Menantu Yang Dikira Miskin Ternyata Seorang Tuan Muda

Menantu Yang Dikira Miskin Ternyata Seorang Tuan Muda
438


__ADS_3

Pov Dinda.


Aku benar-benar terkejut dong, saat aku di suruh menutup mata dengan kain yang di berikan oleh asisten Arfan. Aku memang sudah agak curiga dari pakian yang di kirim sama ibu, masa hanya kumpul bersama keluarga harus pakek gaun cantik semewah ini dengan jas untuk mas Dava? tapi ya sudah mungkin itu keinginan ibu pikirku. Akhirnya aku pakek gaun itu senada dengan haihils dan tas yang aku bawah, namun yang membuat aku begitu terkejut saat kami sampai di depan pintu ternyata asisten Arfan menunggu disana dengan ada kain kecil di tanganya sambil menyodorkan ke arah mas Dava, mas Dava juga bingung tapi setelah asisten Arfan menjelaskan aku mau di tutup mata dengan ikatan kain itu, mas Dava juga binggung.


Yang paling mengejutkan adalah saat mata ku di buka, betapa terkrjut dan terharunya aku mendapatkan kejutan dari ayah dan ibu, pantas aja aku merasa sepih ternyata semua tamu undangan di suruh diam, ayah dan ibu juga menyewah WO yang terbaik aku tahu siapa pemilik WO ini, tapi sepertinya ayah dan ibu tidak tahu kalau ternyata pemilik WO ini cabang dari punya ibu Riska di kelolah oleh orang kepercayaannya jadi pak Erik ambil WO dari sana, yang aku rasa yang membuat ini pak Erik karena waktu acara penyambutan si kembar pak Erik pesan dari sana juga makanya gratis dari bu Riska dan ayah.


Tapi bukan dekor yang membuat aku terharu tapi kasih sayang dari keluargaku yang sudah memberikan kejutan special kepadaku, kalau terharu ya jelas aku sangat terharu. Semenjak aku masuk kedalam kehidupan keluarga Adinata aku tidak perna kekurangan kasih sayang, kebahagia,an itu datang silih berganti walaupun ada kalahnya datang juga coba,an tapi semenjak semua musu ayah meninggal tidak ada lagi ngangguan.


Ternyata benar kata orang-orang jika kamu mendapatkan pasangan yang baik bagi kamu dan keluarganya juga sangat menyayagi kamu dan memperlakukan kamu seperti ratu, itu artinya kamu harus bersyukur karena suami kamu adalah suami yang tepat untukmu jadi dia tidak akan membuat kamu menderita dan tersakiti, namun jika kamu salah memilih pasangan bahkan kehadiran kamu saja tidak di sambut dengan baik, maka bersiaplah kehidupan kamu kedepannya akan menderita, karena seorang suami bejat dia pasti membela keluarganya walaupun dia tahu mereka salah, karena dia berpikir istrinya itu orang luar baginya dan keluarga jadi bisa cari lagi jika istrinya pergi.


Aku masuk ke kehidupan keluarga yang sangat baik dan sangat menyayangi dan menghormatiku, kebahagiaanku tidak bisa ku unkapkan dengan kata-kata karena semua lengkap. Aku menatap mereka satu persatu.


Aku memeluk satu persatu keluargaku dan aku menangis terharu apalagi pas aku dapat ucapan tulus dari kedua buah hatiku, tak bisa ku bendung air mataku memang kesuksesan yang aku tekuni saat ini bukan karena pintar dan hebatnya aku. Melainkan dukungan dan support dari keluarga besarku, terutama keluarga besar Adinata dan Winata.


"Selamat ya mih, Gretta doakan mami, agar makin sukses, Gretta doakan mami tetap sehat dan semangat bekerja cari uang untuk Gretta dan kakak Grey " ujar Gretta.


"Makasih banyak putry dan putra kesayangan mami atas doa dan supportnya,. Kamu dan kakak kamu lah penyemangat mami untuk tetap berjuang jika nanti kamu sudah dewasa kamu juga jarus kuat dan sabar seperti mami dan papi." Aku banjir dukungan hari ini ternyata banyak juga tamu undangan yang hadir, lantaran di undang oleh ayah dan ibu, aku baru tahu ternyata mas Dava juga tidak tahu sama sekali soal rencana ayah dan ibu.

__ADS_1


Aku pikir mas Dava tahu tapi sengaja tidak memberitahu ku karena takut kalau aku sudah tahu tidak jadi kejutan lagi, tapi ternyata kata mas Dava benar-benar tidak tahu juga, ibu dan ayah benar-benar hebat bisa merencanakan berdua dan bersekongkol dengan pak Erik dan asisten Arfan.


"Mas....memangnya mas benaran tidak tahu soal acara ini bukannya semalam mas menyuruh pak Erik untuk belanja, kenapa pak Erik bisa menyiapkan semua ini mas juga pasti tahu tidak mungkin mas tidak tahu"?


"Astaga sayang, serius mas benar-benar tidak tahu makanya setelah sampai disini mas juga kaget, ternyata setelah kita naik dan masuk ke kamar ibu dan ayah kembali memanggil pak Erik dan asisten Arfan, mereka mengubah semuanya pak Erik urus WO dan asisten Arfan sama seorang pelayan tugas belanja" ujar mas Dava.


