DOKTER JANTUNGKU

DOKTER JANTUNGKU
Chapter 20 Agustusan Telah Tiba


__ADS_3

**Ada ragi di atas loyang


Selamat pagi riders ku Sayang


Ada ular masuk ke Rumah


Air minum pencuci muka


Pagi kubuka dengan Bismillah


Assalamu'alaikum Riders semua


Tambah segelas air hangat


Biar manis tambahlah coklat


Baca terus Dokter Jantungku wahai sahabat


Jangan lupa dukungannya biar makin semangat


____________🌺🌺🌺🌺**__________


Babak demi babak sudah dilalui walau dengan skor yang beda tipis team dari sekolahan ku memenangkan turnamen sepak bola tersebut.


Para team akan merayakan kemenangannya dengan acara makan-makan Atau ngeroom bareng di tempat karaokean di sebelah pusat belanja Ramayana Departemen Store.


Karena kebetulan pertandingan akhir di hari minggu Kak Syahril dkk pun mengajak kami untuk ikut serta di acara ngeroom nya.


Berbagai macam makanan ringan dan minuman sudah tersedia di dalam ruangan tersebut.


Aku dan teman-teman ku tak bisa lama mengikuti acaranya sehingga aku pun pamit terlebih dahulu kepada kak Syahril dan team.


Kak Syahril, Kak Ryan dan bang Erwan melihat kami akan pulang mereka pun ikut pulang juga sehingga yang tinggal di acara tersebut bang Idho, Kak Rudi, Ridho dan team.


Sebelum pulang Aku mampir di dulu ke Ramayana untuk membeli keperluan tamu bulanan ku dan belanja keperluan lainnya.


Para cowok selalu setia mengikuti kami di belakang, setelah semua keperluan ku telah tersedia semua di keranjang belanjaan aku pun ikut antrian terlebih dahulu tak lupa Kak Syahril selalu bersamaku.


Di saat giliran ku tiba dan setelah selesai di hitung aku pun hendak membayarnya namun Kak Syahril terlebih dahulu menyerahkan lembaran kertas berwarna merah ke kasir.


Di'ah dan Emma beserta pasangan nya entah kemana sampai aku selesai transaksi mereka belum juga menampakkan batang hidungnya.


Lama menunggu mereka tak kunjung muncul aku dan Kak Syahril berkeliling melihat-lihat setiap store yang ada di dalam Ramayana tersebut.


Kak Syahril melihat-lihat hodie dan dia mengambil dua pasang hodie tersebut dan dia menunjukkan kepadaku dan minta pendapatku yang mana yang bagus antara hitam polos atau hitam list merah


__ADS_1



Aku lebih menyukai warna hitam list merah maka Kak Syahril pun memilih apa yang aku pilih dan dia segera berikan kepada si mbak yang jaga di sana untuk di catat di nota nya.


Setelah memberikan hodie itu ke mbak yang jaga Kak Syahril masih keliling untuk melihat-lihat pakaian lagi.


Kak Syahril memilih kaos berlengan panjang berwarna hitam dan abu, setelah selesai milih-milih dia menyuruh ku untuk memilih sesuai keinginanku,


"Mii...pilihlah yang mana mau Mimi pilih." katanya kepadaku.


"Ndak lah Kak..Mimi nemani kaka saja," kataku.


"Ya sudah ayok kita bayar dulu ke kasir." kami pun langsung menuju kasir untuk membayar nya dan aku yang melihat Kak Syahril yang langsung menggandeng tangannya ke tanganku hanya tersenyum.


Ternyata Kak Syahril tak hanya membayar hodie namun dia juga membayar sepasang baju berlengan panjang abu dan hitam itu.


Kak Syahril meminta kepada kasir untuk di pisahkan kantongnya, setelah membayar Kak Syahril memberikan satu kantong berisi hodie dan kaos berlengan panjang itu kepadaku.


"Ini Mi...ini buat Mimi.. Kapan ada waktu kita keluar seperti ini nanti kita pakai ya .. biar couple gitu..." dia memberi sambil tersenyum.


"Tapi Kak.. Aku enggan untuk menerimanya.."


"Tak usah tapi tapian kakak sengaja beli yang couple untuk kita berdua.." katanya


Aku pun menerimanya dengan terharu.



Telah lama kami menunggu akhirnya sepasang duo sejoli dan tiga yang masih jomblo keluar juga.


xHmm lama amat belanja nya." Aku menyindir mereka.


"Hehee...Biasa Mi."kata Emma sambil memainkan matanya


"Novi Manda dan Sila juga kok lama sih," kataku sambil memasang muka cembetut.


"Kalau kita mah bebas ya gak Nov..Sila.." kata Manda.


Mereka melihatku tepatnya melihat Kak Syahril membawa banyak kantong mereka berkomentar.


"Waww Syahril borong nih.." Kata Ryan.


"Beli apa Riil.. kok keluar dari store pakaian." kata bang Erwan.


"Iya nih tadi habis beli hodie." kata Kak Syahril.


"Syahril ndak yess nih, ndak ngajak-ngajak beli couple pastinya nih.. iyakan." ucap Kak Ryan.

__ADS_1


"Yang salah siapa kalian begitu lama belanja di sana tadi." kata Kak Syahril dengan tersenyuman manisnya


"Ya udah yok pulang lagi." kataku menimpali Kak Syahril.


"Bentar-bentar gak klop kalian bisa couplean kami tidak." Kata bang Erwan dan dia pun mengajak Emma dan di susul oleh Kak Ryan.


Manda Novi dan Sila hanya bengong melihat kelakuan mereka,


"Kalian gak ikut beli juga." kata Kak Syahril kepada trio jomblo.


"Kami sudah duluan tadi Kak nihh.." Manda Novi dan Sila menunjukan kantong yang dia pegang abis cengengesan.


Kami berlima pun menunggu lagi Dua pasang sejoli itu selesai belanja, entah model apa yang mereka pilih sehingga memakan setengah jam lamanya.


Setengah jam berlalu mereka pun akhirnya keluar.


"Kalian itu ya.. Sebenarnya berapa banyak yang di beli sampai lama gitu." kata Kak Syahril jengah melihat kelakuan temannya.


"Yah Kak...Kitakan harus pilih dulu Kak." kata Emma tersenyum.


"Jangan marah bro, biasa pilihan cewek gak sah kalau tidak bolak balik pilih dan cek sana sini.." kata Kak Ryan.


"Yaudah sekarang kita makan bakso granat di depan sana aja ya.." kata bang Erwan


"Tenang biar aku yang traktir." kata bang Erwan lagi.


Kami pun menyeberangi jalan menuju seberang sana yang ada warung bakso nya, Setelah sampai kami langsung pesan.


Tak butuh waktu lama pesanan pun sampai dan kami pun melahap nya sampai tandas.


Waktu semakin sore kamipun segera beranjak untuk pulang.


Sekian dahulu ya jangan pernah bosan buat membacanya β˜ΊπŸ™πŸ™πŸ™


____________**TBC_________


JANGAN LUPA JEMPOLNYA BUAT DUKUNGANNYA YAA


VOTE


LIKE❓❓❓❓❓❓


RATE ⭐⭐⭐⭐⭐


KOMEN**


u

__ADS_1


__ADS_2