
Aku curiga karena bisa jadi manajer inilah yang dibayar oleh penjahat itu untuk bisa masuk menyamar sebagai pelayana, masa di panggil dari tadi tidak ada yang datang terkhusus si manajer dia santai saja bahkan pas datang tidak merasa bersalah sama sekali.
"Jawab saya berapa banyak uang yang kamu dapatkan dari pembayaran oleh mereka kalau kamu tidak mau mengakui jangan salahkan saya jika hari ini juga terakhir kamu kerja disini."
Setelah saya berkata demikian manajer mulai ketakutan, mungkin karena takut di pecat dari pekerjaannya. Tapi juga masih egois juga jadi dia masih mau melawan saya dia pikir saya hanya main-main sama dia dia pikir saya tidak berani
"Hahah memangnya kamu siapa nona sehingga kamu berani memecat saya kalau berani silahkan saja saya tidak takut, karena saya tahu saya orang penting disini tidak mungkin bos saya dengan semena-mena pecat saya kalau tidak ada bukti
Hahaha dia tidak tahu restoran dan mall ini miliki siapa jadi dia mau menentang saya, bagus juga jiwa berani orang ini, dia belum lihat kali tadi dua pria itu saya baru selesai habisi mereka.
"Oh, ya. Jadi kamu benar-benar mau menentang saya, saya tanya sekali lagi siapa yang membayar kamu kalau kamu tidak mau di pecat dari sini cepat jawab"
"Maaf nona untuk apa saya harus menurut sama orang yang sama sekali saya tidak kenal dan di disini tidak ada yang berani dengan saya apalagi memecat saya, saya hanya membantu mereka karena mereka minta tolong kepada saya."
Ternyata bandel juga manajer restoran ini baiklah saya tidak mau lama-lama lagi untuk apa bertanya lama-lama kalau orangnya bandel, aku langsung mengambil hp dan menelpon di rektur restoran karena setiap bisnis keluarga Adinata saya sudah menekuni semuanya jadi saya kenal dengan semua atasan bisnis keluarga Adinata.
"Baiklah karena kamu tidak mau mengindahkan pertanyaan saya bahkan kamu meremekan siapa saya jadi saya akan tunjukan kepada kamu siapa saya sebenarnya. Namun sebelum saya hubungi orangnya saya bertanya sekali lagi kamu tidak takut kamu nanti di pecat kamu sudah memikirkan dengan matangkan"?
"Hahaha silahkan telpon nona karena yang berhak memecat saya itu direktur bukan kamu nona sok-sok,an anda mau pecat saya."
Setelah aku mendengar perkataannya yang terdengar menyebalkan aku langsung menghubungi direktur pembantu dari perusahaan Adinata grup karena memang ia yang menangani bisnis ini.
__ADS_1
Saya melihat pria itu tertawa sambil tersenyum sinis dia pikir saya hanya main-main dengannya, dari tadi kami di tonton oleh semua pelayan restoran dan juga para pengunjung.
Banyak para pengunjung mengelengkan kepala melihat tingkah manajer restoran tapi banyak karyawan restoran juga memandang rendah diriku. Tapi aku tidak peduli aku mau melihat sampai dimana kehebatan dan keegoisan mereka.
"Hallo pak, saya minta sekarang juga anda pecat manajer restoran yang ada di mall DA."
"Hallo nona, kenapa dengan manajernya nona kenapa saya harus pecat dia"?
"Anda mau pecat dia atau anda yang akan di pecat sekarang anda tinggal pilih, anda tidak tahu seburuk apa bawahan anda"?
"Oh maaf nona baiklah saya akan pecat dia sekarang juga"
Karena manajer restoran pikir saya pura-pura menelpon jadi membuatnya emosi dia dengan tidak sopannya dengan kasar merampas hp saya dan membantingnya.
"Mana kamu bilang saya akan di pecat saya sudah bilang tidak ada yang berani menecat saya banyak sekali omong kosongmu, sekarang juga anda menyingkir dari sini atau saya akan..."?
Dreettttt dreettt...
Belum selesai dia bicara hp yang ada di dalam cemelek berdering senyum mengembang dibibirku, sedangkan sih pria arogan itu awalnya dengan arogan dan somobong melemparkan hp saya langsung pucat pasih setelah melihat siapa yang menemponnya.
"Ha...direktur tumben direktur langsung menelpon saya biasanya sekretarisnya yang menghubungiku kalau ada hal penting kenapa sekarang justru direktur sendiri ya yang menelpon apa jangan-jangan nona ini pemilik mall ini ah gak mungkin"
__ADS_1
"Ha..hallo pak...ada yang bisa saya bantu"?
Manajer dengan suara gugup dan takut-takut ia menjawab telpon dari direktur.
"Manajer Ferry sekarang juga anda di pecat karena anda sudah menyingung nona muda dari pemilik mall itu"
"Apa...mana mungkin bos...saya tidak menyingung siapapun bos, hanya saja memang ada masalah sedikit dengan ada perempuan gila disini...kenapa bos bisa memecat saya"
"Tutup mulut busukmu manajer Ferry kamu tidak tahu siapa yang kamu hadapi saat ini kamu salah menyinggung orang jadi jangan sembarangan berbicara jika kamu tidak mau kami dan keluarga kamu dalam bahaya"
Manajer Ferry yang mendengar perkataan di rektur langsung genetaran dan tiba-tiba hpnya jatuh dengan sendirinya kelantai begitu juga manajer sombong itu langsung melorot ke lantai, dan bersujut memohon ampun sama aku , tadi kamu kemana aku berikan kamu kesempatan berulang kali tapi kamu tetap songong dan menyombongkan diri sampai kamu membanting hp saya.
"No..nona muda ampuni saya...saya sudah melakukan kesalahan besar terhadap anda nona muda tolong jangan pecat saya, kalau saya di pecat saya dan keluarga saya makan apa saya tulang punggung keluarga ampuni saya nona saya merasa sangat bersalah. Maafkan saya nona muda saya tidak tahu kalau anda adalah nona muda"
"Hahah...maaf semua sudah terlambat bukankah dari tadi saya sudah berikan kesempatan berulang kali untukmu bertobat karena tadi saya masih kasihan sama kamu makanya saya sengaja melakukan itu agar kamu sadar dan minta maaf sebelum saya menelpon direktur..Tapi bukannya menyadari kesalahan terus minta maaf justru kamu menunjukan sifat jahat dan aroganmu."
Aku mengalihkan pandanganku ke arah semua karyawan yang masih setia berdiri di situ.
"Dan kalian semua tadi yang memandang rendah saya mana ada yang mau di pecat juga nyusul Atasan kalian ini, kalau ada silahkan kalian keluar dari sini tidak masalah lebih baik cari karyawan yang baru tapi berkualitas dari pada mempertahankan kalian tapi memiliki sifat sombong. Sekarang saya mau tanya sama kalian siapa yang mengijinkan penjahat itu menyamar jadi pelayan restoran dan hampir saja melukai saya"
Belum ada yang berani mengakui karena mereka takut di pecat juga dari sini soalnya dari wajah mereka terlihat sekalu ada rasa takut dan terkejut.
__ADS_1
"Sekali lagi saya tanya karena saya paling benci pembohong kalau kalian masih mau kerja disini berkata jujurlah saya tidak akan marah apalagi pecat kalian tapi jika kalian bohong tahu sendirikan, bukan hanya kalian di pecat tapi saya pastikan kalian akan masuk kepenjara. Karena kalian sudah berani bersekongkol dengan penjahat untuk mencelakai orang lain terutama saya dan adik saya.