DOKTER JANTUNGKU

DOKTER JANTUNGKU
Go Jalan-jalan


__ADS_3

Seharian full kemaren mereka tak keluar rumah selain pergi ke kampus ternama kota pedang. Seharian itu pula mereka bercanda bersedia gurau dan mengistirahatkan tubuh mereka dari kyrang lebih delapan hingga sembilan jam perjalanan.


Hati ini tiba mereka untuk menikmati tempat wisata yang ada di ranah Minang inang.


Sesuai dengan rencana mereka karena posisi mereka di kota pedang mereka hari ini akan langsung pergi ke bukit tinggi.


"Gimana udah pada siap?" tanya kak Andri.


"Hemm hoaaam." jawab Mimi yang masih terasa ngantuk.


Gimana Ndak masih ngantuk rencana perginya habis sholat subuh, tapi semalam mereka malah bergadang hingga larut.


"Udah dek, kita tidur di mobil saja nanti." ucap Jenni.


"Ndak bisa siangnya dikit apa kak?" tanya Manda yang. juga masih keliatan ngantuk.


"Ndak bisa sayang, kita berangkat sekarang untuk mengurangi kemacetan." jawab Andri yang baru masuk rumah dan dengan mengelus pucuk kepala Manda.


"Tapi dah pada mandi dan sholat kan?" tanya Ryan pula yang juga baru masuk rumah.


"Sudah kak," sahut Di'ah yang baru keluar dari kamar mandi.


"Yaudah seperti rencana kita semalam kalian bawa tas pakaian kalian kembali karena kita akan nginap nanti." ucap Syahril.


"Sudah ayoo mana tas kalian biar dimasukkan ke dalam bagasi." ucap Erwan yang sudah dari luar.


"Udah yank, nanti dilanjutkan lagi mimpinya." ucap Syahril yang melihat Mimi masih selalu menguap dan terduduk di sofa.


"Hmm."


"Oke semua sudah beres," jawab Erwan dari luar.


Kami semua pun langsung menuju dan masuk ke dalam mobil.


"Rud pagi ini Lo ya yang nyetir." ucap Syahril.


"Oke." jawab Rudi.


Brmmmm deru mobil kami serentak berbunyi dan siap meninggalkan rumah dan kali ini bukan hanya kami yang pergi semua pembantu juga ikut dan telah disewakan minibus untuk mereka, kak nya Ryan dan Andri pun juga ikut serta bersama.


"Kak, apa rumah ndak apa di tinggal? ucap Mimi.


"Ndak apa dek, semalam kakak sudah kasih tau satpam komplek kalau hari ini rumah kita tinggal." jawab Syahril.


"Kak, kita langsung ke bukit tinggi atau ke rumah gadang dulu?" tanya Mimi.


"Seperti rencana kita sebelumnya yank kita langsung ke bukit tinggi dulu karena disana juga banyak tempat wisata yang wajib kita jalangi." jawab Syahril.


"Oh oke." jawab Mimi


"Yaudah yank tidur aja dulu buat stamina jalan-jalan kita," ucap Syahril.


"Oh ya kak emang berapa jam dari kota pedang ke bukit tinggi?" tanya Mimi.


"Kurang lebih 3 sampai 3.5 jam dek kalau macet karena hari libur gini,." jawab Syahril.


"Kalau normalnya berapa jam kak?" Mimi bertanya kembali.


"Kalau bukan hari libur gini ya normalnya 2.5 hingga tiga jam perjalanan santai." jelas Syahril.


Mimi tak banyak bertanya lagi karena mata nya juga sudah berat dan akhirnya dia menyelami alam mimpi nya.


Padang – Bukittinggi memiliki jarak sekitar 96 Km. Waktu tempuh perjalanan dalam kondisi normal dapat di tempuh sekitar 2,5 jam, dengan kecepatan kendaraan rata-rata 40 Km, jika perjalan di saat hari libur atau di akhir minggu biasanya akan menghabiskan waktu sekitar 3 – 3,5 Jam, hal ini dapat di sebabkan kondisi jalan yang sangat ramai, atau terjadinya longsor di beberapa daerah yang rawan longsor seperti di Lembah Anai.


Untuk daerah yang di tempuh selama perjalanan dari Padang ke Bukittinggi, melewati beberapa kabupaten dan kotamadya, selepas dari kota Padang maka kita akan memasuki kabupaten Padang Pariaman, ini merupakan kabupaten yang berbatasan langsung dengan kota Padang, dan juga Bandara Minangkabau  International Airport terletak di kabupaten ini.


Selanjutkan kita akan memasuki Kota Padang Panjang, pada perbatasan antara Padang Pariaman dan Padang Panjang, terdapat daerah yang terkenal dengan jajanan telur asin, yang terletak pada daerah Sicincin, biasanya penjual telur asin dapat kita jumpai depan terminal daerah Sicincin, dan juga dekat masjid yang biasa di gunakan para kendaraan pribadi untuk istirahat sambil melakukan ibadah di pinggir jalan raya Padang-Bukittinggi.


