DOKTER JANTUNGKU

DOKTER JANTUNGKU
chapter 29 MINGGU CERIA


__ADS_3

Siang-siang makan pisang


Pisangnya pakai bumbu


Salamu'alaikum selamat siang


Dokter jantungku update terbaru


Anak kecil makan tebu


Tebunya manis sekali


Ayo baca Dokter Janungku


TebarKan jempol kalian di sini


*******😍😍😍😍*******


Habis berpamitan dengan orang tua Di'ah kami semua beranjak dan langsung jalan menuju sanggar batik, karena bang Idho cs menunggu disana.


Sesampainya di sanggar batik ternyata tak hanya bang Idho, melainkan Kak Farhan, Kak Sinta dan kak Rendi juga ada disana.


Kami yang berada di dua mobil dari rumah pun turun dan ikut berkumpul dengan yang lain.


Karena yang pergi berpasangan maka dua mobil tidaklah cukup, untungnya kak Rendi juga membawa mobil jadi kami berbagi personil, satu mobil di bagi menjadi 3 pasang


Mobil yang di bawa kak Syahril ada Mimi, kak Ryan dan Di'ah, Bang Erwan dan Emma.


Mobil yang di bawa kak Andri ada Manda, Kak Rudi dan ceweknya, Sila dan bang ridho.


Mobil yang di bawa kak Farhan ada kak Sinta, bang Idho plus ceweknya, Rendi dan Novi,


Setelah berbagi personil kamipun berangkat menuju tempat yang akan kami kunjungi.


Sepanjang jalan menyelusuri pinggiran sungai menuju jalan besar terdengar alunan lagu dari DVD yang di putar oleh kak Syahril. seolah mewakili pengungkapan hatinya.


**Waktu pertama kali


Kulihat dirimu hadir


Rasa hati ini inginkan dirimu


Hati tenang mendengar


Suara indah menyapa


Geloranya hati ini tak kusangka


Rasa ini tak tertahan


Hati ini selalu untukmu


Terimalah lagu ini


Dari orang biasa


Tapi cintaku padamu luar biasa


Aku tak punya bunga


Aku tak punya harta


Yang kupunya hanyalah hati yang setia


Tulus padamu


Hari-hari berganti


Kini cinta pun hadir


Melihatmu, memandangmu bagai bidadari


Lentik indah matamu


Manis senyum bibirmu


Hitam panjang rambutmu anggun terikat


Rasa ini tak tertahan


Hati ini selalu untukmu


Terimalah lagu ini


Dari orang biasa


Tapi cintaku padamu luar biasa


Aku tak punya bunga


Aku tak punya harta


Yang kupunya hanyalah hati yang setia


Tulus padamu


Oh-ho huu


Terimalah lagu ini

__ADS_1


Hm-mm


Dari orang biasa


Terimalah lagu ini


Dari orang biasa


Tapi cintaku padamu luar biasa


Aku tak punya bunga


Aku tak punya harta


Yang kupunya hanyalah hati yang setia


Yang kupunya hanyalah hati yang setia


Terimalah cintaku yang luar biasa


Hm-mm


Tulus padamu*"


Alunan lagu terus berputar, kak Syahril pun terus mengikuti syair setiap baitnya dengan senyuman yang terukir di kedua bibirnya serta menggenggam tangan Mimi seakan tak ingin untuk dilepaskan.


"Beuh.. Nyanyi sih nyanyi Riil, tapi tangan fokus ke setir napa!" Ucap kak Ryan menjahili.


"Syirik aja lo!" jawab kak Syahril enteng.


"Dasar yang lagi fall in love.. Tangan pun tak bebas bergerak.." Sindir bang Erwan yang duduk paling belakang.


"Udah kalian duduk aja yang bener.. Noh pegang pasangan kalian masing-masing dari pada ngusilin aku terus." ucap kak Syahril tersenyum ngejek.


Mobil terus berjalan hingga sampailah ke jembatan AUR DURI jembatan yang terbentang di atas sungai Batanghari.


Jalanan masih lengang tak banyak kendaraan yang melintas dan tiba-tiba cuaca pun mendung.



