
Fan Beauty menukik bersama Vermillion hewan roh itu, dari atas langit Kota Pelabuhan Teluk Mentari. Cahaya api yang di pendarkan Vermillion itu, membuat banyak mata menatap kagum ketika Dewi kecantikan Fan Beauty telah berjalan anggun menuju Istana Kaisar..
"Dia adalah Matriak muda dari Klan Agung Vermillion Kuno"
"Kecantikankan nya seolah menembus tirai penutup wajah itu. Aku yakin, jika cadar itu di buka, wajah didalamnya pasti jauh lebih cantik daripada yang kita bayangkan"
"Pasti Matriak muda itu akan mengambil misi tugas dari Kaisar kami Zhao Chi Ming"
"Tentu saja, mengingat tingkat kultivasi Matriak Fan Beauty di ranah tinggi SAGE Level dua itu, siapa yang mampu melawan jika Matriak muda itu turun menyelesaikan tugas?"
"Apa? Semuda itu dia telah memiliki kultivasi SAGE level dua? Lain ahli-ahli memerlukan waktu beratus hingga ribuan tahun untuk mencapai level tersebut..." pria yang bertanya itu melongo dengan pandangan takjub.
Plak !
"Dasar bodoh.
Kamu pikir dia sama dengan dirimu seorang petarung jalanan? Dengan perawatan sekte kuno dan support dari Kerajaan Haiyang, tentu saja Matriak muda itu memperoleh banyak sumber daya langka, yang hanya akan di konsumsi dewi-dewi dan kalangan istana saja"
Orang-orang berbincang dengan takjub, melihat gadis itu berjalan, namun tampak seperti gerakan seorang tengah menari yang demikian gemulainya. Kembali orang-orang berbisik saling bergunjing,
"Aku sungguh heran. Dengan perawakan segemulai itu, apakah Matriak muda itu mampu bertarung, ketika dia di utus untuk menyelesaikan sesuatu misi?"
Plak !
Aduh !
"Mengapa kamu selalu menamparku?!"
"Karena otakmu demikian dungu.
Tidak tahukah kamu kalau Nona Fan Beauty itu adalah satu-satunya jenius beladiri yang bahkan telah menguasai Niat Beladiri? Dia bahkan telah memahami Niat Beladiri hingga level ke lima.
Ketika dia menggunakan Niat beladiri bersamaan dengan teknik serangan Pedang Api vermillion, tidak ada yang dapat bertahan lebih dari tiga sabetan pedangnya !"
(niat beladiri setara dengan niat pedang, niat pembantaian daln lain lain niat)
"Benarkah?"
Plak !
"Dungu !. Dialah satu-satunya ahli yang akan menyandang gelar Raja Pedang wilayah kami, setelah ratusan lamanya tidak ada seorangpun yang layak menyandang gelar itu !"
******
"Adik Beauty"
Seorang pria tampan usia mendekati 30 berjalan dengan cepat menghadang Fan Beauty di aula Istana Kekaisaran.
Itulah Pangeran Mahkota Kerajaan Zhao Sagung. Sejak lama anak muda itu telah tergila-gila dengan kecantikan Fan Beauty ini.
"Pangeran Mahkota Zhao" Fan Beauty membungkuk dan memberi hormat kepada Zhao Sagung itu.
Wajah tampan Zhao Sagung terlihat sedikit mengkerut. Katanya,
__ADS_1
"Adik Beauty, mengapakah anda masih demikian sungkannya memanggilku dengan sebutan Pangeran Mahkota?
Bukankah sudah berulang kali aku katakan, adik dapat memanggilku Kakak Sagung saja"
Gadis itu terlihat terdiam. Lalu masih dalam sorot mata dingin seperti biasanya, dia berkata,
"Baiklah jika demikian adanya.
Adakah Kakak Sagung dapat mengantarkanku menemui Yang Mulai Kaisar Zhao Chi Ming? Aku mendapat pesan untuk mengambil misi dari paduk"
Zhao Sagung tertawa dalam hati penuh kemenangan. Dia lalu mengantarkan gadis itu menemui Kaisar di taman bunga.
