
Setelah mereka selesai menerimah hadia sepasang suami istri itu turun dan giliran nomor selanjutnya sekarang giliran ayah mertua dan bu Riska yang di persilahkan naik untuk menarik nomor selanjutnya, ayah mertua dan bu Riska begitu bahagia. Yang jelas aku dan istriku juga turut bahagia. Dan semua keluarga besar yamg datang dari luar kota juga ikut bahagia memeriahkan acara hari ini.
"Baik kita kembali menarik nomor undian selanjutnya, dan saya panggilkan Tuan Winata dan nyonya Winata ke panggung untuk memarik nomor selanjutnya" suasana makin riu karena semua tamu undangan menikmati acara malam ini padahal undiannya hanya tiga tapi mereka begitu antusias. Bahkan mereka semangat menunggu nomor selanjutnya.
Ayah mertua dan ibu Riska memasukan tangan kedalan guci kecil itu dan setelah keluar ternyata mereka mendapatkan balon kecil berwarna biru. Dengan senang hati ayah mertua dan bu Riska langsung memecakan balon itu.
"Tuan Winata mendapatkan balon berwana biru ini menandakan kepercayaan dan kesetiaan semoga yang akan mendapatkan hadia dari kupon ini tetap percaya setia kepada pasangannya. Baiklah kita buka bersama dalam hitungan mundur, tiga, dua, satu. Ternyata nomor delapan." Ujar mc.
"Dik lihat deh ayah dan ibu begitu antusias memecahkan balon itu, kayal masih anak muda aja lagi kasmaran tapi kalau kakak lihat ayah begitu bahagia menikah dengan ibu Riska kakak sangat bahagia" ujar kakak Dea.
"Iya kakak Dinda juga senang melihat ayah begitu bahagia di dampingi oleh ibu Riska, itu artinya bu Riska memang istri dan ibu yang sangat baik buat kita" sambung Dinda
Ternyata nomor delapan Andy, wajah Andy langsung berseri kok bisa ya Andy dapat hadia nomor dua mobil alphar, baguslah biar kalau memang tidak di pakek bisa di jual untuk menambah dana nikahnya hehehe...gaji Andy aja lumayan besar tanpa dapat hadia juga dia sanggup membuat pesta mewah.
"Astaga sayang ternyata kita yang mendapatkan hadia itu lo, saya tidak percaya kalau ternyata nomor yang di berikan Tuan muda bisa keluar" ujar Andy mematap ke arahku sedangkan pacarnya senyum senang.
"Bagus dong brow, kan memang itu yang aku inginkan agar kamu bisa dapat hadia, ya sudah sana gandeng pacar kamu karena balon biru melambangkan kesetiaan dan kepercayaan jadi, semoga kalian berdua langeng saling percaya satu sama lain sampai kalian menikah dan tua nanti brow" ujarku.
__ADS_1
Andy menarik tangan calon istrinya dan langsung menunuju ke panggung, sedangkan Gama yang sedari tadi duduk disampingku masih setia memperhatikan gadis cantik yang bernama Rosa, itu ternyata Gama sudah terpikat dengannya.
"Gam! Samperin aja dari pada menatap dari kejauhan, masa seorang Tuan muda takut mendekati seorang anak gadis, harus berani jangan mempermalukan kita sebagai laki-laki dong Gam."
"Ah...kakak tunggu dulu bukannya Gama tidak berani tapi jangan secepat itu mendekati seorang gadis kita lihat saja dulu, Gama mau selidiki gadis itu dulu kakak baru Gama dekati dia, kakak tunggu saja" ujar Gama.
"Benar apa yang di katakan oleh Gama, Dav. Harus di selidiki dulu siapa perempuan itu sebenarnya, kalau mas sih setujuh dengan pendapat Gama" ujar mas Tahir.
