
Tang Shilian merasa dirinya seakan terperangkap didalam ruangan penuh dengan bayangan ilusi Master Wen Yu. Kembali dia merapalkan mantra untuk mempertebal Qi di area mata batinnya.
Harapannya adalah agar dia memperoleh pencerahan batin yang kemudian dapat membedakan mana ilusi dan mana bentukan real Master Wen Yu.
Ketika dia baru saja mengerahkan Qi untuk semakin mempertebal mata batinnya, tiga puluh bayangan Master Wen Yu menerjang secara serempak. Aliran Pedang Qi dari tiga puluh praktisi terasa mendekati dirinya.
Tidak segera menjadi gugup, Tang Shilian dengan sigap mengeluarkan benda berbentuk jala hitam ke tangannya. Lalu dengan sekali hentak dia menerbangkan jala tersebut kearah puluhan bayangan yang menerjang ke arahnya,
“sergapp…..”
Seakan memiliki mulut yang terbuka lebar… jaring hitam itu menelan dua bayangan Master Wen Yu sekaligus. Jala hitam tersebut membungkus dua bayangan !aster Wen Yu, lalu kemudian mengunci mereka dengan keras.
Dua bayangan Master Wen Yu itu teriris-iris menjadi banyak pecahan lalu kemudian menguap menjadi kabut.
“Haha… ilusi tetap ilusi. Jaring Perangkap Jiwa ini akan mengungkapkan mana tubuh kamu yang sebenarnya…”
Belum selesai dia dengan kata-katanya dua baris sinar pedang telah menghujam kearah tenggorokannya dan perut. Buru-buru Tang Shilian merapalkan mantra yang kemudian dengan menggunakan Lightness Skill sehingga dengan cepat tubuhnya terdorong kebelakang dan melakukan Gerakan menghindar bagaikan angin.
catatan : lightness skill adalah kemampuan kultivator yang berhubungan dengan kemampuan meringankan tubuh, bergerak dengan kelincahan atau kecepatan tinggi.
Tangan kanannya Kembali menerbarkan Jala yaitu Jaring Perangkap Jiwa… hap hap …. dalam sekali kibasan jala, kembali dua sosok bayangan Master Wen Yu terperangkap lalu sirna menjadi uap.
Master Wen Yu menjadi terkejut Ketika melihat bahwa Tang Shilian memiliki perangkap Roh yang Bernama Jaring Perangkap Jiwa itu. Jika dibiarkan maka pertempurannya melawan Tang Shilian akan menjadi kerugian pada pihaknya.
Apakah layak untuk menggunakan teknik kedua dari Teknik Pengadilan Neraka ini? Master Wen Yu membatin. Dia tidak memiliki jalan yang lain. Teknik ini adalah sebuah teknik yang selalu menjadi teknik pamungkas didalam kemampuannya.
Jika Tang Shilian masih dapat lolos dari teknik kedua Pengadilan Neraka nanti, Master Wen Yu belum memikirkan teknik selanjutnya yang akan dia gunakan.
“Anda memaksaku untuk sampai di titik ini dan menggunakan teknik kedua ini Pengadilan Neraka….”
“Pengadilan Kedua…. Neraka Es”
Kembali suasana berubah. Ratusan bola besi bergerigi penuh api muncul dan berputar mengelilingi Tang Shilian. Memang judul Teknik adalah Neraka Es. Akan tetapi kenyataannya adalah efek yang di hasilkan adalah bola besi penuh api.
Tang shilian menjadi terkesiap melihat ratusan bola besi bergerigi penuh api itu.
Dia tahu bahwa Jaring Penangkap Jiwa itu tidak akan berdampak kepada teknik apapun yang menghasilkan api. Jala atau jaring itu akan lenyap termakan api.
Dia tidak memiliki piliham lain. Mau tidak mau Tang Shilian akan mengandalkan teknik pedang semata. Terlalu disayangkan senjata jaring roh itu dipakai dan kemudian terbakar.
Dia menghembuskan nafasnya dengan kuat lalu dia Kembali mengeksekusi Teknik Pedang Mentari Ufuk Barat. Sinar jingga itu saat itu terlihat menyelimuti tubuhnya.
Master Wen Yu dengan suara lantang memerintahkan kepada ratusan bola besi api itu memulai penyerangan,
“Bunuh….!!”
Ratusan bola besi api itu berputar dengan cepat di udara, lalu dengan cepat satu demi satu bola api itu jatuh kearah Tang Shilian. Rasanya bagaikan serangan hujan bola api tercurah dari langit.
Tang Shilian memutar pedang dan mulai menyambut datangnya Bola Api yang kemudian karena berjatuhan tiada henti, serangan itu terlihat berubah menjadi cahaya merah yang jatuh menimpa Tang Shilian.
Dari jauh semua orang dapat melihat berupa Cahaya Jingga bertempur melawan Cahaya Merah.
Pada saat itu hari telah malam. Sehingga pemandangan Cahaya Jingga melawan Cahaya Merah terlihat bagaikan sebuah atraksi yang indah dipandang.
