
Ding Huising yang adalah Master Sekte Sekte Awan hitam terlihat melayang ke area petempuran. Dengan kibasan kain di lengan bajunya dia menghalau energi mental berbentuk Pedang Perak untuk merobek benak Dou Chen.
Melihat hal itu, Master Zuo dari Puncak Awan Hijau ikut berkelebat meninggalkan Master Dugo Taoran dari atas atap rumah. Tubuhnya melayang dan dia mengirimkan serangan pedang yang menimbulkan suara menderu-deru kearah Ding Huising.
“Trang….!”
Bentrokan pedang antara dua praktisi pedang diranah Alam Roh Tercerahkan 9 itu menampilkan keindahan percikan api. Kembali penonton mendapat tontonan menarik. Setelah murid-murid kedua sekte berselisih paham, sekarang giliran Master Sekte dan Master Puncak. Aura kegembiraan menyelimuti area itu setelah melihat adu pedang diantara berkelanjutan diantara dua sekte.
Master Zuo sendiri hanya berupa Master Puncak Hijau didalam sekte, namun semua orang tahu. Tingkat kultivasi Master Puncak Hijau itu sama dengan tingkat kultibasi Master Sekte Pedang Awan Dugu Taoran.
Setelah tabrakan pedang yang keras itu, keduanya sama-sama terseret mundur. Ding Huising terseret mundur sepuluh langkah sedangkan Master Zuo terseret mundur dua belas lamgkah. Terlihat bahwa Energi Qi Ding Huising masih diatas Master Zuo.
Hal ini amatlah wajar, mengingat Ding Huising fokus pada pelatihan Dao Pedang sedangkan Master Zuo lebih fokus di jalur Dao Mental Jiwa.
“Jangan senang dulu, aku belum selesai…” Master Zuo mendengus dingin.
Lalu kemudian ketika dia mengguman kata-kata aneh di iringi bentakan,
"Telapak Perak....!!!"
Segumpal cahaya berwarna perak berkumpul dari benak nya. Lalu kemudian gumpalan cahaya perak itu makin membesar lalu membentuk Telapak Tangan Raksasa berwarna Perak. Telapak itu berkelebat dengan cepat dan siap menghantam Ding Huising.
Belum selesai telapak raksasa itu tiba di Ding Huising, Master Zuo sudah mengejar dan menerjang dengan pedang terhujam kearah Ding Huising.
Kembali terdengar suara bentrokan Ketika kedua pedang bertemu
"Trraanng....!"
Lalu menyusul bunyi lembut seperti suara buah mangga yang jatuh (karna matang pohon) ke tanah. terdengar bergema......
__ADS_1
“Gedebuk…”
Telapak Tangan Perak itu dengan mudah lolos dari hadangan pedang Ding Huising, memdarat dengan keras didadanya. Master Sekte Awan Hitam itu terlempar jauh kebelakang. Namun dia masih mampu mengeksekusi teknik meringankan badan dengan memanfaatkan dorongan pukulan Telapak Perak. Dia hinggap dan mendarat dengan mulus di tanah menggunakan Gerakan melayang diatas rumput. Namun sebenarnya kepala Ding Huising terasa sangat pening. Matanya beekunamg-kunang dan dia kepingin muntah.
“Keparat…. Penyihir tua ini semakin kuat energi mentalnya. Tidak lama lagi dia akan menyentuh ranah Master Simbol Surgawi"
"Rasanya aku kepingin memuntahkan sesuatu. Hampir saja melayang jiwaku. Lain kali sebaiknya menghindari bentrokan kekuatan fisik melawan kekuatan mental. Jika bukan armor kelas Bumi Trenta yang aku kenakan, mungkin aku tinggal nama didunia ini” Ding Huising memaki didalam hati
Sambil mengeluarkan tawa yang rileks seakan-akan tidak terjadi sesuatu, Dung Huising berkata,
“Hahaha… kekuatan mental Tn. Zuo sebagai Master Bumi 4 memang bukan kisah donge g semata. Hari ini aku telah merasakan kekuatam Master Simbol Bumi 4. Memang kekuatan jiwa yang sangat mengagumkan”
“Tuan Ding… bukankah duel diantara kaum muda tadi adalah duel hidup mati yang secara aturan dunia kultivator, kita kaum tua ini dilarang untuk turut campur?”
"Wang Yong memenangkan duel tadi. Mengapa anda menyerang nya dan menghentikan duel itu?"
“Aku tidak segan-segan untuk mencabut nyawa muridmu itu jika serangan kamu tadi sampai membuat muridku mengalami luka” Mata Master Zuo menyala dan meminta jawaban dari Ding Huising.
“Baru-baru ini kami juga telah kehilangan seorang jenius di Hutan Fairy Cliff Ketika event berburu Buah Embun Pagi. Untuk kerugian kali ini, maka Sekte Awan Hitam akan mengganti dengan kompensasi. Semua akan diurus oleh Penatua kami Ren Jiao Long. Mohon dimaafkan tindakanku ini”
Lalu setelah mengeluarkan kata-kata itu, sosok Ding Huising menghilang dengan sekali kelebat. Dia sudahntidak tahan untuk memuntahkan darah dari mulutnya. Dia juga membawa serta Dou Chen yang saat itu mulai terlihat agak ling-lung.
