
Ibu yang mendengar perkataan ayah, langsung marah sambil menangis, dan berteriak sambil mendekati ayah untuk memeluk ayah karena ayah tidak menghindar sehingga ibu menempelkan tubuhnya ke dada bidang ayah sambil berteriak. Aku tahu ayah sebenarnya masih mencintai ibu tapi rasa sakit sudah menutupi rasa cinta itu.
"Mas...maafkan aku sudah berapa kali aku harus minta maaf, aku tidak akan iklas mas menikah dengan perempuan ini, aku pengen kita tetap bersama aku mas, aku janji akan berubah asal kita tetap bersama dengan kamu dan anak-anak. Tapi aku tolong mas bebaskan aku ,aku akui aku salah jadi tolong maafkan aku, aku khilaf mas aku memang sudah membohobgi kamu mas tapi aku lakukan itu karena terpaksa.
Aku tidak mau kehilangan kamu mas, hanya kamu yang mengerti perasaan aku saat ini hanya kamu juga yang bisa memberikan apa yang aku inginkan mas. Tolong ampuni aku tapi kalau kamu tidak mau juga tidak masalah tapi jangan salahkan aku jika aku salah bertindak dan aku melakukan sesuatu di luar nalar." ujar bu Anjani.
Aku melihat wajah bu Riska memerah karena cemburu ayah di peluk oleh bu Anjani, bukan peluk sih hanya sekedar nyandar karena kedua tangannya di borgol. Siapa juga yang tidak cemburu kalau calon suaminya di peluk oleh mantan istrinya kena aku juga pasti cemburu.
Ayah melirik ke arah bu Riska dan langsung mendorong tubuh bu Anjani menjauh darinya, ayah tahu perasaan bu Riska seperti apa sehingga ayah langsung menghindar.
Bukkkkk!
"Tolong jangan nyandar di tubuhku karena kita tidak punya hubungan apa-apa lagi jadi kamu tidak berhak menyentuh aku lagi. Tolong jaga sopan santun di didepan banyak orang, kalau soal memaafkan kamu itu aku sudah memaafkan sembelum kamu minta maaf, tapi bukan dalam arti aku harus memcabut tuntutan untuk kamu, kamu harus tanggung jawab dengan perbuatan kamu di penjara. Dan sampai kapan pun aku tidak akan kembali sama kamu karena kamu itu perempuan licik jadi tidak akan bertobat.
Bukankah sebelum kamu lakukan kejahatan, kamu sudah tahu akibat kedepanny, jadi kamu tidak perlu memohon begitu aku tahu sifat licik kamu sampai kapanpun kamu tidak akan berubah, kamu memohon untuk aku kembali menerima kamu bukan karena cinta tapi karena keserakahan kamu, kamu tahu aku tidak bangkrut makanya kamu pengen kembalih bersama aku agar kamu hidup mewah maaf aku tidak tertarik karena aku sudah calon istri yang sangat cantik dan mencintai aku, dengan tulus bukan seperti kamu ular beludak" ujar ayah dengan menohok sehingga membuat bu Anjani emosi.
"Hahaha...kamu sangat bodoh mas, mana ada seorang perempuan janda nendekati kamu dengan modal cinta, jangan percaya karena itu hanya alibi, perempuan ini mendekati kamu dan mau menikahi kamu karena dia tahu kamu punya banyak harta mas. Kalau mas tidak punya banyak harta mana mau dia, kelihatan sekali dia perempuan kegatalan buktinya kita belum sah cerai saja dia lengket terus kayak prangko.
Jangan sampai kamu menyesal mas karena memilih perempuan matre ini dibandingkan aku, karena aku lebih baik dari pada dia, dari pada kamu menyesal di kemudian hari mendingan mas tinggalkan saja untuk kembali bersamaku dan kita hidup bahagia dengan anak cucu kita lihat Dinda sudah hamil sebentar lagi kita sudah punya cucu." ujar bu Anjani.
