
Mimi dan yuk Eka pun pulang menuju desa sebelah melewati kebun sawit yang terdapat disisi kiri dan kanan.
Butuh memakan waktu 40 menit dengan menggunakan kendaraan roda dua Mimi pun di antara yuk Eka sampai rumah.
"Alhamdulillah sampai jugo yuk." Ucap Mimi sambil menurunkan belanjaannya yang tersusun di depan.
"Iyo alhamdulillah, yaudah ayuk langsung balek yo." ucapnya.
"Dak masuk dulu yuk," tawar Mimi kepada yuk Eka untuk masuk kerumahnya dulu.
"Ndak lah, kasian satria tinggal dari tadi, yaudah ayuk balek dulu salamualaikum." Ucapan yuk Eka dan langsung berlalu mengendarai motornya dan pulang kerumahnya.
"Waalaikum salam, makasih yuk." Jawab Mimi dan hanya di jawab dengan anggukan kepala saja oleh yuju Eka.
Sepeninggalan tuk Eka pulang, emak pun keluar dari samping rumah karena dia batu selesai menjemur pakaian.
"Assalamu'alaikum mak." Mimi mengucapkan salam ketika melihat mamaknya yang muncul dari sebelah dan mencium tangannya.
"Waalaikumsalam." jawab emak.
"Tadi mak dengar suaro yuk Eka kau tadi mano dio?" tanya mak pula.
"Iyo tadi kami balek samo dio, kebetulan dio ado di tebing tadi."
"Nah om Yan kau dak jadi manen apo hari ni?" tanyo emak dan dia duduk di pinggiran pagar teras.
"Jadi mak, tadi dio baru balek masuk malam, mungkin gek dio pergi samo bining." jawab Mimi. ( bining panggilan bi Ida)
"Oh iyolah, jadi dak belikan pesanan mak semalam." tanya mak kepada Mimi.
"Jadi Mak, nih." jawab Mimi dengan memperlihatkan kantong plastik dengan cara mengangkatnya ke atas dan berlalu masuk ke dalam rumah.
"Payo mak masuk, Mimi mau nyuci ayam samo ikannya." ucap Mimi sambil berjalan masuk.
Mimi langsung menuju dapur dan langsung menaruh belanjaannya dan mengeluarkan isinya terutama isi di kantong yang isinya ayam dan ikan, Mimi langsung membersihkan ikan dan ayam yang telah disaingi dan di potong -posting ikeh pedagangnya.
Setelah semua bersih Mimi pun bertanya sama emak mau dimasak apa.
"Mak mau masak apo hari ni?" tanya Mimi.
"Masak ayam kecap, tumis kangkung samo sambal kentang." jawab emak sambil mengambil ayam yang sudah dibersihkan dan di baluran dengan asam jeruk dan garam.
__ADS_1
Mimi membantu maknya masak, sebenarnya Mimi tidak bisa masak dia hanya menolong-menolong memotong atau membersihkan saja.
Kadang hal ini Mimi sering ditegur sama nyai-nyai nya ( nyai\=nenek). Apa lagi kalau di jambi Mimi jarang yang namanya bantu masak sehingga kadang nyai selalu menasehati agar mau belajar masak.
"Belajar lah masak lagi Mi, gek kalu la belakang biso laki masak makan masakan awak." Ucap nyai menasehati Mimi.
Dan nasehat itu tak hanya nyai yang memberikan emak dan bibinya pun juga sering mengucapkan hal yang serupa.
Seperti saat ini di dapur Mimi sedang membantu emaknya mengupas kentang dan membersihkan serta memotong kangkung.
Mimi memang jarang yang namanya memegang peralatan dapur yang berada di atas kompor alias masak.
Untuk menggoreng ayam aja Mimi hanya membolak balikkan dan tau tau gimana ayam itu masak Mimi selalu bertanya sama emak jika di suruh balikkan ayam yang berada di penggorengan.
"Mak ini sudah masak belum?" tanya Mimi.
"Belum Mi, ayam tu kau masak warnanya kecoklatan." Jawab mamak.
Mak menggiling cabe pakai penggilingan yang terbuat dari batu. Mak jika membuat sambal paling ndak mau jika cabe itu di blender katanya rasanya kurang enak beda dengan cabe yang digiling pakek tangan.
