
Disaat asik menonton suara adzan dari masjid-masjid saling bersahutan pertanda muadzin menyerukan kepada muslimin dimuka bumi ini untuk segera menunaikan perintah Allah SWT.
Karena Sudah adzan Syahril mengajak Mimi dan Ay untuk sholat bersama dengannya.
"Yok dek ambil wudhu ya kita sholat berjamaah yok." Ucap nya.
"Tuh yuk sana ambil wudhu terus sholat." Ucap Ay dan Ay mendapatkan tatapan dari Syahril dan Mimi.
"Ay juga." Ucap Syahril.
"Ay kan masih kecil kak jadi nanti aja ya ayau nonton dulu hehehe." Jawab Ay gamblang.
"Ay.. " Panggil Mimi dengan merapatkan giginya dan Ay hanya nyengir kuda. "Buruan.." lanjut Mimi dan Ay langsung berlari ke dapur menuju keran yang berada di luar kamar mandi yang di khususkan untuk berwudhu.
Ay telah selesai berwudhu dan dia jugananyakan mukenanya yang tidak ketemu di dalam tasnya.
"Maaak mukena Adimana ya..?" Seru Ay dari dalam sedangkan masih berada dalam kamar mandi guna membersihkan diri karena habis membuat keripik pisang dan yang pasti juga membersihkan diri untujenunaikan sholat Ashar.
Tak berselang lama emak pun keluar dari kamar mandi karena mendengar sibungsunya memanggilnya dan bergantian dengan nyai untuk membersihkan diri.
"Ada apa Ay." ucap Mak. " Astaghfirullah Ay kenapa tas nya di bongkar- bongkar gitu." Ucap Emak yang melihat isi tas sudah berserakan di luar.
"Ay tadi nyari ini.." Ucap nya dan menunjukkan mukena yang sudah di pegangnya.
Mimi menyiapkan sajadah dan membentangkan sajadah-sajadah tersebut dengan menghadap ke arah kiblat.
Nyai yang telah selesai membersihkan diri masuk kedalam begitu pula dengan Syahril yang telah selesai berwudhu, Nyai akan masuk kedalam kamar guna melaksanakan sholat namun Syahril mencegah nya dan mengajak Emak dan nyai untuk sholat berjamaah dengan nya.
Nyai, Mak kita sholat berjamaah ya." Ucapnya dengan sopan Nyai dan Emak pun mengangguk dan ikut serta di saf makmum.
Ada rasa bahagia di hati Mimi karena sholat Ashar kali ini sholatnya berjamaah dengan di imami oleh Syahril.
Syahril berdiri di atas sajadah yang paling depan sebagai imam sholat dan dia melafazkan iqomah sebelum membaca niat untuk sholat.
Lafadz Iqomah
اَللهُ اَكْبَرُ ،اَللهُ اَكْبَرُ
Allaahu Akbar, Allaahu Akbar
أَشْهَدُ اَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّااللهُ
Asyhadu allaa illaaha illallaah
اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ
Asyhadu anna Muhammadar rasuulullah
حَيَّ عَلَى الصَّلَاةِ
Hayya 'alashshalaah
حَيَّ عَلَى الْفَلَاحِ
Hayya 'alalfalaah
قَدْ قَامَتِ الصَّلَاةُ ،قَدْ قَامَتِ الصَّلَاةُ
Qad qaamatish-shalaah, Qad qaamatish-shalaah
اَللهُ اَكْبَرُ ،اَللهُ اَكْبَرُ
Allaahu Akbar, Allaahu Akbar
لَاإِلٰهَ إِلاَّاللهُ
Laa ilaaha illallaah
Artinya :
Allah Maha Besar, Allah Maha Besar.
Aku bersaksi bahwa Tiada Tuhan melainkan Allah.
Aku bersaksi bahwa nabi Muhammad itu adalah utusan Allah.
Marilah Sembahyang (sholat).
Marilah menuju kepada kejayaan.
Sesungguhnya sudah hampir mengerjakan sholat.
Allah Maha Besar, Allah Maha Besar.
Tiada Tuhan melainkan Allah.
**Sedikit berbagi ilmu tentang adzan dan iqomah**
Adzan merupakan panggilan atau seruan bagi umat islam pertanda masuknya waktu shalat fardhu telah tiba.
Sedangkan Iqomah merupakan suatu panggilan untuk melaksanakan sholat.
Sebagai umat muslim wajib mengetahui bacaan adzan. Adzan menjadi patokan utama dalam melaksanakan sholat.