Klan Vermillion Timur dianggap sebagai Klan yang mendukung keluarga Kerajaan, sehingga tentu saja petinggi Klan itu akan menjadi sangat di hormati ketika berkunjung ke istana. Sehingga masalah bertemu Kaisar di taman bunga, tidak menjadi persoalan, meskipun kaisar adalah orang paling di hormati di seluruh negri.
******
Dua benda raksasa melayang membelah langit Kota Teluk Mentari, terbang menuju lautan luas di arah Timur.
Dua benda raksasa itu ternyata masing-masing satu hewan roh raksasa Vermillion dan satu kapal roh besar terbang beriringan.
Pada awalnya Fan Beauty keberatan ketika Pangeran Mahkota mengatakan akan pergi bersama-sama untuk membasmi Kaum Bajak Laut Tengkorak Hitam.
Fan Beauty merasa hanya membuang-buang energi jika untuk menghabisi kelompok bajak laut itu, harus membawa sepasukan besar kekaisaran dan membuat penampilan mencolok menaiki kapal roh megah itu.
Akan tetapi Pangeran Zhao Sagung berkeras akan mendampingi dia dan membawa bersamanya sepasukan tentara kerajaan. Dalam hal ini Zhao Sagung berniat membuat Fan Beauty terkesan, sekaligus memamerkan kultivasinya di ranah Kuasi SAGE, hasil berlatih bertahun-tahun di Akademi Middle Great dari Wilayah Tengah ketika bertarung melawan kepala bajak laut nanti.
Akhirnya gadis itu mengalah, dengan membiarkan Pangeran Zhao Sagung mendampingi dia, lalu merekapun terbang membelah langit menuju Lautan Besar Timur.
******
Kapal roh Kerajaan Haiyang menukik dengan tajam, lalu dari atas kapal terlihat dalam mode penerbangan, sekitar seratus pasukan tentara mengancam dengan tombak ditangan.
Pangeran Zhao Sagung langsung mengambil posisi, dia melompat dan menghadang seseorang praktisi yang berpakaian paling bagus.
"Kamu adalah Pemimpin Bajak Laut Tengkorak Hitam bukan?
Bagus ! Hari ini kamu harus mati !"
Zhao Sagung mengayunkan pedang di tangannya. Serangkum angin serangan berkekuatan sepuluh juta jin mengancam kearah leher Bajak Tengkorak Hitam.
Bajak itu hanya mengayunkan tangan, denan merendahkan dia berkata,
"Semut semata, berani-beraninya mengancam tuan ini"
Lalu sebuah pedang panjang muncul dari kehampaan, membalas menebas kearah serangan Zhao Sagung.
Trang !
Zhao Sagung terlempar beberapa tombak, namun dia mampu mempertahankan kuda-kudanya, sehingga tidak terjatuh. Tangannya terasa perih dan membaal. Kekuatan serang Bajak Laut itu jauh diatas kemampuan nya.
"SAGE level dua" desis Zhao Sagung.
Zhao Sagung sadar kalau Bajak Laut itu bukanlah lawan yang dapat dia atasi. Namun berhubung keberadaan Fan Beauty yang menonton pertarungan dari atas udara, membuat pangeran itu menjadi gengsi untuk mengalah.
__ADS_1
Dalam serangan penuh amarah, Zhao Sagung membuat sebuah tikaman penuh kekuatan yang dia miliki. Bahkan saat itu dia menggunakan teknik mematikan Amukan Badai Pedang, membuat Bajak Laut Hitam sedikit kerepotan, ketika hujan pedang seperti tercurah tiada henti dari langit.
Teknik Zhao Sagung boleh mematikan. Akan tetapi perbedaan tingkat kultivasi keduanya amatlah jauh, sehingga tidak membutuhkan waktu yang terlalu lama, untuk membuat Zhao Sagung jatuh didalam kelelahan tatkala Bajak Tengkorak Hitam itu balas menyerang dengan kekuatan Ahli SAGE level dua.
Zhao Sagung seketika terpuruk didalam hujan tembakan pedang, siap-siap meregang nyawa.
