
Sangat berambisi sekali mengambil harta kekayaan orang yang bukan hasil keringatnya sendiri, jadi orang kok serakah baget semoga Tuan Adinata cepat mengetahui siapa dalang di balik kematian Hawari dan kembali di usut lagi kasusnya.
"Pokoknya aku harus mendapatkan banyak uang, untuk membayar banyak anak bua bos. Aku gak mau penantianku selama ini sia-sia cukup sudah bertahu-tahun aku membiarkan kau Edy dengan keluargamu hidup tenang dan hidup bahagia. Sekarang aku akan kembali untuk menghancurkan hidup kamu Edy, bahkan perusahaan dan semua bisnimu akan aku kuasai dan aku membuat hidup menderita hahahaha..."
"Aku harus pergi rampok kemana lagi ya, biar bisa mendapatkan banyak uang kalau ke Bank takutnya ketangkap kira-kira kemana? Atau aku harus menyelinapkan orang untuk masuk ke perusahaan Adinata agar dia kerja disana. Setelah aku dapat celah disitu aku bisa menghancurkan mereka bodohnya aku dulu kenapa harus buru-buru membunuh anak itu dan tidak cari tahu dulu rahasia tentang perusahaan Adinata sekarang aku jadi menyesal. Mau masukan orang kesana juga siapa ya karena kalau orang masuk kesana harus mempunyai skil yang bagus.
"Argr....sialan..kau Edy....lihat saja nanti apa yang akan aku lakukan pada putramu berani sekali membunuh anak buahku dan yang lain ada di penjara, sudah banyak anak buahku tewas di tangan putra dan menantu sialan kamu itu aku akan membuat perhitungan dengan mereka ingat kamu akan membayar semua itu Edy nyawa ganti nyawa kamu tunggu saja"
Nah sih Admaja lupa jika dia juga yang sudah membunuh Hawari putry sulung Tuan Adinata, sekarang justru dia meraung karena anak buanya di bunuh.
Entah apa yang merasuki otak pria itu sampai histeris kayak kesetanan begitu, kakak Angkatnya Tuan Adinata yang bernama Admaja ternyata dia dibalik semua teror terhadap keluarga Adinata. Ternyata ambisinya menjadi orang kaya tapi tidak mau bekerja masih melekat di tubuhnya memang dasar anak punggut yang tidak tahu diri.
Selama balasan tahun semenjak meninggalnya Hawari Admaja tidak menampakan batang hidungnya tiba-tiba hilang tanpa jejak seperti hilang di telan bumi, dan setelah sekian tahun dia pergi menyembunyikan dirinya sekarang dia kembali ingin menghancurkan keluarga Tuan Adinata, tapi Admaja gak tahu kalau sekarang ini Tuan Adinata dan Dava sudah mencurigainya jadi sekarang lagi dalam penelitian.
"Mereka mana tahu kalau aku yang membunuh putrynya dan bisa jadi mereka berpikir kalau aku ini sudah mati makanya aku tidak perna pulang, sebenarnya gampang saja sih aku pulang ke rumah saja untuk minta pekerjaan pasti Edy langsung mau tanpa curiga, kalau nanti mereka bertanya kenapa aku menghilang selama ini setelah Hawari meninggal aku tinggal jawab saja kalau selama ini aku menenangkan diriku di luar negeri karena syok dan sedih dengan apa yang di alami oleh Hawari. Jadi kalau Aku tetap tinggal di rumah itu berarti aku selalu ingat Hawari terus makanya dari pada makin sedih akhirmya aku pergi biar nanti setelah Ku lupa baru kembali."
__ADS_1
Astaga Admaja sangat licik dia merencanakan hal yang sangat jahat semoga itu hanya hayalan Admaja saja tapi dia tidak berani kembali ke rumah keluarga Adinata, lagian jika dia balik belum tentu dia di terimah kembali apalagi Tuan Adinata Dan Dava sudah mulai mencurigainya pas dengan kemunculannya juga.
