DOKTER JANTUNGKU

DOKTER JANTUNGKU
PERPISAHAN


__ADS_3

Acara perpisahan tiba, semua kelas telah mempersiapkan diri untuk unjuk serta dalam partisipasi pelepasan anak kelas tiga di tahun ini.


Panggung telah di pasang di tengah lapangan, pihak sekolah mengadakan acara dengan cukup meriah. Tersedia berbagai macam alat musik / alat band di atas panggung.


Dengan acara ini semua siswa berbaur dan menampilkan kemampuan bakat masing-masing, dari kelas Mimi juga ada yang ikut serta karena di kelas mimi juga ada anak band, tak hanya anak band dikelas Mimi juga ada yang hobi nari dan dance.


Satu persatu peserta dari tiap kelas menampilkan bakat terpendam nya, sorak riuh menambahkan kesan kebahagiaan bagi siswa siswi semua.


Dipertengahan acara MC memberhentikan sejenak acara muda-mudi dan MC melanjutkan acara selanjutnya yaitu sambutan kepala sekolah untuk memberikan sepatah dua katanya untuk anak kelas tiga.


"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, selamat pagi semua." ucap kepala sekolah.


"Waalaikum salam." jawab kami semua yang beragama Islam.


"Pagi pak." jawab kami serentak.


"Baiklah bapak selaku kepala sekolah akan memberikan sedikit pesan dan kesan untuk anak-anak didik kami di kelas tiga.


Kami mengharapkan kalian kelak menjadi orang yang bermanfaat, sukses hingga guru-gurumu bahagia melihat kalian menjadi orang yang berguna di masyarakat, jangan sia-siakan waktumu, karena yang menentukan kesuksesan kalian adalah bagaimana memanfaatkan waktu sebaik-baiknya, kami berharap kelak dikemudian hari kita bertemu kalian menjadi dewasa dan menjadi orang yang benar-benar memiliki sebuah masa depan dengan cemerlang, maka itu mulai saat inilah kalian tentukan masa depan dengan penuh kebahagiaan, dan keistiqomahan.


Anak-anakku siswa-siswi SMANJU


Ingatlah jasa guru-gurumu kala kamu di didik di sekolah kita yang tercinta ini, hormatilah orang tuamu yang bersusah payah mencari nafkah untuk membiayai sekolah kalian, ingatlah semasa kamu masih duduk dibangku sekolah ini dimana banyak waktu yang kalian gunakan disini untuk belajar dan belajar pada masa pendidikanmu, ingatlah adik-adik kelasmu dan berilah contoh yang baik pada mereka agar mereka bisa mengikuti jejak kesuksesanmu dikemudian hari, teruslah menyambung silaturrahmi dengan teman-temanmu, guru-gurumu, wali kelas disaat kalian sudah keluar dari lembaga pendidikan/sekolah ini.


Wahai anak-anakku yang penuh dengan harapan.


Teruslah belajar, karena belajar atau mencari ilmu tidak cukup hanya di sekolah ini lalu setelah kalian dinyatakan lulus dan keluar dari sekolah ini kalian malas untuk belajar, terapkanlah ilmu dimasyarakat, keluarga, yang telah kalian raih dan peroleh dari sekolah ini, dan amalkanlah, semoga kalian menjadi orang yang bermanfaat bagi Nusa, Bangsa dan Negara, serta agama, amiin yaa Robbal 'Alamiin.


Anak-anakku yang sangat saya cintai dan kami banggakan.


Perpisahan ini adalah sebuah amanat, perpisahan ini merupakan sebuah tanggung jawab bagi kalian setelah mengenyang ilmu di sekolah ini kemudian kalian terapkan di masyarakat, dan perpisahan ini hanya bersifat perpisahan secara akademik kemudian mendapat ijazah, perpisahan karena selesai atau tamat belajar di sekolah ini, bukanlah sebuah perpisahan yang semestinya, kami berharap ketika ada pertemuan alumni angkatan kalian yakni angkatan tahun 2003, silahkan datang kesini, untuk mengingat sebuah kenangan antara kalian dengan lembaga, dan antara teman-teman kalian sewaktu duduk bersama di sekolah ini.


Sekian dari saya selaku kepala sekolah SMANJU Tahun Ajaran 2003, dengan ini saya pribadi berwasiat kepada kalian "teruslah belajar dan belajar serta jadilah orang yang memiliki masa depan yang cemerlang, raihlah masa depanmu dengan kebahagiaan" akhir kata saya ucapkan.


Wassalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokaatuh."


"waalaikum salam warahmatullahi wabarakatuh." jawab siswa-siswi serentak dengan diiringi suara gemuruh tepuk tangan.


