Menantu Yang Dikira Miskin Ternyata Seorang Tuan Muda

Menantu Yang Dikira Miskin Ternyata Seorang Tuan Muda
455


__ADS_3

Setelah kami selesai pengurusan dari kampus si kembar saatnya kami mau lanjutkan perjalanan kami kesuatu tempat rekreasi di kota kanada sehingga aku suruh mereka memilih salah satu tempat rekreasi, kami rencana dari sana langsung pulang karena Grey dan Gretta mau ke bandara antar teman-temannya bersama kakak Erik. Jadi tidak bisa mengunjungi semua, rencana besok baru kami sekeluarga semua pergi jalan-jalan seharian.


"Baiklah sebelum kita beangkat aku mau tanya dulu mau kemana kita hari ini tapi jangan jauh-jauh ya, karena lantaran sebentar sore teman-teman Grey dan Gretta pulang jadi kita hanya satu tempat saja, tidak bisa keliling banyak tempat jadi sekarang mau kemana kita banyak tempat rekreasi disini salah satunya Niagara Falls, dan masih beberapa lagi jadi kita mau kemana," tanya ku sebelum kami berangkat.


"Papi kita ke Niagara Falls aja deh....Gretta juga penasaran seperti apa itu, bagaimana semua setujuh tidak karena kita harus cepat pergi nanti keburu sore belum sampai disana hehehe" ujar Gretta.


"Mami juga setujuh soalnya mami belum perna kesana, atau bagaimana bu, apa ibu mau ke tempat lain" tanya Dinda.


"Tidak nak ibu ikut kalian saja, kemana kalian pergi, kalau anak-anak ibu senang pasti ibu juga senang" ujar ibu.


Ibu selalu mendahulukan kemauan anak cucunya memang ibu dari dulu begitu terus makanya Dinda sangat menyayangi ibu, kalau sakit sedikit aja Dinda panik dan ketakutan terjadi sesuatu sama ibu.

__ADS_1


"Ayuk...lah kita berangkat jangan takut kalau ada yang sakit kan ada dokter terbaik kita disini dokter Riski hehehe, dokter Riski selalu setia mengobati bagi yang sakit, tapi yang kita takutkan adalah yang mau pulang, takutnya terlambat" ujar Gama, adik sepupuku ini sudah menikah sudah punya anak tapi tidak perna serius dalam berbicara, heran deh.


"Baiklah kalau kita kesana berarti berangkat sekarang juga karena agak sedikit jauh dari sini, sebenarnya tidak perlu takut sih pesawat di tinggal, karena dengan jet pribadi jadi mau jam berapa juga bisa hanya saja kakak Erik tidak mau berangkat malam, makanya rencana berangkat sore." ujarku.


Akhirnya kami mengukuti kemauan Gretta dan menujuh ke Niagara Falls, dan ini adalah penjelasan tentang apa itu Niagara Falls.


Niagara Falls terletak di Sungai Niagara yang terletak di perbatasan provinsi Ontario dan negara bagian New York. Air Terjun Horseshoe terletak di sisi perbatasan Kanada. Niagara Falls adalah air terjun paling kuat di Amerika Utara dengan rata-rata 4 juta kaki kubik air jatuh di atas garis puncak setiap menit.


Air Terjun Horseshoe mengeluarkan 90% air dari Sungai Niagara dan juga merupakan sumber listrik tenaga air yang berharga. Niagara Falls adalah objek wisata yang sangat besar dengan sekitar 30 juta pengunjung setiap tahun. Di malam hari, ada lampu sorot yang menerangi kedua sisi air terjun hingga tengah malam. Banyak wisatawan juga naik kapal pesiar, bernama Maid of the Mist, yang membawa penumpang di bawah air terjun.


