Menantu Yang Dikira Miskin Ternyata Seorang Tuan Muda

Menantu Yang Dikira Miskin Ternyata Seorang Tuan Muda
415


__ADS_3

Kedua karyawan itu ketakutan melihat aku, mungkin mereka berpikir jika aku akan marahin mereka karena tadi sudah langcang memberitahu aku kalau gaji karyawan belum di bayar dan mereka juga menganggap aku karyawan baru di proyek ini.


"Selamat siang semuanya berapa orang yang di sini sama sekali belum dapat gaji dan berapa yang sudah tapi hanya menerima sebagian saja? tolong laporkan nama di sekretaris Dani dan Asisten Arfan untuk menerima gaji kalian, jangan takut saya akan membayar kalian sepenuhnya sesuai dengan perjanjian. Dan mulai sekarang mandor dan manajer kalian aku ganti, kalian bisa kerja dengan tenang...biar kalian tahu mulai besok makanan pagi siang dan malam di tanggung dari perusahaan.


Jadi uang gaji kalian bisa kalian simpan untuk kirim ke keluarga, ingat kalian bekerja untuk istri anak dan keluarga bagi yang sudah menika, tapi yang belum menilah juga harus mempergunakan dengan baik jadi jangan kalian salah mempergunakan uang dari gaji kalian." ujarku.


"Terimakasih Tuan muda Dava. Sekretaris Dani dan asisten Arfan makasih karena anda sudah menyelamatkan kami dari orang jahat ini, setiap kali dia memperlakukan kami seperti bina**ng. Sekali lagi terimah kasih dari kami semua untuk Tuan-tuan."


"Terimah kasih Tuan muda sudah menyelamatkan kami dari neraka ini, karena selama ini kami bekerja disini seperti di neraka...kami selalu di siksa kalau kami istirahat sebentar saja, bahkan jam istirahat kami saja tidak ada sehingga kami makan juga susa" ujar karyawan.


" Iya jadi sekarang kalian tidak perlu kawatir ya gaji kalian akan terbayar yang penting kalian semangat bekerja, soal manajer kalian biar aku yang mengurusnya, kalau terjadi sesuatu lagi kedepannya jangan takut untuk melaporkan kepada ku." ujarku.


"Baik Tuan muda, makasih karena hari ini kami mendapatkan kekuatan dan kesegara karena kamu mendapatkan makanan yang lesat di bawah oleh Tuan dan juga kami bahagia akhirnya bisa mendapatkan gadi juga." jawab mereka kompak sambil menunduk kepala.


Setelah mereka selesai makan, mereka kembali bekerja aku mendengar teriakan perempuan itu mungkin dia tidak mau aset yang sudah di beli oleh Riko di sita dan di jual lagi. Lucu itu bukan uangnya kenapa dia tidak terimah lagian kalau mau beli ya pakek uang sendiri tidak perlu harus memeras orang orang lain


"Kamu keterlaluan ya, mas bisa-bisanya kamu mau ambil kembali apa yang sudah kamu beli untuk ku. Seharusnya kamu jual saja rumah dan mobil istri tua kamu itu dan biarkan rumah dan apertemen disitu mas, kemana aku taro muka ini kalau aku ketemu dengan teman-teman sosialitaku, pasti mereka menghina dan memgejek ku mana atm dan dompet ku mas kembalikan aku mau pulang saja dan kalau berani kamu ambil kembali semuanya lebih baik kita putus."


Plakkkkk.....!


"Dasar perempuan murahan!...jadi maksud kamu karena aku sudah tidak punya apa-apa lagi dan bakal dicepat dari pekerjaan ini sehingga kamu meninggalkan aku begitu kah? mana janji kamu bilang katanya tetap setia sama aku sampai kamu menyuruh aku menceraikan istriku dan menikah dengan mu dan sekarang kamu bilang putus? Enak sekali kamu bicara begitu jangan jamu harap aku melepaskan kamu, karena sampai kapan pun kamu tetap jadi perempuan penghiburku."

__ADS_1


Bukkkkk!


"Dasar pria miskin beraninya kamu menamparku, jangan kamu pikir aku juga tidak bisa membalas ya aku punya tangan dan kaki jadi jangan kamu piki aku diam saja menerima di perlakukan begini, aku bukan istri sah mu yang memiliki sikap kembek dan seolah pasra dengan kehidupannya.


Kamu pikir aku sunggu-sunggu mencintai mu, he... asal kamu tahu saja aku mendekati mu karena aku hanya mau uang kamu saja, bukankah selama ini kamu tidak puas dengan dua wanita saja, kamu sudah punya istri dan juga punya aku tapi aku tahu kamu selalu gonta ganti wanita, aku tahu semuanya tapi aku diam karena hanya uang kamu yang aku butuh bukan kamu....jadi jangan harap aku mau menikah dengan pria yang sebentar lagi masuk penjarah karena korupsi sedangkan aku bisa cari pria yang lebih kaya dari kamu soalnya aku cantik." ujar wanita itu.


