
Wang Yong hanya terdiam di tempat. Tepatnya dibawah sebuah pohon. Meskipun saat ini bentukannya hanya berupa jiwa, namun dia sama sekali tidak berani bergerak.
Dia sangat menyadari, dengan ranah kultivasi yang tinggi itu, sosok orang yang menyeramkan itu akan mampu mendeteksi keberadaannya ketika dia melakukan gerakan sekecil apapun.
Tidak menunggu berapa lama sosok menyeramkan itu pergi meninggalkan Wang Yong sendirian di Hutan Mini itu. Dalam kesempatan pertama, dia langsung melayang terbang untuk Kembali ke Hotel Surgawi tempat nya menginap. Wang Yong harus sesegera mungkin menyatukan jiwa dan tubuhnya. Dia sangat ketakutan jika jiwanya terdeteksi lalu kemudian dihancurkan sosok menyeramkan itu.
Ketika jiwa nya menerobos masuk kedalam hotel, keberadaan sosok mengerikan itu juga mendarat turun di halaman depan Hotel Permata Surgawi.
“Aku yakin entah apa itu, rasanya seperti ada seseorang yang mengawasi ku tadi. Jejak auranya sepertinya menuju ke tempat ini. Namun memgapa aura itu kemudian lenyap seketika ini juga?….”
Sosok menyeramkan itu menggumankan sesuatu. Kembali dia menyebarkan benaknya hingga 30 meter, namun aura yang tadi dia deteksi di Hutan Mini, kini lenyap bagaikan ditelan bumi.
Setelah memastikan kembali bahwa aura yang mengintip pembicaraannya telah menghilang, dia lalu berkelebat pergi meninggalkan Hotel Permata Surgawi.
********
Didalam kamarnya, Wang Yong tengah berusaha menyatukan Kembali antara jiwa dan tubuh fisiknya. Ketika pada akhirnya dia berhasil menyatukan kembali jiwa dan tubuhnya, terasa olehnya sekilas sebuah jejak benak bergerak dengan lembut menyisir keberadaan semua tamu di Hotel Permata Surgawi.
Wang Yong merasa sangat bersyukur. Tubuh dan jiwanya menyatu pada waktu yang sangat tepat. Aura milik jiwanya tidak terdeteksi oleh teknik scan yang dilakukan oleh benak sosok mengerikan di Hutan Mini Kota Azalea.
Wang Yong lalu kemudian duduk dalam posisi kultivasi dan dia melakukan pengamatan kedalam jiwanya. Ternyata jiwa Wang Yong telah mengalami perubahan. Itu terlihat menjadi lebih besar dari sebelumnya. Lalu dia melanjutkan kultivasi hingga pagi telah datang.
*********
Hari telah siang di Arena Padang Es Abadi, Ketika beberapa pertandingan telah berjalan sehingga diperoleh hasil sebagai berikut :
Yang akan berpartisipasi dalam semi final adalah,
Fang Pen dari kuil Keabadian
Wang Yong dari Sekte Pedang Awan
Muriog Liang dari Akademi Ling Jian
Deng Lian dari Sekte Bulan Merah
Zong Jili dari Sekte Membalikkan Gunung.
Yao Ming dari Kuil Keabadian
Kemudian ketika duel antara Wang Yong melawan Zong Jili, dimenangkan oleh Wang Yong,
Duel antara Yao Ming melawan Deng Lian dimenangkan Deng Lian,
Duel antara Murong Liang melawan Fang Pen dimenangkan Fang Pen,
__ADS_1
Dari tiga besar itu kemudian diperoleh hasil Deng Lian dari Sekte Bulan Merah menempati tempat ke tiga, sementara Peserta Final pertandingan antar jenius ini adalah Wang Yong dari Sekte Pedang Awan melawan Fang Pen dari Sekte Kuil Keabadian.
Keduanya adalah merupakan symbol master dan memiliki kemampuan teknik pedang peringkat bumi yang sudah terbukti selama pertempuran mereka dari babak awal tournament.
Hari telah menjelang sore pada waktu itu. Hakim pertandingan kemudian menanyakan kepada dua Finalis, apakah akan beristirahat sehari lagi ataukah akan melanjutkan pertandingan tersebut.
“Kurasa aku masih kuat untuk melanjutkan pertandingan ini” Kata Fang Pen. Lalu dia melirik kearah Wang Yong.
“Aku juga berpikiran sama, mari kita lanjutkan pertandingan ini” Wang Yong menjawab.
Hakim pertandingan lalu berkata dengan keras,
“Baiklah kalau begitu pertandingan Final antara dua jenius yang berasal dari Sekte Pedang Awan meawan Sekte Kuil Keabadian akan langsung dimulai ……”
Ketika Fang Pen naik keatas arena, segera sorak sorai gemuruh penonton berteriak penuh kegembiraan,
“Hidup Fan Pen….”
“Kalahkan anak kecil Sekte Pedang Awan itu….
“Hajar dia dengan satu pukulan saja….”
