Menantu Yang Dikira Miskin Ternyata Seorang Tuan Muda

Menantu Yang Dikira Miskin Ternyata Seorang Tuan Muda
132


__ADS_3

Aku tertawa kemenangan karena ternyata bu Anjani sudah di jalan menuju kesini biarkan saja dia datang karena sudah telpon kesana jadi nanti pak Erik saja yang mencengahnya di loby jangan sampai ia masuk kesini lagian untuk apa bu Anjani datang kesini mau minta bantuan lagi.


"Pak Erik perempuan itu sudah di jalan menuju kesini jadi pak Erik mau bertemu dengannya diamana? di loby atau di ruangan karena kalau di loby aku yakin pasti perempuan sialan itu tidak akan mau, dia perempuan yang licik jadi apa yang dia inginkan harus tercapai kalau tidak banyak cara yang dia lakukan."


"Tuan muda tenang saja saya punya rencana untuk mengusir perempuan itu secara tidak terhormat kalau nanti besok dia datang lagi biarkan saja nanti saya yang ketemu dengannya, Tuan muda hanya tunggu dan mendengar saja."


Sebenarnya aku juga pengen ketemu dengan perempuan itu tapi biarlah aku juga sedikit lelah. Mungkin lain kali baru kami ketemu.


Pak Erik turun ke lantai satu sedangkan aku masih betah di dalam ruangan sambil melihat cctv di lantai bawah aku mau lihat apa yang pak Erik lakukan. Dari cctv aku melihat pak Erik sengaja memanggil dua orang ob dan menyuruh mereka membawah air dari toilet.


Astaga sepertinya pak Erik ingin menyiram perempuan ular itu dengan air comberan hahaha bagus juga tuh sekali-sekali nguyur dia dengan air comberan biar terbuka matanya.


Kedua ob itu mereka menuju ke loby dan sengaja mengepel dan bersihkan apa yang perlu di bersihkan, sebenarnya tidak ada yang perlu di bersihkan disana tapi iti hanya trik pak Erik saya seharusnya aku yang disitu jadi salah satu ib mungkin lebih seru.


Aku melihat pak Erik berikan arahan kepada kedua ob itu setelah itu pak Erik pergi aku tahu pak Erik ngumpet dan jrenggg....jrennnnng.... ada sebuah mobil yang sangat aku kenal berhenti tepat di depan loby senyum mengembang di bibirku target utama sudah datang, rasain itu ternyata ada seorang ob lagi asyik ngepel dan tidak melihat bu perempuan ular itu masuk bukan tidak melihat tepatnya sengaja lagian jadi orang itu punya mulut itu di pakek untuk menyapa orang lain ini memasang wajah datar tambah jelek lagi.


Dengan gaya sombong dan bahedongnya perempuan itu dengan anggun melangkah masuk tapi tiba-tiba brakkkkk....ternyata lantainya licin banget jadi kepleset. Hahaha rasain loh perempuan sialan


"Argh.....duh....he...gembel kalian bisa kerja gak sih hanya ngepel gak becus masa perusahaan terkenal ini mempekerjakan karyawan yang tidak becus kerja dasar manusia miskin bikin saja jatuh."

__ADS_1


Hmm lihatlah mulutnya kayak orang tidak berpendidikan tinggi


"He nolongin dong..."Bentak perempuan itu.Seorang dari ob itu jalan tergesa-gesa mendekati perempuan itu untuk membantunya bagun dengan ada satu ember air di tangannya namun karena lantainya licin ob itu terjatuh dan air kotor yang ada di tangannya itu semua tertumpah ke Atas perempuan itu dari kepala sampai di bawah basah kuyuk....


Brukkkkkk.....buyerrrrrr......


"Argr.....biadab....kamu kenapa kamu mala menyiram saya dengan air menjijikan itu ha..saya ini tamu terhormat mau saya aduin ke bos kalian untuk memecat kalian dasar manusia miskin pergi kalian dari sini ha....mala bau banget lagi kayak bangkai...sial kali sih hidup saya hari ini."


"Aduh bagaimana saya bisa ketemu dengan Tuan Adinata dengan kondisi seperti ini sia-sia deh saya datang kesini gak ada hasilnya gara-gara kedua sialan itu, kemana mereka selesai membuat saya kayak ginu mereka berdua justru kamu memang dasar kurang ajar."


