Menantu Yang Dikira Miskin Ternyata Seorang Tuan Muda

Menantu Yang Dikira Miskin Ternyata Seorang Tuan Muda
194


__ADS_3

Akhirnya dengan senang hati istriku posting foto kami berdua ke media sosialnya. Dan kami berdua ngobrol sampai jam satu akhirnya aku merasakan kantuk yang menyeruak laur biasa hebatnya, aku memandang istriku ternyata dia juga sepertnya menguap sama kayak aku juga akhirnya aku ajak dia tidur. Kami masuk kedalam kamar tidur di pesawat pribadi karena biasanya kalau ibu dan ayah bepergian naik jet pribadi ibu selalu istrihata jadi didalam kamar jet pribadi semua lengkap dan sangat mewah sama juga sih kayak kamar aku dan Dinda tidak kalah mewah.


"Sayang kamu sudah ngantuk belum kalau sudah kita istirahat karena perjalanan kita masih jauh nanti saat kita mendarat justru sayang ngantuk, sayang harus jaga kesejatan mas tidak mau nanti baru sampai kamu sakit sayang memang ada dokter sih disini tapi mas lebih senang kalau kamu sehet"


Ya jadi aku lupa kalau kami juga pergi dengan dokter pribadi karena takut jika terjadi sesuatu, kalau aku tidak masalah jangan sampai istriku lah dia tidak boleh kenapa-kenapa jadi aku memutuskan untuk membawah dokter pribadih. Dari rumah sakit keluarga Adinata.


"Iya mas aku juga sudah mengantuk kita tidur yuk mas", aku tidak menunggu lama lagi langsung aku mengendong istriku semua para pengawal yang belum tidur melihat senyum bahkan menutup mata. Biasa lah para jomblo apalagi para pengawal mereka rata-rata masih sendiri dan umur mereka juga tidak jauh bedah dari aku, kalau yang sudah beristri ayah menempatkan mereka dirumah saja untuk menjaga rumah jika ada penyerangan baru mereka bergerak tapi kalau tidak mereka hanya menjaga saja.


Dan bagi pengawal yang sudah berkeluarga mereka juga sering diberikan waktu biar pergi ketemu dengan istri anaknya, memang kita membayar mereka tapi kita juga tidak bisa melarang mereka untuk ketemu dengan keluarga dan istri anaknya.


"Wah...sayang ternyata kamar tidurnya sangat cantik di hiasi dengan bunga mawar berbentuk love dan banyak juga lilin didalam cantik banget pokoknya suasan kamar memang menakjubkan kalau tidur didalam."


Aku masuk kedalam kamar dan menidurkan istriku akhirnya kami berdua tertidur dan entah berapa jam aku tertidur saat aku mengeliat, sepertinya kami belum sampai masih di atas pesawat aku melihat Sampingku ternyata istriku masih menyembunyikan tubuhnya didalam selimut tebal aku yang melihatnya kok imut sekali kalau istriku tertidur bergini. Memang cantik sekalu dia tidur.


Aku bangun dari tidur dan melihat jam ternyata sudah jam delapan pagi wah...masih lama, sekitar jam sebelas baru kami sampai disana berarti masih berapa jam lagi lebih baik aku mandi dulu akhirnya aku masuk kedalam kamar mandi dan mandi setelah selesai mandi ternyata istriku juga sudah bangun.

__ADS_1


"Sayang kamu sudah bangun, mandi dulu biar kita sarapan sayang karena sebentar lagi kita sudah sampai, bagaimana enak tidak tidurnya sayang."


"Enak banget mas tidurnya sama kayak tidur dirumah juga, memangnya mas sudah mandi bukannya hanya cuci muka saja mas"


Tanya Dinda Astaga istriku belum terkumpul semua kesadarannya jadi tidak perhatikan aku pakai apa saat ini sehingga dia bertanya begitu tapi tidak masalah.