Sambil menggiling cabe emak menasehati Mimi.
"Mi. belajar lah lagi masak." ucap emak.
"Awak lah gadis belajar lagi masak, gek kalo la belaki harus padek masak." nasehat emak.
( Kamu sudah gadis belajar lagi masak, nanti kalau sudah bersuami harus pandai masak)
"Gampang lah mak kalu la belaki gek." ucap Mimi.
"Gampang-gampang giling cabe be dak tau." ucap emak.
"Yo gampang lah mak tinggal beli bae di rumah makan." jawab Mimi sekananya saja.
"Iyo kalu dapat laki orang kayo kalu dapat laki macam bapak kau dak telap tiap hari makan beli." jawab emak yang tidak mengerti jalan pikiran anak gadisnya.
"Makonyo mak do'a in biak Mimi dapat laki orang kayo hehee."
"Gaya kau jangan nak mimpi macam tu dak tau jodoh kito macam mano. Walopun dapat orang kayo pastilah enak makan masakan bininyi dewek dari pado beli." Ucap Mimi.
Mimi hanya mendengarkan saja tanpa mau membantah yang lebih.
__ADS_1
"Kalu kau dapat laki kayo Iyo dio sanggup makan beli terus, pasti sekali-kali dio nak jugo makan dari masakan bininyo, jangan sampe dak tau masak laki makan masakan orang." Ucap Mimi.
kentang tlah usai di goreng, tinggal ayam yang sebentar lagi juga matang. Mimi mengupas bawang merah dan putih, jahe setelah itu dia mengirimnya sambil terus mendengarkan nasihat-nasihat dari emaknya.
Ayam yang sudah di goreng emak menyuruh Mimi untuk menulis cabe yang sudah di giling dan Mimi pun mengikutinya.
Setelah cabe yang tumis telah kelihatan berubah warna dan telah mengeluarkan minyak yang menandakan sambal tersebut matang Mimi masukkan kentang yang telah di goreng dan Pete yang sudah di goreng selayang setelah itu di aduk rata dengan sambal tadi tak lupa pula Mimi memasukkan garam dan penyedap rasa dan sedikit gula sambal kentang pun siap.
Setelah itu emak juga menyuruh Mimi menumis irisan bawang merah bawang putih jahe dan irisan cabe merah hijau dan rawit setelah tercium aroma wangi Mimi masukkan ayam yang telah di goreng tadi masukan sedikit air dan setelah itu kecap tak lupa garam dan penyedap rasa setelah mendidih Mimi pun matikan kompor dan menyalin ayam kecapnya ke dalam mangkuk.
Setelah ayam kecap selesai emak menyuruh Mimi menumis irisan bawang merah, bawang putih dan cabe stelah layu dan tercium aroma khasnya Mimi masukkan kangkung yang telah dibersihkan sebelumnya tak lupa pula garam dan penyedap rasanya makan jadi pula tumis kangkung alam Chet Mimi.
Ya hari ini semua masakan ala chet Mimi karena semua yang memasaknya Mimi, sungguh pandai cara emak mengajari Mimi masak.
Semua sudah di pindahkan kepada tempat nya dan di simpan di atas meja dan di tutup pakai tudung saji. ( yang gak tau tudung saji nih ya bentuk nya ada banyak ragam bentuk dan bahannya) kebetulan punya ortu seperti dibawah ini.
Sehabis masak Mimi tak langsung istirahat dia langsung mencuci semua peralatan masak yang kotor, setelah itu baru dia bebas.
Pegal ya g dirasakan Mimi, ya baru kali ini Mimi memasak biasanya dia hanya membantu mengupas dan membersihkan saja kali ini dia harus memasak tapi Mimi sangat senang bisa memasaknya.
Karena capek memasak Mimi masuk kedalam kamarnya untuk merebahkan diri ke atas kasurnya dan tak lupa dia membuka HP dan mengeceknya dan ternyata terdapat puluhan chat masuk dari seseorang diseberang sana.
Hmmm kira-kira apa ya isi chat tersebut? ikutin terus cerita nya ya dan jangn bisanya untuk selalu mendukung karya ini.
JANGAN LUPA DUKUNGAN DAN JEJAK NYA
VOTE
RATE
LIKE
KOMEN
__ADS_1
πππTERIMAKASIHπππ