
ASSALAMU'ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH...
HAI PARA RIDERS MOHON DUKUNGANNYA
TINGGALKAN JEJAK KALIAN DI DOKTER JANTUNGKU.
JANGAN LUPA VOTE, LIKE, RATE 5 DAN KRITIK SERTA SARANNYA DI KOLOM KOMENTAR.
_____________🌺🌺🌺🌺___________
Buka album meniti hari
Tersimpan memori kenangan lama
Assalamualaikum selamat pagi
Nikmati pagi hari dengan bahagia.
Sejuk embun di pagi hari
meniti hari dengan senyuman
Saatnya melangkah dengan pasti
menikmati indahnya ciptaan Tuhan
Hari begitu cepat berganti, saatnya ku melangkahi kaki menuju rumah penuntut ilmu.
Mimi walaupun dia seorang dari anak buruh tani dan anak kampung dia memiliki cita-cita ingin menjadi seorang Dokter dengan niat di dalam hati dia harus semangat untuk belajar dengan giat agar cita-cita nya tercapai.
Bahwasanya Mimi seorang anak yang tak banyak bicara, di bilang anak pendiam pun bukan, bagi yang tak mengenalnya maka mereka akan mengatakan bahwa Mimi anak yang sombong.
Tiap pagi Mimi berangkat kesekolah dari rumah bersama teman sekaligus tetangganya Di'ah, setelah sampai ke jalan besar baru Mimi ketemu dengan teman-teman atau pun siswa-siswi lain yang juga akan menuju sekolah.
Berjalan bersama sambil bercengkrama nyaris tak membuat rasa lelah, 20 menit berjalan kaki akhirnya sampai juga kesekolah.
Mimi dan Di'ah berjalan di sepanjang koridor menuju kelas kami masing-masing, sepanjang koridor tak kutemui sibiang rusuh. "Mungkin gank biang rusuh sudah berada di kelas" Mimi ngebatin.
Untuk menuju ke kelas Mimi melewati ruangan Labor, ruang BK, dan ruang OSIS,
di depan ruangan OSIS Mimi bertemu dengan bang Idho dan kak Rudi, mereka langsung menyapa secara serentak.
"Hai mi.." Bang idho menyapaku.
"Hai cantik.." Kak Rudi juga menyapaku.
Aku yang baru sampai depan ruang OSIS pun menyapa.
"Hai juga, duluan ya bang, kak.." kataku sambil senyum namun tetap terus berjalan.
****
Bel telah berbunyi menandakan waktunya masuk ke kelas, para siswa-siswi yang masih berada di luar dan yang masih di kantin berhamburan menuju ke kelas masing-masing.
Hari pertama menerima mata pelajaran baru, pelajaran pertama hari ini yaitu kimia dan gurunya adalah pak Gunawan wali kelas kami.
Selama pelajaran berlangsung dengan baik, pak Gunawan memberikan materi dan penjelasan nya dengan mudah di cerna dan mudah untuk di mengerti.
__ADS_1
Pak Gunawan orangnya tak hanya ganteng dia juga ramah, Pak Gunawan berasal dari pulau Jawa jadi logat bahasa nya masih terdengar.
Sebelum mata pelajarannya usai dia memberikan pekerjaan rumah kepada kami semua dan dia juga memberitahukan untuk menunjang mata pelajaran makan kami harus meminjam buku paket di perpustakaan.
Waktu terus berganti, bell istirahat pun berbunyi semua siswa-siswi dengan riuh bahagia menyambut jam istirahat untuk kluar kelas menuju kantin.
Di saat aku membereskan buku-buku ku
si biang rusuh ternyata sudah berada di dalam kelas ku, mereka semua akan mengajakku ke kantin, dengan sabarnya mereka menunggu sampai aku selesai,
"Masih lama ya mi.. Ayo kita ke kantin nanti tak dapat meja kita...." kata Emma dengan memanyunkan bibirnya
"Iya ayo makan tekwan dulu kita," Manda dkk menimpali.
Aku pun mengiyakan dan seraya berdiri dengan tampang tanpa dosa langsung jalan.
"Udah nih.. Ayoo." Aku langsung berdiri dan mengajak mereka semua.
Kami semua menuju kantin, setelah sampai langsung memesan pesanan sesuai dengan apa yang kami inginkan.
Ternyata kantin sudah dipenuhi oleh siswa-siswi dan tak menyisahkan meja lagi.
Emma bersungut-sungut, aku dan yang lain masih mengitari sekitar untuk melihat kalaulah ada meja yang kosong namun ternyata tak ada yang kosong.
"Ini nih gara-gara Mimi, lama benar di dalam kelas entah apa yang dikerjain beresin buku aja lama." Emma bersungut karena kesal.
Aku hanya melihat Emma dengan jengah dan senyum disimpulkan.
"Udah.. Tu pesanan kita dah siap." Kata Manda sembari mengambil pesanan kami.
"Udah ambil pesanan kita dan kita makan di bawah pohon mangga itu yok? kan ada kursi di bawah nya." Mimi berucap santai.
Mimi menunjuk ke arah pohon mangga yang rindang yang mana di bawah nya ada kursi dan ada meja yang melingkar di batang pohon mangga.