"Selamat ya kakak ipar makin sukses dalam bisnisnya ya kakak, semoga sukese dalam bisnis sukses juga cari adik untuk si kembar soalnya mereka berdua sudah besar jadi pasti kesepianhahaha" ujar Gama, memang kalau Gama yang bicara suka brnar deh.


"Astaga kakak Gama pikiran kakak itu-itu aja, kalau kakak ipar hamil lagi terus melahirkan siapa yang menangani perusahaan jangan ane-ane deh kalau ngomong",sambung Ririn. Memang mereka sudah menikah bahkan sudah punya anak tapi sifat mereka berdua yang suka bertengkar dan tidak akur dari dulu sampai sekarang tidak berubah.


"Suka-suka ku lah aku juga pengen punya ponakan imut lagi, siapa tahu yang keluar imut kayak Gretta makanya jangan cerewet nanti kamu tidak dapat anak cewek buktinya sudah dua aja masih ganteng ikut ayahnya hehehe kasian anaknya sendiri aja tidak ad yang mau seperti dirinya." ya ampun Gama....Gama dari dulu sampai sekarang tidak perna aku mereka berdua.


"Selamat ya adik atas kesuksesan kamu, kakak bangga sama kamu, kamu benar-benar hebat maaf waktu produk kamu launcing kakak tidak bisa datang karena ada acara yang tidak bisa di tinggal tapi kakak begitu senang dengan keberhasilan yang kamu raih sekarang." Ujar kakak Rafa.


"Makasih banyak kakak atas ucapannya, makasih atas dukungan selama ini yang tidak henti-hentinya kakak berikan semangat kepada Dinda." Ujarku.


"Selamat ya dik kamu hebat sungguh hebat, kakak salut sama kamu, jaga kesehatan kamu dengan baik jangan karena sibuk kerja jadi lupa istirahat jangan sampai masuk rumah sakit lagi." ujar kakak Dea.

__ADS_1


"Makasih banyak kakak atas ucapannya, iya Dinda akan jaga kesehatan kok kakak tenanf saja" ujarku.


Ayah tiba-tiba mengambil mikrofon dan langsung bicara, kamu semua masih berdiri di atas panggung ada juga beberapa wartawan yang meliput acara ini sehingga wajah ke dua anak ku aku, sengaja menyuruh mereka pakek masker tidak masalah bagi mereka berdua juga Grey dan Gretta juga senang wajah mereka tidak di lihat orang.


"Selamat malam para tamu undangan yang terhormat, dan saya dari keluarga besar Adinata dan keluarga besar Winata. Saya selaku ayah mertua dari putry saya, Dinda. Saya sangat bangga karena baru kemarin perusahaan yang di pimpin oleh putri saya baru mengeluarkan produk baru selamat ya putry ayah, " ujar ayah mertu.


Ayah langsung serahkan mikrofon ke tanganku untuk bicara mengucapkan terimah kasih kepada keluarga dan semua tamu undangan yang hadir pada malam hari ini, setelah seleai bicara barulah mas Dava. Tidak lupa juga ayah Winata ikut mengucapkan selamat.


Setelah selesai semuanya kami turun dari panggung dan langsung interaksi dengan para tamu undangan yang hadir...ada beberapa teman bisnisku, jadi aku menyapah mereka sambil ngobrol teman bisnisku kami seumuran mereka juga punya perusahaan masing-masing jadi ayah tahu kalau aku sangat dekat dengan mereka. Kami disini tidak ada panggilan special walaupun teman bisni kami penggil nama kadang bestie.


"Hay....bestie makasih ya sudah datang maaf aku tidak tahu kalau ternyata ayah menghubungi kalian untuk datang kesini, jujur aku juga tidak tahu kalau ayah dan ibu bisa menyiapkan ini semua sampai aku terharu." ujarku


"Tidak masalah Bestie...jujur aku merasa ini sama kamu loh beastie karena selain kamu sukses punya keluarga yang begitu baik dan suami bukan hanya tanpan tapi kaya raya dan sangat menyanyangimu. Masih kurang apa lagi coba semua sempurna bagimu, kamu punya anak yang cantik dan tanpan walaupun aku tidak bisa melihat wajah mereka berdua" ujar salah satu temanku.


"Aku sangat iri cobak aku punya suami dan keluarga penyayang seperti ini mungkin aku sangat bahagia, ini justru timbal balik aku yang mencari nafkah untuk keluarga suami, eh...mala suami tidak tahu diri selingkuh ongkosin selingkuhan pakek uang hasil keringatku mana mau aku, bahkan bukan hanya itu aku di peras sama keluarga dari suamiku, padahal mereka sering menghina danmerendahkan ku, tapi sekarang aku mulai lega setelah ajuin cerai" sambung teman yang satu.


Aku dan yang lain mendengar terharu dan kasian, tapi kita tidak bisa berbuat apa-apa selain memberikan support agar teman ku tetap semangat dan tidak merasa sendiri.

__ADS_1


Aku berencana akan kunjungi bu Anjani di penjara walaupun dia begitu jahat sama aku sebagai anak kandungnya tapi, kalau bukan dia yang melahirkan aku mungkin sekarang aku tidak mendapatkan kebahagiaan ini, karena ibu Anjani sempat kabur dari lapas dan ternyata bu Anjani juga yang menyebabkan kebaran terjadi sehingga bu di fonis penjara seumur hidup.


__ADS_2