akan dijadikan pasangan (istri).




"Untuk Syarat Menikah untuk Calon Mempelai Perempuan adalah




Perempuan adalah seorang muslim, beriman.




Calon pengantin perempuan bukan mahram dari calon pengantin laki-laki.




Calon pengantin perempuan telah akil baligh (mengalami masa pubertas).




Calon pengantin perempuan bukan dalam keadaan ihram atau haji.






Calon pengantin perempuan bukan istri dari seseorang, atau sudah dalam ikatan pernikahan.




Itulqh syarat-syaratnya Mi." jelas pakcik.


"Emm kan banyak cik orang yang menikah bwda agama itu hukumnya apa?" tanya Mim lagi.


"Dalam agana Islam melarang perkawinan beda agama berdasarkan firman Allah surat al-Baqarah ayat 221. Perkawinan beda agama juga dilarang oleh Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 pasal 2. Masalah pokok dalam penelitian ini adalah bagaimana hukum pernikahan beda agama menurut peraturan-undangan di Indonesia, dan bagaimana hukum pernikahan beda agama menurut fuqaha . Penelitian ini merupakan penelitian pustaka. Sumber data dalam penelitian ini antaralain: al-Quran dan al-hadis, pendapat fuqaha,UU No 1 tahun 1974 tentang perkawinan, dan Kompilasi Hukum Islam. Untuk mengkaji pemasalahan tersebut yang digunakan penelitian kepustakaan ( library research ) dan bersifat deskriptif analitik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pasal 2 ayat (1)  UU No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan  (“UU 1/1974”) menyatakan bahwa perkawinan adalah sah, dilakukan menurut hukum masing-masing agamanya dan kepercayaannya. Pasal 10  PP No. 9 Tahun 1975 dinyatakan bahwa perkawinan baru sah jika dilakukan di hadapan pegawai pencatat dan dihadiri dua orang saksi. Dan tata cara perkawinan dilakukan menurut hukum masing-masing agamanya dan kepercayaannya. Jadi, UU 1/1974 tidak mengenal perkawinan beda agama, sehingga perkawinan antar agama tidak dapat dilakukan.Pasal 40 KHI menyatakan larangan melangsungkan perkawinan antara seorang pria dengan seorang wanita tidak beragama Islam. Fuqaha sepakat bahwa perkawinan seorang perempuan muslimah dengan pria non muslim baik ahlul kitab atau musyrik tidak sah. Sedangkan perkawinan pria muslim dengan wanita beda agama pendapat pendapat." jawab Pakcik.


"Intinya jauhilah pernikahan beda agama karena selain dilarang Allah karena sampai kapan pun sperti tetao melkaukan Zina dan kasian anak-anak dikemudian hari." jelas Pakcik.


"Ya sudah sana iatirahat sudah larut." jawab pqkcik sambil menunjukkan telunjuknya ke arah jam yang berada di dinding.


"Eh ya ndak terasa sudah jam 11 aja." ucap Mimi.


"Jangan lupa sholat isya dulu swbwlum tidur." Nyaiengingatkan mimi.


"Iya Nyai." jawab Mimi dan langsung beranjak oeegi ke dapur guna berwudhu.


mimi malaksanakan perintah illahi yang 4 rakaat seb dia tidur.


**


Pagi-pagi Mimi bangun langsung mengerjakan aktifitasnya setelah menunaikan dua rakaatnya.


Setelah rutinitas hariannya selesai mimi mmberaihkan diri dan siap-siap untuk pergienuntut ilmu.


Mimi hari ini berangkat kesekolah bersa sahabatnya Di'ah. Sesampai disekolah Mimi seperti biasa berkumpul dengan teman-temannya.


Seharian full belajar di hari sabtu membuat penat dan pusing karena peljaran hari ini menguras pikiran.


"Oh ya Mi? nanti malam kerumah kak Rani ndak?" tanya Emma.


"Belum tau Ma." jawab Mimi "Emma tempat kak Rani ya?" tanya Mimi kembali.


"Rencana sih gitu." jawab Emma.


"Emm Mimi belum tau karena rencana Mimi mau ngerjain tugas bimbel Mimi Ma." ucap Mimi.


"Oh yaudah, kalau pergi nanti kasih kabar ya?" ucap emma.


"Siip lah." jawab Mimi.


"Oh ya Nda, kemqrin kenaoa tidak datang kerumah kal Rani?" tanya Sila kepada Amanda.


"Emm aku diajak jalan bang Fadli." jawabnya.

__ADS_1


"Manda sydah jadian ya sama bang Fadli?" tanya Di'ah.


"Iya Di'ah." jawab Manda.


"Selamat ya Nda." ucap Sila.


"Iya Nda selamat ya jangan diulangi lagi." sindir Novi.


"Maksud Novi apa!" ucap Mamda ketus.


"Ya jangan sampai diulangi yang sudah." jawab Novi dak kah ketus.


"Udah-udah ayo kita pulang." Emma melerai gajak kami semua pulang.


Mimi sendiri tak menggubris obrolan mereka.