Namun semua tahu dibalik keindahan cahaya jingga dan ,erah itu, terdapat sebuah nyawa yang dipertaruhkan.
Pihak Aliansi dari Kekaisaran Xue Chang semakin tertekan setelah melihat pertarungan antara Tang Shilin melawan Master Wen Yu.
__ADS_1
Setelah awalnya jago jago mereka dari ras iblis di buat keok oleh pria misterius berjubah hijau itu, kali ini setelah melihat pertarungan diantara kedua jago masing-masing pihak… mereka merasa semakin kehabisan harapan.
Tang Shilian terlihat jelas -jelas terlihat berada dibawah tekanan bola-bola besi bergerigi api itu. Tiga puluh menit telah berlangsung, namun bola api yang di tembakkan dari Teknik Pengadilan Neraka Kedua itu seakan tiada habis-habisnya.
Teknik Master Wen Yu ini terasa bagaikan sebuah Teknik Kelas Surgawi.
Tang Shilian mulai kehabisan energi. Meskipun dia selalu mampu menghalau dan menghancurkan bola api itu, namun beberapa bola api bahkan menerobos putaran pedangnya dan menggores bahkan membakar pakaiannya.
Sosok Tang Shilian benar-benar berubah menjadi sosok yang mengerikan dengan pakaian copang-camping karena terbakar bola api, sementara tangannya penuh luka goresan gerigi dan mulai melepuh.
Tang shilian mengeluh didalam hati. Semua harapannya hilang sudah. Keinginan untuk menguasai Kekaisaran Great Ying telah sirna.
Tidak ada yang tersisa….
Lalu kemudian setelah perjuangan yang sangat menguras tenaga itu, diakhiri dengan sebuah teriakan menyayat hati…. Tang Shilian menghembuskan nafas di Arena Pertempuran Akademi Ling Jian. Nyawa nya direnggut oleh Teknik Kedua Pengadilan Neraka .... hujan bola api…. Bahkan jiwanya sirna ditelan bola api pengadilan neraka.
Semua penonton menjadi hening seketika. Seorang Ketua Aliansi dari Kekaisaran Xue Chang yang tadinya di segani, pada akhirnya tewas mengenaskantidak berbentuk. Arena perang padang es Akademi Ling Jian itu menjadi kuburan Tang Shilian. Kelak akan menjadi perbincangan turun temurun.
*******
Setelah pertempuran antara dua Tokoh besar itu selesai, Aliansi kekaisaran Xue Chang menyerah kepada Tujuh Sekte Great Ying. Tujuh sekte menawan seluruh praktisi Kekaisaran Xue Chang lalu kemudian mereka memblokir dantian seluruh praktisi.
Hal itu tidak terkecuali bagi Master Sekte Xue Chang. Mereka diblokir juga dantiannya, dan kembali menjadi manusia Fana (mortal).
Seluruh Tawanan perang itu lalu kemudian di hukum dengan dikirimkan ke Dark Abys (Jurang Kelam).
Dark abys atau Jurang Kelam ini adalah tempat penghukuman bagi anggota tujuh sekte-sekte Di Kekaisaran Great Ying. Jurang Kelam sebenarnya adalah sebuah daerah tambang yang menghasilkan energi stone milik tujuh sekte.
Seluruh tawanan perang itu dihukum sepuluh tahun menjadi budak di Dark Abys dan melayani Tujuh Sekte untuk menambang Energi Stone. Dengan status menjadi manusia mortal... tidak memungkinkan bagi siapapun melarikan diri dari dasar jurang kelam yang dalam itu.
Sekte awan Hitam dengan sendirinya Kembali mengumumkan bahwa mereka Kembali exist di Kekaisaran Great Ying. Keadaan Kembali normal.
*******
Sima Yong sendiri setelah tahu bahwa dirinya telah membuat kehebohan sejak pertempuran di Akademi Ling Jian itu, kini semakin mempertebal dirinya dengan aura sihir yang kental.
Sosoknya menjadi sulit dikenali. Sihir itu akan membuat penampilan nya mengalami perubahan
Wajahnya menjadi semakin tidak menarik perhatian, kulit tubuhnya menjadi terlihat kasar seperti manusia biasa dan rambutnya di gelung lalu dia mengenakan topi seperti kaum sastrawan pada waktu itu.
Pagi itu Sima Yong tengah berjalan santai menuju Kota Azalea yang tidak terlalu jauh dari Akademi Ling Jian.
Dia sengaja tidak menggunakan kemampuan seorang praktisi agar terlihat seperti seorang pelajar/sastrawan biasa.
Sima Yong berjalan sambil bersiul menikmati pemandangan sekitar yang sepi. Siapapun yang berjalan di tengah padang salju dengan nuansa putih dan abu-abu seperti itu, pasti merasakan aura sepi. Hanya terlihat warna putih dan abu abu.
Namun Sima Yong tetap menampakkan diri sebagai kaum manusia fana yang sedang berjalan dengan hati gembira.
"er......"
“Bukankah sudah saat nya kamu menampakkan diri? Sejak dari Akademi Ling Jian kamu mengikuti aku. Keluarlah dan nyatakan keinginan mu”
Sima Yong membalikan tubuh dan berkata dengan halus.
