Menantu Yang Dikira Miskin Ternyata Seorang Tuan Muda

Menantu Yang Dikira Miskin Ternyata Seorang Tuan Muda
84:84


__ADS_3

Setelah selesai Tuan Adinata menelpon orang tersebut, Tuan Adinata kembali meletakan hpnya di atas meja dan membuka leptopnya, Tuan Adinata kembali memeriksa beberapa file yang di kirim oleh pak Erik dan perusahaan pusat, biarpun Tuan Adinata sudah memberikan kekuasaan kepada Dava tapi Tuan Adinata tidak lepas tanggung jawab begitu saja ia masih memantau perkembangan perusahaan pusat sambil menangani anak cabang perusahaan.


Pak Erik juga melaporkan soal video yang viral di beberapa stasiun tv tidak hanya itu ada juga gmail dari orang kepercayaan Tuan Adinata yang ada di perusahaan Winata grup yang menyampaikan atas kekacauan yang terjadi. Sudah banyak penanam saham yang menarik kembali saham mereka karena mereka menilai kalau nyonya Winata tidak layak menjadi seorang pemimpin perusahaan Winata grup, apalagi sekarang nyonya Winata masi sakarat di rumah sakit belum sadarkan diri dan masih membutuhkan banyak darah.


Tuan Adinata yang memeriksa semua file itu hanya tersenyum kikuk, Tuan Adinata bahagia karena sebentar lagi perusahaan itu akan hancur sampai akarnya, tapi setelah pindah tangan dalam hitungan hari akan bangkit kembali. Itu semua dilakukan karena Tuan Adinata serakah jadi mau berkuasa atas perusahaan Winata grup tapi Tuan Adinata melakukan itu ada perintah dari Tuam Winata sendiri karena Dinda sudah jadi bagian dari keluarga Adinata.


"Biarlah perusahaan Winata jatuh dulu setelah itu baru bangkitkan kembali dan membuatnya berkembang, nanti saya serahkan kembali ke tangan Tuan Winata untuk kembali menjadi pemimpin di perusahaan itu untuk mengantikan Dinda karena saya tidak mau Dinda terlibat dalam masalah bisnis, Dinda putryku dia sudah mengantikan Hawari jadi saya tidak mau dia kenapa-kenapa"


"Putry ayah kamu tenang di sorga ya, kamu selalu di hati ayah, ibu dan Dava kami semua menyayangimu"


Ternyata ini alasan kenapa Tuan Adinata dan nyonya Ziya sangat menyayangi Dinda karena dulu mereka memiliki seorang putry tapi sudah meninggal.


Tuan Adinata juga berencana kembalikan perusahaan Winata grup ke Tuan Evan namun dengan syarat Tuan Evan tidak boleh mengijinkan nyonya Anjani untuk ikut campur dalam perusahaan itu.


Setelah memeriksan semua file Tuan Adinata mengerjakan pekerjaan yang lain tiba-tiba pintunya di ketuk dari luar.


Tok tok tok!


"Masuk Kris" ujar Tuan Adinata menyuruh orang yang ada diluar masuk.

__ADS_1


"Maaf Tuan ada berkas yang harus di tanda tangan oleh Tuan tolong di baca dulu Tuan" ujar Kris


"Baik Kris taru saja di situ nanti saya akan panggilkan kamu" ujar Tuan Adinata


"Baik Tuan saya parmisi" ujar Kris dan berlalu pergi meninggalkan ruangan Tuan Adinata dan kembali mengerjakan pekerjaannya.


Sedangkan di tempat lain tepatnya di rumah sakit setelah Kenedy masuk kedalam ruangan untuk di periksa Lexza kembali bikin onar sekarang bukan dengan Dinda maupun dengan Dava melaikan dengan sang bibik.


Sehingga hal itu memicu kemaraham paman Gibran karena menurut paman Gibran Lexza sudah keterlaluan


"Dasar wanita tua mandul pantas aja kamu tidak punya anak karena sudah tua dan tidak punya malu numpang di keluarga Winata."


prakkkkkk!


"Hey anak haram tidak tahu diri, ngaca dulu seperti apa dirimu sudah berapa tahun juga kamu menikah tapi belum punya anak apakah kamu juga mandul, jaga bicara kamu ya jangan sampai saya hancurkan bibir moyong kamu itu, berani sekali kamu ngatain istri saya begitu, biarpun istri saya tidak hamil tidak masalah bagi saya, saya tetap setia dengan istri saya karena anak tidak menjadi patokan."