"Oh ya Rud, nanti kita berhenti di rest area saja buat sarapan." ucap Syahril.


"Rest area mana Riil?"


"Di rest area kiambang saja ndak bagusnya disana banyak terdapat rumah makan." ucap Syahril.


"Kenapa Ndak sekalian ke lembah anai Riil, disana juga ada kedai-kedai buat sarapan kita yang pasti juga bisa lihat air terjun juga." usul bang Idho.


"Iya bagus juga itu." jawab Rudi.


"Yaudah bagus juga, nih biar aku info ke yang lain." ucap Syahril dan segera memberitahu yang lain setelah semua deal mereka pun langsung menuju area dekat lembah Anai.


Lembah Anai merupakan salah satu objek wisata lokal di mana terdapat air terjun dan pemandian kolam renang dari aliran air perbukitan, dengan air yang sejuk dan dingin.


Di Lembah Anai kita juga dapat melihat lintasan kareta api peninggalan jaman kolonial Belanda yang dulu di gunakan sebagai transportasi membawa batu bara dari daerah Sawahlunto ke Kota Padang


Sesampainya di lembah Anai mereka langsung turun di area kolam renang dan disana juga tersedia kedai-kedai buat sarapan tapi rombongan kami telah menyiapkan segalanya buat sarapan.


"Yank bangun, kita sarapan dulu yok?" syahril membangunkan Mimi.


"Emm" Mimi terbangun dan membuka matanya. "Eh udah sampai ya kak? tanya Mimi setelah membuka mata dengan benar.


"Belum yank, kita sarapan dulu." jawab Syahril akhirnya Mimi, Syahril, bang Idho dan kak Jennie turun dari mobil.


"Wah ada kolam renang nya." ucap Mimi ketika turun dari mobil disebelah kirinya ada kolam renang.


"Sana dek kalau mau cuci muka." ucap Syahril sambil menunjuk ke arah bilik tak jauh dari kolam renang.

__ADS_1


Tanpa menjawab Mimi langsung menuju ke arah yang Syahril tunjuk karena disana juga sudah ada teman-temannya.


"Eh mi dah bangun." sindir Emma.


"Sudah." jawab Mimi.


"Brrrrr dinginnya." ucap Novi dan sila yang baru keluar dari salah satu bilik.


"Iya tapi segar.'' sahut Di'ah yang juga baru keluar dari bilik lainnya''.


"Sana mi, cuci mukanya tuh ada iler yang masih nempel." canda Novi.


"Iss kalian." jawab Mimi dengan cemberut dan langsung masuk ke dalam bilik untuk cuci muka.


Ternyata benar adanya yang dikatakan oleh teman-temannya Mimi bahwa air disini dingin dan segar karena air yang didapat langsung aliran dari pegunungan.


Setelah mencuci muka Mimi ikut gabung dengan yang lain untuk menyantap sarapan.


Mak Imah dan uniang sudah membentangkan karpet dekat gazebo yang tak jauh dari kolam renang.


Uniang Santi sudah mempersiapkan berbagai menu buat sarapan kami pagi ini. ada nasi goreng, mie goreng dan tak ketinggalan lontong kuah cubadak dan sate karena Mimi meminta uniang Santi membuatkan sarapan itu kembali.


Kami semua menikmati sarapan pagi di suasana yang adem dan deru air terjun yang berada dekat dengan kami.


"Emm sehabis sarapan kita lihat kesana dulu ya kak?" ajak Mimi kepada Syahril dengan menunjuk ke arah air terjun lembah Anai.


"Iya."jawab Syahril.


Sarapan telah selesai, uniang Santi uniang Sari, uniang Fatma uniang Rahma, uniang Rita membersihkan peralatan makanan kami di bilik tempat kami mencuci muka tadi. sedangkan kami sudah berjalan menuju air terjun lembah Anai.



Posisi air terjun di lihat tak jauh dari sebelah kolam renang.



Posisi pintu masuk ke objek wisata air terjun.


p



Posisi pas di air terjun



Posisi jika akan turun menuju air terjun.




Percikan air terjun menerpa para pengunjung karena terkandung hembusan angin. Sejuk itu yang dirasakan oleh tubuh. Suasana yang masih asri di tambah lagi hari yang masih meninggalkan embunnya menghirup udara segar sungguh menyegarkan dan menenangkan otak tentunya.


Satu jam kami berada disini untuk menikmati distinasi alam.


Air Terjun Lembah Anai adalah sebuah air terjun yang terletak di Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat. Air terjun setinggi sekira 35 meter ini berada tepat di tepi Jalan Raya Padang-Bukittinggi di kaki Gunung Singgalang. 


