Menantu Yang Dikira Miskin Ternyata Seorang Tuan Muda

Menantu Yang Dikira Miskin Ternyata Seorang Tuan Muda
161


__ADS_3

"Pak Erik pastikan keaman terkendali, semua sudut harus di jaga ketat jika ada yang mencurigakan harus waspada dan periksa semuanya saya tidak mau ada kekacauan terjadi di acara resepsi putra saya, apalagi ada tamu undangan yang jadi korban."


"Baik Tuan semua aman terkendali dan keamanan juga sudah di siapkan dengan baik dijamin tidak terjadi sesuatu diacara ini Tuan, biarpun ada penyusuk saya jamin tidak ada korban


"Baiklah saya percayakan semua sama kamu"


Jujur aku tidak percaya bahwa hari ini adalah hari yang paling istimewa dalam hidupku.


Saat ini aku berdiri diatas tangga dengan tanganku di gandeng mesra oleh seorang wanita cantik yang tidak perna aku temukan di dunia ini hanya Dinda seorang yang paling cantik. Dan disekeliling aku dan Dinda da lima enam pria tanpan dan enam bidadari yang baru turin dari langit mengapit kami berdua di tengah melanglah menuju ke depan.


Aku memandang dari tangga ke bawah menyaksikan betapa banyak manusia yang hadir malam ini memenuhi undangan dari kami, aku sampai binggung berapa banyak undangan yang ayah sebarkan sampai sebanyak ini untung hotel ini dibuat khusus oleh ayah karena ini di zaman moderen jadi ayah tahu semua orang jika pergi liburan mereka ingin hotel itu didekat pantai jadi untung hotel ini dibangun di pinggir pantai kebetulan Dinda suka dekornya dengan nuansa outdoor jadi pas banget dengan momen.


Mc sudah berdiri di atas panggung dengan gaya hedongnya mengoyangkan pinggul kesana kemari sambil meracau dan banyak sekali kata-kata yang dikeluarkan olehnya. Ada kata cinta yang sanggup diciptakan dengan begitu romantis sehingga membuat aku juga ikut terlena tapi ada juga kata-kata yang membuat aku dan istriku sedih.


Jantungku berdegup dengan kencang menghadapi momen special seperti ini.


Assalamualaikum...


"Para tamu undangan yang terhormat selamat datang di acara istimewa malam hari ini...Kita tahu bahwa Tuan Adinata beserta nyoya Adinata di karuniai seorang putra dua puluh lima tahu yang lalu semakin berjalannya waktu Tuan muda semakin beranjak dewasa. Dan tidak kita sangkah sekarang Tuan muda tumbuh menjadi seorang pria yang sangat tanpan."


"Dan juga memiliki karisma yang kuat,


Pada suatu hari seorang pangeran berjalan mengitari sebuah danau yang berwarna biru dan disekeliling banyak tubuhan bunga yang sangat indah yang menarik perhatiannya dan bermacam-macam bunga yang menghasilkan bauh yang wangi."


" Tapi sayangnya tidak sedikitpun bunga itu berhasil menarik perhatian pangeran, namun saat sedang duduk mata elang pangerang tidak sengaja melihat satu bunga yang tumbuh pisah dari semua bunga-bunga itu awalnya sang pangeran tidak tertarik tapi entah kenapa bunga itu seolah menarik perhatian sang pangeran."


"Karena penasaran sang pangeran datang dan mendekati bunga itu ternyata biarpun bunga itu tumbuh terpisah dari yang lain namun sangat indah dan wanginya menyeruak menusuk hidung penciuman pangeran. Karena pangeran jatuh hati dengan bunga itu akhirnya sang pangeran memerintahkan para pengawalnya untuk menjaga bunga itu untuknya."


"Satu ketika sang pangeran kembali dan pada akhirnya ia memetik bunga itu dan membawahnya ke istana untuk merawatnya dengan baik".


"Dan saat ini saya mau mengatakan bahwa pangeran itu adalah Tuan muda Dava dan bunga yang indah itu adalah nona muda Dinda, karena dari sekian banyak wanita cantik didunia ini tidak seorangpun yang sanggup menarik sempati Tuan muda namun pada saat Tuan Dava melihat nona Dinda disitu Tuan muda jatuh cinta. Biarpun banyak bunga yang indah atau banyak wanita cantik tapi hanya satu yang di pilih oleh pangeran atau Tuan Dava yaitu bunga yang pisah dari yang lain itu adalah istimewah."

__ADS_1


Kita sebagai manusia yang masih hidup di muka bumi ini pasti kita memiliki keinginan untuk memiliki pasangan...dan dari sekian banyak wanita didunia ini Tuan muda Dava menjatuhkan pilihan dan cintanya kepada seorang putry atau nona muda yang sangat cantik. Mereka sudah berjanji sehidup semati sampai maut memisahkan mereka.


Malam ini juga bukan hanya acara resepsi Tuan muda tapi juga ada acara sepecial lainnya. Para hadirin yang terhormat saya mengundang kita semua bangkit berdiri untuk menyambut kedua pengantin yang berbahagia malam ini keluarga Adinata dan keluarga Winata.


Sambut tepuk tangan yang meriah saat semua tamu hadirin melihat aku dan Dinda berjalan menuju kedepan setelah selesai MC berbicara.


"Ini dia....kedua Raja dan Ratu kita malam ini" sambung Mc.


Prokkkkk....prokkkkk!


