Kisah Dewa Pedang Utara

Kisah Dewa Pedang Utara
Pertempuran di Kristal Pink II


__ADS_3

Melihat salah satu kawannya si ahli pedang Alam Tanpa Batas itu di patahkan batang lehernya oleh Sima Yong, keempat teman mogui malang itu mempersiapkan formasi serangan. Salah seorang terdengar meneriakkan aba-aba dan keempat praktisi Ordo Veteran itu langsung menyerang secara bersamaan ke Sima Yong.


“Suiitt….!!!” Suara sambaran pedang terdengar mencicit membelah udara, bunyi itu semakin menggiris hati sinar pedang terlihat melewati kepala Sima Yong. Dan dalam Gerakan yang ringan, auto refleks dari kemampuan kelincahan gerak yang amat tinggi, diperlihatkan Sima Yong menghindari sabetan pedang. Gerakan menghindar itu hanya menggunakan sedikit sekali Gerakan, dan terlihat seolah-olah dia tidak melakukan Gerakan sama sekali.


Judade Assasin itu juga tidak mau kalah dengan si ahli pedang. Ketika itu pedang pendek ditangannya terlihat secara Ajaib telah berada di hadapan Sima Yong, dan pisau itu membuat Gerakan menikam Sima Yong dalam Teknik rahasia seorang Assasin. Semua dilakukan tanpa suara dan dengan kecepatan yang sulit dibayangkan.


“wush….”


“wush…..!!”


Pedang pendek ditangan kanan assassin itu seharusnya telah bertengger di dada Sima Yong, akan tetapi secara Ajaib tubuh Sima Yong Kembali bergerak pelan, lalu kemudian membentuk bayangan dan pada akhirnya pedang pendek itu mengenai sasaran tempat kosong.


“Arrgggh…” dengan menggeram pedang pendek ditangan kiri assassin di putar dan menebas ke batang leher SIma Yong. Tindakan tak terduga ini diyakini benar oleh si Assasin setidaknya tebasan tangan kirinya akan membuat pria berpakaian perang kuning itu akan terluka di bagian leher.


“suittt..” dengan sedikit menggoyangkan badan, Sima Yong yang bahkan terlihat seperti tidak bergerak sama sekali, namun gerakan pelan itu sangat berdampak besar. Pedang pendek milik Assasin judade itu seketika tergesar jauh dalam jarak satu meter dari leher Sima Yong.


“F***k… mahluk ini bergerak bagaikan iblis” makinya dalam hati.


Assasin itu kini terlihat amatl geram. Semua serangannya Ajaib seorang assassin sama sekali tidak pernah berhasil menyentuh pria aneh berbusana kunig itu. Bahkan bayangannya terlihat seakan memiliki mata dan menghindari setiap serangan si assasin.


Melihat kegagalan dua serangan, airen pemanah berkata dengan jumawa….


“Mungkin serangan jarak jauh panah seperti ini dapat Teknik anehmu itu tidak berfungsi” selepas berkta-kata, dia langsung menembakkan tiga anak panah sekaligus.


“Tsing… tsingg…. Tsing…”


Tiga anak panahyang ditembakkan itu mengunci Sima Yong didalam formasi panah. Namun sekali lagi kejadian aneh terjadi. Tatkala tiga anak panah itu telah dekat dengan sasaran pada jarak 50cm…. secara aneh tubuh pria berbaju perang kuning itu bergetar pelan dan semua anak panah itu luput dan melenceng dari sasaran. Keempat praktisi Ordo Veteran itu saling memandang dalam keputus asaan.


******


Di lain pihak, Sima Yong juga sedang terkesima dengan keuntungan yang dia peroleh Ketika menggunakan benda roh saat ini….


“Kemampuan Legging (celana penutup kaki) warna gold dan boots (sepatu) warna orange ini benar-benar sangat diluar dugaan. Jika saja aku menemukan Refiner (Penyuling senjata roh) peringkat tinggi yang menyatukan 5 fragment (pecahan) boots emasku nanti, kecepatan dan kelincahanku akan jauh lebih mengerikan….”


“Sepertinya aku betul-betul harus berkunjung ke wilayah Tengah Benua Penyaringan Dewa ini” batin Sima Yong didalam hati. Perangkat roh hasil panennya betul-betul membawa manfaat didalam pertempuran seperti itu.


“Tolong sisakan lawan untuk kami…!!!” sebuah suara terdengar disusul kemunculan empat kawan Sima Yong.


Tanpa menunggu instruksi, Tang Yuwen lalu melompat dengan ganas sambil tangannya menarik busur yang di tujukan ke airen Ordo Veteran diatas kristal itu. Keduanya terlibat dalam pertarungan menggunakan panah.

