Menantu Yang Dikira Miskin Ternyata Seorang Tuan Muda

Menantu Yang Dikira Miskin Ternyata Seorang Tuan Muda
77:77


__ADS_3

Di sebuah ruangan seorang pria bertopeng itu, duduk bersandar di kursi kebesarannya dan sementara ia berbicara dengan seseorang sepertinya mereka bicara sesuatu hal yang sangat penting.


Reno yang berdiri di samping tuannya hanya perhatikan saja tidak bicara apa-apa kecuwali sudah dapat perintah dari Tuannya baru lah ia bergerak. Dan melakukan tugas yang sudah di perintakan oleh Tuannya.


Pria bertopeng itu ternyata kejam juga jika sudah di khianati tidak ada ampun oleh orang tersebut. Buktinya mantan istrinya saja bisa di tembaknya.


Ternyata orang yang duduk didepan pria bertopeng itu dari pihak bank ia bernama Sammy, pria bertopeng itu sengaja kerja sama dengan pihak bank untuk menarik semua aset, yang belum di ganti atas nama Dinda.


Dari semua bisnis masih ada dua restoran dan dua hotel di tambah dua apertemen hanya bisnis itu yang belum balik nama jadi Tuan Evan mau kerja sama dengan pak Sammy.


Baru saja Tuan Evan berbicara dengan orang dari pihak bank tiba-tiba masuk seorang pengawal menyanpaikan kalau ada tamu, atas nama pak Tomy Tuan Evan langsung menyuruh tamu tersebut masuk.


Tok tok!


"Parmisi Tuan maaf ada tamu katanya dari notaris apakah saya langsung mempersilahkan dia masuk" tanya pengawal tersebut


"Reno jemput dan suru dia masuk bilang saja Tuan sudah menunggh didalam" ujar Tuan Evan.


Reno gegas keluar dan mendapati seorang pria putih tinggi berdiri di depan pintu dengan stelan jas yang terlihat sangat tanpan bersama dengan pengawalnya.


"Silakan masuk pak, Tuan sudah menunggu anda didalam" ujar Reno mempersilahkan tamu Tuannya masuk.


Reno dan pria tersebut melangkah masuk kedalam ruangan dan pintu kembali ditutup karena memang tempat itu sangat di rahasiakan.


Setelah sampai didalam Reno langsung menyampaikam kepada Tuan nya kalau orang yang ditunggu-tunggu dari tadi sudah sampai.


"Maaf Tuan pak Tomy sudah sampai" ujar Reno


"Silakan duduk." ujar pria bertopeng untuk menyuruh pak Tomy duduk


"Maaf Tuan saya terlambat" ujar pak Tomy mintaa maaf.

__ADS_1


"Tidak masalah yang penting anda sudah sampai jadi bagaimana kalau kita langsung saja." tanya pria bertopeng


"Baik lah Tuan" jawab pak Tomy dan pak Sammy.


"Jadi begini pak Tomy dan Pak Sammy maksud saya mengundang pak Tomy dan pak Sammy kesini karena saya ingin kita kerja sama dalam rencana saya ini pak Tomy sebagai notaris saya ingin minta tolong untuk melakukan sesuatu dan bantu saya bagitu juga dengan pak Sammy saya juga butuh bantuan pak Samy"


"Bagaimana caranya Tuan dan butuh bantuan apa Tuan kalah memang saya bisa lakukan akan saya lakukan Tuan" tanya pak Sammy dari pihak bank.


"Saya akan ceritakan semuanya dan akan berikan ide nanti setelah ini baru pak Tomy dan pak Sammy ambil kesimpulan"


Tuan Evan menjelaskan semuanya dari awal dan mereka mulai merencanakan suatu rencana besar yang akan membuat keluarga Winata hancur terkhusus bu Anjani.


Selama Tuan Evan menjelaskan kedua pria tersebut hanya manggut-manggut tanda mereka mengerti dengan apa yang disampaikan oleh Tuan Evan.


"Jadi begitu rencana saya apakah pak Tomy dan pak Sammy bersedia dan setuju dengan idehm saya, tapi kalau pak Tomy da. Pak Sammy keberatan juga tidak masalah bisa berikan solusi atau cara lain yang lebih mudah lagi dari rencana saya tadi"


"Tidak Tuan memang rencana Tuan sudah mantap dan saya sangat setuju dengan itu saya hanya menunggu dari pak Sammy saja kalau semua sudah berjalan dengan baik saya juga akan mengerjakan tugas saya" ujar pak Tomy


"Haahha....saya tidak sia-sia membayar mahal pak Tomy dan pak Sammy, tapi ingat satu hal jangan pernah memberitahu siapapun tentang keberadaan saya disini kalian tahukan akibatnya nanti"


"Siap Tuan saya paham Tuan tenang saja saya orang yang bisa menjaga rahasia jadi saya pastikan semuanya aman" ujar Pak Sammy.