"Makanya nyonya jalan itu pake mata jangan merem aja begitu, sombong banget jadi orang jalan saja kayak bebek sih jatuhkan jadinya dan tadi nyonya bilang apa kami berdua orang miskin? Tidak apa-apa nyonya kami miskin tapi may kerja baru bisa dapat uang untuk beli makan, apakah nyonya tidak pernah miskin bisa jadi nyonya seperti ini karena dari hasil jahat nyonya"? ujar seorang ob


Aku melihat dari lantai atas hanya tertawa rasain kamu perempuan licik makanya jadi orang jangan jahat. Banyak karyawan yang sudah berkerumun di depan menyaksikan dramatis yang di perankan oleh seorang perempuan yang memiliki wataknya tidak perlu di contoh.


"Hahaah....lihat tuh perempuan arogan yang perna datang kesini pas kita menyapanya tapi sama sekali dia tidak membalas sekarang sudah kenah karma"


"He...kalian masih ingat gak video yang viral itu yang katanya istri dari pemilik perusahaan Winata grup yang kena tembak bukankah itu dia orangnya, ngpain dia kesini atau jangan-jangan dia mau ketemu dengan bos besar. Tapi bukannya sebentar lagi perusahaan ini sudah di ambil alih oleh putra tungga bos besar"


"Nah kamu benar memang dia perempuan yang kena tembak itu kalau saya lihat dari berita kemarin dia sudah keluar dari rumah sakit, entah kejahatan apa yang sudah perempuan itu lakukan sehingga ada orang yang ingin melenyapkan nyawanya, lagian jadi perempuan sombongnya minta ampun, tadi kalian gak dengar dia mencaci maki kedua ob itu sekaya apa sih dia sampai segitunya memabdang rendah orang biasa"

__ADS_1


"Tuh karma makanya kena tumpahan air mampus biarkan saja jangan ada yang menolongnya lebih baik kita kembali bekerja jangan sampai kita kena kesialan karena berdiri disini menonton perempuan gila itu"


"Ah....kurang ajar kalian semua saya akan balas perbuatan kalian berani sekali kalian memperlakukan saya seperti ini, lagian Tuan Erik dimana sih bukannya datang nolongin saya mala saya jadi tontonan karyawan."


Saya lihat pak Erik keluar dari Lift hahah pintar juga pak Erik, pak Erik jalan tergesa-gesa saat melihat perempuan licik itu masih tergeletak di bawah karena sudah basah kuyuk, semua karyawan menutup hidung mereka karena cium bauh air comberan hahaha pintar juga ob ambil air comberan.


"Aataga nyonya Winata ngapain disini kenapa jadi begini nyonya kok bauh sekali ada apa ini"?


Aku melihat pak Erik pura-pura panik dan membantu perempuan itu bangkit dari duduknya tapi pak Erik menahan nafas karena bauh sekali.


Hahaah pak Erik yang punya ide sekarang pak Erik juga yang kencium bauh itu hanya karena membantu perempuan sinting itu bangkit dari duduknya.


"Tuan Erik apakah seperti ini penyambutan tamu terhormat datang kesini buruk sekali masa saya di siram begini, bagaimana saya bisa bertemu dengan Tuan Adinata kalau kondisi saya begini pokoknya saya tidak mau tahu Tuan Erik harus pecat kedua ob kurang ajar itu dasar sialan"


"Maaf nyonya semua karyawan yang bekerja disini adalah koleksi dari ribuan pelamar jadi mereka semua karyawan terpilih jadi mereka lakukan sesuatu itu sesuai dengan kapasitas yang ada disini, mungkin karyawan saya berpikir nyonya belum mandi makanya mereka pengen mandikan nyonya tapi sayang mereka salah ambil air jadi ambil air comberan deh."


Perkataan pak Erik mengundang emosi perempuan itu lantas perempuan pengen mengeluarkan kata-kata kasar tapi karena pak Erik sudah membaca pikiran perempuan itu sehingga pak Erik langsung memotong pembicaraannya.


"Maaf nyonya saya tadi telpon ke kantor anda tapi sayangnya kata sekretaris Alea Nyonya sudah di jalan menuju kesini jadi saya tidak bisa mencengah, sebenarnya saya mau sampaikan kalau ternyata Tuan besar mendadak keluar negeri karena ada pekerjaan mendadak disana jadi tidak bisa di tunda jadi lebih baik nyonya pulang saja nanti saya akan kabarin ke sekretaris Alea "

__ADS_1


Mendengar itu perempuan itu murka karena pikirnya dia di bohongin


__ADS_2