Menantu Yang Dikira Miskin Ternyata Seorang Tuan Muda

Menantu Yang Dikira Miskin Ternyata Seorang Tuan Muda
344


__ADS_3

"Tuan saya sudah berjanji dengan Tuan besar bahwa saya tetap setia menjanga keluarga Adinata, jadi tidak mungkin saya tidak berikan apa yang Tuan minta dan kenapa Tuan musti datang sampai disini, seharusnya Tuan besar atau Tuan muda tinggal hibungi saya anak buah rendahan ini supaya saya mengirim pengawal, tidak perlu jauh-jauh dari sana sampai disini, oh ya maaf Tuan tadi datang melalui jalan mana? Apakah Tuan melalui hutan rimbah, karena saya melihat ada percikan darah di pakian Tuan muda"? Pinta Heri


"Kata siapa kamu adalah pengawal rendahan kita semua disini sana tidak ada yang tinggi tidak ada yang rendah walaupun kita punya posisi dan kedudukan masing-masing dan berbedah, hanya saja menurut aku kita sama, aku butuh bantuan kamu kamu juga butuh aku jadi kita sama-sama saling membutuhkan, biarpun aku ini bos kalian bukan dalam arti kalian pengawal rendahan.


Justru kalian garda terdepan selalu menjaga keselamatan kami jadi aku sebagai putra tunggal Tuan Adinata aku mengucapkan terimah kasih untuk kamu dan semua anak buah disini karena sudah menjaga markas dengan baik, dan memang tadi kami melalui hutan kramat itu kami terjebak di hutan itu hampir satu setengah jam, tapi kami juga sudah menumpas semua penjahat dan perampok disana, kenapa kalian tidak pergi menumpas mereka biar mereka habis dan tidak ada kejahatan disana?" ujarku.


Aku bicara begitu karena selama ini pengawal yang menjaga keluarga Adinata ayah ambil dari markas hanya saja ayah meminta kelas bawah makanya belum sehebat yang ada di markas makanya ayah meminta aku langsung kesini untuk memilih tapi tadi aku datang hanya bilang sama ayah mau keluar sebentar tidak bilang mau kesini.


"Makasih Tuan muda sudah menjadi bos yang baik buat kami semua, Tuan sama seperti Tuan besar menjadi Tuan yang sangat baik terhadap pengawal rendahan seperti kami semua, tidak perlu mengucapkan terimah kasih Tuan karena itu memang sudah menjadi pekerjaan kamu yang harus kami lakukan sebagai pengawal, makasih banyak atas kinjungan special dari Tuan muda kami tidak menyambut Tuan muda dengan baik ampuni kami.


Kalau soal kejahatan di hutan kramat itu kami sudah sering sekali membasmi mereka Tuan muda hanya saja semakin di basmi mereka semakin bertambah karena ada aknum yang memelihara mereka dan melindungi mereka" ujar Heri menunduk sehingga semua anak buahnya ikut menunduk aku paling tidak suka dengan perlakuan seperti ini.

__ADS_1


"Ketua Heri jangan lakukan itu saya tidak suka, kalau sama Tuan besar boleh kalian melakukan apapun yang kalian mau asal jangan aku, dan aku senang jika kalian basmi semua para penjahat itu, memangnya kalian tidak tahu siapa di balik itu semua kenapa mereka sebringas itu mereka merampok barang berharga kendaraan yang lewat"?


"Kami sudah tahu Tuan muda siapa dalang di balik ini semua seorang pengusaha sukses dia yang melakukan kecurangan itu karena ternyata didalam hutan itu ada penghasilan besar sehingga oknum itu takut jika orang lain yang tahu tentang penghasilan hutan itu sehingga dia mengirim penjahat-peniahat ke tengah hutan untuk membuat keonaran agar kendaraan tidak bisa lewat disana supaya mereka mengarap penghasilan hutan dengan aman. Tapi berapa hari ini saya dengar pengusaha sukses itu dalam dalam mas krisis perusahaannya di hancurkan oleh perusahaan Tuan muda benarkah itu"? Pinta Heri


Perusahaan bangkrut? Siapa ya? Perasaan aku belum perna buat perasaan seseorang bangkrut hanya pak Arlon karena ula istri dan anak gadisnya setelah itu Emelia tapi tidak mungkin keluarga Emelia melakukan itu hanya perusahaan Emelia yang bangkrut kalau punya orang tuanya masih berjalan sampai sekarang jadi siapa, aku masih berpikir karena selama aku mengantikan posisi ayah hanya itu yang aku membuat mereka bangkrut atau jangan-jangan om Angga perusahaan Aisya, masa sih om Angga berani melakukan cara curang begitu karena setahu aku hutan itu menyimpan banyak penghasilan dan rahasia besar didalamnya.


Kalau benaran om Angga berarti om Angga benar-benar licik bisa mengelabui pemerintahan sepertinya om Angga selama ini kerja sama dengan pihak berwajib juga. Baguslah aku akan menghancurkan kamu om Angga sampai tidak tersisa, itu penghasilan besar untuk masyarakat kalau mereka di pekerjakan di sana ini dia berani serakah dan curang mengambil semua hasil bumi di tengah hutan itu sedangkan dia membiarkan rakyat menderita.


Lihat saja Aisya aku akan membuat hidup kamu dan orang tua kamu menderita, ternyata kalian membangun perusahaan dan mendapatkan penghasilan dengan curang dan kejahahatan. Pantas aja selama om Angga kerja sama dengan perusahaam Adinata selalu melakukan kecurangan, mungkin om Angga pikir aku tidal tahu kecurangan dia, biar aku hancurkan dia dengan semua bisnisnya.


"Itu yang saya tunggu Tuan muda, kami sudah lama menunggu kedatangam Tuan muda dan Tuan besar untuk mencari jalan keluar soal masalah ini, mereka punya kelompok besar sehingga semakin kita membasmi mereka semakim banyal yang berdatangan, tapi sekarang saya senang karena pada akhirnya Tuan muda datang jadi kita sudah punya solusi yang terbaik, saya akan mempersiapkan semua anak buah terbaik disini agar kita habisi mereka tanpa tersisa" ujar Heri.

__ADS_1


Kami merencanakan untuk menghabisi semua komplotan itu agar tidak ada lagi yang menghalangi jalan orang yang melewati hutan itu.


Aku ingin bicara berdua dengan ketua Heri di markas, karena ada sesuatu hal yang ingin aku tanyakan jadi aku dan ketua Heri kedalam ruangannya aku ingin menanyakan perkembangan markas ini karena ini adalah markas besar, apakah selama ini ada penyusup atau tidak.


"Ketua Heri aku ingin bicara berdua dengan kamu" ujarku.


"Baik Tuan muda maaf saya tidak sopan bertemu dengan Tuan muda disini seharusnya dari tadi Tuan muda sudah didalam ruangan" ujar Heri langsung bangkit berdiri dan kami langsung gegas ke ruangan ketua Heri.


Ternyata ruangan ketua Heri juga bangus banget memang ayah sangat luar biasa, membuat markas ini sangat besar dan luar bahkan banyak sekali ruangan untuk di tempati oleh anak buah yang masih tinggal di markas.


Ketua Heri mempersilahkan aku duduk, begitu juga Ketua Heri kami duduk sambil di berikan minuman.

__ADS_1


__ADS_2