Cuppppp....ku berikan dia satu kali kecupan di keningnya langsung terang matanya haahahha.


"Mas....Dinda belum mandi jangan sentuh Dinda dulu, tunggu Dinda selesai mandi baru ciummm sepuasnya, tapi suamiku pagi ini tanpan sekali pokoknya sangat tanpan melebihi opa korea deh....suami siapa dulu dong suami Dinda hahaha"


Ha....sejak kapan seorang Dinda mulai genit begini sama suaminya, ini sejarah baru bagiku mendengar istriku berkata begitu biasanya dia paling tidak suka berkata romantis tapi baguslah kalau dia berkata begitu aku senang.


"Tidak perlu mas soalnya mas bayak modus nanti mandi tidak akan selesai kalau mandi bareng sama mas. Dinda mandi sendiri saja mas, biar mas ganti pakian takut masuk agin."


Hehehe masa dia bilang aku masuk angin, mana ada pria maco seperti aku bisa masuk angin.

__ADS_1


Akhirnya Dinda bangun dari duduknya dan gegas masuk kedalam kamar mandi meninggalkan aku sendirian, aku langsung ganti pakian kali ini aku pakai baju kaos putih dan celana jeas saja aku lebih nyaman pakai pakian santai.


Hampir tiga puluh menit istriku didalam kamar mandi, akhirnya dia keluar juga, dengan wajah imuts fres banget ternyata kalau rambutnya basah makin seksi istriku.


Setelah selesai Dinda ganti pakian tidak lama seorang pramugari dari pelayan masuk mengantarkan makanan untuk kami makan karena jujur aku sudaj lapar banget padahal baru jam segini.


"Maaf Tuan, saatnya sarapan dulu jangan sampai Tuan dan nyonya melewatkan sarapan pagi." ujar pramugari tersebut.


Mereka menata makanan yang ada di atas meja bundar membuat aku makin lapar karena makanannya mengungah selerah. Setelah selesai mereka berdua keluar dan membiarkan kami berdua makan ternyata istriku juga sudah kelaparan nampak kali dari cara menatap makanannya pengen dia habiskan semua.


"Sayang, kamu sudah lapar yuk makan biar mas suapin saja sayang tidak usa ambil," Dinda hanya menurut saja aku suapin setelah itu dia juga ikut suapin aku ternyata kalau berdua begini dengan istri sangat nyaman dan enak pokoknya di suapain penuh kasih sayang.


"Mas, kamu tahu tidak mungkin kalau Dinda di tanya siapa perempuam yang paling bahagia di dunia ini, mungkin itu Dinda mas...Dinda adalah perempuan yang paling bahagia didunia ini karena memiliki suami yang super romantis dan penuh dengan cinta, bukan hanya Dinda tapi ibu juga karena ibu punya ayah yang sangat menyayangi ibu sama parsis seperti mas.


Makasih ya mas, sudah hadir dalam hidup Dinda dan sudah memberikan warna kebahagiaan dalam hidup Dinda, kalau seandainya Dinda menikah dengan pria lain untuk mengikuti keinginan ibu mungkin saat ini hidup Dinda penuh dengan penderitaan tidak tahu arah tujuan kemana, tapi saat ini Dinda menyadari kalau hidup Dinda sepenuhnya di atus oleh Tuhan dan Tuhan yang menentukan sekarang Dinda sangat bahagia mas."

__ADS_1


Setelah selesai Dinda bicara begitu dia mengecup bibirku membuat sih Joni mulai tengang astaga istriku ini bikin suasana jadi kacau semoga Joni bisa ku kendalikan agar tidak membuat kekacauan takutnya nanti dia membuat kekacaun hahaha bahaya kami berdua tidak keluar dari kamar ini.


"Sayang jangan main-main nanti sih joni bangun bahaya loh, tahu sendirikan kalau dia bangun sayang tidak akan keluar dari ruangan ini."


__ADS_2