Di sepanjang jembatan lagu terus berputar dan kini alunan lagu cinta dari afgan


"*Aku jatuh cinta


'Tuk kesekian kali


Baru kali ini kurasakan


Cinta sesungguhnya


Tak seperti dulu


Kali ini ada pengorbanan


Cinta bukan sekedar


Kata-kata indah


Cinta bukan sekedar


Samudera cinta


Dari palung hati


Tak terukur dalamnya


Hingga saat


Perpisahan tiba


Mengundang air mata


Atau hanya secuil


Penyesalan


Cinta bukan sekedar


Kata-kata indah


Cinta bukan sekedar


Cinta adalah ruang dan waktu


Datang dan menghilang


Semua karunia Sang Pencipta


Mungkinkah kamu sedang menatap bulan


Bulan sabit yang sedang kupandangi?


Mungkinkah kamu menangis


Di atas bintang khayalku?


Maafkanlah cinta


Atas kabut jiwa

__ADS_1


Yang menutupi pandangan kalbu


Cinta bukan sekedar


Kata-kata indah


Cinta bukan sekedar


Cinta bukan sekedar


Kata-kata indah


Cinta bukan sekedar


Cinta adalah ruang dan waktu


Datang dan menghilang


Semua karunia Sang Pencipta*


Kami semua menikmati alunan-alunan syair setiap baitnya.. Satu setengah jam lebih perjalan menuju tempat yang kami tuju, akhirnya sampai juga.



Setelah sampai kami langsung turun dan langsung menuju kasir untuk membeli tiket masuk. Harga tiket masuk karena hari libur Rp.30.000/Orang.


Setelah membeli tiket kami semua masuk dan untuk memasuki Jambi Paradise, kita akan disambut dengan lorong dari tumbuhan merambat dengan burung dan ayam yang dipelihara di sisi kanan dan kirinya.


Lorong sepanjang 30 meter ini merupakan salah satu tempat yang instagramable di Jambi Paradise. Kita bisa berswafoto sepuasnya di lorong ini.



Jambi paradise merupakan tempat wisata syurgawinya jambi.


Tidak jauh dari lorong tersebut, terlihat untaian bambu di sisi kanan dan kiri yang memberikan kesejukan saat duduk dibawahnya.



Sedangkan pada bagian atasnya, terdapat jembatan gantung yang membentang.



( foto-foto dari Google ya riders)


Jambi Paradise ini memiliki wahana wisata utama berupa wisata air yang cukup luas, dengan desain utama berupa danau kecil yang mengelilingi daratan di tengahnya. Jika sudah lelah berkeliling, kita dapat menyewa saung di sekitar tepi danau untuk menikmati



Begitu banyak wahana yang disediakan di tempat wisata ini. Ada Flying Fox, jembatan gantung, boat dan perahu, sepeda air, balon, labirin dan wahana-wahana lainnya yang tidak kalah menariknya.







Kak Syahril dan yang lain mencoba wahana flying fox sedangkan kami duduk-duduk di saung yang telah kami sewa.




Setelah kak Syahril selesai mencoba wahana Flying fox nya, kami semua mencoba wahana lainnya.


Mimi dan kak Syahril mencoba wahana perahu.



Menaiki perahu menyusuri dan mengelilingi danau buatan ini, kami saling bercerita dan bercanda.


"Apa adek senang harii ini?" tanya kak Syahril kepada Mimi


"Iya kak Mimi senang makasih ya." jawab Mimi dengan senyuman manis dan tangannya bermain dengan air.


"Kapan-kapan kita pergi tempat wisata lainnya ya?" Ucap kak Syahril.


"Iya kak InsyaAllah." jawab Mimi.


Tak terasa danau buatan ini sudah kami putari dan kami pun kembali lagi ke atas.


Puas menikmati segala macam wahana di sini waktu pun masuk dzuhur kami semua pergi ke musholla yang disediakan disana dan menjalankan kewajiban.


Sehabis sholat kami pun mencari makan karena para penghuni perut sudah memainkan musik keroncongan nya.


untuk mencari makan disana juga sudah tersedia stand nya namun kami ingin makan di luar maka dari itu kami pun mengakhiri perjalan kami di wisata ini.


Bab kali ini sampai disini dulu..


jangan lupa terus beri dukungannya


VOTE


LIKE


RATE

__ADS_1


KOMEN


MAKASIH 😍😍😍😘😘


__ADS_2