Para sobat Dokter Jantungku yang muslim pasti tau ya lafadz adzan lafadz nya sama dengan iqomah hanya di lafadz adzan lafadz nya serba dua seperti contoh di bawah ini ya lafadz adzan:
__ADS_1
Lafadz Iqomah
اَللهُ اَكْبَرُ ،اَللهُ اَكْبَرُ 2X
Allaahu Akbar, Allaahu Akbar 2x
أَشْهَدُ اَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّااللهُ 2x
Asyhadu allaa illaaha illallaah 2x
اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ 2x
Asyhadu anna Muhammadar rasuulullah 2x
حَيَّ عَلَى الصَّلَاةِ 2x
Hayya 'alashshalaah 2x
حَيَّ عَلَى الْفَلَاحِ 2x
Hayya 'alalfalaah 2x
اَللهُ اَكْبَرُ ،اَللهُ اَكْبَرُ
Allaahu Akbar, Allaahu Akbar 1x
لَاإِلٰهَ إِلاَّاللهُ
Laa ilaaha illallaah 1x
Artinya :
Allah Maha Besar, Allah Maha Besar
Aku menyaksikan bahwa tiada Tuhan selain Allah
Aku menyaksikan bahwa nabi Muhammad itu adalah utusan Allah
Marilah Sholat
Marilah menuju kepada kejayaan
Allah Maha Besar, Allah Maha Besar
Tiada Tuhan selain Allah
Nah jika di waktu subuh maka Adzan yang dikumandangkan ketika akan sholat shubuh, ditambahkan lafadz :
اَلصَّلاَةُ خَيْرٌ مِنَ النَّوْمِ
Ash-shalaatu khairum minan-nauum
dan dibaca 2x setelah lafadz Hayya 'alalfalaah
( حَيَّ عَلَى الْفَلاَحِ ).
Setelah muadzin mengumandangkan Adzan dianjurkan untuk membaca doa setelah adzan begitu juga setelah mengumandangkan iqomah dianjurkan pula untuk membaca doa setelah iqomah.
Waktu diantara adzan dan iqomah merupakan waktu yang baik untuk berdoa dimana doa itu akan dikabulkan, oleh sebab itu anjurkan bagi kita untuk memperbanyak doa pada waktu tersebut.
Dan sobat Dokter Jantungku dalam sholat ada dua waktu yang memiliki keutamaan yang besar yaitu sholat ashar dan subuh kedua waktu tersebut memiliki keistimewaanya terdapat didalam ayat Alquran.
“PELIHARALAH segala shalat(mu), dan (peliharalah) shalat wustha (ashar),” (al-Baqarah [2]: 238).
Rasulullah SAW bersabda: “Para malaikat mengawasi kalian dengan bergantian antara malam dan siang. Mereka kemudian berkumpul pada waktu shalat subuh dan shalat ashar. Lalu malaikat yang mngawasi di malam hari naik ke atas. Maka Tuhan bertanya meski Dia lebih tahu dari mereka, ‘Bagaimana kalian meninggalkan hamba-hamba-Ku?’ Para malaikat menjawab, ‘Ketika kami pergi, mereka sedang melaksanakan shalat. Dan ketika kami datang, mereka juga sedang melaksanakan shalat,’” (HR Bukhari).
“Siapa saja yang tidak melaksanakan shalat Ashar, maka amal perbuatannya akan hilang sia-sia,” (HR Bukhari).
Dalam shalat Ashar terdapat keutamaan yang besar, Rasulullah SAW menghubungkannya dengan shalat Subuh.
***
Setelah melafazkan iqomah Syahril melafazkan niat sholat ashar.
Dibawah bacaan niat sholat ashar jika dilakukan secara berjemaah:
أُصَلِّى فَرْضَ العَصْرِأَرْبَعَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً (مَأْمُوْمًا/إِمَامًا) لله تَعَالَى.
ushalli fardhol 'ashri arba'a raka'aatin mustaqbilalqiblati adaan makmuman/imaman lillaahi ta'ala
Artinya: Saya melakukan shalat fardhu ashar sebanyak empat rakaat dengan menghadap kiblat, pada waktunya (menjadi makmum/imam) karena Allah Ta’ala.
Setelah membaca niat Syahril mengangkat kedua tangannya dengan membaca lafadz
اَللهُ اَكْبَرُ Allahu Akbar
Setelah selesai sholat Syahril menghadap kebelakang diraihnya tangan Nyai dan mencium punggung tangan begitu juga dia meraih tangan emak dan menciumi punggung tangan emak, Mimi pun melakukan hal serupa.
Sebelum beranjak dari sajadah Syahril menyempatkan diri untuk berdoa seperti biasa di dalam doa nya selalu terselip kedua orang tua sanaknfamiky yangbt lah tiada dan satu nama wanita yang selalu diselipkan yaitu Mimi.
***
Karena hari telah sore Syahril ingin pamit pulang namun dicegah oleh emak.
"Mak, Nyai, Syahril Balek dulu dulu ya." pamitnya.
__ADS_1
"Eh kageklah dulu Riil, makan dulu." sahut Nyai. ( Eh nanti dulu Riil, makan dulu.)
