
Prov Aurhor.
Jam begitu cepat berputar tidak terasa sudah sore keluarga besar dari Tuan Adinata akan berkumpul di kediamannya untuk acara Family fathering. Sore ini semua keluarga besar dari Tuan Dava dan nona Dinda semua, berkumpul untuk makan bersama itu sudah di infokan ke grup keluarga dan sepakat acara mulai dari dam tiga sampai selesai nanti.
Dari keluarga Winata sampai keluarga lainnya sudah pada berdatangan sehingga memenuhi rumah, mereka akan adakan bacar-bakar dan makan bersama, itu sepakat awal banyak hidangan yang sengaja di sajikan oleh chef dan pelayan karena ada permintaan dari nyonya Ziya, nyonya Ziya ingin acara kali ini adalah acara special sekalian rayakan launcingnya produk baru dari perusahaan Beauty G2. tanpa nona Dinda dan Tuan muda Dava ketahui diam-diam Tuan Adinata dan nyonya Ziya menyiapkan kejutan itu, jadi hari ini bukan acara makan keluarga saja tapi acara merayakan produk yang baru di launcing.
Jadi setelah malam itu Tuan Dava dan nona Dinda masuk kedalam kamar, Tuan Adinata dan nyonya Ziya menyuruh pak Erik untuk mencari Wo untuk mendekor atau menyulap taman belakang yang dekat kolam renang menjadi tempat yang indah. Itu akan Tuan Adinata jadikam tempat acar nantinya.
Tuan Adinata dan nyonya Ziya sudah menyiapkan kejutan untuk nona muda, tanpa nona muda dan Tuan muda tahu.
"Erik saya minta sama kamu tolong cari Wo yang terbaik malam ini juga jarus dapat untuk dekor taman belakang ya buat ny sangat indah, soalnya mau rayakan launcingnya produk baru perusahaan beauty G2, sekalian lah gathering karena kebetulan juga acara ini sudah di umumkan di grup oleh Tuan muda Dava. Padaha awalnya saya mau buat kejutan untuk putry saya karena sudah sukses, jadi pastikan Tuan Dava dan nona Dinda tidak tahu masalah karena saya ingin memberikan kejutan bila perlu besok masih pagi-pagi pihak WO sudah datang biar tidak ada yang tahu.
Nanti kamu harus pastikan semuanya sempurna dan, biarkan asisten Arfan dan satu orang pelayan menemani asisten Arfan untuk pergi belanja, tapi harus pastikan kalau pak Erik dan asisten Arfan selesaikan tugasnya bersamaan agar Tuan Dava tidak curiga. Kamu tahu bukan bagaimana tema dekornya saya mau yang terbaik , saya serahkan semua urusan ini sama kamu, dan untuk asisten Arfan nambah belanja,an ya nanti nyonya Ziya yang akan memberikan catatan sama kamu, apa yang harus di beli kamu nanti bawah mobil besar aja ya biar bisa muat semua tidak perlu bawah mobil pengawal " ujar Tuan Adinata.
"Baik Tuan saya akan usahakan jam empat subuh pihak Wo sudah datang biar cepat selesai sebelum seisi rumah ini bangun, Tuan percaya saja sama saya, saya pastikan hasilnya sangat bagus..karena dekornya masih pagi bisa saja masih sempat saya dan asisten Arfan sama-sama pergi belanja.." ujar pak Erik.
"Mantap saya suka cara kamu tapi tidak perlu kamu hanya urus WO aja kalau soal belanja serahkan ke, oh ya satu lagi tolong pesan bermacam-macam kue yang paling enak dan puding, karena saya akan mengundang beberapa tamu penting juga hadir di acara ini, saya juga akan mengundang beberapa rekan bisnis Dinda dan Dava jadi jangan sampai acara ini gagal, tolong atur chef untuk masak makanan yang terbaik buat besok, semua yang sudah saya jelaskan tadi jangan sampai ada yang kurang ya," ujar Tuan Adinata.
"Baik Tuan semua sudah saya catat"
Ternyata Tuan Adinata sebenarnya diam-diam rencana akan membuat acara untuk perusahaan Dinda karena dalam tahun ini berkembang pesat, namun tanpa Tuan Adinata Tahu Dava sudah duluan berikan info di grup soal gathering, disitu kesempatan untuk Tuan Adinata sekalian buat acara untuk Dinda.
Nyonya Ziya juga sudah menyiapkan gaun cantik untuk nona Dinda, karena ini acara resmi untuk nona Dinda, nyonya Ziya mengambil gaun itu dari butiknya sendiri gaun pilihan terbaik untuk Dinda, jadi sebenarnya semua sudah tersedia tinggal mulai acara aja.
__ADS_1
Sedangkan di kamar Tuan muda dan nona muda baru bamgun tidur sekitar jam empat ternyata diam-diam Tuan Adinata sudah berikan informasih kepada semua keluarga bahwa acara mulai jam lima walaupun sebagian keluarga sudah datang tapi tidak masalah, jadi pas nona Dinda bagun tidur terkejut karena sudah jam empat sedangkan Tuan muda belum juga bangun sangking paniknya nona muda la gsung bangunkan Tuan muda.
