Menantu Yang Dikira Miskin Ternyata Seorang Tuan Muda

Menantu Yang Dikira Miskin Ternyata Seorang Tuan Muda
239


__ADS_3

Aku melihat perempuan jahat itu ketakutan mungkin dia tidak percaya kalau aku juga bisa mengancamnya. Berani-beraninya dia bilang mau lapor polisi dia tidak takut kalau dirinya yang akan terjerumus kedalam rencananya sendiri.


"Dea jangan kamu tidak berlaku sopan sama ibu ya, mau bagaimanpun ibu yang sudah melahirkan kita seharusnya kamu bantu ibu untuk cari tahu soal siapa yang berani masuk ke rumah ini,,dan mengambil semua harta itu karena kalau semua sertifikat itu hilang berarti kamu juga tidak akan dapat apa-apa, bagaimana caranya kamu bisa mengurus sedangkan sertifikat Asli ada di tangan sih pencuri".


Wah...tumben Lexza membela perempuan ini, padahal dari tadi dia diam saja tidak ada suara kaya patung tapi tiba-tiba justru memberikan pembela,an kepada ibunya. Biasa sama-sama penjahat mengincar harta ayah jadi sama-sam panik. Takut tidak dapat apa-apa.


Aku menoleh dan menatapnya dia juga menatapku dengan tajam.


"Wah...sudah ada pembelaan disini ya, ibu dan anak sama dua-duanya, kalau memang seperti itu kenapa bukan kamu saja yang membantu ibu kamu Lexza, bukankah visi kalian berdua sama, jadi kamu bantu saja dia kenapa harus aku yang bantu. Bukan aku yang mendapatkan harta enak saja suruh aku bantu oga."


"Nah, betul tuh Lexza kamu dan ibu kamukan satu visi yaitu untuk menjadi orang kaya jadi kenapa bukan kamu saja ya bantuin ibu kamu yang gila harta ini, toh kalau nanti dapat kembali harta itu ibu kamu justru berikan ke brondongnya ketimbang memikirkan nasib perusahan sekarang dalam kehancuran, coba uang berapa Miliyar itu dengan semua emas itu di jual masih bisa selamatkan perusahaan. Tapi ibu kamu lebih perhatikan brondongnya ketimbang perusahaan sih."


"Cukup bibi jangan menjelakan ibu terus, Lexza yakin ibu bukan seperti yang bibi dan Dea tuduhkan, ibu perempuan yang baik jadi ibu tidak mungkin melakukan hal menjijikan itu aku tahu Dea dan bibi sangat membenci ibu tapi bukan begini caranya, kalian mempermalukan ibu didepan pengawal dan pelayan semua kalian merendahkan harga diri ibu. Ingat bibi, Dea fitnah itu lebih kejam dari pada membunuh. Kalian menjelekan ibu dan menuduhnya melakukan hal tidak wajah tapi kalau tidak ada bukti itu jatuhnya adalah fitna jadi tolong bi, Dea." Ujar Lexsa

__ADS_1


Dari tadi paman diam saja sekarang baru bersuara kalau Kenedy aku heran dia justru cuek dan malas menanggapi.


"Lexza maaf bukan paman mau membela istri paman atau pun Dea, tapi memang apa yang di katakan Dea dan bibi kamu itu bukan fitna melainkan fakta Lexza tapi itu urusan kamu mau percaya atau tidak." Ujar paman.


"Lexza heran deh sama paman dan bibi dulu sebelum ayah meninggal bibi dan paman sangat nurut sama ibu, tapi kenapa semenjak ayah meninggal justru kalian semua menyerang ibu dan kamu juga Dea kenapa kamu beruba sekali, apakah karena adik sialan kamu itu yang mempengaruhi kamu sehingga kamu bisa berubah begini"


Aduh tensiku langsung naik saat mendengar hinaan dari mulut busuk Lexza terhadap Dinda aku jalan mendekatinya dan


Plakkkkkk.....!