Prok prok prok prok


Kepala sekolah mengakhiri sambutannya dengan penuh haru dan dia merasa bahagia karena ditahun anak didiknya lukis 100%.


Setelah sambutan dari kepala sekolah MC kembali ke acara selanjutnya yaitu sambutan dari wali kelas yang mewakili dari wali kelas tiga yaitu pak Gunawan yang mana beliau adalah wali kelas tiga IPA.


"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, pagi anak-anak semua." ucapnya.


"Waalaikum salam warahmatullahi wabarakatuh, pagi pak." ucap kami sertakan.


"Terimakasih bapak tidak akan panjang-panjang karena semua sudah divutarakan oleh kepala sekolah kita tadi.


Bapak juga berharap bagi anak-anak ku sekalian tuntutlah ilmu setinggi-tingginya dan gunakanlah ilmu tersebut berguna bagi kita semua.


Dan bapak juga berharap kelak jika dari kalian menjadi orang yang sukses, pabila kita ketemu dikemudian hari jangan sungkan untuk menegur guru-guru dan teman-teman kalian terlebih dahulu.


Dan disini bapak mau mengucapkan kepada kalian semua selamat di tahun ajaran kali ini SMANJU 100% lulus semua.


Dan selamat juga bagi siswa-siswi yang menerima undangan sebagai mahasiswa undangan dan beasiswa melalui prestasi.


Semoga kalian kelak menjadi anak yang sukses berguna bagi Nusa, bangsa dan negara Amin ya rabbal alamin.


Untuk acara kita selanjutnya bapak serahkan kepada MC. akhir kata bapak ucapkan.


Wassalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokaatuh."


"Waalaikum salam warahmatullahi wabarakatuh." jawab siswa-siswi serentak


Prok prok prok prok terdengar suara riuh dari tepuk tangan semua siswa-siswi.


Setelah sambutan perwakilan dari wali kelas kini kembali ke MC dan acara selanjutnya adalah acara salam-salaman antara siswa-siswi kelas tiga kepada semua guru-guru.


Disaat acara salam-salaman terasa suasana haru biru dan tak urung ada sebagian siswa-siswi dan siswi sampai menangis. Mimi yang melihat nya pun ikut meneteskan air mata.


Saat Syahril selesai menyalami semua guru dan kepala sekolah dia mendekat ke arah Mimi dan langsung memeluk Mimi, Mimi hanya diam karena kaget.


"Dek, jangan lupain kakak ya." ucapnya yang masih memeluk Mimi.


"Ih kakak ada-ada aja." jawab Mimi. "Lepas kak malu dilihat orang." imbuh Mimi.


"Ehemm." terdengar suara deheman dan itu ternyata dari Ryan dan yang lain.


"Curi kesempatan Mulu Lo Riil." ejek Ridho.


"Iya, pantang lengah main peluk aja." sindrom Rudi yang berdiri di samping Erwan dan sang kekasihnya.


"Tinggalin aja mi, cari yang lain aja besok tohbdi tinggal juga hahaa." canda Erwan yang tidak lucu itu.


Syahril yang mendengar candaan Erwan langsung menjitak kepala temannya itu.


"Enak aja kalau bilang." ucap Syahril yang terus mengejar Erwan karena jitakannya meleset.


Acara perpisahan hari ini dilaksanakan dengan meriah oleh siswa-siswi dan saat nya kini giliran Syahril cs menampilkan bakatnya.


Ryan memainkan drum, Rudi basa, Andri gitar bang Idho juga gitar dan Erwan menjadi pianis nya dan Syahril vokal.


"Oke mari kita dengarkan penampilan dari anak kelas IPA yaitu di kerjain oleh Syahril cs." ucap MC dan mempersilahkan Syahril cs untuk menampilkan penampilannya.


"Baik lah pertama-tama kami ucaokan ribuan terimakasih kepada bapak ibu guru yang telah memberikan kami didikan dengan penuh kesabaran, dengan ini kami persembahkan untuk guru-guru tercinta dan buat kita semua" ucap Syahril.


