
Ayah maju dan mendekati Ogen karena dari tadi Ogen juga tidak tahu kalau itu adalah ayah, karena ayah pakai masker dan juga topi.
"Ogen..! Kamu tahu seperti apa resiko jika kamu menyengol keluarga terpandang di negara ini? kamu bukan hanya menyengol keluarga Winata tapi kamu juga sudah masuk kedalam jebakan wanita itu dan kamu menyengol keluarga Adinata juga, karena sebentar lagi kamu akan mati jadi biar saya tunjukan siapa saya. Saya adalah Edy Adinata mertua Dari Dinda Andinita Adinata, ayah dari Dava Parmadi Adinata. Sekarang kamu tahukan siapa saya.?
Kamu berani merencanakan hal licik untuk membunuh putry terhormat dari keluarga Adinata kamu belum tahu dia seganas apa dan dia sekejam apa,? karena kamu tidak akan lepas dari sini jadi biar saya beritahu kamu semua.
Kamu tahu ayah kandung Lexza Dinda yang membunuhnya, dengan semua pengawalnya masih beruntung dia tidak ikut kalau dia ikut saya rasa sekarang ini nyawa kamu sudah melayang. Dia tidak banyak bicara kayak kami karena kami ingin memberikan waktu untuk kamu mengakui semua perbuatakan kamu tapi justru kamu sangat arogan.
Kamu tidak perlu terkejut begitu karena saya rasa kamu sudah tahu kalau kamu menyengol putry saya kamu berhadapan langsung dengan saya. Sekarang pilihan ada di tangan kamu, kamu mau tanda tangan surat itu atau kamu mau keluarga di kampung mati dan calon kamu digiring oleh semua pengawal disini setelah itu baru kami menghabisi kalian berdua bersama." ujar ayah.
"Rik cobak suruh pengawal itu kirim video biarkan dia melihat setelah itu pilihan ada di tangannya." ujar ayah mertua.
Tidak lama sebuah video masuk ternyata video itu di kirim oleh pengawal yang ayah mertua kirim tadi ke kediaman Ogen. Jadi setelah ayah mertua menceritakan semuanya ayah langsung mengirim dua pengawal ke rumah Ogen, dan tiga pengawal lagi pergi ke kampung Ogen untuk membekap keluarga Ogen kalau Ogen tidak mau mengindahkan persyaratan maka orang tuanya dalam bahaya.
__ADS_1
Ting....ting....
Tiba-tiba pengawal mengirim video mereka sudah di rumah Ogen , jelas Ogen ketakutan tapi juga marah karena ada calonnya didalam bersama satpam, kalau pengawal masuk mah gampang.
"Rik...tunjukan padanya ini dimana...kalau dia macam-macam biarkan pengawal disana mengiring calonnya biar tahu dimana rasanya berbagi satu tempat dengan orang lain, agar dia tidak sembarangan nyolong hak milik orang lain, kamu lihat sekarang kamu masih mau untuk mempertahankan harta yang bukan dari hasil keringat kamu ya, Rik kamu vdeo call dengan pengawal yang ada disana biar mereka menunjukan kondisi orang tua pria bajingan ini, kalau dia mau ambil perempuan itu silahkan ambil tapi jangan cobak-cobak untuk merencanakan kematian orang itu pecundang namanya." ujar ayah mertua
Tidak lama video call tersambung dan kamera pengawal mengarah ke arah kedua orang tua dan adik Ogen yang mulutnya sampai di sumbat, ayah mertua menyuruh pengawal membukanya biar mereka bisa bicara.
Ogen yang melihat itu langsung emosi tapi dia masih menahan emosinya ia memikirkan nyawa kedua orang tuanya dan calon istrinya, kalau dia tidak melakukan apa yang di perintahkan nyawah mereka semua melayang.
" Ogen kamu lakukan kejahatan apa di kota sehingga orang tua kamu sampai disiksa dan di ikat begini, lebih baik kamu bunuh saja kami anak kurang ajar, kamu sudah di besarkan jadi orang sukses justru kamu membawah malapetaka bagi orang tua kamu anak kurang ajar. Cepat bebaskan kami" ayahnya Ogen langsung memarahi Ogen.
Karena Ogen tidak tahan dengan kesakitan yang dirasakan oleh kedua orang tuanya akhirnya Ogen menyetujui persyaratan itu tapi dengan syarat harus bebaskan dia juga, oh itu tidak akan mungkin dia sudah merencanakan pembunuhan jadi itu tidak akan terjadi.
__ADS_1
"Baiklah sekarang lepaskan kedua orang tuaku dan adikku terus calon istriku, aku akan menyetujui persyaratan anda tapi ada saya juga ada syarat setelah saya selesai tanda tangan anda juga harus bebaskan saya. Karena saya sudah kembalikan apa yang anda mau kalau anda setujuh saya akan lakukan apa yang anda inginkan, tapi kalau tidak saya juga tidak akan menyetujui persyaratan anda."
Wah.....masih keras kepala juga rupanya pria bajingan ini, baiklah biar kita lebih lama bermain dengannya ayah mertua maju dan berikan satu tendangan tepat di perutnya sampai dia berteriak histeris, sedangkan orang tuanya yang tadi memarahinya seketika mereka menangis histeris dan meminta untuk jangan menyakitinya.
Bajingan ini memang tidak sayang pada orang tuanya atau bagaiman sudah seperti ini pun dia masih belum menyerah.
Bukkkkk.....pak Reno berikan satu tinju lagi kali ini ayah mertua tidak mau mengotori tangannya, jadi ayah mertua biarkan pengawal bergiliran menghajar bajingan ini biar mampus, kasian orang tuanya yang berteriak histeris memanggil namanya tapi justru dia tersenyum sinis menatap kami semua satu persatu.
"Bunuh saja aku, bukankah aku yang kalian cari kenapa kalian juga menyiksa keluargaku apa maksud kalian, baiklah kali ini aku lakukan untuk orang tua dan calon istri saya bukan karena takut sama kalian bajingan lepaskan orang tuan saya" teriak dia.
Dia langsung mengambil kertas itu dan tanda tangan tanpa bepikir panjang lagi itu artinya semua aset kembali menjadi milik ayah mertua.
"Semua aset itu bukan atas nama saya tapi atas nama perempuan bajingan itu, jadi silahkan pergi berurusan dengannya, sekarang saya sudah kabulkan permintaan kalian jadi silahkan membunuh saya jika itu yang membuat kalian puas, lagian saya meninggal juga tidak ada yang rugi."
__ADS_1
Wajah pria bajingan itu sudah tidak berbentuk lagi darah segar mengalir dari mana-mana, tapi ayah dan ayah mertua tidak mau membunuhnya karena ini aset berharga untuk memancing Anjani nanti, jadi setelah selesai ayah menyuruh pak pak Reno untuk membuka ikatannya dari tiang itu dan kami akan bawah ke tempat penyekapan ayah mertua sudah menyediakan.
"Reno tolong buka ikatannya dari sana dan seret dia kemobil ingat kedua tangan dan kakinya jangan sampai dia memberontak. Jangan lepaskan bajingan ini, hidup kamu sudah tenang dan enak tapi justru kamu mau cari mati dengan saya, saya tidak akan membiarkan kamu hidup damai begitu saja, saya akan kejar kamu sampai dimana kamu bersembunyi. Buktinya aku hanya sekali kirim pesan saja kamu langsung datang berarti kamu pria yang menepati janji juga baguslah kalau kamu pria baik seperti itu kamu cocok dengan wanita ****** itu ambilah sekarang aku sudah tidak butuh dia lagi.