Anak sungai: Sungai Batang Lurah


Tinggi total: 35 meter


Rata-rata laju aliran: 700 m³/s (38,430 cu f


Puas menikmati panorama alam di sekitar lembah Anai kami melanjutkan ke bukit tinggi.


Kurang lebih 1.5 jam kami pun sampai di kota bukit tinggi.


Sesampainya di kota bukit tinggi kak Syahril dan rombongan kami langsung menuju area parkir yang tersedia tak jauh dari jam gadang.


Setelah memarkirkan mobil kami berjalan menuju tempat wisata yang akan kami lihat di hari ini.


Pertama yang akan kami kunjungi lobang jepang namun untuk menuju kesini kami juga bisa melihat lembah ngarai Sianok dari tebing dekat lobang Jepang.



Lembah ngarai sianok.


Lembah ngarai sianok adalah lembah curam yang berada di tengah kota Bukittinggi. Lembah ini panjang dan berkelok-kelok dengan kedalaman 100 meter dan mempunyai panjang kurang lebih 15 kilometer dengan lebar 200 meter.


Objek wisata yang masih terbilang masih alami ini, sangat cocok untuk kita yang suka dengan penjelajahan dengan jalan kaki. Anda juga dapat melihat banyak binatang liar seperti monyet dan burung yang berlompatan ke satu pohon dengan pohon yang lain


Author pernah kesini tapi melihat dari atas tebing dan disini banyak monyet nya nah bagi kalian yang akan berkunjung disini hati-hati kalau beli buah nanti di rampas ma kawanan monyet. Ah authore jadi keinget tapi sayang fotonya lupa disimpan dimana.



Pemandangan mempesona alam Ngarai Sianok dapat dilihat dari Taman Panorama Bukittingi. Karena keindahan alamnya, Ngarai Sianok pernah dijadikan sebagai latar belakang uang Rp 1.000 pada tahun 1980 yang lalu. Suasana di taman ini sangat rindang karena pepohonan yang berjajar di area taman.


Terdapat fasilitas gazebo yang dapat Anda gunakan untuk duduk-duduk santai sembari menikmati pemandangan alam Ngarai Sianok. Lembah curam atau jurang dengan kedalaman sekitar 100 meter dan terbentang sepanjang 15 km dengan lebar 200 m tersebut berhasil menyita perhatian para wisatawan


Sehabis menjelajahi lembah ngarai Sianok kami semua langsung menuju lobang Jepang.



LOBANG JEPANG

__ADS_1


Lobang Jepang merupakan salah satu peninggalan bangsa Jepang. Lorong ini menyimpan kenangan masa lalu Indonesia.  Lorong dengan panjang 1,47 kilometer ini terdapat 21 lorong kecil yang digunakan untuk menyimpan amunisi, bilik serdadu Jepang, ruang rapat.


Authore nggak sampai ke dalam waktu kesini capek menuruni anak tangga.


Sehabis dari lobang Jepang kami menuju ke gedung istana bung Hatta.



Gedung Bung Hatta


Gedung Istana Bung Hatta ini diklaim sebagai inventaris cagar budaya pada tahun 2007 silam. Nilai historis sejarah yang dimiliki bangunan ini cukup penting bagi Bangsa Indonesia karena merupakan saksi sejarah Pemerintahan Darurat RI. Gedung historis ini terletak di jantung pusat Kota Bukittinggi, Sumatera Utara.


Dengan luas lahan sebesar 12.25 meter persegi dan luas bangunan utama 3.672 meter persegi, bangunan Istana Bung Hatta ini mempunyai ciri khas gaya arsitektur kolonial. Di dalamnya terdapat banyak foto-foto yang menceritakan kehidupan Bung Hatta dari masa kecil hingga menjadi Wakil Presiden RI yang pertama


Setalah itu kami ke taman monumen bung hatta sebelum kami menjajakan kaki ke jam gadang.



Taman Monumen Bung Hatta


Dedikasi Bung Hatta dalam perjuangannya meraih kemerdekaan RI diabadikan dengan sempurna di taman monumen ini. Lokasinya sangat strategis yaitu terletak di area taman di tepi jalan menuju Menara Jam Gadang yang merupakan ikon Sumatera Barat.



Jam Gadang


Jam gadang merupakan satu di antara ikon provinsi di Sumatra Barat. Jam gadang adalah penanda atau markah tanah kota Bukittinggi. Jam yang memiliki desain yang unik dengan bentuknya yang bulat berdiameter 80 centimeter ditopang oleh lantai dasar berukuran 13×4 meter sehingga bentuknya nampak seperti tugu atau monumen.