Hey-yo, it's not the end


It's just the beginning, yow, okay


Detak-detik tirai mulai menutup panggung


Tanda skenario-eyo baru harus diusung


Lembaran kertas barupun terbuka


Tinggalkan yang lama, biarkan sang pena berlaga (uh-huh)


Kita pernah sebut itu kenangan tempo dulu


Pernah juga hilang atau takkan pernah berlalu


Masa jaya putih biru atau abu-abu


Memori cerita cinta aku, dia dan kamu


Saat dia (dia), dia masuki alam pikiran


Ilmu bumi dan sekitarnya jadi kudapan


Cinta masa sekolah yang pernah terjadi


That was the moment a part of sweet memory


Kita membumi, melangkah berdua


Kita ciptakan hangat sebuah cerita


Mulai dewasa, cemburu dan bunga


Finally, now it's our time to make a history


Bergegaslah kawan 'tuk sambut masa depan


Tetap berpegang tangan, saling berpelukan


Berikan senyuman 'tuk sebuah perpisahan


Kenanglah sahabat, kita untuk selamanya


Satu alasan kenapa kau kurekam dalam memori


Satu cerita teringat di dalam hati


Karena kau berharga dalam hidupku, teman


Untuk satu pijakan menuju masa depan


Saat duka bersama, tawa bersama


Berpacu dalam prestasi, huh, hal yang biasa


Satu persatu memori terekam


Di dalam api semangat yang tak mudah padam


Kuyakin kau pasti sama dengan diriku


Pernah berharap agar waktu ini tak berlalu


Kawan, kau tahu, kawan, kau tahu, kan?


Beri pupuk terbaik untuk bunga yang kau simpan


Bergegaslah kawan 'tuk sambut masa depan


Tetap berpegang tangan, saling berpelukan


Berikan senyuman 'tuk sebuah perpisahan

__ADS_1


Kenanglah sahabat, kita untuk selamanya, yea-yeah


Bergegaslah kawan 'tuk sambut masa depan


Tetap berpegang tangan dan saling berpelukan


Berikan senyuman 'tuk sebuah perpisahan


Kenanglah sahabat, yeah


Bergegaslah kawan 'tuk sambut masa depan


Tetap berpegang tangan, saling berpelukan


Berikan senyuman 'tuk sebuah perpisahan


Kenanglah sahabat, kita untuk selamanya


Kita untuk selamanya


(Berikan senyuman 'tuk sebuah perpisahan) Oh


(Kenanglah sahabat, kita untuk selamanya) Yeah


Oh, yeah, kita untuk selamanya


Syahril sukses menyanyikan lagu pertamanya dan Mimi dia akan menyanyikan lagu keduanya yaitu kemesraan.


Suatu hari di kala kita duduk di tepi pantai


Dan memandang ombak di lautan yang kian menepi


Burung camar terbang bermain di derunya air


Suara alam ini hangatkan jiwa kita


Sementara sinar surya perlahan mulai tenggelam


Suara gitarmu mengalunkan melodi tentang cinta


Ada hati membara erat bersatu


Getar seluruh jiwa tercurah saat itu


Kemesraan ini janganlah cepat berlalu


Kemesraan ini ingin kukenang selalu


Hatiku damai, jiwaku tenteram di sampingmu


Hatiku damai, jiwaku tenteram bersamamu


Sementara sinar surya perlahan mulai tenggelam


Suara gitarmu mengalunkan melodi tentang cinta


Ada hati membara erat bersatu


Getar seluruh jiwa tercurah saat itu


Kemesraan ini janganlah cepat berlalu


Kemesraan ini ingin kukenang selalu


Hatiku damai, jiwaku tenteram di sampingmu


Hatiku damai, jiwaku tenteram bersamamu


Kemesraan ini (akuilah)


Janganlah cepat berlalu (jangan berlalu)


Kemesraan ini ('kan kukenang)


Ingin kukenang selalu


Hatiku damai, jiwaku tenteram di sampingmu


Hatiku damai, jiwaku tenteram bersamamu


Hoo-oo


Bersamamu


Semua siswa-siswi mengikuti lagu kemesraan dengan derai air mata. Karena Syahril meminta semua teman-teman kelas tiga berbentuk barisan dan saling bergandengan.


Di lagu ketiganya Syahril meminta Mimi untuk naik ke atas panggung menemani nya bernyanyi.


"Tiba saatnya kita saling bicara


Tentang perasaan yang kian menyiksa


Tentang rindu yang menggebu


Tentang cinta yang tak terungkap


Sudah terlalu lama kita berdiam


Tenggelam dalam gelisah yang tak teredam


Memenuhi mimpi-mimpi


Malam kita


Duhai cintaku, sayangku, lepaskanlah


Perasaanmu, rindumu, seluruh cintamu


Dan kini hanya ada aku dan dirimu


Sesaat di keabadian


Jika sang waktu bisa kita hentikan


Dan segala mimpi-mimpi jadi kenyataan


Meleburkan semua batas


Antara kau dan aku


Kita ...