"Sama kakak juga Gam, kamu selidiki dulu apalagi masih di bilang kenal aja baru, tidak kenal secara langsung lagi tapi menatapnya dari jauh, kasian kamu Gam hehehe" ujar kakak Dea sambil ngakak.
Hahaha kakak Dea bisa aja ngledek Gama, lagian apa yang di katakan kakak Dea benar Gama menatap dari kejauhan. Setelah Andy dan pacarnya maju kedepan semua mata tertujuh kepada mereka karena, mereka pasangan muda belum menikah.
"Ya mungkin itu rejeki seseorang jadi rejeki pak Andy, kalau kita tidak dapat jangan berkecil hati" ujar temannya yang disamping.
"Hallo Tuan dan nona selamat ya mendapatkan hadia berupa sebuah unit mobil alphar, karena Tuan Winata dan nyonya Winata yang membuka nomor jadi sekalian menyerahkan hadia berupa kunci mobil" ujar cm
Teputakan riuh.....Andy dan pacarnya turun kebawah dan kembali duduk di meja dimana kami duduk, sambil tersenyum.
__ADS_1
"Makasih brow sudah memberikan hadia untuk ku, mobil harganya lumayan" ujar Andy dan sekarang saatnya hadia utama yang di tunggu-tunggu, aku jadi penasaran kira-kira siapa yang mendapatkannya.
"Selanjutnya ini hadia utama dari kedua hadia tadi, jadi saya panggilkan nona muda dan Tuan muda naik ke atas panggung untuk menarik nomor untuk hadia utama." ujar mc.
Dinda langsung mengandeng tanganku dan kami melangkah ke atas panggung.
" Tanpan dan cantik sama-sama beruntung, Tuan muda tanpan dan nona muda juga sangat cantik, aku penasaran dengan kedua bayi kembarnya pasti sangat tanpan dancantik, tapi sayangnya tidak bisa melihat wajah mereka harus privasi."
"Tuan muda sudah punya anak tapi masih seperti belum menikah, pria idaman semua wanita tahu, kalau menjadi pelakor itu baik mungkin aku orang pertama yang hadir, tapi sayangnya itu sesuatu yang hina dan tidak di sukai semua orang bahkan kita di pandang rendah, jadi biar aja masih banyak pria lain walaupun Tuan muda tidak ada tandingnya hehehe"
"Nona muda juga sangat cantik dan bahkan sudah melahirkan dua orang anak penerus keluarga Adinata, mana berani Tuan muda menyakitinya Tuan muda pria yang baik dan setia aku bisa melihat dari cara dia memperlakukan istrinya" ujar temannya.
Banyak sekali aku mendengar suara sumbang dari para tamu undangan khususnya para gadis, mereka selalu membicarakan aku dan istriku tapi aku tidak peduli. Yang aku pedulikan sekarang kedua anak dan istriku.
"Sekarang Tuan muda dan nona muda sudah di depan jadi saatnya penarikan nomor" ujar mc aku berdoa dalam hati semoga nomor yang aku dan Dinda pilih adalah yang terbaik dan orang yang mendapatkan benar-benar mengiginkan barang itu berupa apa pun.
Kali ini aku dan Dinda agak lama memilihnya memang banyak sekali nomor didalam guci tapi aku sengaja memperlambat sekitar lima menit akhirnya aku keluarkan tangan dari dalam guci ternyata, aku memilih balon warna putih artinya melambangkan sebuah kesucian, kebaikan, kebersihan dan ketulusan.
__ADS_1
"Wah....mantap sekali balon putih, kita semua harus tahu warna putih adalah warna kesucian dan ketulusan, nona muda danTuan muda tulus memberikan hadia ini kepada siapapun yang memdapatkannya, jadi saatnya kita membuka nomornya" ujar mc.
Aku langsung pecahkan balon dan mengeluarkan ketas yang ada didalam balon, ternyata nomor 45, kira-kira siapa yang mendapatkannya, tunggu selanjutnya ya.