Menantu Yang Dikira Miskin Ternyata Seorang Tuan Muda

Menantu Yang Dikira Miskin Ternyata Seorang Tuan Muda
175


__ADS_3

Didalam sebuah rumah megah setelah keluarga Jelin pulang sampai di rumah ayahnya murka terhadap ibu dan anak itu. Dah Tuan Arlo menghajar istri dan anaknya habis-habisan lagian jadi perempuam ganjeng sih


Plakkkk......plakkkkk! ...kamu bikin malu orang tua saja, kamu tahu siapa Keluarga Adinata keluarga yang terpandang!....bisa-bisanya kamu berlaku buruk didepan mereka dasar anak tidak berguna!...tahu saya kayak gini saya tinggalkan kalian berdua dirumah dan tidak perlu pergi. Kamu tahu karena kalian berdua perusahaan dalam masalah besar dengan perusahaan Adinata, saya susa paya berjuang agar bisa kerja sama dengan perusahaan itu supaya bisa cepat berkembang karena dibawah naungan perusahaan Adinata grup justru kalian yang menghancurkan semuanya.


Dan kamu tidak becus menjadi seorang istri macam apa seperti kamu bikin malu di depan banyak arang ha, bisa-bisanya kamu tidak menjadi contoh yang baik untuk putry mu sendiri"


"Pah udah!....Jelin kesakitan papa kok jadi kasar begini sih sama anak dan istri sendiri...lihat tuh putry mu sudah kesakitan di lantai karena tanparan darimu ayah macam seperti kamu...ibu lakukan semua itu karena ibu ingin Jelin memiliki masa depan yang lebih baik ."


Plakkkkk.....!


"Argah....pa..papa berani tanpar mama...",


"Ya, kenapa tidak bisa! itu adalah hasil didikan kamu tidak becus sebagai seorang ibu, selama ini apapun yang dia minta kamu selalu menurutinya, dia menjadi gadis rendahan suami orangpun mau dia dekatinya dimana otak kamu ha."


"Pah.. jangan keterlaluan Jelin mendekati Dava karena ingin menaikan popularitas kita pah agar perusahaan kita bisa berkembang..apa itu salah?"


"Dimana letak otakmu ha....bukan begitu caranya dia sudah tahu Tuan muda sudah punya istri, dan saya tidak perna mengajarkan putry saya untuk melakukan hal rendahan seperti itu. Lebih baik perusahaan tidak maju dari pada kamu menjadi perempuan rendahan, kamu tahu gak kalau nanti video itu viral terus dilihat oleh keluarga besar Agam bagaimana taru dimana muka saya sebagai seorang ayah."


"Ayah....tega sekali memperlakukan anak sendiri seperti ini hanya karena perempuan itu seharusnya Jelin yang cocok jadi istri Tuan muda bukan perempuan itu kenapa ayah membelahnya ayah jahat" pekik Jelin.

__ADS_1


"Diam kau anak durhaka kalau sekali lagi kamu bicara begitu aku tidak segan mengusir kamu dari rumah ini sekarang, karena ulah kalian perusahaan sudah tidak bisa diselamatkan lagi karena semua saham pasti akan ditarik kembali dan banyak penanam saham juga sudah tidak mau kerja sama lagi."


"Pah, sekarang kan belum ada kabar dari perusahaan Adinata grup soal penarikan saham kenapa papa semarah itu, mama rasa mereka tidak akan melakukan itu." pekik bu Aini


"Omong kosong macam apa ini, kamu pikir Tuan Adinata diam saja melihat Mantu kesayangannya dihina, tidak!"


"Yah....Jelin sebenarnya tidak mencintai Agam Jelin suka dengan Agam hanya karena mau uangnya saja...Jelin hanya mencintai Tuan muda Dava sampai kapanpun Jelin tetap mengejarnya sampai dapat. Terserah apa kata ayah Jelin tidak peduli karena sekarang ayah juga sudah tidak sayang lagi sama Jelin"


Mendengar perkataan Jelin membuat sang ayah murka dengan mata merah menyalah pak Arlo mendekati putry nya mencekik lehernya, sampai Jelin tidak bisa bernapas karena pak Arlo sudah tersulut emosi dengan perusahaan yang selama ini di bangun hanya hitungan jam hancur, biarpun belum ada pergerakan dari keluarga Dava tapi pak Arlo sangat kenal dengan Tuan Adinata.


"hahaha.....cinta kamu bilang! Cinta macam apa yang kamu maksud baru ketemu dua jam," pekik pak Arlo sambil tertawa kesetanan.


