Menantu Yang Dikira Miskin Ternyata Seorang Tuan Muda

Menantu Yang Dikira Miskin Ternyata Seorang Tuan Muda
162


__ADS_3

Saat ini kami melakukan sesi foto bersama keluarga besar terlebih dulu, tapi saat pas foto saya melihat ada seorang pria berbaju hitam berdiri agak jauh dari keramaian aku lihat beberapa pengawal yang setia menjaga disana bukan hanya itu karena ayah sangat kuatir dengan keamanan sehingga ayah mengundang polisi juga datang untuk bantu menjaga keamanan.


Karena orang itu tahu aku memperhatikannya jadi tidak lama dia menghilang dari tenpat itu aku cari-cari sudah tidak ada. Aku berpikir tidak mungkin bisa masuk orang jahat ke dalam karena ada keamanan ketat dan kalau yang masuk harus ada undangan kalau gak ada berati gsk bisa masuk.


Ah mungkin hanya perasaanku saja karena kecapean aku tidak perlu cerita masalah ini ke Dinda nanti dia panik biar aku sampaikan ke ayah atau pak Erik saja.


Setelah selesai sesi foto dari keluarga Adinata saatnya sesi foto bersama keluarga Winata yang datang hanya kakak Dea dan mas Tahir tidak masalah, semua proses berjalan dengan lancar walaupun sekarang sudah jam delapan tapi masih banyak tamu undangan yang berdatangan ada yang bilang karena macet iya juga sih namanya juga di ibu kota dimana-mana macet.


Sementara menyaksikan acara makan bersama tiba-tiba Mc naik dan kembali berbicara.


"Baik para hadirin yang dihormati sementari kita nikmat hidangan yang sudah tersedia tapi kita tetap fokus ke depan karena ada hal penting yang akan disampaikan oleh Tuan Adinata dan nyonya Adinata kepada publik dan juga kepada para tamu hadirin yang ada disini."


Ayah dan ibu bangkit dari duduk mereka berdua sambil bergandengan tangan dan menunju ke mimber kecil yang sudah disediakan disitu juga.


Tepuk tangan riuh menyambut ayah yang akan berbicara, aku melihat ayah sangat tanpan begitu juga ibu sangat cantik dan anggun pantas saja ayah sangat mencintai ibu, padahal banyak pengusaha sukses pada saat hidupnya miskin istrinya menemani dan sabar menerima kekurangannya, namun tunggu setelah sukses suami justru melirik yang seksi dan melupakan yang berjuang bersamanya dari nol.


Banyak pria di dunia nyata begitu, istri sahnya yang menemaninya dari nol hingga sukses dan pelakor menemaninya dari sukses hingga kembali ke nol hahaha bisa juga ya, semoga pesan ini di baca oleh para pria berbahagia lah yang setia kepada istrinya.


Didalam rumah tangga ujian itu datang kepada suami dan iamstri itu berbedah. Kalau istri di uji pada kesabaran, kesetiaan dan iman saat suami tidak punya apa-apa disitulah kita bisa melihat seperti apa perjuangan seorang istri bertahan dengan suami yang miskin. Harus memenets uang untuk beli beras dan lainnya, namun dia tetap sabar hanya demi kebahagiaan dan keharmonisan rumah tangganya.


Sedangkan ujian datang pada suami saat sudah kaya, disitu banyak sekali godaan dari dunia cewek seksi dan cantik hanya tahunya make up tapi tidak tahu urus suami dan masak mendekati dan merayu karena tahu pria itu orang kaya.

__ADS_1


Jika iman suaminya kuat dia bisa melawan dan menjauhi dari itu semua tapi kalau iman suami gak kuat akhirnya dia melupakan semua pengorbanan istri sah dan pergi dengan wanita pengodah. Suami mulai lupa daratan melupakan semua yang sudah istri sah korbankan sia-sia.


Disini aku lihat dari ayah pria sejati, pria yang sangat sabar dan setia terhadap ibu setidaknya sikap ayah bisa nurun ke aku biar sampai tua aku tetap setia bersama istriku.


Aku melihat ayah mengegam tangan ibu dengan erat seperti takut terlepas aku juga ikut mengengam tangan istriku aku berdoa dalam hati satu istri seumur hidupku aku tetap menyayangimu.