Sesosok tubuh kemudian keluar dari balik pepohonan pinus dibelakang Sima Yong…
“Kamu adalah Yu Long”
__ADS_1
“Yu Long …. apa keinginanmu? Mengapa kamu mengikuti aku?”
Ternyata diam-diam Yu Long selalu mengamati dan kemudian mengikuti keberadaan Sima Yong. Sejak pertempuran di Arena Perang Akademi Ling Jian, kesaktian Sima Ying telah mempesona Yu Long.
Sebagai seorang muda yang menyukai dunia praktisi bela diri, Yu Long timbul niat didalam hati untuk mengakui sosok Unik berbaju hijau iru sebagai masternya.
Yu Long lalu kemudian berlutut dihadapan Sima Yong. Dia berkata,
“Tuan… nyawa Yu Long pernah anda selamatkan. Ijinkan Yu Long mengikuti anda dan mengakui anda sebagai master”
*******
Sima Yong memandang pria yang tengah berlutut dihadapannya. Dia tahu bahwa seorang muda yang sangat cinta dan haus akan dunia bela diri, Yu Long tidak akan menyerah sebelum Sima Yong menyetujui pengakuan itu.
Di satu pihak Sima Yong merasa dirinya terlalu muda dan terlalu biasa saja untuk menjadi seorang yang dipanggil
master. Akan tetapi dia juga tahu bahwa jalan menuju Raja Pedang nanti, dengan sendirinya membuat dia akan membutuhkan pengikut. Pengikut yang setia.
Selama ini dia belum mempertimbangkan untuk mendapatkan seorang pengikut. Ketika Yu Long datang dan kemudian meminta untuk menjadi pengikutnya, Sima Yong merasa perlu untuk mempertimbangkan hal ini.
“Akan tetapi tahukah kamu? perjalananku nanti akan Panjang melintasi seluruh Benua Silver ini. Banyak bahaya yang akan aku tempuh nanti”
Sima Yong diam sejenak, lalu menambahkan...
“Kamu tahu bukan? Baru saja aku menanam bibit permusuhan dengan ras iblis di Barat sana"
"Tidak takutkah kamu dengan bahaya yang selalu mengikuti kemana aku pergi semua adalah praktisi berbahaya di benua ini?”
Yu Long Kembali bersujud dan berkata,
“Anda adalah seseorang yang paling sakti yang pernah aku temui. Tidak nanti aku akan menjadi takut untuk berjuang dan berbakti kepada anda”
“Sejak kematian Master Sekte aku … aku telah merasa bahwa Kekaisaran Great Ying ini terlalu kecil. Yu Long ingin pergi menemui orang-orang yang hebat diluar sana”
“Dan anda adalah orang yang layak, untuk siapa Yu Long memanggil dia sebagai Master lagi.... setelah kematian Masterku sebelumnya”
Sima Yong memandang Yu Long dan dia merasa puas. Ranah kultivasi Yu Long adalah terbilang tinggi untuk kaum muda di Wilayah Utara ini.
Yu Long juga adalah seseorang yang keras dan teguh pada pendirian. Dia terbukti tidak berkhianat Ketika Sekte Awan Hitam jatuh kedalam cengkeraman Aliansi Xue Chang.
“Aku menyetujui karena aku memerlukan pengikut saat ini. Lalu kamu bisa mengambil sumpah setia kepadaku”
Sima Yong mengangguk tanda persetujuan mengambil Yu Long sebagai Pengikutnya.
Yu Long kemudian mengadakan upacara sederhana untuk mengakui Sima Yong sebagai Master. Dalam sumpah setia nya Yu Long bersumlah demi Surgawi Dao.
Setelah Yu Long menyelesaikan Sumpah Dao Surgawi, langitpun terbuka dan petir menggelegar pertanda Surgawi telah melihat tanda meterai sumpah dari Yu Long.
Sumpah Dao Surgawi adalah sumpah yang digunakan seorang praktisi untuk berkomunikasi dengan Dao Surgawi. Praktisi menggunakan aura kultivasi mereka sendiri untuk memeteraikan sumpah itu.
Jika kemudian Ketika praktisi melakukan kebohongan atau melanggar sumpah, hanya akan ada satu hasil akhir. Dia akan mendapati kematian dan kepunahan, langsung diberikan petir dari Surgawi.
Oleh karena itu biasanya praktisi-praktisi agak enggan mengambil inisiatif untuk mengambil sumpah surgawi Dao ini, jika itu tidak penting.
Sima Yong tersenyum puas setelah melihat Yu Long melakukan sumpah Dao Surgawi.
“Ayo kita menuju ke Kota Azalea. Ada banyak yang harus aku urus di sana”
__ADS_1
Keduanya pun melangkah menuju Kota Azalea. Yu Long mulai saat itu memanggil Sima Yong dengan Panggilan Master Pedang. Tidak pernah terbesit dipikrannya, jauh kedepan nanti Master Pedang nya akan disebut Raja Pedang.
*Bersambung*