"Yang saya takutkan jangan sampai Kenedy yang berpaling dari kamu dan cari wanita lain karena tidak tahan dengan perempuam bar-bar dan mulut kotor seperti kamu. Dan satu lagi kamu intropeksi diri siapa yang menumpang di rumah, saya ini adik kandung dari Tuan Evan dan juga sebagian Aset yang di miliki atas nama saya terus apakabar dengan kamu, kamu itu hanya anak haram yang haus dengan kekuasaan."


"Saya rasa sebentar lagi kamu yang akan angkat kaki dari keluarga Winata, karena kamu bukan siapa-siapa dan asal kamu tahu ya saya tidak akan tinggal diam jika kamu sampai ngatain istri saya lagi. Saya akan patahkan leher kamu dan saya kirim mayat kamu ke ayah kamu yang entah dimana rimbahnya, bisa jadi sifat ayah kamu nurun kekamu kita gak tahu seperti apa seluk beluk ayah kamu, seorang preman atau bisa jadi pembunuh."

__ADS_1


Perkaan paman Gibran berhasil membuat Lexza syok benar, karena ini yang kesekian kalinya Lexza mendengar perkataan tentang anak haram terhadap dirinya. Sekarang Lexza sadar jika kemungkinan benar apa yang di katakan semua keluarga jika dia anak haram itu benar adanya.


"Apa benar aku ini anak haram seperti yang di katakan oleh mereka terus kenapa selama ini ibu tidak cerita masalah sebesar ini, dan sebenarnya ayah kandung saya itu siapa, dan dimana sekarang kenapa dia tidak mencariku, apakah benaran ibu yang menjebak ayah Evan saya rasa tidak mungkin"gumam Lexza dalam hati.


Kalau Dava dan Dinda sudah dari tadi pergi dan Dea pergi mengambil darah untuk sang ibu karena bu Anjani membutuhkan darah tambahan Dua kantung lagi.


Sekarang tinggal Tahir, paman Gibran, bibik Lya dan Lexza jadi paman Gibran bebas menghajar Lexza lagian mulutnya tidak bisa diam sih.


"Tidak.....saya bukan anak haram kalian semua jahat saya ini anak kandung ayah Evan jangan membuat berita palsu, kalian semua pembohong saya tidak percaya, kalian sengaja buat saya begini agar saya merasa dawn dan kalian senangkan, iyakan itu mau kalian semua membuat hidup saya menderita".


"Kalian semua jangan harap karena saya tidak akan percaya dengan semua omong kosong kalian semua, dasar manusia pembual, penjilat kalian semua jahat dasar manusia biadab, dan lihat saja nanti saya akan membuat perhitungan dengan kalian semua, saya akan membalas perbuatan kalian semua" teriak Lexza membuat semua orang yang ada di situ menatapnya dengan tatapan merendahkan.


"Lihat tuh perempuan itu bukankah dia yang lagi viral sekarang di tv apa dia belum tahu kalau wajahnya sudah dimana-mana dan nama baiknya sudah di rendahkan. Kasihan kali hidupnya."


"Iya saya lihat juga tadi waktu saya sampai disini lagian jadi wanita kok bar-bar sekali, sayang cantik-cantik tapi sifatnya sangat jahat masa dia menampar Adiknya sendiri dan merendahkan rakyat biasa ,"


"Kalian tahu gak siapa dia, dia itua anak pertama dari Tuan Evan orang terkaya nomor dua di negara ini tapi setahu saya Tuan Evan itu adalah seorang pemimpin yang baik dan rama tapi sayangnya mempunyai putry yang sifatnya jelek sekali atau jangan-jangan dia itu bukan anak kandung Tuan Evan makanya sifat mereka bedah jauh."


Banyak gunjingan-ngujingan yang terlontar dari mulut bibir semua orang yang ada disana, karena mereka sudah melihat video yang viral jadi tidak heran jika banyak orang yang menghujat Lexza dan menghinanya.

__ADS_1


Makanya Lexza jadi orang itu jangan jahat sekarang tidak ada yang mau membantunya kasihan sekali hidup kamu Lexza sekarang saat kamu jatuh tidak ada yang mau menolongmu.


__ADS_2