
Waktu silih berganti minggu yang dinanti pun telah tiba..
Hari ini aku dan teman-teman berencana akan melihat turnamen sepak bola anatar sekolah di KONI.
Emma dkk mereka sudah membawa baju ganti dan mereka pulang ke rumah ku dan ganti pakaian di rumahku.
Acaranya di mulai jam 2 kak Syahril dkk juga rencananya langsung pergi tanpa harus pulang ke rumah dahulu.
Kami semua pulang barengan kecuali kak Rani dan kak Jenie mereka berdua pulang ke rumah mereka dahulu dan kami janjian ketemu di seberang sana yaitu di depan halte Ramayana.
Lama berjalan akhirnya nyampai juga di lorong rumahku, kak Syahril cs terus jalan dan mereka menunggu kami di rumah bang Idho.
Aku dan geng rusuh menuju rumahku untuk berganti pakaian dan aku juga di izinkan pergi karena teman-teman ku membantu minta izin kepada Bicik.
Tak butuh waktu lama kami berganti pakaian setelah berganti kami pun terus berangkat karena kak Syahril sudah menunggu kami di rumah bang Idho dan rencananya sebelum tanding kami akan makan di K*C terlebih dahulu.
Tak makan waktu lama pula untuk menuju rumah bang Idho dan ternyata mereka juga sudah berada di bawah menunggu kami. setelah itu kami pun berangkat.
Tapi kami harus tunggu dulu sebelum menyeberang karena ketek tidak ada yang mangkal di seberang sini.
Sambil menunggu kami duduk di bawah gapura penyeberangan.
Kampung kami ini di sebut dengan Sekoja atau Seberang Kota Jambi adalah bagian utara Kota jambi yang dipisahkan oleh sungai Batanghari.
Walaupun hanya berjarak beberapa ratus meter dari Pusat Kota, namun Sekoja jauh tertinggal dibandingkan dengan bagian Kota Jambi yang lain.
Tidak ada gedung tinggi,apalagi mall, yang ada hanyalah rumah rumah panggung khas Jambi.
Seberang Kota Jambi adalah wajah Kota Jambi sebenarnya, tempat warga asli melayu Jambi tinggal beserta adat istiadatnya, serta tempat peninggalan benda bersejarah yang masih bertahan dan terjaga baik dari gerusan zaman.
Sekoja bersebelahan dengan pusat kota Jambi, namun untuk menuju kesana kami harus melintasi sungai Batanghari terlebih dahulu.
Di depan gapura penyeberangan ini ada Sanggar batik Selaras Pinang Masak yang berlokasi di kampungku.
Ini adalah Balai pengrajin Batik di kampungku
__ADS_1
Sekoja adalah pusat produksi Batik Jambi. Disini kita dapat melihat proses pembuatan Batik bahkan dapat terlibat langsung dalam proses pembuatannya.
Batik tulis Jambi memiliki ciri khas yang unik dan eksotis, baik dari segi warna maupun motifnya.
Sebagian besar pewarna batik Jambi diambil dari bahan-bahan alami, yaitu campuran dari aneka ragam kayu dan tumbuh-tumbuhan yang ada di jambi, seperti getah kayu lambato dan buah kayu bulian, daun pandan, kayu tinggi dan kayu sepang.
Banyak corak dan motif di hasilkan oleh pengrajin Batik di daerah kami
Motif yang ada diantaranya motif Durian Pecah, Kaca Piring, Puncung Rebung, Angso Duo Bersayap Mahkota, Tampuk Manggis, Kapal Nyanggat, dll.
Untuk menyeberang kami menggunakan Getek (atau Ketek) ataupun perahu wisata tradisional Jambi yaitu “Kajang Lako”. Perjalanan dengan Perahu dari Sekoja menuju Pusat Kota hanya membutuhkan waktu 10-15 menit saja dengan biaya 2ribu-5ribu saja buat anak sekolah beda ongkos.