Admaja jangan anda berpikir kalau, Tuan Adinata tidak tahu apa-apa sebenarnya Tuhan Adinata sudah tahu siapa yang kelakukan semua kekacauan itu tapi Tuan Adinata masih diam belum bergerak selama keluarganya masih aman tidak masalah. Namun jika Admaja berani menyentuh satu orang dari keluarga Adinata siap-siap hidup anda hancur Admaja .
Admaja memanggil anak buanya yang masih lolos dari kejaran pengawal Dava semalam untuk di interogasi karena mereka hanya mengatakan kalau temannya ada yang sudah meninggal dan ada yang di penjara tapi belum di beritahu dengan jelas.
"Aku sudah susa paya bikin undangan palsu itu dengan bayaran mahal untuk mereka masuk keacara itu tapi bisa-bisanya gagal....berarti sia-sia dong aku mencetak undangan dengan menghabiskan banyak uang.
Aku harus keluar untuk cari uang semoga dapat target baru orang yang berduit biar, bisa bayar bos kalau tempat seperti mall dan tempat belanjaan pasti banyak yang pergi belanja apalagi ini hari weekend pasti orang kaya mengabiskan waktu mereka bersama keluarga. Kalau jalan ke mall untuk belanja mereka pasti habiskan waktu bersenang di tempat rekreasi"
Target utama Admaja adalah ke restoran rencana selesai dari sana baru ke mall dan pergi mencari tempat yang menurutnya banyak target orang kaya disana, setelah bersiap Admaja pergi tanpa ada anak buanya yang imut karena Admaja sendiri tidak memberitahu mereka.
Akhirnya Admaja sampai di restoran disana memang banyak sekali pengunjung namun saat Admaja hendak mau masuk kedalam restoran itu, karena Admaja menunduk kepala dia tidak tahu kalau ternyata ada seorang perempuam jalan tergesah-gesa mau masuk kedalam restoran sambil bicara gak jelas.
Bukkkkkk.....
__ADS_1
"Maaf...maaf mbak saya tidak melihat ibu tadi mau masuk."
"Tidak masalah mas gapapa"
"Gak mbak " Admaja tersenyum licik saat melihat tas tentengan perempuam itu terbuka lebar dan kelihatan dompetnya.
Sepertinya ibu itu mau ketemu dengan seseorang karena banyak sekali berkas yang jatuh, namum di antara semua berkas itu tidak ada yang menarik perhatian Admaja...hanya satu barang yang berbentuk seperti buku kulitnya berwarna coklat keemasan model seperti undangan.
Admaja menyipitkan kedua alisnya saat tidak sengaja membaca nama yang tertera besar di undangan itu.
(Dava Parmadi Adinata.) Admaja langsung menunduk dan sengaja membantu perempuan namun tanpa perempuam itu sadari Admaja tersenyum licik dan mengambil hpnya terus memotret undangan itu. Admaja selesai foto dia memunggut semua berkas yang berserahkan di tanah dan kembalikan kepada sang ibu.
"Makasih ya mas...maaf saya buru-buru" ujar perempuan itu, baru mau membalikan badan dengan lihai Admaja memasukam tangan kedalam tas perempuan itu yang kebetulan tidak di tutup dan mengambil dompet dan hpnya, ternyata Admaja jahat juga dia menghipnotis perempuan itu. Sehingga dia bebas hanya saja karena di depan restoran jadi Admaja takut kalau dia meminta perhiasan perempuan itu akan ketahuan jadi dia jadi bulan-bulanan masa lebih baik cari aman saja.
mbak itu sama sekali tidak menyadari bahaya terjadi kepadanya dan bergegas masuk kedalam sedangkan setelah Admaja mendapatkan apa yang ia inginkan akhirnya dia berlalu pergi sebelum perempua. Itu menyadari bisa gawat.
__ADS_1
"Hahaha....siap-siaplah kamu Ady aku akan kasih kejutan di hari bahagia anak mu sampak seumur hidup kamu tidak akan melupakan tunggu saja pembalasanku."