Semua orang di Arena Padang Es itu merasa bahwa Wang Yong terlalu muda untuk memenangkan duel antara jenius tujuh sekte. Sehingga sosok Fang Pen yang berusia 19 tahun itu sangatlah sesuai dengan kriteria idola mereka.
Dia murid Sekte besar yaitu Kuil Keabadian, merupakan symbol master segel 5 (padahal Wang Yong juga symbol master, bahkan kelas Bumi pertama) dan memiliki wajah yang berkharisma.
Sementara itu diantara penonton yang berdiskusi,
“Menurutmu, berapa gerakan yang akan dilakukan Fang Pen sebelum dia pada akhirnya akan melumpuhkan Wang Yong?”
“Aku bertaruh Wang Yong akan dilumpuhkan dalam 10 gerakan Fang Pen”
“Mengapa harus sepuluh Gerakan? Menurutku bahkan dibawah 10 gerakan untuk melumpuhkan Wang Yong”
“Katakan dengan jelas, dibawah sepuluh Gerakan itu berapa nilainya? Menurutku Wang Yong akan dikalahkan pada Gerakan ke lima nanti.
“Apakah kita bisa mulai?” Wang bertanya kepada Fang Pen.
“Tunggu dulu, sebelumnya aku ingin mengatakan sesuatu. Perlu kamu ketahui, teknik ilusi yang kamu gunakan melawan Dou Chen pada malam itu tidak akan mempan melawanku. Aku symbol master segel 5, kultivasi mentalku jauh diatas Dou Chen” kata Fang Pen membanggakan diri.
“Kamu bisa mencobanya sekarang…” pendek saja jawaban dari Wang Yong.
“Dan kamu akan mati, karna kamu telah mencelakai Dou Chen hingga cacat” kata Fang Pen
Hubungan antara Fang Pen dan ou Chen adalah mereka adalah sepupu
__ADS_1
“Well.... kamu tidak akan mengetahui siapa yang kamu lawan jika kamu tidak segera mencobanya” Wang Yong mulai memprovokasi.
“Aku pikir, kamu tidak akan memiliki kesempatan untuk hidup lagi….” Fang Pen
“Baiklah kalau begitu… mari kita selesaikan" lalu kemudian sambil melangkah maju lima helai Qi Pedang berwarna gradasi kristal melonjak keluar dari tangan Wang Yong yang seketika itu terlihat telah memegang sebilang pedang Kelas Bumi Trenta.
Fang Pen hanya tersenyum dengan dingin Ketika melihat lima helai Qi pedang itu menerobos kedepan lalu menghujam ke tubuhnya.
Sambil memamerkan senyum dinginnya, Fang Pen melirik serangan lima helai energi pedang itu, tangannya membentuk segel lalu kemudian sebuah sinar pedang keluar dari tangannya dan membungkus ke lima energi Qi pedang yang di trmbakkan Wang Yong.
Lima helai energi pedang milik Wang Yong buyar seketika….
“Saat ini aku tidak akan bermain-main lagi dengan kamu. kamu bisa merasakan ini….” Fang Pen lalu mengeksekusi sebuah Teknik pedang yang aneh lalu sesuatu seperti sebuah niat keluar dari dalam dirinya.
"Niat Pedang level 1"
Seketika pedang ditangannya membesar lalu menerjang dengan kejam kearah Wang Yong. Terkandung Niat pedang level 1 didalam serangan yang dahsyat itu.
***********
Penonton diseluruh arena itu menjadi sangat tekejut.
"Fang Pen adalah praktisi muda yang memahami niat pedang?"
"Telah hampir 1000 tahun berlalu dan tidak ada seorang pun di Belahan Bumi Utara ini yang mampu memahami niat pedang"
"Murid Sekte Kuil keabadian ini telah memahami niat pedang!!!!"
"Ajaib... sungguh jenius luar biasa yang mampu memahami niat pedang"
Semuampenonton merasa ngeri...
Di kursi VIP Master Dugu Taoran berkata didalam hati,
“Jadi fenomena yang aku rasakan di Hutan Fairy Cliff adalah kemampuan dari Fang Pen? Sungguh tidak beruntung nasib Wang Yong bertemu dengan seorang praktisi pedang yang telah memahami niat pedang",
Master Zhang Yuan dari Kuil Keabadian memasang wajah senyum lebar. Dia bangga ketika melihat wajah orang-orang yang sangat terkejut melihat kejeniusan Fang Pen.
Dan Ini adalah kartu truff yang dimiliki oleh Sekte Kuil Keabadian. Seorang murid yang memiliki pemahaman niat pedang di usia muda 19 tahun. Masa depan Sekte Kuil Keabadian akan menjadi cerah.
“Jadi dia Fang Pen adalah calon raja pedang berikutnya dari belahan Bumi Utara ini”
“Ternyata Fenomena langit yang menunjukkan bahwa seseorang memahami Niat Pedang adalah Fang Pen ini”
“Sungguh diusia yang sangat muda 19 tahun dan telah memahami niat pedang”
__ADS_1
“Wang Yong kali ini akan habis. Tidak ada lagi kesempatan bagi dia untuk hidup”
*Bersambung*