Kami semua menuju di bawah pohon mangga dan makan di sana, ternyata tak hanya kami yang akan makan di sana, disana sudah ada bang Idho dkk.
"Eh dah ada penghuninya ternyata nih pohon.." Mimi kaget namun tetap sambil senyum kepada mereka bang Idho dkk.
Emma yang baru melihat pun langsung heboh.
"Waww.. Ternyata pangerannya sudah ada di bawah pohon ini juga.." Emma dengan kehebohan nya
Bang idho dkk tersenyum dan menggelengkan kepala namun Rudi menyeletuk..
"Apa.. penghuni? emang kita apaan." ucap Rudi ketus.
Kak Syahril yang hanya diam dan memperhatikan kami yang masih berdiri akhirnya mengeluarkan suaranya,.
"Udah.. Sini masih ada tuh yang kosong, masih muatlah buat kalian." kata Kak Syahril dengan ramah.
Kami pun akhirnya duduk dan sialnya si biang rusuh sepertinya sengaja menyisahkan kursi yang dekat dengan kak Syahril untukku, karena mangkok masih panas dan kaki lumayan juga pegal lama berdiri dengan terpaksa akupun duduk di situ.
Erwan, Ryan, Rudi bercuit-cuit melihat aku duduk di samping kak Syahril.
Aku hanya melihat mereka sekilas dan langsung aja menyantap tekwan namun sebelumnya aku bertanya kepada mereka.
"Dah pada makan belum nih kakak-kakak."
__ADS_1
"Sudah tuh mangkok dan piring dah kosong." Bang Idho menjawabku.
"Kalau gitu kami makan dulu ya kak, bang." Kataku sambil menganggukkan kepala pelan dan mereka semua menyilakan.
Kak Syahril hanya melihat dalam diamnya dan akupun canggung untuk makan karna merasa diperhatikan. Bang Idhoyqng melihat kecanggungan ku pun buka suara.
"Ehem.. Jadi gimana nih kalian berdua.." Bang Idho tiba-tiba menanyakan sesuatu kepadaku dan kak Syahril.
Rudi dkk pun mentap aku dan kak Syahril.
Sedangkan aku yang tak tau apa maksud dari kata Bang Idho hanya diam dan lanjut makan, namun Emma si ratu rusuh langsung menyahuti.
"Iya nih Mi.. Gimana.." Emma menimpali sambil melihatku sambil menaik-naikan alis dan senyum tanpa arti.
Manda dkk juga menatapku dan menatap penuh dengan harapan.
Aku yang merasa namaku di sebut pun melihat mereka dengan tatapan bingung.
"Gimana apa nya ya?" Kataku dengan lugu dan polosnya menjawab pertanyaan mereka
Mereka ( Emma dkk) serentak menepuk jidat mereka seraya berkata "Yasalaaam.."
Aku masih menatap mereka tidak mengerti dengan apa yang mereka katakan dan yang mereka lakukan.
Suara bell pun berbunyi menandakan jam istirahat telah usai, aku dkk langsung akan menuju kantin untuk membayar, tetapi semua makanan kami sudah di bayar.
"Sudah kalian gak usah bayar semua sudah di bayar sama Syahril." Bang idho memberitahukan kepada kami kalau makanan kami sudah di bayarkan.
Emma dkk langsung mengucapakan "Terima kasih kak.." dengan riangnya mereka mendapatkan gratisan.
Aku dkk pun langsung menuju kelas kami masing-masing, saat akan menuju kelasku aku ketemu dengan kak Syahril dan aku pun dengan cepat melangkah menuju dia buat mengucapkan terimakasih
"Kak.. Kak Syahril." Aku memanggil kak Syahril dengan ngos-ngosan karena mengejar langkahnya yg panjang.
Kak Syahril pun berhenti dan melihatku dengan senyuman. "Iya ada apa Mi.." katanya.
"Eh gak apa kak ( grogi) ehmm.. Cuma mau ngucapin Terima kasih kakak sudah membayar makanan kami tadi."
"Oh.. Iya sama-sama mi, makasih kembali." kata kak Syahril
Kami berdua diam merasa canggung dan akhirnya ada guru lewat akan masuk ke kelas ku, karena mata pelajaran ku kali ini adalah bahasa Inggris.
"Ehem.. Apa kalian tidak ada pelajaran lagi." Bu Emmi menegur kami sambil melihat kami dengan mata mengintimidasi.
Kami berdua pun kaget dan menjawab serentak dengan gugup dan terbata-bata
"A..a.. ada buk." aku pun langsung berjalan menuju ke kelasku.
Tanpa di sangka ternyata si biang rusuh dan bang Idho dkk belum masuk ke kelas dan mereka melihat tingkah ku dan kak Syahril mereka dengan kompak ketawa terbahak-bahak dan ber cuit-cuit, aku yang baru sadar dengan mereka menunduk merasa malu dan grogi serta terus berjalan masuk kelas.
Bab nya sampai sini dulu ya riders kita lanjut di bab berikutnya.. Insya Allah
______________________________
TINGGALKAN JEJAK KALIAN LIKE. RATE 5, VOTE SERTA KOMENNYA YA.
JANGAN LUPA DUKUNGANNYA, DENGAN DUKUNGAN KALIAN MERUPAKAN SEMANGAT BAGI DIRIKU LOVE YOU ALL
__ADS_1