Sebenarnya bisa saja lewat darat namun harus keliling dan harus menggunakan roda dua atau roda empat dan itu memakan waktu cukup lama karena harus melewati jembatan Aur Duri satu atau Aur Duri dua.
Akhirnya ketek yang kami tunggu pun telah tiba dan kami pun menyeberang.
Ramayana ini posisi nya juga di pinggiran sungai Batanghari.
Setelah kami semua berkumpul kami memilih berjalan untuk menuju KONI karena nanti sebelumnya kami akan mampir makan di K*C.
Tak butuh lama untuk kami menuju K*C, setelah sampai kami langsung pesan dan segera menyantapnya setelah pesanan kami selesai.
Setelah makan kami lanjut jalan untuk menuju KONI kurang lebih 15-25 menit perjalan dari K*C.
Sesampainya di KONI kak Syahril dan teamnya langsung bergabung ke dalam sebuah ruangan di KONI itu buat berganti kostum, setelah berganti kostum dia menitipkan tas nya kepadaku.
Waktu permainan telah tiba aku duduk di bagian atas dan melihat pertandingan itu berlangsung.
Geng kurang bahan ternyata ikut menonton dan begitu riuhnya suara mereka menyemangati tim sekolah kami, ibarat kata mereka adalah cheerleaders jika di dengar dari riuh nya suara mereka ☺.
Lama sudah pertandingan berlangsung namun mereka sering seri sehingga waktu bertambah untuk mendapatkan pemenangnya.
__ADS_1
Setelah 2 X 15 menit perpanjangan waktu akhirnya team dari sekolah kami menang, dan akan tanding lagi 2 hari yang akan datang.
Terlihat rona kebahagian dari team sekolah kami, mereka masih berkumpul di area lapangan bersama team lawan dan saling bersalaman.
Kak Syahril celingak celinguk mencari keberadaanku dan aku yang melihat dia mencariku pun melambaikan tanganku dan dia menghampiriku.
Sebelum dia menghampiri ku si Rianti ketua geng kurang bahan mendekatinya seraya merangkul kan lengannya di lengan kak Syahril.
Begitu pula dengan si Siti dan Laila, sedangkan si Eva dia lagi caper sama Andika teman kelasku.
Kak Syahril melihat Rianti merangkul kan lengan ke lengannya langsung menghempaskan lengannya secara kasar dan Rianti terus saja melakukan aksinya.
Emma yang melihat adegan itu langsung mendekatkan dirinya ke bang Erwan dan langsung mengambil lengan si cewek gatal itu dan menghempaskan nya pula.
Begitu pula dengan Di'ah tak mau kalah dan dia menunjukan jari telunjuknya kepada si cewek gatal dan menatap mereka dengan tajam.
Beda pula dengan kak Syahril setelah menghempaskan tangan si Rianti dia langsung mendekatiku dan merangkul lenganku dan kami pun semua keluar dari KONI.
Sepanjang jalan kak Syahril tak ingin lepaskan genggamannya aku hanya melihat nya dengan senyum dalam bathin ku berkata "Jadi begini rasanya berpacaran."
Sebelum pulang ke rumah kami makan bakso di terminal rawasari di situ ada kedai Bakso Setan namanya.
Aku pesan bakso setan dan baksonya besar ya yang viral kini bakso beranak, baksonya sebesar mangkok jadi kuah dan mie nya terpisah di mangkok lain.
Aku memakan bakso nya berdua sama kak Syahril, begitu pula Emma dan Di'ah mereka serta yang lain makan berdua dengan pasangannya.
Yang gak ada pasangan mereka pesan bakso biasa ☺
#Kalau zaman ku bakso setan itu baksonya besar dan di dalam nya ada bakso kecil2 ada telur dan tahu yang kini di kenal dengan bakso beranak.
______________**TBC___________
JANGAN LUPA DUKUNGANNYA
VOTE
LIKE❓❓❓❓❓❓
__ADS_1
RATE⭐⭐⭐⭐⭐
KOMEN**