__ADS_1
Aku melihat bu Riska menahan emosi mungkin karena sudah tidak tahan lagi dengan hinaan dari bu Anjani, akhirnya bu Riska mendekati bu Anjani dan melayangkan satu tamparan keras di pipi bu Anjani sampai kami semua terkejut dengan reaksi bu Riska.
Plakkkkkkl!
"Argh.....! Kurang ajar ngapain kamu menamparku, kamu mau mati" teriak bu Anjani.
" Jaga mulut kamu ya jangan sampai aku hancurkan berani sekali kamu bicara begitu, kalau kamu belum tahu siapa aku lebih baik kamu diam, aku bisa loh melakukan lebih dari pada ini terhadap kamu. Kamu pikir aku nikah dengan mas Evan karena harta...he..asal kamu tahu! harta aku saja tidak akan habis berapa turunan jadi kamu tidak perlu risaukan soal harta itu karena semua harta itu, bukan milik mas Evan tapi milik kedua putryku jadi aku tidak akan mengambil sepersenpun dari mereka.
Jadi jangan asal bicara kalau tidak mau aku menghancurkan kamu nanti, seharusnya kamu sadar diri kenapa sekarang kamu diadili disini silahkan masuk sana biar kamu menerima putusan dari jaksa agar kamu diam. Dari pada kamu berkoar-koar disini tidak jelas."
Tidak lama kemudian pintu pengadilan terbukan dan, kami langsung masuk kedalam tidak lama kemudian jaksa masuk bersama hakim dan disusul oleg pengacara.
Karena selama sidang pertama sampai sidang terakhir ini bu Anjani sudah melakukan banyak kebohongan, hal itu membuat hukumannya makin berat cobak bu Anjani tidak bohong dan selalu menuding Ogen mungkin hukumannya masih agak sedikit ringan.
Ogen hanya menundul kepala karena mungkin Ogen sudah siap dengan resikonya, dan hari ini calon istrinya ikut hadir di persidangan mungkin dia dapat surat panggilan dari pihak kepolisian karena hari ini dia juga menjadi saksi semoga dia tidak bersakai sembarangan takutnya dia juga ikut terjerat.
Setelah kedua terdakwa duduk, barulah hakim mengetok palu tandanya sidang akan terbuka bagi umum.
Tok tok tok!
__ADS_1
Hari ini kita resmi kembali membuka sidang kedua terdakwa suadari Anjani dan Saudara Ogen.
Pak hakim kembali bertanya apakah kedua terdakwa dalam keadaan sehat atau lagi sakit.
"Suadari Anjani apakah Saudari sehat hari ini"? Tanya pak hakim.
"Sehat yang mulia " ujar bu Anjani.
"Bagiamana dengan saudara Ogen apakah dengan kondisi kesehatab baik"? Tanya Hakim.
"Sehat yang mulia" ujar Ogen.
Akhirnya sidang di mulia di bukan kembali untuk saksi sekarang yang mua bersaksi adalah calon istri dari Ogen, entah apa yang ingin calon istri Ogen jadi saksi di pengadilan.
Semoga dia tidak menjadi saksi dusta, karena sekarang dia pasti akan membelah Ogen karena Ogen adalah calon suaminya, hati-hati aja kalau sampai dia bersaksi dusta karena semua bukti sudah ada di pengacara, jadi kalau dia berani melakukan kejahatan lagi dia juga akan ikut masuk penjara tapi kalau dia bicara dengan sejujurnya pasti dia aman, lagian hukuman Ogen juga tidak lama palingan.
Kali ini saksi di tanya terlebih dulu baru, yang lain karena semua sudah siap begitu juga saksi aku penasaran pertanyaan apa yang akan di lontarkan oleh jaksa nanti.
*****
__ADS_1
Hallo....pembaca setia, saya benar-benar minta maaf upnya tidak lancar bahkan hanya satu. Bukan karena saya tidak mau up tapi karena ada acara di kampung jadi selain sibuk, cari jaringan juga sangat susah. Sekali lagi maaf.