Jangan tanya lagi seperti apa jantungku ini berdebar melihat semua mata tertuju kepada kami berdua, ayah dan ibu terus kakak Dea dan mas Tahir sudah menunggu karena kakak Dea dan mas Tahir mengantikan posisi ayah mertu dan bu Anjani.


Pada saat aku maju banyak ternyata anak gadis dari para kolega bisnis ayah datang mereka menata nyalang ke arahku sepertinya mereka tidak suka dmDinda ada disampingku.Banyak teman-temanku juga datang.


Hmmm ini titisan Emelia sudah pada muncul.


"Ya Tuhan pangeran tanpanku kenapa sekarang kamu baru muncul seharusnya kamu muncul sebelum punya pasangan, seharusnya aku yang disitu bukan dia, ayah kenapa selama ini ayah tidak memberitahu aku kalau Tuan Adinata memiliki seorang putra tanpan. Sekarang ayah lihatkan sudah menikah aku mana ada kesempatan lagi untuk mendekatinya"


"Tanpan dengan cantik seandainya Tuan muda Dava adalah pasangan aku mungkin aku sangat bahagia, tapi sayangnya sudah punya istri aduh....jadi kalah deh"


"Ah...gampang saja sih kalau mau menyingkirkan perempuan itu sepertinya Tuan muda gampang deh dirayu kalau cantik sih memang istri Tuan muda cantik tapi aku juga tidak kalah cantik darinya bahkan aku juga seksi."


Banyak sekali yang aku dengar dari putry kolage tapi aku bodoh amat yang saat ini hanya satu yang aku perjuangkan yaitu istri tercintaku.


Asli malam ini banyak sekali kamera menghujani wajah kami berdua...akhirnya kami sampai di atas panggung ada juga artis terkenal di undang oleh ayah untuk datang mengisi acara pernikahan aku dan Dinda.


Aku dan Dinda diiringin dengan pujian dan juga kami di antar oleh bridesmaid kedepan.


Akhirnya kami sampai di depan dan saatnya pemotongan wedding cake . Seperti biasa Mc selalu terdepan.


"Parah hadirin yang terhormat saat ini kita akan menyaksikan pemotong wedding cake malam ini yang akan dilakukan oleh kedua pengantin yang berbahagia, wedding cake melambangkan cinta suci dan tulus kedua mempelai pada malam hari ini.

__ADS_1


Sekarang bukan kata kamu atau aku tapi ada hanya kata kita karena sudah dipersatukan oleh Allah. Dan saya meminta kedua pengantin mendekat dalam hitungan ketiga kedua mempelai akan memotong wedding cake nya.


Satu...dua...tiga..hore...akhirnya tuntas juga saatnya kedua mempelai berhadapan dan saling menyuapi satu sama lain.


Memang MC gila benaran di buat aku dan Dinda kayak bulan-bulanan di kerjain tapi memang sih dimana-mana pasti ada momen itu jadi hanya satu potong cake saja jadi Dinda yang mengigit cake itu baru disorongnya ke mulutku.


Humm mantap juga ini sekali-sekali begini semua riuh dengan tepuk tangan malam ini ada siaran langsung di beberapa stasiun tv aku pengen di tonton oleh bu Anjani bagaimana perasaannya tahu kalau putry yang sudah dibuat dijadikan ratu oleh mertuanya.


Aku sengaja menahan bibir Dinda lama sehingga para undang semakin berteriak membuatku tidak bisa menahan tawa dan bahagia makasih Tuhan engkah sudah berikan yang terbaik kepadaku.


Malam ini semua publik tahu siapa aku dan aku juga harus siap resikonya seperti apa kedepannya karena pasti banyak incara datang menghampiriku.


Setelah kami berdua selesai makan cake, saatnya acara makan-makan karena nanti setelah semua orang sementara makan barulah ayah akan memperkenalkan aku memang orang yang hadir pasti sudah tahu tapi publik belum tahu jadi sekalian.nanti juga ada dansa bersama sebenarnya masih banyak acara.


Parah hadirin yang terhormat dari keluarga besar kedua pengantin menyiapkan berbagai hidangan untuk di cicipi jadi silakan".


Banyak juga tamu undangan yang datang untuk mengucapkan selamat.


"Selamat ya Jeng, Tuan atas pernikahan putra Anda."


"Wah...jeng selamat loh ternyata putra jeng tampan sekali tahu saya kayak gitu sudah saya jodohkan dengan putry saya"


"Ah jeng selamat ya sudah punya mantu tapi saya kanget saat tahu ternyata jeng punya seorang putra karena selama ini tidak pernah dipublikasihkan."


Banyak ucapan selamat dan doa membanjiri kami berdua. Ternyata jadi pengantin sangat melelahkan padahal hanya menyambut tamu yang datang ucapin selamat dan berfoto tapi terasa sekali capeknya.


Sambil menyaksikan para tamu undangan yang menikmati hidangan malam ini panggilan untuk keluarga besar Adinata naik ke panggung untuk foto bersama dengan kedua mempelai setelah ini sambung dengan foto bersama keluarga Winata.


Dan bagi kerabat teman atau sahabat dari kedua mempelai yang ingin foto tunggu giliran masing-masing.


MC dari tadi gak bisa diam palingan kalau MC diam berarti artis yang bernyanyi. Aku menyaksikan dari panggung banyak sekali tamu yang hadir menikmati semua hidangan yang ada untung malam ini tidak ada kekacauan berarti musu yang selama ini mengincar aku tidak mengetahui baguslah.

__ADS_1


__ADS_2