Suara-suara berbisik saling diskusi diantara penonton pertarungan malam di Kota Azalea itu.
Penonton kembali heboh,
“Muridnya sudah hebat, dan Masternya lebih hebat lagi. Master Simbol memang sosok yang penuh misteri dan jangan coba-coba untuk main gila dengan mereka”
“Demi apapun… Kota Azalea kedatangan siluman-siluman berkemamouan sihir yang menggunakan kekuatan mental. Semoga ini bukan pertanda yang buruk”
__ADS_1
Lalu kemudian masing-masing penonton menghilang dari tempat persembunyiannya, Kembali ketempat masing-masing. Malam itu akan berlalu seperti malam-malam sebelumnya. Namun cerita tentang pertempuran dua Master Simbol diikuti bentrokan Master Simbol Sekte Awan Pedang melawan Master Sekte Awan Hitam, menjadi kisah seru yang di perbincangkan berulang-ulang. Wang Yong tidak sadar, sejak kejadian pada malam di jalan sepi Kota Azalea, dia telah mengukir Namanya dan membuat gentar orang yang mendengar kisahnya.
**********
Sepeninggalnya Ding Husing, Master Zuo segera memuntahkan darah juga. Jelas dia terluka ketika bentrokan senjata. Lalu kemudian terduduk. Wang Yong dan semua orang Sekte Pedang Awan berlari menuju Master Zuo dan memapahnya.
“Aku tidak apa-apa. Hanya sedikit merasa mual di perut Ketika bentrokan senjata dengan Iblis tua itu” Master Zuo menenangkan semua pihak.
Master Sekte menyodorkan pil yang mengeluarkan aroma wangi ke Master Zuo untuk dikonsumsi demi menyembuhkan luka dalam bentrokan tadi. Penggunaan Jimat penyembuh untuk Praktisi di Alam Roh Yang Tercerahkan tidak akan berguna jika jimat dibuat oleh Master Kelas Bumi kebawah. Dibutuhkan jimat buatan Master Simbol Kelas Surga.
Setelah Master Zuo terlihat membaik kondisinya, semua merasa lega.
“Kamu baik-baik saja bukan?” Master Zuo bertanya kepada Wang Yong yang berdiri Bersama ketiga kawannya.
“Aku baik-baik saja Master. Serangan Master Sekte Awan Hitam tadi kelihatannya hanya berniat menghalau Pedang Perak ku dari benak Dou Chen.
“Aku lihat kemampuan mentalmu telah meningkat. Baiklah.. besok aku akan membawamu ke Asosiasi Master Simbol di Kota Azalea ini. Sepertinya kamu membutuhkan lencana yang lebih tinggi dari Segel Master 4” Master Zuo
menjelaskan.
**********
Setelah semua pihak merasa keadaan telah aman, mereka Kembali ke hotel untuk beristirahat. Malam Kembali sepi di Kota Azalea. Akan tetapi dibalik sepi itu, didalam bilik-bilik rumah dan Gedung, semua bercerita tentang pertarungan Master Simbol yang dahsyat di Kota Azalea.
Wang Yong saat ini sedang duduk berkultivasi. Keadaan semakin membuatnya sadar bahwa kekuatan akan membuat seseorang disegani. Yang kuat akan menindas yang lemah jadi dia haruslah menjadi kuat.
Dikeluarkannya pil Mortal Pembangkit Meridian. Segera dia mengkonsumsi pil itu lalu duduk memejamkan mata sambil berkultvasi.
Darah didalam tubuhnya bergejolak. Energi yang selama ini mampet di dinding meridian nya memberontak setelah mengkonsumsi Pil Pembangkit Meridian. Dan Dalam 20 kali tarikan nafas, dia mendorong energi didantiannya untuk menjebol kemacetan yang selama ini menghalangi pergerakan energi Qi di dalam dantian.
__ADS_1
Seketika itu dia berasa seakan-akan telah lahir baru. Dengan cegukan keras yang mengeluarkan aroma busuk, dia merasa bahwa tiba-tiba energi QI didalam tubuhnya menjadi lebih tinggi, sangat kuat. Gerakannya dirasa semakin bertambah gesit. Ketika dia mencoba untuk mengeluarkan 5 Qi pedang dari pedangnya, kelima helai Qi itu seakan mengalami transformasi. Awalnya hanyalah merupakan gradasi warna dari warna kristal, sekarang benar benar mulai muncul lima macam warna. Dan warna itu dapat berubah-ubah sesuai tekanan Qi yang dikerahkan ke pedang ditangannya. Apakah ini adalah Ranah Alam Kondensasi Roh? Dia benar-benar dbuat takjub dengan perasaan di ranah yang baru ini.
*Bersambung”