
"Selamat malam untuk para tamu undangan yang terhormat, dan juga selamat malam untuk keluarga besar Adinata yang pada malam hari ini kita semua bisa berkumpul disini karena merayakan ulang tahu kedua cucu, atau Anak, Den Grey dan Nona Gretta yang ketujuh belas tahu, cucu kesayangan dari Tuan Edy Adinata dan nyonya Ziya Adinata, Anak kesayangan dari Tuan muda Dava dan Nona Dinda. Mari kita berikan tepuk tangan yang meriah. Dan selanjutnya kita akan berdoa." Ujar MC
Kami memuaikan doa untuk bersyukur kepada Allah karena sampai sekarang Allah masih memelihara hidup kami.
Akhirnya acara si kembar mulai, di mulai dengan doa, setelah selesai baru acara... si kembar mulai tiup lilin, dan potong kuenya, sebelum acara bebas sama temana-temannya namanya acara anak muda pasti ada acara bebas, ternyata banyak tamu undangan yang di undang oleh ayah yang tinggal di Kanada, banya kenalan ayah disini jadi pas ayah undang mereka dengan semangat mereka datang.
"Baik sekarang kita semua menyanyikan lagu untuk si kembar.
happy birthday to you.....
happy birthday to you
happy birthday..
happy birthday....
happy birthday to you.
Tiup Lilinnya...tiup lilinnya
Tiup lilinnya sekarang juga,
sekarang juga sekarang juga.
__ADS_1
Setelah selesai nyanyi lagu dan di lanjutkan dengan potong kuenya, kedua putra dan putry ku sangat bahagia terlihat jelas terpancar kebahagiaan di wajah mereka, suapan kue pertama di berikan kepada aku dan Dinda sedangkan kue kedua di berikan kepada keempat kakek dan nenek mereka, selanjutnya baru paman dan yang lain. Semua merasakan kebahagiaan termasuk aku dan Dinda juga.
"Selamat ulang tahu anak kesayang papi dan mami kaluam berdua adalah anak-anak papi dan mami yang hebat, semoga di ulang tahin kalian yang ketujuh belas kalian semakin dewasa dan belajar mandiri ya." ujar aku dan Dinda hampir bersamaan sambil meneluk dan mencium merela berdua.
"Iya pih, mih...makasih karena sudah sejal kecil papi dan mami sudah susa paya membesarkan Grey dan Gretta....sudah berikan kasih sayang kepada Grey dan Gretta, terutama mami makasih banyak ya mih, mami adalah ibu terhebat Grey dan Gretta karena mami sudah berjuang antara hidup dan mati demi melahirkan Grey dan Gretta mih, sampai kapan pun Grey dan Gretta tidak sanggup membalas semua pengorbanan Mami" ujar Grey dan Gretta memeluk maminya sambil menangis membuat para tamu undangan dan semua keluarga juga ikut meneteskan air mata.
Awalnya semua happy karena kebahagiaan yang kami rasakan saat ini namun tiba-tiba suasana langsung beruba jadi sedih ulah kedua anak ku.
"Sama-sama sayang apapun yang mami lakukan semua untuk kebahagiaan kalian berdua, bahkan jika itu nyawah mami sendiri mami relah asal kalian baik-baik saja" ujar Dinda aku memeluknya dan berbisik sesuatu di telinganya.
"Sayang sudah ini acara bahagian si kembar jangan bikin jadi suasana sedih begini." ujarku akhirnya Dinda dam si kembar diam.
"Selamat ya kedua anak bibi, kadonya nanti bibi kasih apapun yang kalian minta" ujar kakak Dea.
"Ciehhhh masa anak ganteng dan cantik menangis sih, selamat ulang tahun ya kedua anak paman. Nanti kadonya ambil di hotel saja" ujar Gama.
Malam ini acara si kembar sangat meriah, membuat mereka bahagia, ada kebahagiaan ada juga rasa haru bagi kami keluarga Adinata, namun di pertengahan acara tiba-tiba kakak Erik datang dan langsung memeluk si kembar. Membuat mereka berdua terkejut karena mereka pikir kalau paman mereka tidak datang.
"Selamat ulang tahun ya anak-anak paman, semoga kalian menjadi anak yang baik, anak yang di sayang oleh banyak orang terutamah di sayang oleh Tuhan, maaf paman baru datang." Ujar kakak Erik memeluk Grey dan Gretta membuat mereka tertegun, karena mereka tidak percaya kalau yang datang ternyata kakak Erik.
