
Disebuah rumah makan sederhana ada seorang pria memakai topi dan masker sementara duduk santai sepertinya dia lagi menunggu seseorang tidak lama kemudian ada seorang pria datang menghampirinya.
"Maaf bos ini yang bos minta saya baru mendapatkan semua infomasi tentang perempuan itu, dan ternyata sebelum perempuan itu menikah dengan suaminya dia sudah mengandung seorang anak perempuan bos dan nama anak perempuan itu Lexza ada fotonya didalam boleh bos lihat.
Admaja membuka amplop yang di berikan oleh anak buahnya, dan mengeluarkan semua isinya Admaja mengambil beberapa foto perempuan yang bernama Lexza dan menatapnya intens.
"Deg....bukankah perempuan ini yang aku temui dia di mall dan aku tak sengaja menabraknya sampai jatuh tasnya. Jadi benaran waktu itu yang aku temui di mall adalah putryku pantas saja rasanya aku punya ikatan batin yang kuat." Admaja mengingat kembali waktu itu.
Siang itu Admaja memberanikan diri untuk keluar dari persembunyiannya dia hendak ke maaf karena pasti banyak sekali orang di mall, jadi pasti Admaja gampang sekali dapat mencopet lumayan pikirnya kalau dapat orang kaya. Namun saat Admaja masuk kedalam mall karena jalan tergesa-gesa jadi tidak perhatikan seorang perempuan lagi asyik main hp.
Brukkkkkk....!
Akhirnya Lexza dan Admaja tabrakan untung tidak ada yang jatuh hanya tas Lexza yang jatuh hal itu membuat Lexza marah . Saat melihat Admaja dan tasnya jatuh.
"Pak jalan pakek mata dong untung aku tidak jatuh kalau jatuh dimana" bentak Lexza tapi bukan itu jadi perhatian Admaja yang menjadi perhatian adalah wajah Lexza hampir mirip dengannya.
__ADS_1
"Maaf..maaf nona saya tidak fokus jalan, Admaja memenunduk hendak mengambil tas Lexza yang terjatuh di lantai. Namun tiba-tiba ada yang memanggil Lexza
"Lexza....bukannya tadi kamu bilang ke toliet kok kamu sampai disini, toiletnya disana loh bukan disini." Ujar perempuan itu.
"Deg......suara ini....suara ini sepertinya aku sangat mengenalnya" Admaja mendogak betapa terkejutnya ia melihat siapa yang berdiri didepannya dengan gaya aggun dan sangat cantik menurut Admaja. Karena dulu waktu Anjani pacaran dengannya tidak secantik ini masih mendominasi gaya kampungnya.
"Ini...bu tadi Lexza di tabrak oleh orang tua ini sampai jatuh tas Lexza jalan tidak pakek mata" Admaja tidak mau lama-lama lagi dia langsung mengambil tasnya dan memberikan kepada Lexza.
"Maaf...nona " setelah ucapkan kata itu Admaja berlalu pergi tapi dia bersembunyi dan mengikuti kemana kedua perempuan itu pergi ternyata mereka belanja.
"Ternyata sekarang kamu sudah jadi orang sukses ya Anjani dan membuang aku begitu saja aku akan membuat perhitungan sama kamu, berani sekali kamu pergi meninggalkan aku dan kenapa anak itu sangat mirip denganku kalau memang dia anak kandung dari suaminya yang sekarang aku harus cari tahu.
"Kamu yakin berita ini valid, tidak salah kalau memang benar ini anak kandung aku berarti aku sudah perna ketemu dengannya di mall, bersama ibunya sejak itu lah aku menyuruh kamu untuk mengali informasi tentang dia."
"Benar bos itu tidak salah perempuan itu juga sudah menikah dengan seorang pria bernama Kenedy dan ternyata Lexza itu memiliki dua adik satu namanya Dea dia juga sudah menikah tapi satu lagi susah bos cari informasih tentangnya sepertinya ada yang menyembunyikan semua indentitasnya."