Duhai cintaku, sayangku, lepaskanlah


Perasaanmu, rindumu, seluruh cintamu


Dan kini hanya ada aku dan dirimu


Sesaat di keabadian


Duhai cintaku, sayangku, lepaskanlah


Perasaanmu, rindumu, seluruh cintamu


Duhai cintaku, sayangku, lepaskanlah


Perasaanmu, rindumu, seluruh cintamu


Dan kini hanya ada aku dan dirimu


Sesaat di keabadian


Disaat Mimi dan Syahril bernyanyi semua nya juga mengikuti lyrik lagunya dan setelah itu mereka bertepuk tangan dengan riuh prok prok prok prok.


Dengan lagu aku dan dirimu itu merupakan penampilan terakhir dari Syahril namun acara masih belum berakhir.


Setelah Mimi dan Syahril ternyata Ryan juga ingin ikut serta mengeluarkan suara merdunya. Ryan mempersembahkan sebuah lagu India Yang berjudul tum hi ho.


Hum tere bin ab reh nahi sakte


Tere bina kya wajood mera


suit suit suit terdengar suara siulan dari siswa dan Ryan membungkukkan diri sejenak tanda hormat kepada guru-guru dan teman-teman lainnya.


Tujhse juda gar ho jaayenge


Toh khud se hi ho jaayenge judaa


Kyunki tum hi ho


Ab tum hi ho


Zindagi ab tum hi ho


Chain bhi, mera dard bhi


Meri aashiqui ab tum hi ho


Tera mera rishta hai kaisa


Ik pal door gawara nahi

__ADS_1


Tere liye har roz hai jeete


Tujh ko diya mera waqt sabhi


Koi lamha mera na ho tere bina


Har saans pe naam tera


Kyunki tum hi ho


Ab tum hi ho


Zindagi ab tum hi ho


Chain bhi, mera dard bhi


Meri aashiqui ab tum hi ho


Tumhi ho Tumhi ho


Tere liye hi jiya main


Khud ko jo yun de diya hai


Teri wafa ne mujhko sambhala


Saare ghamon ko dil se nikala


Tere saath mera hai naseeb juda


Tujhe paake adhoora naa raha hmm


Kyunki tum hi ho


Ab tum hi ho


Zindagi ab tum hi ho


Chain bhi, mera dard bhi


Meri aashiqui ab tum hi ho


Suasana semakin riuh acara terus berlanjut hingga kini berganti tampilan yaitu dari kelas-kelas lainnya. Kak jenie dan kak Rani juga ikut menyumbang kan sebuah lagu yang berjudu i remember by mocca


Kapanlagi Plus


Video Selebriti


Profil Selebriti


Rumah Selebriti


Game Gratis


KontakKebijakan Privasi


...BERITA...


 


FOTO


 


KOREA


 





 


MUSIK


 


DANGDUT


 


KUIS


 


ARTIS


KAPANLAGI.COM


 


MUSIK


 


LIRIK LAGU


 


MOCCA


Lirik Lagu I Remember - Mocca


 


 


 


I remember…The way you glanced at me, yes I remember


I remember…When we caught a shooting star, yes I remember


I remember.. All the things that we shared, and the promise we made, just you and I


I remember.. All the laughter we shared, all the wishes we made, upon the roof at dawn


Do you remember..?


When we were dancing in the rain in that december


And I remember..When my father thought you were a burglar


I remember.. All the things that we shared, and the promise we made, just you and I


I remember.. All the laughter we shared, all the wishes we made, upon the roof at dawn


I remember.. The way you read your books,


Yes I remember


The way you tied your shoes,


Yes I remember


The cake you loved the most,


Yes I remember


The way you drank you coffee,


I remember


The way you glanced at me, yes I remember


When we caught a shooting star,


Yes I remember


When we were dancing in the rain in that december


And the way you smile at me,


Yes I remember


Setelah acara selesai semua siswa sebagian udah pulang kerumahnya masing-masing, pihak panitia masih stay di sekolah untuk membersihkan sisa-sisa dari acara dan mereka juga mengembalikan alat-alat musik rentalnya.


jam Lima sore semua telah beres Syahril cs, Idho cs dan geng rusuh serta panitia baru bisa pulang.


Lelah yang dirasakan tak sebanding dengan rasa suksesnya acara perpisahan hari ini..


Assalamualaikum selamat malam maaf dokter jantungku bab kali ini kita nyanyi aja ya.. salam hangat selalu buat riders dokter jantungku dan terimakasih yang masih setia menanti update terbarunya .


Jangan lupa terus beri dukungan dan tinggalkan jejak krisan nya ya.


vote


rate


like


komen

__ADS_1


🎇🎇🎇🎇 TERIMAKASIH🎇🎇🎇🎇


__ADS_2