Jam ini didirikan pada tahun 1926 oleh arsitek Yazin dan Sutan Gigi Ameh yang merupakan hadiah dari Ratu Belanda kepada Rook Maker. Pada jam gadang ini Anda juga dapat menikmati keindahan panorama alam yang ada di kota 


Tak terasa kami berjalan waktu pun terus bergulir dan perut pun minta diisi amunisi.


kami pun berhenti sejenak untuk mencari tempat lapang untuk menyantap makan siang kami.


"Seharusnya tadi di waktu dekat lobang Jepang kak kita makannya, salah set nih kita." ucap Mimi.


"Iya ya hahaha ndak apalah dek dekat jam gadang ini juga bisa kita makan ada tempat disana di balik pohon rindang, kita makan disana aja." usul kak Syahril.


Kami semua pun menuju ke arah depan dari taman yang mana disana terdapat pohon-pohon yang rindang, kami berkumpul dan menunggu ajo Kadir dan ajo Rohman untuk mengambil bekal makan siang kami di mobil yang mana area parkir juga tidak terlalu jauh dari sini hanya jalannya berputar saja.


Setelah bekal nakan siang kami sampai, kami pun segera menyantap makan siang yang sudah di persiapkan oleh uniang-uniang di rumah tadi, mereka mempersiapkan segalanya.


"Nah makan siang sudah selesai kalian mau beli oleh-oleh apa disini." ucap kak Ryan.


"Yang pasti oleh-oleh khas dari sini kak." jawab Novi.


"Iya oleh-oleh sanjaydut ya Nov." sahut Emma.


"Hahahaha betul sekali." ucap Manda.


Peralatan makan siang udah di bereskan dan akan di antar kembali sama ajo Rohman dan ajo Kadir ke mobil.


Sebelum kami mengelilingi jam gadang lagi kami mencari masjid karena waktu Dzuhur kami sudah sedikit terlambat.


Kami pergi ke masjid raya yang terdapat di dekat pasar atas, jam gadang janjang 40



Mesjid raya ini lokasinya tidak jauh dari jam gadang. Mesjidnya luas, lokasinyaa tepat ditengah pasar atas, dijalan menuju kebun binatang. Tempat buang air dan tempat berwudhu nya bersih, air nya juga bersih dan dingin tentunya, tempat berwudhu nya berada di lantai dasar.


Selesai berwudhu kita akan melewati lorong menuju ke dalam mesjid. Interior dalamnya sangat bagus, yang mana langit2 nya di pasang gypsum dan juga lampu hias yang juga sangat cantik, sangat bersih, nyaman, dan sajadahnya empuk dan ada tempat penitipan sandal.


Sehabis sholat dan karna lokasi kebun binatang kami pun langsung menuju kesana.



Taman Margasatwa Dan Budaya Kinantan


Kebun binatang yang juga menjadi objek wisata andalan di kota Bukittinggi ini dihubungkan oleh Jembatan Limpapeh dengan objek wisata benteng Fort de Kock. Letaknya yang tidak jauh dari pusat kota, menjadikan kebun binatang ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang mengunjungi kota Bukittinggi.


Destinasi wisata ini merupakan kebun binatang paling legendaris di Indonesia. Terletak di atas Bukit Cubadak Bungkuak, kebun binatang ini mempunyai koleksi aneka satwa terlengkap di Pulau Sumatera.


Perpaduan nilai historis, alam, budaya, dan edukasi dapat Anda temukan dalam satu kawasan sekaligus. Selain kebun binatang, objek wisata ini juga mempunyai rumah adat Minangkabau “Baanjuang” dan juga jembatan Limpapeh.



Benteng ini dibangun pada tahun 1830 oleh Pemerintah Kolonial Hindia Belanda. Benteng yang dibangun di atas bukit ini dapat secara leluasa mata pengunjung mengamati sekeliling tanpa terhalang sesuatu. Selain sebagai tempat bersejarah, benteng ini sekarang juga digunakan sebagai kebun binatang.


Karena senja telah menampakkan diri kami pun memberhentikan jalan-jalan kami dan pergi kerumah uni Fatma yang berada di bukit tinggi ini untuk menginap.


uniang Fatma adalah baby sister nya Khanza ank dari bang Fandi dan kak Zahirah.


Sesampainya di rumah uniang Fatma kami bergegas untuk membersihkan diri. Malam ini kami semua berencana untuk menikmati kembali jam gadang di malam hari.


Hai assalamualaikum selamat pagi selamat beraktifitas, Alhamdulillah dokter jantungku update terbaru.


Di bab ini dan bab selanjutnya kita akan membahas liburan dan tempat wisata ya guys semoga menjadi inspirasi untuk berwisata disini.


Jangan lupa selalu beri dukungannya dan tinggalkan Krisan dikolong komentar.


vote


rate


like

__ADS_1


komen


🎆🎆🎆🎆 TERIMAKASIH🎆🎆🎆🎆


__ADS_2