"Nak...lihat deh teman-teman kalian senang banget sampak sepanjang jalan mereka mengambil foto dan video, sayang banget mereka tidak mau tinggal bareng satu hari saja biar besok lota bawah mereka jalan-jalan tapi yang sudah itu pilihan mereka." ujar Dinda.

__ADS_1


"Mih, bukannya Grey mau membela mereka, tapi kasian juga mereka mih, pih. Apa papi dan mami tidak kasian melihat mereka, kalau seandainya Grey sudah punya banyak uang Grey mau bantu mereka. Yang lain tidak perlu hanya ketiga teman itu saja karena yang ketujuh orang itu masih bisa di bilang mereka punya orang tua yang punya usaha walaupun kecil tapi mereka masih mampuh." ujar Grey.


"Nak kamu tenang saja dari semalam mami dan papi kalian sudah memikirkan itu, nanti paman Erik yang akan mengurus semua itu bantu mereka secara diam-diam, mereka tidak perlu tahu nak jadi kalian berdua tidak perlu kuatir, nanti kalau mami dan papi sudah balik ke tanah air dan kalian tinggal disini jaga pergaulan kalian ya nak jangan sembarang berteman dengan orang, karena ini bukan di negara kita ini di negara orang, walaupun ada pengawal tapi kalian berdua lebih jaga diri kita tidak tahu kejahatan itu datang." ujarku.


"Wah.....papi Gretta memang sangat keren, makasih banyak ya pih, mih. Sudah mau membantu teman-teman Gretta. Sebenarnya selama ini Gretta sering berikan mereka bertiga uang pih, mih. Terus Gretta juga sering ajak mereka untuk makan Gretta yang bayar kalau mereka beli buku dan uang mereka tidak cukup Gretta juga nambahin, maafin Gretta ya pih,mih bukannya Gretta mau bohong tapi Gretta takut." ujar Gretta.


Astaga putry ku ini sangat baik hatinya sangat lembut, semoga sampai tua dia tetap memiliki nilai sosial untuk membantu orang didalam dirinya, aku salut banget sama didikan Dinda, memang Dinda selalu mengajari mereka untuk saling tolong menolong jika du sekolah, jadi ajaran itu ternyata tertanam didalam hati dan pikiran kedua anakku.


Hampir satu jam lebih akhirnya kami sampai juga di tempat tujuan, kami parkir mobilnya dan masuk kedalam, ternyata sudah banyak sekali pengunjung lagian ini juga sudah siang sudah setengah sebelas jadi semua pengunjung pada berdatangan, teman-teman kedua anak ku sangat bahagia, tidak masalah sore meraka pulang yang penting sudah jalan-jalan kesini, pemandangan yang indah disini cocok dengan wanita-wanita yang suka berfoto.


"Wah....indah sekali pemandangannya ini menjadi kenangan untuk kita selama disini, yuk kita foto bareng Grey dan Gretta simpan sebagai kenangan saja dan kita foto semua ambil gambar sebanyak-banyaknya kapan lagi kesini jadi selagi kita masih di beri kesempatan untuk berfoto ya jangan sia-siakan." Ujar salah satu teman Grey.

__ADS_1


Kedua anak ku di ajak sama teman-temannya untuk foto bareng mereka juga senang karena memang tempatnya sangat indah, pantas aja banyak sekali pengunjung apalagi sekarang libur sekolah jadi anak-anak muda pada senang jalan-jalan, entah sama pasangan atau sama teman.


"Kakak tidak foto ini bagus sekali loh pemandangannya, kalau kakak mau gimana kalau kita foto bersama kakak nanti setelah itu baru kita semua," aku ngajak kakak Erik foto aku pikir kakak Erik tidak mau ternyata mau juga namun pada saat sesi foto berlangsung si kembar tidak mau ketinggalan jadi ikut nimbrung, setelah itu Dinda pada akhirnya semua ikut foto bersama kami, tidak masalah yang penting kami sudah foto beberapa kali jadi ini menjadi kenangan.


__ADS_2