__ADS_1
Ternyata Admaja sudah perna ketemu dengan bu Anjani dan Lexza di mall, jadi Admaja sudah tahu kalau Lexza adalah anak kandungnya yang dibawah lari oleh bu Anjani karena bu Anjani tidak mau menikah dengannya.
"Dasar perempuan ****** cobak waktu itu dia tidak lari terus nikah sama aku mungkin sekarang hidup kami bahagia karena mendapatkan harta dari ayah Adinata, tapi karena aku belum nikah makanya aku tidak di kasih apa-apa justru Edy yang menguasai semua harta itu aku akan membalas kamu Anjani. Lihat saja nanti aku tidak peduli dia anak kandung aku atau siapa itu yang jelas kalau dia dibawah kendali kamu pasti sifatnya juga sama seperti kamu jadi aku tidak membiarkan kamu hidup tenang sedikitpun."Gumam Admaja dalam hati.
"Bos cobak baca semua informasihnya didalam sudah saya dapatkan, semua dari tempat tinggalnya dan juga selingkuhan nyonya Anjani bahkan perusaha-an yang sekarang ini semua sudah lengkap tinggal boss saja yang mau bagaimana, dan satu lagi suaminya baru meninggal kalau tidak salah sudah mau dua bulan ini"
"Aku punya tugas penting untukmu, kamu harus lakukan dengan baik karena saat ini aku lagi fokus untuk mengambil harta keluarga Adinata, jadi aku tidak mau fokusku teralihkan jadi aku punya tugas kamu awasi setiap gerak-gerik kedua perempuan ini ya, dan awasi kediaman dimana mereka tinggal jangan sampai mereka lolos."
"Baik bos saya akan lakukan apa yang bos perintahkan" setelah pertemuan Admaja dengan orang kepercaya-an nya. Admaja langsung pergi tapi dia tidak langsung pulang ke rumahnya justru dia pergi ke suatu tempat dimana dulu dia sering menghabiskan waktu berdua dengan Anjani, karena Admaja mau mengenag kembali masa itu walaupun sudah sekian tahun dan sekarang Admaja sudah sangat membenci Anjani.
Aku tidak menyangka kamu pergi membawah anakku, dan dengan anak itu kamu menjadikan alat untuk memarik pria kaya raya hahaha....Anjani....Anjani sebentar lagi kebahagiaan kamu akan aku hancurkan lihat saja nanti, aku tidak peduli anak kandungku sama kamu disitu karena aku tahu dia sudah mendapatkan kebahagiaan jadi tunggu saja nanti.
Admaja sudah merncanakan segala sesuatu untuk menghancurkan Anjani, kasian kamu Anjani semua orang ingin menghancurksn hidupmu lagian jadi orang jahat banget sih makanya tidak ada satu orang pun yang berpihak kepadamu, jangankan orang lain, anak sendiri saja tidak sudih membantu itunya rasain Anjani.
Admaja duduk termenung di sebuah taman menatap lurus kedepan mengingat kembali masa indah bersama dengan Anjani, rasa cintanya kepada Anjani membuatnya hilang akal dan menjebak Anjani di sebuah hotel, Admaja berpikir jika Anjani hamil tidak akan pergi meninggalkannya, justru itu adalaha awal dari kesempatan untuk Anjani memikat hari pria lain.
__ADS_1
Setelah puas menatap sekitar sana ia bangkit dari duduknya dan gegas pergi, Admaja harus pergi mencari banyak uang agar bisa melancarkan aksinya. Karena sekarang tidak ada uang maka tidak di pandang namun jika banyak uang baru lah kita di pandang dan dihargai, itu yang ada didalam pikiran Admaja.
Kamu sih Admaja jahat sama keluarga Adinata seandainya kamu baik dan bertahan membantu Tuan Adinata mungkin sekarang hidup kamu juga tenang, dan bahagia dengan keluargamu, walaupun kamu tidak menikahi Anjani tapi pasti ada wanita yang lebih baik dan lebih cantik dari pada perempuan jahat itu sekarang kamu menyesalkan.