
Siang-siang makan pisang
Pisangnya pakai bumbu
Salamu'alaikum selamat siang
Dokter jantungku update terbaru
Anak kecil makan tebu
Tebunya manis sekali
Ayo baca Dokter Janungku
TebarKan jempol kalian di sini
*******😍😍😍😍*******
Habis berpamitan dengan orang tua Di'ah kami semua beranjak dan langsung jalan menuju sanggar batik, karena bang Idho cs menunggu disana.
Sesampainya di sanggar batik ternyata tak hanya bang Idho, melainkan Kak Farhan, Kak Sinta dan kak Rendi juga ada disana.
Kami yang berada di dua mobil dari rumah pun turun dan ikut berkumpul dengan yang lain.
Karena yang pergi berpasangan maka dua mobil tidaklah cukup, untungnya kak Rendi juga membawa mobil jadi kami berbagi personil, satu mobil di bagi menjadi 3 pasang
Mobil yang di bawa kak Syahril ada Mimi, kak Ryan dan Di'ah, Bang Erwan dan Emma.
Mobil yang di bawa kak Andri ada Manda, Kak Rudi dan ceweknya, Sila dan bang ridho.
Mobil yang di bawa kak Farhan ada kak Sinta, bang Idho plus ceweknya, Rendi dan Novi,
Setelah berbagi personil kamipun berangkat menuju tempat yang akan kami kunjungi.
Sepanjang jalan menyelusuri pinggiran sungai menuju jalan besar terdengar alunan lagu dari DVD yang di putar oleh kak Syahril. seolah mewakili pengungkapan hatinya.
**Waktu pertama kali
Kulihat dirimu hadir
Rasa hati ini inginkan dirimu
Hati tenang mendengar
Suara indah menyapa
Geloranya hati ini tak kusangka
Rasa ini tak tertahan
Hati ini selalu untukmu
Terimalah lagu ini
Dari orang biasa
Tapi cintaku padamu luar biasa
Aku tak punya bunga
Aku tak punya harta
Yang kupunya hanyalah hati yang setia
Tulus padamu
Hari-hari berganti
Kini cinta pun hadir
Melihatmu, memandangmu bagai bidadari
Lentik indah matamu
Manis senyum bibirmu
Hitam panjang rambutmu anggun terikat
Rasa ini tak tertahan
Hati ini selalu untukmu
Terimalah lagu ini
Dari orang biasa
Tapi cintaku padamu luar biasa
Aku tak punya bunga
Aku tak punya harta
Yang kupunya hanyalah hati yang setia
Tulus padamu
Oh-ho huu
Terimalah lagu ini
__ADS_1
Hm-mm
Dari orang biasa
Terimalah lagu ini
Dari orang biasa
Tapi cintaku padamu luar biasa
Aku tak punya bunga
Aku tak punya harta
Yang kupunya hanyalah hati yang setia
Yang kupunya hanyalah hati yang setia
Terimalah cintaku yang luar biasa
Hm-mm
Tulus padamu*"
Alunan lagu terus berputar, kak Syahril pun terus mengikuti syair setiap baitnya dengan senyuman yang terukir di kedua bibirnya serta menggenggam tangan Mimi seakan tak ingin untuk dilepaskan.
"Beuh.. Nyanyi sih nyanyi Riil, tapi tangan fokus ke setir napa!" Ucap kak Ryan menjahili.
"Syirik aja lo!" jawab kak Syahril enteng.
"Dasar yang lagi fall in love.. Tangan pun tak bebas bergerak.." Sindir bang Erwan yang duduk paling belakang.
"Udah kalian duduk aja yang bener.. Noh pegang pasangan kalian masing-masing dari pada ngusilin aku terus." ucap kak Syahril tersenyum ngejek.
Mobil terus berjalan hingga sampailah ke jembatan AUR DURI jembatan yang terbentang di atas sungai Batanghari.
Jalanan masih lengang tak banyak kendaraan yang melintas dan tiba-tiba cuaca pun mendung.