"Bajingan.....dasar cewek matre...kamu jangan senang dulu bilang kamu bebas memcari pria lain, memang kamu yakin kalau kamu juga tidak nyusul ke penjarah kalau aku masuk. Sedangkan uang yang aku korupsi pakek nomor rekening kamu dan semua uang itu masuk ke kamu kedua aset itu juga uang dari korupsi gaji karyawan. Terus kamu masih bebas begitu saja jangan harap kamu bebas, karena semua terjadi karena kamu jadi kamu juga yang harus bertanggung jawab, jika aku masuk penjarah kamu juga ikut masuk dan jika aku meninggal kamu juga ikut meninggal karena semua ini rencana busuk mu kamu yang mengajari aku untuk memakan gaji karyawan bukan"?


" Tidak aku tidak mau di penjarah aku tidak salah apa-apa jadi jangan menahan aku disini, cepat lepaskan aku, aku mau pulang," teriak perempuan itu.


Aku menyita aset yang sudah di beli oleh Riko dan perempuan itu dan semua uang yang masih ada di atm perempuan itu dan Riko di bekukkan oleh bank. Hari ini aku harus keluarkan uang sekitar empat miliyar untuk membayar gaji karyawan sebagian sudah di bayar setengah tapi sebagian sama sekali belum di bayar, tidak masalah kesejatraan karyawan itu lebih penting jika kita berikan gaji mereka dengan baik mereka juga semangat bekerja.


Dana yang ada didalam atm perempuan itu sekitar lima ratus juta sedangkan di nomor rekening Riko hampir enam ratus juta sepertinya ini uang makan karyawan, kalau ke istrinya Riko saya tidak perlu istrinya tidak tahu apa-apa dengan kejadian yang menimpah suaminya, saya juga berencana menyuruh sekretaris untuk datang ke rumah ketiga karyawan yang meninggal itu.


Sekretaris langsung menghubungi pihak kepolisian dan tak selang lama pak polisi datang bersama dua orang polwan.


"Siap Tuan tadi kami dapat laporan dari Tuan Dani bahwa terjadi pencurian disini dan pelakunya sudah di tangkap Tuan"? Tanya seorang polisi.


"Benar pak dan itu pelakunya bawah saja mereka bertiga jangan sampai lolos mereka, karena mereka sudah mengelapkan gaji karyawan pak" ujarku


Perempuan itu yang melihat polisi langsung lari dia ingin kabur karena memang proyek sakat luas dan tidak ada pembatas sehingga bebas. Tapi bagaimana caranya biar dia bisa kabur sedangkan kaki tangannya sudah di ikat.

__ADS_1


"Tidak...jangan menangkap saya...saya tidak salah apa-apa kenapa pak polisi menangkap saya jangan harap pak saya tidak mau pak lepaskan saya" ujar perempuan itu langaung ngesot bikin ngakak aja.


"Pak kejar jangan sampai dia kabur....kalau tidak bisa menangkapnya tembak saja pak lumphkan kedua kakinya," ujarku jelas aku sengaja orang mana mungkin perempuan itu lari ngesot aja susa heheheh. cara ngesot perempuan itu begitu masa tidak bisa mengejar.


"Bagaimana mau di kejar Tuan muda sedangkan perempuan itu tidak kemana-mana heheh" ujar sekretaris Dani


"Jangan tangkap aku pak aku tidak salah apa-apa dan tidak tahu apa-apa kenapa pak polisi menapkan aku, yang harus di tangkap adalah pria bajingan ini pak karena dia yang korupsi gaji karyawan bukan aku jadi tolong lepaskan aku pak"


"Diam lah nanti jelaskan saja di kantor polisi, jangan bikin ribut disini atau mau saya tembak kaki mbak"


Perempuan itu di tangkap dan di bawah kedalam mobil begitu juga Riko dan mandor itu masih kesakitan karena dari tadi tidak ada yang memperdulikan dia, semoga setelah sampai di kantor polisi ada yang simpati dengannya untuk mengobati kakinya.


"Bawah...mereka saja pak nanti kami datang ke kantor polisi besoknya" ujarku.


Setelah pak polisi membawah ketiga pengencut itu ke kantor polisi kami bertiga mulai keliling proyek untuk memeriksa sudah sampai dimana pekerjaan ini berjalan, ada seorang karyawan katanya dia juga bagian mandor tapi kata karyawan lain dia mandor yang baik dan juga sering membantu karyawan lain yang kekususahan.


Aku mau lihat kinerjanya kalau memang dia cocok jadi manajer mengantikan manajer Riko tidak masalah tapu kalau tidak, biar cari dari luar saja itu lebih bagus.


"Tuan muda apakah Tuan muda ingin keliling biar saya antar, ini sudah lima puluh parsen Tuan...proyek ini sangat bagus Tuan sepertinya kalau proyek ini selesai banyak sekali penghasilannya, karena selain proyek ini bagus dan bangunangnya juga bagus proyeknya juga membantu orang-orang disekitar sini Tuan" ujar mandor.


"Kamu sudah berapa minggu kerja disini" tanyaku.

__ADS_1


"Saya sudah satu bulan kerja disini Tuan" ujar mandor....


Kami keliling sampai kaki ku juga agak sedikit keram ternyata sakit juga soalnya dari tadi kebayakan berdiri ketimbang duduk, paling duduk di bawah pohong dan di bawah tenda. Untung ada tenda untuk penginapan karyawan dan ada juga tempat yang di bagun untuk karyawan yang kerja di proyek ini nginap disini saja karena tempatnya agak jauh kalau pulang ke rumah masing-masing.


__ADS_2