__ADS_1


Hattaudha mengambil lawan si ahli pedang mogui berkultivasi kuasi Alam Tanpa batas, sedangkan Ye Bing Qing dan Niryadi bergabung melawan mogui yang juga ahli pedang. pertempuran terjadi dan terlihat tidak seimbang.


Tang Yuwen dengan kultivasi kuasi Alam Tanpa Batas tentu saja dengan cepat mampu menekan airen pemanah itu dengan cepat. Demikian juga dengan Ye Bing Qing dan Niryadi. Gabungan dua ahli Kuasi Alam Tanpa Batas dan Alam Raja 9 itu benar-benar membuat mogui Ordo Veteran itu tertindas dan kewalahan.


Beda halnya dengan Hattaudha. Lawannya ahli pedang mogui memiliki kultivasi yang sama dengannya sehingga pertarungan diantara kedua nya terlihat seimbang.


Sementara itu, Sima Yong menatap kearah Assasin yang masih berdiri dengan ganas diatas kristal pink dan berkata.


“Kamu yang akan mulai menyerang duluan, ataukah kamu ingin aku yang menyerang kamu???”


Judade assassin ini adalah sesosok judade yang licik. Dia berpikir jika Sima Yong menyerang dirinya diatas Kristal Pink, niscaya sengatan listrik dan petir yang memancar dari kristal itu akan membantu mampu dan melumpuhkan Sima Yong.


Lalu setelah Sima Yong ini terluka dengan serangan kristal pink, dia dengan leluasa akan mengambil keuntungan didalam pertarungan. Sima Yong dengan mudah akan dia penggal, lalu semua item emas dan orange itu akan dijarahnya. Memikirkan kesenangan itu, wajah assassin itu tersenyum licik Ketika “Ini adalah scenario terbaik yang menguntungkan ku”


“Mengapa tidak kamu saja yang datang dan menyerangku? Bukankah Ordo kami Veteran adalah ordo yang bertugas sebagai pertahanan. Bukankah Ordo  kalian 4 aliansi merupakan ordo penyerang?” jawabnya acuh tak acuh.


Sima Yong diam lalu hanya menatap iba ke assassin itu dan berkata,


“Sesuai yang kamu inginkan….”


Tubuhnya berkelebat dalam cahaya kuning yang tak dapat ditangkap mata Ketika meluncur kearah Assasin itu. Si assassin itu terkejut bukan kepalang melihat lawannya berubah menjadi sebuah cahaya kuning.


“Zzzzsssttt…!!”


Memang… sesuatu terjadi sesuai yang diharapkan oleh assassin itu. Kristal pink mengeluarkan sengatan listrik bertegangan tinggi dan terlihat mengancam kearah bayangan kuning yang berkelabat itu. “Duaarr…” ledakan terdengar…


Melihat sengatan listrik bertegangan menyerang Sima Yong, assassin itu pulih dari rasa kejutnya. Kini sambil tertawa dingin, dia melompat dan menebas pedang pendek nya kearah bayangan kuning yang telah mendekatnya.


“Wusshh…” diayunkannya kedua pedang pendek dengan Teknik menjepit kearah bayangan kuning yang meledak itu.


“Kraakk…!!” mata assassin itu terbelalak tidak percaya Ketika tiba-tiba dia merasakan aura membunuh dengan pekat berada di dekat wajahnya. “wussh…” Dan secara mengejutkan sebuah tangan terjulur dan ketika pandangannya semakin kabur, dia melihat samar-samar Sima Yong tengah berdiri didepannya sambil tangan kanan terjulur kedepan mencekik lehernya.. Tangan dibalut warna orange itu dengan mudah meremas batang lehernya.


Leher assassin itu patah seketika tanpa si pemilik leher sempat mengeluarkan jeritan kesakitan. Dengan demikian maka nyawa assassin itu langsung pergi di saat lehernya patah oleh cengkeraman Sima Yong


“Bummm…!!!”


Bunyi keras mayat assasin dengan leher yang terkulai lemas jatuh dilantai aula Puri Merak Emas. Semua praktisi dari dua belah pihak semakin terdiam. Pria berbusana perang kuning itu benar-benar memiliki kemampuan membunuh lawan di ranah Alam Tanpa Batas hanya dengan sekali serangan.