Di sepanjang jembatan lagu terus berputar dan kini alunan lagu cinta dari afgan
"*Aku jatuh cinta
'Tuk kesekian kali
Baru kali ini kurasakan
Cinta sesungguhnya
Tak seperti dulu
Kali ini ada pengorbanan
Cinta bukan sekedar
Kata-kata indah
Cinta bukan sekedar
Samudera cinta
Dari palung hati
Tak terukur dalamnya
Hingga saat
Perpisahan tiba
Mengundang air mata
Atau hanya secuil
Penyesalan
Cinta bukan sekedar
Kata-kata indah
Cinta bukan sekedar
Cinta adalah ruang dan waktu
Datang dan menghilang
Semua karunia Sang Pencipta
Mungkinkah kamu sedang menatap bulan
Bulan sabit yang sedang kupandangi?
Mungkinkah kamu menangis
Di atas bintang khayalku?
Maafkanlah cinta
Atas kabut jiwa
__ADS_1
Yang menutupi pandangan kalbu
Cinta bukan sekedar
Kata-kata indah
Cinta bukan sekedar
Cinta bukan sekedar
Kata-kata indah
Cinta bukan sekedar
Cinta adalah ruang dan waktu
Datang dan menghilang
Semua karunia Sang Pencipta*
Kami semua menikmati alunan-alunan syair setiap baitnya.. Satu setengah jam lebih perjalan menuju tempat yang kami tuju, akhirnya sampai juga.
Setelah sampai kami langsung turun dan langsung menuju kasir untuk membeli tiket masuk. Harga tiket masuk karena hari libur Rp.30.000/Orang.
Setelah membeli tiket kami semua masuk dan untuk memasuki Jambi Paradise, kita akan disambut dengan lorong dari tumbuhan merambat dengan burung dan ayam yang dipelihara di sisi kanan dan kirinya.
Lorong sepanjang 30 meter ini merupakan salah satu tempat yang instagramable di Jambi Paradise. Kita bisa berswafoto sepuasnya di lorong ini.
Jambi paradise merupakan tempat wisata syurgawinya jambi.
Tidak jauh dari lorong tersebut, terlihat untaian bambu di sisi kanan dan kiri yang memberikan kesejukan saat duduk dibawahnya.
Sedangkan pada bagian atasnya, terdapat jembatan gantung yang membentang.
( foto-foto dari Google ya riders)
Jambi Paradise ini memiliki wahana wisata utama berupa wisata air yang cukup luas, dengan desain utama berupa danau kecil yang mengelilingi daratan di tengahnya. Jika sudah lelah berkeliling, kita dapat menyewa saung di sekitar tepi danau untuk menikmati
Begitu banyak wahana yang disediakan di tempat wisata ini. Ada Flying Fox, jembatan gantung, boat dan perahu, sepeda air, balon, labirin dan wahana-wahana lainnya yang tidak kalah menariknya.
Kak Syahril dan yang lain mencoba wahana flying fox sedangkan kami duduk-duduk di saung yang telah kami sewa.
Setelah kak Syahril selesai mencoba wahana Flying fox nya, kami semua mencoba wahana lainnya.
Mimi dan kak Syahril mencoba wahana perahu.
Menaiki perahu menyusuri dan mengelilingi danau buatan ini, kami saling bercerita dan bercanda.
"Apa adek senang harii ini?" tanya kak Syahril kepada Mimi
"Iya kak Mimi senang makasih ya." jawab Mimi dengan senyuman manis dan tangannya bermain dengan air.
"Kapan-kapan kita pergi tempat wisata lainnya ya?" Ucap kak Syahril.
"Iya kak InsyaAllah." jawab Mimi.
Tak terasa danau buatan ini sudah kami putari dan kami pun kembali lagi ke atas.
Puas menikmati segala macam wahana di sini waktu pun masuk dzuhur kami semua pergi ke musholla yang disediakan disana dan menjalankan kewajiban.
Sehabis sholat kami pun mencari makan karena para penghuni perut sudah memainkan musik keroncongan nya.
untuk mencari makan disana juga sudah tersedia stand nya namun kami ingin makan di luar maka dari itu kami pun mengakhiri perjalan kami di wisata ini.
Bab kali ini sampai disini dulu..
jangan lupa terus beri dukungannya
VOTE
LIKE
RATE
__ADS_1
KOMEN
MAKASIH 😍😍😍😘😘