Ayah sudah berdiri didepan dan siap menyampaikan pesan dan kesan kepada para tamu undangan.


Tepuk tangan riuh menyambut ayah, hebat sekali ayahku dia terbaik dan sangat aku bangakan.


"Assalamualaikum..


Para undangan yang saya hormati atas nama keluarga besar Adinata saya sebagai ayah dari Ananda Dava mengucapkan banyak terimah kasih atas doa dan kehadiran Tuan dan nyonya semua yang sudah meluangkan waktu untuk datang menghadiri acara resepsi anak kami, ini adalah suatu kehormatan bagi saya dan istri saya selaku orang tua.


Alasannya karena saya pengen hidup putra saya bebas sema seperti anak muda pada umumnya tapi sekarang putra saya sudah dawasa dan sudah punya istri yang sangat cantik tidak kalah cantik dari istri saya nyonya Adinata."


"Saya mau dari pihak stasiun tv boleh meliput wajah putra dan putry saya kenapa saya bilang putry saya karena dia sudah menjadi mantu saya berarti dia putry saya."


Ayah memanggil aku dan Dinda berdiri di samping ayah dan ibu banyak kamera menghujani kami berdua. Kalau soal gugup sih gak, hanya saja aku tidak bisa bayangkan besok berita berita viral dimana-mana padahal besok aku belum masuk kantor.


Karena memang aku rencana setelah resepsi aku dan istriku pergi honeymoon terserah dia mau pergi kemana.

__ADS_1


Ayah menyuruh aku bicara menyampaik pesan dan mengucapkan terimsh kasih kepada para tamu undangan begitu juga Dinda melakukan hal yang sama.


"Wah.... Aku boleh dong jadi orang ketiga, pria kaya sekarang mana cukup satu istri saja. Tidak masalah aku jadi yang kedua yang penting semua terjamin." ujar seorang gadis bernama Jelis


"Hey Jel lu ngaco apa gimana...Tuan muda itu sudah punya istri memang kamu sih cantik tapi kalau merayu suami orang kamu tidak malu nanti kamu dikatain perempuan rendahan. Kalau aku sih memang suka sama Tuan muda Dava tapi untuk apa merebut suami orang kalau diluaran sana masih banyak orang kaya yang belum punya pasangan" sambung temannya


"Hahaha...jadi perempuan itu lupakan harga diri itu nanti kalau sudah jadi istrinya baru tutup mulut yang suka julit itu dengan uang. Pasti mereka langsung diam lagian apa gunanya cantik kalau gak rayu suami orang kaya bodoh amat" sambung temannya. Jawab Jelin.


"Serah loh deh Jel aku ini teman kamu jadi aku tahu kamu itu orang yang nekat lagian kamu sudah punya pacar kenapa harus incar suami orang Jel pacar kamu juga tidak kalah kaya orang tuanya juga anggota Dewan.aku hanya mengingatkan kamu saja "


"Mana cukup uang belanja yang diberikan Pris sangat kecil jadi lebih baik aku dekati dia. Kelihatan istrnya sangat lemah sekali aku sengol saja terbang ke angkasa."


"Wah....sangat berwibawa ya Tusn muda kalau bicara dan nona muda juga sangat anggun."


Aku mendengar perkatan kedua orang itu karena memang panggung yang aku berdiri tidak jauh dari kursi tamu apalagi kursi mereka berdua bisa dibilang sangat dekat dengan panggung aku hanya senyum saja.


Setelah perkenalan dengan publik aku dan Dinda mulai turun ke bawah panggung dan menyapa semua tamu undangan banyak tamu undangan yang datang menyapa kami dan juga mengucapkan selamat kepada kami.


Bersamaan dengan itu sudsh mulsi bunyi musik tandanya bagi tamu undangan yang dansa boleh apalagi areanya luas sekali. Banyak pasangan yang sudah mulai maju dan berdansa.


"Hay......"

__ADS_1


Aku dan Dinda yang asyik menyapa teman Dinda ada yang hadir juga apalagi temanku paling banyak tiba-tiba ada yang menyapa. Aku dan Dinda terus teman lainnya menoleh ke arah suarah dengan santainya seorang wanita agak sedikit seksi membawa minuman di gelas berwarna merah mendekati kami mau apa dia.


__ADS_2