"Yaudah Ma ayo pulang." ajak mimi sembari menyandang tas dan buku-bukunya dan melangkahkan kakinya ke arah pintu.


Sesampainya di gerbang ruoanya Manda di jemput oleh pacar barunya.


"Aku duluan ya." pamit Manda.


"Iya hati-hati." jawab Emma dan Manda langsung berlalh dengan si Fadli.


"Emm Mi, Mimi masih marah sama Manda ya?" tanya Emma.


"Ndak Ma." jawab mimi sesingkat mungkin.


"Tapi kenapa kayaknya kalian jaga jarak gitu?" tanya Emma.


"Perasaan Emma saja." jawab Mimi.


"Kalau alu jadi Mimi juga bakal marah lah Ma kalau nomor kita di kasih ke sembaramg orang." ucap Novi.


"Iya juga sih." ucap Emma.


"Emm tumben Mimi ndak di jemput kal Syahril?" tanya Sila.


"Iya Sila, tumben Mi?" tanya Emma menimpali.


"Mereka palingan tuduran seharian." Celetuk Novi.


"Kok Novi tau?" tanya Emma.


"Iyalah nih kak Rendi chat kalau dia minta maaf tidak jemput karena mereka baru bangun semua." jelas Novi.


"Oo." jawab Emma dan Sila.


Tak terasa mereka pun telah samapai dipersimpangan empat dan mereka pun berpisah tinggallah Mimi dan Di'ah.


Mimi berjalan berdua bersama Di'ah dan tak terasa merema pun sudah sampai dirumah bertepatan dengan qdzan dzuhur.


Mimi langsung ganti pakaian dan langsung berwudhu guna menjalankan perinta illahi yang 4 rakaat.


Setelah sholat mimi mbereskan alat sholatnya dan langsung merebahkan badan nya di atas kasur dan tak lama diapun terlelap.


Di pulau jawa lima orang sahabat sedang makan siang disebuah resto milik salah satu dari mereka.


"Eh kira-kira sudah ada yang datang belum jawaban-jawaban dari peserta bimbel?" tanya Bryan.


"Ada tapi peserta tahap ke pertama dan kedua sebagian." jawab sahabat 2.


"Tahap ruga belym ada yang kirim balik kah?" tanya sang mahasiswa.


"Belum." ucap Sahabat4.


"Emm apa sudah di cek ulang data pesertanya?" tanya Bryan.


"Sudah cuma ndak ketemu juga." jawab sang mahasiswa.


Gimana mau ketemu sewaktu mendaftar Mimi memakai foto nya sewaktu SD yang masih kelihatan gembul.


"Sabar aja kalau jodoh paati bertemu." ucap sang sahabat4.


Setelah mereka makan di resto tersebut mereka masuk ke dalam ruangan kerja sang mahasiswa untuk mengecek pemasukkan dan pengeluaran resto.


...**...


Mimi tarbangun dari isturahatnya bertepatan dengan adzan asar dan dia segera berwudhu untuk menunaikan sholat dan setelah shokat dia mulai mencuci pakaian sekolahnya agar besok dia tak buru-buru.


...**...


Hari minggu hari resepsi kak Rani dan Kak Rudi, seperti sebelumnya Mimi ikut di rombongan kak Rudi.


Di rumah kak Rani pagi harinya mengadakan pengajian sebelum duduk sanding. Begitupula di rumah kak Rudi swbelum turun di rumah ini juga diadakan pengajian dan kak rudi juga yelah mengenakan pakaian pengantin adat jambi.


Sehabis pengajian para rombongan pun segera berangkat dan kali ini mereka akan turun di rumah kak jani yang berada sesikit jauh dari rumah kaka Rani karena pengantin pria akan di arak dengan diiringi menuju rumah kak Rani.


Ka Rudi di arak dengan iriangan kompangan dan di dampingi oleh kami rombongannya, setelah dekat di rumah kal Rani sholawat yang di iringi kompangan serta anak-anak penari nya pun mulai beraksi.


Anak-anak sekitat telah sibuk memperebutkan bendera yang diselipkan permen serta uang dua ribuan.


Kompangan dan tarian berakhir maka para tetua berpantun serah terima mempelai. Setelah itu kak Rudi dipersilahkan masuk ke dalam rumah untuk menjemput kak Rani untuk di bawa ke pelaminan.


Sebelum duduk di pelaminan kedua pengantin melalui sesi foto terlebih dahulu di dalam kamar.


Mereka berdua menjadi ratu dan raja sehari dengan irinagn musik dari organ tunggal.


Semoga Samawa buat kak Rani dan Kal Rudi itulah ucapan ki dari para sahabatnya.


Alhdulillah uodate kedua hari ini, mohon maaf jika lama up karena hp authore lagi rusak dan maaf ternyata di bab sebelumnya banyak typo nya.


Jangan lupa selalu beri dukungan kalian dan tinggalkan jejak berupa


FAVORITE


VOTE


LIKE


RATE


KOMEN


TERIMAKASIH

__ADS_1


__ADS_2