Semua praktisi Ordo Veteran yang berdiri berjaga-jaga di tangga menuju lantai dua,  perlahan-lahan membuat Gerakan mundur. Mereka menjadi gentar. Gerakan ini tentu saja tidak luput dari pandangan mata ribuan praktisi  ordo aliansi. Terlihat benar, aliansi gabungan itu seperti menunggu seseorang untuk memberi komando, lalu meraka akan membabi buta membunuh praktisi Ordo Veteran itu.

__ADS_1


Masih dalam hening di ruang aula Puri Merak Emas, selain bunyi pertempuran antara ahli Ordo Veteran melawan kawan-kawan Sima Yong…. Ketika sebuah suara memecahkan keheningan.


“Mari kita berantas semua ahli Ordo Veteran itu. Setelah itu bersama-sama kita akan hancurkan kristal pink ini” kata Sima Yong.


“Duaarr…” kata-kata itu adalah kata-kata yang ditunggu-tunggu. Lalu dalam suara ribut Ketika ribuan Langkah kaki praktisi Ordo Aliansi berlari menujua tangga… mereka menyerbu lima ratus praktisi Ordo Veteran yang terlihat gugup.


“Matiii…!!!”


“Rasakan ini…. “


“inilah moment yang aku tunggu-tunggu selama ini. Membunuh praktisi dari Ordo yang sombong ini”


Pertempuran brutal terjadi diantara lima ratus ahli Ordo Veteran melawan kurang lebih 7000 praktisi gabungan 4 Ordo. Biasanya, meskipun jumlah mereka sedikit jika dibandingkan ordo penantang… namun kristal pink itu selalu membantu didalam pertempuran melawan ordo penantang.


Kali ini mereka benar-benar tidak menyangka sama sekali. Si pengendali kristal pink (assassin) telah mati didalam pertempuran. Bahkan semua sengatan listrik dan petir kristal pink, sama sekali tidak berpengaruh terhadap pria bebusana perang kuning. Bantuan kristal pink selama ini ibaratnya kekuatan yang dimiliki 5000 praktisi beladiri.


Kini tersisa 500 praktisi beladiri Ordo Veteran, jelas-jelas mereka tidak berdaya terhadap serangan 7.000 praktisi gabungan. Meskipun kultivasi ordo aliansi itu rata rata di bawah Alam Raja Bintang delapan, namun jumlah yang banyak bukanlah kemampuan yang dapat mereka atasi (kultivasi ordo Veteran ini di Alam Tanpa Batas 8 dan 9).


Kembali aula lantai pertama Puri Merak Emas menjadi saksi bisu pertikaian dan pembunuhan untuk mempertahankan juara didalam Perang antar Ordo.


Hal itu adalah hal yang biasa di Benua Penyaringan Dewa. Akan muncul lagi ahli-ahli baru dari daerah terpencil yang kemudian bergabung dengan ordo ternama, lalu memperoleh sumber daya yang banyak dari ordo dan komopetisi di Kota Selatan, dan kemudian akan menjadi ahli-ahli beladiri baru menggantikan yang telah pergi. Selalu berputar seperti itu.


Merasa terdesak dengan serbuan dari gabungan 4 ordo itu, seseorang dari Ordo Veteran berteriak..


“Kita harus Kembali dan berlindung di kristal 2 di lantai selanjutnya”


Kurang lebih 200 an praktisi yang masih tersisa dari Ordo Veteran itu secara tertatih-tatih berusaha meloloskan diri dari arena pertempuran… dan menghilang dibalik kegelapan menuju lantai dua….


“Hentikaann… jangan di kejar jika tidak mau mati konyol…” teriak Sima Yong.


Beberapa praktisi yang terlanjur melangkahkan kaki di kegelapan itu lantai dua itu, kini terlihat terlempar keluar dan menyisakan potongan-potongan tubuh berantakan. Semua yang menyaksikan hal itu terbelalak dalam kengerian. Beruntung mereka tidak tergesa-gesa menerobos kegelapan lantai dua itu.


“Tolong dengarkan aku…!!!” teriak Sima Yong


“Kita harus Bersama-sama menghancurkan kristal pink ini sebelum di ijinkan memasuki lantai dua. Jika melanggar maka array kuno akan merenggut nyawa kalian…” kata nya.


*Bersambung*


   Untuk membuat author lebih semangat dan tetap berkreasi melanjutkan novel ini, jangan lupa di like, sekedar komen dan vote.

__ADS_1


   Terlebih tolong favoritkan novel ini karena Noveltoon akan menilai untuk menjadi pemasukan Author berdasarkan jumlah Favorit, komen dan like … yang tentunya juga menyemangati author. Apresiasi yang readers berikan akan menyemangati autor untuk terus berkarya di Noveltoon ini.


__ADS_2