Menantu Yang Dikira Miskin Ternyata Seorang Tuan Muda

Menantu Yang Dikira Miskin Ternyata Seorang Tuan Muda
205


__ADS_3

Ya Tuhan! aku lupa berikan undangan kepada mereka berdua, tapi bagaimana caranya aku bisa berikan undangan sedangkan aku tidak tahu mereka pindah ke negara mana.


"Bestie maafin aku ya, aku tidak bermaksud untuk melupakan kalian berdua, dan tidak mengundang kalian tapi bagaimana caranya aku bisa undang sedangkan aku saja tidak tahu kalian pindah kemana, tidak ada akses untuk kita saling tukar kabar jadi bukannya aku tidak mau undang bestie maafi aku ya"?


"Hehehe....aku sudah maafin kok karena memang kita ketemu terakhir kali saat aku menikah dan kalian berdua datang sama Tasya, dan sampai sekarang aku juga tidak tahu Tasya ada dimana dia hanya bilang waktu itu kalau calon suaminya dari luar negeri juga tapi tidak tahu dinegara mana, Oh ya, selamat ya bestie atas pernikahanmu. Dan kebetulan kamu sudah disini jadi nanti aku kasih kamu kado ya, kalian masih lamakan disini kita nanti kita ketemu ini nomor hp aku biar nanti kita kontak, soalnya nomor hp lama itu hilang dengan hp tidak tahu hilang dimana."


"Baiklah ini suamiku bestie..." mas Dava bersalaman dengan Sabrina dan suaminya. Aku janjian dengan Sabrina untuk ketemu sebelum kami pulang ke tanah air, Sabrina juga bilang kalau mereka juga berencana mau ke tanah air untuk cek bisnis suaminya semoga saat di tanah air kami bertemu lagi. Aku merasa lega karena aku bisa bertemu dengan sahabat terbaiku disini tapi aku juga sedih karena sahabatku Tasya kami belum tahu dia ada dimana sekarang.


Setelah kami berdua lepas kangen dan ternyata suami juga langsung akrab dengan suaminya Sabrina bahkan suami Sabrina menawarkan perusaha,annya bekerja sama dengan perusaha'an Adinata grup. Mas Dava langgsung setujuh tapi mas Dava ingin suaminya Sabrina datang ke tanah air. Bagus juga ide suamiku meminta suami Sabrina datang ke tanah air jadi kami nanti sering ketemu.


"Ya, sudah bestie kalau begitu kami pergi dulu ya jangan lupa kasih kabar ya, aku tunggu loh." Ternyata Sabrina dan suaminya juga baru masuk untuk makan tapi syukurlah aku bisa ketemu dengannya disini.


Kami keluar dari museum dan langsung masuk kedalan mobil tujuan kami saat ini adalah tempat kedua kami, mobil langsung melesat keluar dari kawasan museum dan membelah jalan raya kota paris sangat menyenangkan sekali sepanjang perjalanan mata ini menelusuri semua keindahan yang ada di kota paris, kapan lagi kesini kalau nanti ada kesempatan lagi aku rencana pergi berlibur saja mungkin jika kami sudah punya bayi kami bisa ngajak dia jalan-jalan.

__ADS_1


Akhirnya kami tiba juga di termpat yang kami tujuh tidak terasa waktu terus berputar kami keliling pont Alexsandre sambil berfota ria, jujur aku paling suka foto apalagi menurut aku tempat yang sangat unik dan indah aku tidak akan meninggalkan tempat itu begitu saja tanpa aku jadikan kenangan dengan berfoto disitu.


Aku dan mas Dava tidak bedah jauh mas Dava juga suka foto tapi kecuwali sama aku kalau tidak sama aku mas Dava tidak akan mau.


Kalau aku sendiripun tidak masalah ini kenangan loh. Mana mau aku ketinggalan begitu saja oh tidak bisa. Aku harus memanfaatkan momen ini dan berfoto di tempat indah ini, tapi memang tempat sangat indah suami juga tidak mau ketinggalan bukan hanya itu pengawal dan yang lain juga turut ambil bagian untuk berfoto.


"Sayang kita foto disini biar nanti Dinda kirim ke Ririn siapa tahu nanti setelah menera berdua nikah mereka mau kesini." tiba-tiba mas Dava gegas mendekatiku dan mengendong aku ala bridal style, semua bersorak astaga ini pengawal atau penonton setia...biasanya pengawal seram-seram tapi kali ini pengawal yang mengawal kami hanya seram kepada orang jahat tapi sama kami mereka tersenyum.


Bahkan mereka bercanda ria apalagi asisten Arfan dia asisten paling unik yang aku temui.


"Sayang mau kemana lagi...sudah puas belum jalan-jalan hari ini kalau belum tinggal bilang saja mau kemana" tanya mas Dava kalau aku rasa sudah cukup pengen rebahkan tubuh ini di kasur yang empuk.


"Sudah cukup mas jadi kita langsung pulang saja nanti besok lagi masih ada banyak waktu" ujarku.

__ADS_1


"Bukannya sayang katanya mau lihat sunset sebentar lagi loh sayang pasti pemandangannya sangat indah deh"


"Bukannya kata mas di hotel kita jug bisa lihat sunset ya sudah kita lihat dari sana saja sayang pasti pemandangannya bangus banget makannya sekarang kita pulang saja"


"Ya, sudah sayang yuk....kita pulang sekalian kamu juga harus banyak istirahat karena kita nanti lembur sayang, ingat tujuan kita kesini selain datang berlibur sekalian kita cari Dava Junior" astaga suamiku berbisik diteliga ini kedengarannya sangat mengerikan sekali.


Kami berdua yang asyik ngobrol tiba-tiba asisten Arfan mendekat kirain mau ngapain ternyata dia menyampaikan kalau jam pulang sudah tiba, aku dan mas Dava seketika saling pandang...siapa yang membuat aturan begitu kok bisa-bisanya asisten Arfan menyuruh kami pulang.


"Maaf Tuan dan nona muda waktunya kita harus pulang, karena nona dan Tuan muda harus istirahat nanti besok baru lanjut lagi, pasti nona dan Tuan bertanya siapa yang membuat aturan ini. Sebenarnya saya sendiri yang buat aturan ini tapi Tuan besar dan nona besar juga setuju, kami memiliki maksud dan tujuan nona dan Tuan." ujar Arfsn


Ya aku langsung paham kemana arah tujuan pembicaraan asisten Arfan. Karena aku juga merasa memang ada yang mengawasi kami, sepertinya ini bukan orang suruhan paman Admaja tapi kali ini lawan bisnis ayah pasti dia bukan orang sembarang juga, dan untung mas Dava juga tahu maksud dari Arfan jadi tidak bertanya lagi.


"Baiklah kalau begitu kita pulang saja". Ujarku dan kami langsung masuk kedalam mobil lagian masih ada hari besok.

__ADS_1


Kami langsung masuk kedalam monil dan kami kembali menyampuh keramaian jalan raya kota paris dari depan aku bisa melihat, ada sebuah mobil mengikuti kami semoga ini hanya kebetulan mobil lewat saja karena jalan umum jadi siapa saja bisa melewati jalan ini.


Namun saat mereka melewati kami ada empat orang didalam pakai kaca mata hitam dan tersenyum sinis kepada kami setelah itu mereka berlalu pergi, baguslah mereka sudah pergi tapi siapa mereka ya .


__ADS_2