"Aduh....kenapa pakek telat bangun sih pasti semua sudah pada datang gimana sih pelayan tidak ada yang inisiatif untuk bangunkan kami juga, biasanya Grey dan Gretta bangunin ini kok tidak ada sama sekali, mas...mas....bangun sudah jam empat. Aduh kita telat bangun mas" ujar nona Dinda panik.
Sambil mengoyangkan tubuh Tuan muda sehingga Tuan muda mengeliat menatap istri tercintanya yang lagi panik.
"Astaga ada apa sayang, kenapa panik begitu sih....ada apa?" tanya Tuan muda santai.
"Astaga mas santai kali tanya begitu, mas tahu ini sudah jam berapa? Ini sudah jam empat mas bangun biar mandi kita sudah terlambat"ujar nona Dinda.
"Hahaha...jadi karena itu istri tercinta mas panik, sayang biarkan saja kalau mereka sudah datang lagian mas yakin masih ada yang belum datang tidak perlu sepanik itu acaranya mulai jam lima walaupun janji jam tiga itu hanya ketentuan aja itu, tidak perlu panik yuk mandi lah sana biar kita bersiap turun kebawah dari pada istri tercinta mas panik kayak gini takut amat" ujar Tuan muda.
"Ah...mas bikin panik aja deh , ya sudah bangunlah biar mandi kita dan bersiap untuk turun ke bawah."
Nona muda dan Tuan muda gegas ke kamar mandi untuk membersihkan diri, hampir tiga puluh menit akhirnya Tuan muda dan nona muda keluar dari kamar mando dan hendak bersiap karena sudah setengah lima.
"Mas Dinda pakek baju apa ya, banyak baget sih baju tapi kan ini acara santai hanya keluarga jadi gimana kalau Dinda pakek celana saja mas, biar lebih leluasa kalau pakek dress susa kalau dudduk menurut mas gimana?." ujar nona Dinda.
"Kalau menurut mas mana aja sayang apa yang kamu pakek semuanya cantik tapi kalau kamu mau pakem celana tidak masalah juga karena ini acara santai" ujar Tuan muda.
Sementara nona muda mulai memilih pakian yang akan di pakai tiba-tiba pintu kamar di ketut dari luar, tandanya ada orang,
Tok....tok....tok.
__ADS_1
"Siapa tuh mas ada yang ngetuk pintu tuh...mungkin Grey atau Gretta yang datag memanggil kita mas, pasti ayah dan ibu yang menyuruh mereka datang tuhkan jadi tidal enak" ujar nona muda sangat takut.
"Hus.....takut banget kamu sayang, baru ketuk pintu aja udah takut begini bangaimana kalau benaram di marahin, palingam yang datang itu pelayan untuk menyuruh turun ya sudah turun" ujar Tuan muda gegas ke arah pintu untuk membuka pintu bagi orang yang ada di luar.
Krettttttt!
Ternyata yang datang seorang pelayang di tangannya ada dua paper bag, langsung serahkan ke Tuan muda.
"Ada apa bi"? Tanya Tuan muda.
"Maaf Tuan muda, saya di suruh nyonya untuk antarkan ini buat nona muda pakek sekarang dan ini untuk Tuan muda pakek" ujar pelayan.
"Apa ini bi," tanya Tuan muda lagi karena penasaran.
"Sepertinya itu jas dan gaun untuk nona muda dan Tuan muda, tolong di pake pesan dari nyonya "ujar pelayan dan gegas pergi.
Walaupun Tuan muda bingung tapi tetap di terimah, Tuan muda tutup kembali pintu dan gegas le nona muda.
"Siapa itu mas" tanya nona muda.
"Bibi sayang, bibi disuruh oleh ibu untuk mengantarkan ini untuk kita katanya harus di pake sekarang, mas bingung sebenarnya ada apa kok sepertinya ibu kasih pakian. Cobak buka sayang mas penasaran" ujar Tuan muda.
Nona muda langsung membuka kedua paper bag itu ternyata salah satunya gaun yang sangat cantik, sedangkan satunya lagi satu stelan jas bagus banget Dinda terbengong kenapa ibu mertuanya kirim gaun cantik dan jas ada acara apa sebenarnya.
__ADS_1
"Mas satu paper beg isinya gaun ini untuk Dinda dan satu lagi ini isinya jas untuk mas pastinya, sebenarnya ada acara apa sampai ibu mengirim kita pakian ini resmi banget deh.....bukanya hari ini acara keluarga saja, Dinda curiga ada yang di sembunyikan oleh ayah dan ibu dari kita mas, tapi ya tidak masalah kalau ibu yang kirim berarti Dinda tetap pake Dinda tidak mau mengecewakan ibu"
"Iya sayang Mas juga berpikir begitu sepertinya ibu dan ayah merencanakan sesuatu yang tidak kita ketahui, tapi yang pasti pak Erik dan asisten Arfan juga ikut adil dalam semua itu. Pakek aja sayang kita ikuti aja apa yang di katakan ibu jangan sampai ibu kecewa" ujar Tuan muda