"Paman!....ini benaran paman Erik datang?...makasih paman ganteng, Gretta pikir paman tidak datang berarti paman bukan paman baik buat Gretta hehehe" ujar Gretta tapi masih dalam pelukan kakak Erik.
"Mana mungkin paman tidak jadir di acara special kedua anak paman, walaupn nanti paman dapat hukuman dari bos paman karena meninggalkan perusahaan tidak masalah, asal paman basa merayakan ulang tahun kedua anak paman" ujar kakak Erik melirik ke arah ku sambil tersenyum, dasar di bilang bos lagi sama aku.
__ADS_1
"Adik sudah habis bagian kan? Biar kakak lagi jangan adik doang yang bisa peluk paman, Grey juga bisa" ujar Grey membuat semua tertawah.
Grey langsung memeluk kakak Erik. Kakak Erik memberika mereka bungan dan juga kado tapi belum tahu apa isinya.
"Makasih kadonya paman, sebenarnya Grey dan adik Gretta tida butuh kado dari paman karena dengan kehadiran paman disini aja itu adalah kado terindah untuk Grey dan adik Gretta." Ujar Grry.
Mereka berdua langsung menyuapi kakak Erik kue ulang tahun. Setelah selesai ada acara bebas dance dari teman-temannya dan di lakukan dengan para tamu undangan yang di persilahkan untuk menghidangkan hidangan yang sudah tersedia.
"Selamat malam bagi para tamu undangan yang terhormat saya selaku ayah kandung dari Grey dan Gretta mengucapkan banyak limpah terimah kasih karena sudah memenuhi undangan dari kami, pada kesempatan ini dari pihak keluarga besar Adinata dan keluarga besar Winata menyediahkan berupa bermacam-macam hidangan yang ada, kita sambil makan dan minun kita menyaksikan hiburan dance dari anak-anak" ujarku.
Aku turun dari panggung dan menyaksikan persembahan dance dari teman-teman Grey dan Gretta ada juga sewaan penari dari Kanada juga sudah di sewah oleh asisten Arfan untuk memeriahkan acara ulang tahun si kembar. Semua tamu undangan berfoto dengan kedua anak kembar ku tak kalah dari itu semua keluarga juga berfoto dengan mereka.
Kami semua melihat seorang pria tanpa berjalan mendekati Gretta dan meminta foto dengannya Gretta sih santai saja, aku tidak melarang kedua anak ku dekat dengan siapa aja ayah dan ibu juga bilang begitu, jangan mendelati seseorang karena harta atau tahkta, tapi berteman dengan siapa saja yang penting nyaman dan baik.
"Sayang lihat deh, ada yang sudah mendekati putry kita berarti putry kita sudah dewasa. Secepat ini mereka besar ya sayang tidak terasa."
Anak-anak menikmati hiburan sedangkan aku dan Dinda terus ayah dan ibu menyapah para tamu undangan yang ada disini, walaupun aku tidak begitu mengerti bahasa kanada tapi aku mengerti bahasa inggris dan juga aku hanya mengerti bahasa kanada sedikit-sedikit saja.
Sekarang acara anak-anak muda sehingga mereka sibuk dance namun sayangnya Grey dan Gretta tidak suka dance, aku melihat beberapa anak muda meminta Grey dan Gretta dansa bareng mereka tapi Grey dan Gretta minta maaf lantaran dia tidak bisa.
Grey dan Gretta mendapatkan banyak sekali kado, entah apa isinya tidak tahu, tapi kami tidak mencari kado itumereka datang saja sudah lebih dari cukup.
Waktu terus berputar tidak terasa sudah jam sebelah banyak tamu undangan sudah pada pulang, dan anak-anak juga sudah pada lelah semua kami mulai bersiap untuk kembali ke hotel dan harus istirahat karena besok masih ada hal penting yang harus kami lakukan yaitu cari kampus untuk Grey dan Gretta, sebenarnya kami sudah mendapatkan kampusnya bahkan kami sudah daftar online hanya saja kami penasaran jadi harus cek langsung.
__ADS_1
"Sayang kita balik aja atau gimana, mau pulang sekarang juga tidak enak dengan beberapa tamu undangan yang masih santai ngobrol sama ayah dan ibu. Padahal sudah jam segini gimana ya sayang" tanyaku.
"Mas sabar sebentar lagi, Dinda yakin sebentar lagi mereka akan pulang," saat kami berdua asyik ngobrol tiba-tiba muncul kakak Erik dan duduk bergabung bersama kami.