"Mati !" teriakan Bajak Tengkorak Hitam, tatkala pedang roh ditangannya menebas tegas ke batang leher Zhao Sagung. Sementara itu Zhao Sagung menutup mata, bersiap untuk mati.
Trang !
Tangan Bajak Tengkorak Hitam itu kaku dan terasa kesemutan. Dia buru-buru melepaskan pedang dari pegangannya. Sementara itu samar-samar dia mencium aroma harum bunga. Lalu kemudian sesosok gadis cantik berpakaian serba putih telah berdiri di dekatnya.
Dengan dingin gadis itu berkata,
"Menyerah kepada Kerajaan Haiyang atau kamu serta semua kawanan perompak itu akan mati" tidak ada keramahan dalam nada itu. Gadis itu berbicara seperti robot saja. Bajak Laut Tengkorak Hitam diam-diam menggigil ngeri. Katanya...
"Kamu anak kecil kemarin sore, berani-beraninya memerintah aku Bajak Laut Tengkorak Hitam. Ketika kamu belum juga lahir di dunia ini, aku Bajak Laut Tengkorak Hitam telah melanglang buana di samudra Timur dan di takuti semua orang.
Siapapun yang mendengar namaku, akan berlutut dalam gemetar karena rasa takut" pria itu betul-betul tersinggung ketika di ancam gadis muda itu.
Masih didalam nada dingin tanpa ekspresi, Gadis Fan Beauty berkata,
"Kalau begitu kamu dan kawananmu memilih kematian"
tidak terlihat apa yang dilakukan gadis itu, karena semua kejadian demikian cepat untuk ditangkap mata biasa, Bajak Laut Tengkorak Hitam itu meledak terbakar api, ketika pedang Fan Beauty diayunkan.
Tidak berhenti disitu saja. Gadis itu kembali mengayunkan pedangnya, lalu ratusan anak buah bajak laut itu meledak didalam cahaya api.
Zhao Sagung menatap nanar ketika pujaan hatinya mengayunkan pedang berulang kali. Selama ini dia berpikir kalau keahlian Fan Beauty itu, hanyalah suatu cerita yang di lebih-lebihkan.
Hari ini, dengan mata kepala sendiri dia menyaksikan kemampuan gadis calon pengganti Matriak Klan Vermillion Timur itu. Diam-diam dia berjanji,
"Apapun yang terjadi, gadis itu harus menjadi milikku"
******
Ketika Fan Beauty melapor tentang penyelesaian misi kepada Kaisar Zhao Chi Ming, kaisar memberikan satu cincin tata ruang berisi banyak sekali Batu Energi peringkat atas, nilainya mungkin setara dengan penghasilan sekte super dalam duabtahun. Terdapat juga banyak sekalu juga bahan-bahan herbal dan roh untuk meningkatkan kultivasi.
"Tolong sampaikan ucapan terima kasih ini kepada Matriak Fan. Katakan bahwa kapan-kapan Pangeran Zhao Sagung akan berkunjung, untuk menikmati keindahan Pulau Vermillion Timur"..
Fan Beauty membungkuk membalas hormat Kaisar, lalu memohon diri. Diam-diam kaisar memandang ke angkasa, tatkala Fan Beauty itu menghilang di balik awan bersama Vermillion roh. Dalam hati kaisar membatin,
"Siapa mau menyangka...
Gadis keturunan orang Bar-bar utara di pelosok sana, ternyata memiliki bakat sedemikian tinggi. Kami beruntung telah menyelamatkan anak itu ketika pertempuran di padang es waktu itu.
Fenying.. Ya benar aku masih ingat. Gadis itu mengigau dan menyebut namanya sebagai Fenying..."
*Bersambung*
Untuk membuat author lebih semangat dan tetap berkreasi melanjutkan novel ini, jangan lupa di-like, sekedar komen dan vote.
Terlebih tolong favoritkan novel ini karena Noveltoon akan menilai untuk menjadi pemasukan Author berdasarkan jumlah Favorit, komen dan like … yang tentunya juga menyemangati author. Apresiasi yang readers berikan akan menyemangati autor untuk terus berkarya di Noveltoon ini.
__ADS_1