"Tunggu bentar lagi tu hah emaknyo Mimi lagi masak gulai tempoyak ikan baung oagek kepunanan kau." Ucap nyai lagi. ( Tunggu bentar lagi tuh makanya Mimi lagi masak gulai tempoyak ikan baung,kepunanan itu kata kiasan seperti pamali.)
#Tempoyak adalah daging durian yang difermentasikan.
"Oh iyolah Nyai kalau macam tu." Ucap syahril
Syahril pun kembali duduk tapi dia dan Mimi duduk di teras sambil merasakan hembusan angin yang sepoi-sepoi karena cuaca yang tampak meredup ingin menurunkan rintik hujan.
Tak berselang lama emak memanggil Mimi.
"Mi.." seru emak.
"Yo Mak." Jawab Mimi dan berlalu masuk kedalam menuju dapur.
"Nah siapkanlah makan, ajak Syahril makan sekalian." Ucap Mak sambil menyendokkan gulai tempoyak dan memasukkan kedalam mangkok.
Mimi mengambil piring, gelas dan kobokan pastinya dan di sajikan di atas karpet plastik, setelah itu mimi menyajikan nasi serta lauk pauk nya. Semua sudah tersaji Mimi menuju ke depan buat mengajak Syahril untuk makan terlebih dahulu.
"Kak ayo kita makan dulu." ajak Mimi.
"Ya udah ayook." Jawab syahril dan berlalu menuju sajian.
Tenyata di dapur si Ay sudah dudukbmanis menghadap makanan yang sudah tersaji.
"Ayok kak duduk." Ucap Ay mengajak Syahril duduk dengan menepuk karpet di sampingnya dan ditanggapi Syahril dengan senyum dan anggukan.
"Makqnlah Riil, jangan malu-malu." Ucap Nyai "Ambilkan mi nasi buat syahril." ucap Nyai lagi.
Mimi pun mengambilkan nasi untuk Syahril.
"Nih kak nasinya, lauknya ambil sendiri ya." ucap Mimi.
"Iya makasih dek."
Syahril pun mengambil gulai tempoyak bagian kepala ikan baung.
Nyai yang melihat Syahril ngambil kepala menegur Syahril.
"Ngapo bek bagian kepala, dagingnya banyak tu." Ucap Nyai. ( Kenapa bila bagian kepala, bagian dagingnya banyak.)
"Ndak apolah nyai, enak bagian kepala busi ngisap-ngisap." ( tidak apa nyai. enak bagian kepala bisa di isap-isap).
Mimi melihat Ay akan mengambil gulai tempoyak menegurnya.
"Dek tempoyak ya pedas, Ay makan ikan goreng bae.''
"Ndak lah Ay bisa kok makan pedas."
"Dibilang dak mau dengar kuah tempoyak ya pedas tuh."
"Ay ambil daging ikannya."
"Sama Ay daging nya pedas juga." ucapan Mimi tidak di tanggapi sama Ay.
"Huh hah huh hah huh hah pedas-pedas." ucap Ay.
Mimi yang berada disampingnya ay langsung memberikan air kepada Ay dan diminum sampai tandas oleh Ay.
"Makanya orang tua bilang di dengerin." Ucap Mimi.
"Tapi enak yuk." Ucap Ay sambil ingin m nyuapkan nasi beserta lauknya.
"Masih sanggup?" Tanya Mimi.
"Hemm." Ucap Ay yang udah ada nasi di dalam mulutnya.
Mimi menyiapkan air minum di samping ay dan juga Syahril.
Mimi melihat wajah Ay penuh dengan keringat karena kepedasan tapi diaasih juga lanjut memakannya bahkan ingin menambah lauk tempoyak nya.
"Sudah jangan pakek lauk itu lagi nanti sakit perut." tegur Emak tapi ay malah cemberut.
"Yasudah ambil sedikit Bae." Ucap emak kembali setelah melihat Ay cemberut dan ay pun tersenyum.
"Tambah lagi Riil, ambilkan nasi Syahril lagi mi." ucap Nyai.
"Iyo nyai." ucap Mimi danenyendokkan nasi lagi danemasukkan kedalam piring Syahril.
"Udah dek jangan banyak nian." Ucapnya dan Mimi berhenti menuang kan nasi.
Semua makan dengan lahapnya sampai bercucuran keringat menikmati gulai tempoyak, rebusan pucuk ubi, dan lalapan jengkol apa lagi masakan emak, maka nikmat Tuhan mana yang engkau dustai, mertua lewattpun tak tampak 😉😉 ( jadi rindu masakan almarhumah ☹️☹️)
***
Hai hai assalamualaikum sobat dokter jantungku selamat sore semua, makasih ya yang masih setia dokter jantungku.
Jangan lupa beri dukungan kalian ya berupa
VOTE
RATE
LIKE
__ADS_1
KOMEN
Terimakasih sebelumnya.