Menyaksikan suaminya yang sudah mencekik putry nya bu Aini teriak hirsteris, karena panik putrynya mati di cekik oleh suaminya.


Sekarang kenapa setelah kamu bertemu dengan suami orang baru kamu mengaku tidak mencintainya, terus selama ini setiap malam kamu pergi dengan Agam pergi malam pulang pagi itu ngapain?...ayah biarkan kamu melakukan apa yang kamu mau karena ayah berpikir kamu akan menikah dengan Agam itu pilihan kamu sendiri. Jangan sampai saya sebagai ayah kamu hilang akal sehat dan membunuhmu sekarang ini juga."


"A-ayah....Le-lepaskan Jelin bisa mati ayah apa ayah mau membunuh anak ayah sendiri .. ibu tolong Jelin" pekik Jelin tapi bu Aini tidak bisa berbuat apa- apa karena takut dengan kemarahan suaminya


Jelin yang sudah merasakan sesak di dada karena tidak bisa bernapas dia ingin meminta tolong kepada sang ibu.

__ADS_1


"Iya ayah,Jelin, minta maaf tapi itu dulu ayah kalau sekarang Jelin sudah tidak mencintai Agam lagi...tidak masalah kalau tunangan dibatalkan sepihak ayah"


"Plak....bisa-bisanya kamu bicara begitu, saya tidak mau tahu saya akan menghubungi keluarga Agam biar mempercepat resepsi pernikahan kalian, itu adalah pilihan kamu jadi apapun ayah tidak akan mau menghentikan pernikahan kalian harus tetap berjalan karena ayah mau mengundang Tuan Muda dan nona muda kesini siapa tahu dengan cara itu perusahaan kembali normal."


"Stop ayah.....sampai matipun Jelin tidak mau nikah dangan Agam...Jelin sudah tidak mencintainya lagi memang waktu itu Jelin yang mendesak ayah untuk menyetujui hubungan Jelin dengan Agam, tapi sekarang Jelin sudah bosan denganya ayah."


"Apa kamu bilang, bosan? Memangnya selama ini kalian lakukan apa sehingga kamu bilang bosan? atau jangan-jangan selama ini kamu dengan Agam sudah melakukan sesuatu diluar pengetahuan kami sebagai orang tua jawab Jelin"!


Ibu Aini yang mengetahui kebenaran tentang putry nya langsung panik karena selama ini bu Aini lah yang mendesak Jelin untuk melakukan apapun dengan Agam, asal punya atm penuh sehingga jika setiap Jelin pergi malam pulang subuh. Bu Aini yang diam-diam membukakan pintu untuk putry nya tanpa pengetahuan sang suami.


Hanya suatu ketika pak Arlo memergoki Jelin pulang subu saat pak Arlo haus dan hendak ambil air minum karena banyak kerjaan sehingga pak Arlo lembur diruang kerja, mulai dari situ pak Arlo tahu kalau ternyata putry nya keluar malam dan pulang pagi.


Saat itu pak Arlo benar-benar marah sama istri dan putrynya. Pak Arlo memanggil Jelin dan bu Aini ke ruang tengah untuk diinterogasi.


"Jelin, ayah mau tanya kenapa tadi kamu pulang subu, kamu dari mana saja sampai subu baru kamu pulang, bukankah kamu pergi dengan Agam, masa dia tidak bisa ngatar pulang kamu jam sepuluh atau jam sebelas biarpun kalian sudah bertunangan tapi harus jaga harga diri"


"Ah pikiran ayah jauh sekali, memang Jelin pulang subu tapi bukan sama Agam ayah, semalam Jelin lupa kabarain kalau Jelin nginap di rumah teman sih Priska, ayah masa ayah tidak kenal Priska yang sering kesini kebetulan dia sendiri makanya dia minta Jelin kesana."


"Iya pah...masa papa menuduh putry sendiri macam-macam bagaimana sih....putry kita adalah putry terhormat dan baik-baik pah jadi dia tidak mungkin melakukan hal menjijikan seperti yang ayah pikirkan."

__ADS_1


Mulai dari hari itu pak Arlo tidak perna bertanya lagi karena pikirnya apa yang dikatakan istri dan anaknya benar padahal pak Arlo dikelabui oleh istri dan putrynya.


Memang bu Aini sangat memanjakan Jelin sehingga dia selalu membangkang saat sudah dewasa dia melakukan sesuatu sesuka hati, seperti menjajahkan tubuhnya diluar itu atas permintaan sang ibu padahal mereka juga terbilang orang kaya.


__ADS_2