"Saya juga Tuan jangan kuwatir saya bukan tipe orang yang tidak bisa menjaga rahasia" sambung pak Tomy.


"Ok baiklah saya pengang janji kalian berdua karena saya paling benci dengan penghianatan, jika ada yang berani menghianati saya siapapun dia saya tidak pandang bulu biarpun itu keluarga saya, istri saya atau siapa saja. Jadi saya percaya pak Tomy dan pak Sammy bisa menjaga rahasia."


Setelah hampir satu jam lebih Tuan Evan dan kedua orang itu berdiskusi dan merencanakan sesuatu yang belum diketahui, akhirnya kedua pria itu yaitu pak Sammy dan pak Tomy pamit undur Diri.


"Tuan saya parmisi dulu terimah kasih untuk kepercayaan Tuan terhadap saya, saya tunggu kabar baik dari Tuan" ujar Pak Sammy dan berlalu pergi begitu juga dengan pak Tomy akhirnya Reno mengantar mereka berdua sampai di tempat parkir setelah kedua pria itu pergi barulah Reno kembali masuk kedalam ruangan.


"Tuan maaf jika saya lancang tapi apakah keputusan Tuan sudah bulat dengan rencana Tuan tadi, apakah itu tidak berlebihan Tuan"?

__ADS_1


"Iya Reno memangnya ada apa katakan jangan sembunyikan apapun dari saya"


"Bukan bermaksud lancang Tuan tapi bukankah Tuan sudah melihat video itu, pada waktu nyonya dengan yang lain menyiksa nona Dinda disitu terlihat Jelas nona Dea juga ikut adil dalam penyiksaat itu walaupun tidak separah perbuatan nona Lexza dan nyonya Tuan"


"Iya saya tahu maksud kamu Reno, saya sudah mempertimbangkan beberapa hari ini, memang saya juga marah dengan Dea kenapa dia ikut-ikutan memukul adik kandungnya sendiri. Padahal saya tahu Dea anak yang baik bisa jadi dia lakukan itu karena terpaksa Reno"


"Baik Tuan maaf karena saya sudah lancang"


"Tidak masalah Reno kamu sudah sangat lama mengabdi kepada saya jadi saya sudah tahu seperti apa sifat kamu, semua yang kamu lakukan itu semata karena membelah nona Dinda bukan?"


" Reno......" panggil Tuan Evan


"Iya Tuan.." jawab Reno


"Maafkan saya karena tidak pekah sebagai bos mu, saya tahu kamu menyukai Dinda tapi kenapa kamu tidak utarakan dari dulu. Seandainya waktu itu saya tahu mungkin saya setuju kamu dengannya tapi sayangnya setelah Dinda menikah baru saya tahu kalau ternyata diam-diam kamu menaruh hati pada Dinda"


Wah... Ternyata Reno orang kepercayaan Tuan Evan selama ini diam-diam Reno menyukai Dinda, aduh kasian sabar ya Reno kamu laki-laki baik jadi pasti kamu juga mendapatkan yang terbaik.


Asli Reno terkejut mendengar pengakuan Tuan Evan, Reno juga binggung Tuannya tahu dari mana kalau selama Ini ia menyimpan rasa cinta kepada putry bungsun Tuannya.


"Maafkan saya Tuan saya tidak sepadan dengan nona Dinda, lagian sekarang saya sangat bahagia melihat nona Dinda sudah bahagia dengan Tuan muda Dava mereka benar-benar sepadan Tuan maafkan saya sudah lancang"


"Hahaha...Reno. .Reno...memang gak salah saya memilih kamu sebagai orang kepercayaan saya, karena kamu memang bisa di percaya, kamu tenang saja saya akan carikan kamu wanita cantik dan baik. Memangnya kamu tidak sedih melihat Nadia dengan Dava"?


"Sedih itu pasti Tuan tapi saya lebih bahagia lagi jika nona Dinda bahagia dengan Tuan muda Dava, cinta itu tidak harus dimiliki Tuan cukup melihat orang yang kita cintai bahagia dengan orang yang dia cintai itu sudah lebih cukup dari pada dia sama saya belum tentu dia bahagia".


*****


Hay...para pembaca setiaku makasih banyak ya sudah setia mendukung karya saya selama ini.


Saya tahu banyak kekurangan dalam penulisan dan penyusunan kata tapi saya tetap berusaha.

__ADS_1


Makasih banyak yang sudah berikan komen dan like.


__ADS_2