"Berani-beraninya kamu menampar aku ya kurang ajar, maksud kamu apa bilang aku anak seorang penjahat jaga bicara kamu aku ini anak orang baik, ayah sangat baik."


"Hahaha...kasian ya sama kamu sudah setua ini kamu tidak tahu siapa ayah kandung kamu, kenapa kamu tidak tanya saja sama ibu kamu siapa ayah kandung kamu? atau kamu mau aku yang beritahu kamu siapa ayah kandung kamu dan dimana sekarang siapa tahu kamu mau nyusul dia ketempatnya.

__ADS_1


Sifat kamu tidak jauh bedah dari sifat ibu dan ayah kandung kamu Lexza, ibu kamu seorang pembunuh begitu juga ayah kandung kamu, sangking terobsesi dengan harta yang bukan dari hasil keringatnya, dia nekat membunuh orang yang tidak bersalah, jadi ayah pembunuh, ibunya juga pembunuh akhirnya menghasilkan anak seperti ini, biar aku kasih tahu siapa nama ayah kandung kamu Lexza dan seperti apa wajah."


"Cukup Dea, jangan kamu keterlaluan terhadap kakak kamu, omong kosong apa yang kamu bicarakan tadi. Ayah kalian itu satu jadi kamu jangan sembarangan bicara begitu seharusnya kamu sebagai adik harus mendengar apa kata kakak kamu, apa susahnya sih kamu nurut saja. Ayahnya Lexza sudah meninggal" bentak perempuan itu sedangkan bibi dan paman menatap aku mungkin mereka juga penasaran siapa ayah kandung Lexza


"Memang kenyataan seperti itu kok, oh ya nanti kalau kamu benaran mau tahu siapa ayah kandung kamu dan seperti apa wajahnya kamu boleh datangi aku, dengan suka rela aku akan tunjukan kepada kamu dan beritahu kamu siapa orangnya aku bukan adik yang pelit kok jadi aku bantu. Tapi kalau kamu belum puas juga lebih baik kamu langsung tanya sama Dava dan Dinda mereka tahu jelas siapa ayah kandung kamu." ujar ku


Anjani jelas ketakutan karena kalau sampai Lexza tahu siapa ayah kandungnya pasti dia akan cari tahu, tapi sayangnya sudah meninggal juga ula dia sendiri. Anjani tidak mau aku beritahu karena takutnya Lexza pergi meninggalkannya ya pasti kalau Lexza sudah tahu.


"Lexza jangan kamu percaya dengan omong kosong adik kamu itu karena dia sengaja memancing emosi kamu saja dia hanya cari sensasi supaya kamu pergi dari ibu."


"Tapi aku kok percaya sama perkataan Dea ya sepertinya Dea tidak bohong, karena memang Lexza bukan anak kandung ayah Evan berarti ada ayah kandung Lexza yang belum kita ketahui, dan satu lagi berarti kami berdua ini nikah tidak sah karena masih ada ayah kandungnya Lexza sedangkan yang menjadi wali nikah waktu itu ayah Evan." nah akhirnya Kenedy mengeluarkan pendapatnya.


"Kenedy jangan menambah masalah ya, ayah kandung Lexza sudah mati beberapa tahu yang lalu jadi tidak masalah kalau kalian menikah pakek wali lain."

__ADS_1


"Oh. Ya sejak tahun berapa meninggal ayah kandung Lexza? terus kalau begitu ada dong makamnya tunjukin biar Lexza bisa ziara ke makan ayah kandungnya, mau bagaimanpun Lexza harus berbakti pada orang tua jadi Aku rencana datang sama Lexza ke makam ayah mertua boleh ibu kasih alamat makamnya dimana"?


Mampus makin terjebak dengan perkataannya sendiri, hehehe biar tahu rasa manusi jahat kamu mau menipu siapa sekarang kamu yang kena sendiri kan, makan tuh karma didesak oleh Kenedy langsung pucat pasi tidak tahu mau bicara apa lagi sekarang makanya jadi oramg jangan suka bohong mampus kamu kan.


__ADS_2