Kisah Dewa Pedang Utara

Kisah Dewa Pedang Utara
Pertempuran di Kristal Pink III.


__ADS_3

“Tap… tap… tap…” tiga batang anak panah yang ditembakkan Tang Yuwen tertancap diantara dua kening dan bagian dada, menyusul hujan panah yang sebelumnya telah mengurung airen pemanah Ordo Veteran itu dengan array pemberi sengatan listrik.


Setelah mengenakan sarung tangan roh warna orange (peringkat Saint) kekuatan ATK Tang Yuwen serasa meningkat. Tentu saja setelah pertambahan kekuatan ATK itu, dia dengan mudah mengekseskusi serangan serangan yang dengan kekuatan tinggi yang mampu menerobos pertahanan airen yang menjadi lawannya.


“Tssinhh…” kilat pedang pendek ditangan Niryadi membelah tubuh ahli pedang Ordo Veteran yang sebelumnya terlihat telah kehabisan tenaga.  Ahli Pedang itu terlihat telah terjerat di dalam ilusi kabut hitam Ye Bing Qing yang juga telah banyak merenggut tenaga nya sehingga daya serang pertempurannya menjadi menurun.


“Kalian menang karena menggunakan kekuatan sihir…” kata mogui itu dengan benci sebelum nafasnya pergi. Dia mati didalam kebencian yang dalam terhadap dua Wanita aneh yang menjadi lawannya.


Sambil membersihkan dua pisau ditangannya, Niryadi melirik kearah Hattaudha yang masih bertempur seru melawan ahli pedang mogui Ordo Veteran. Semestinya pertarungan diantara mereka berdua adalah seimbang. Akan tetapi mogui ini terlihat telah mengalami penurunan semangat sejak melihat kawannya si assasin, dibunuh oleh Sima Yong dengan mudah.


Disusul dengan kematian airen pemanah dan mogui ahli pedang temannyaitu... membuat semangat juangnya menurun, kini lawan Hattaudha benar-benar dibawah tekanan kapak yang diayunkan Hattaudha tiada henti menari-nari dalam Teknik serangan itu.


Hattaudha semakin percaya diri setelah dirinya mengenakan Legging orange dimana legging tersebut benar-benar sebuah benda roh yang memiliki kemampuan dahsyat. Sebagai judade, permasalahan dirinya adalah berbadan besar sehingga gerakannya selalu terasa kurang lincah. Legging orange tersebut benar-benar membuat keterbatasan Gerakan lincah judade barbadan besar, hilang setelah mengenakan benda roh tersebut.


“Aku bahkan belum menggunakan serangan petrify dari senjataku, namun mogui ini telah dibawah tekananku” batin Hattaudha


Dilain pihak, penggunaan helm orange membuat skill keakuratan serangan kapak Hattaudha dan skillnya untuk menembus Teknik defense (Pertahanan) Ahli pedang Ordo Veteran lawan, terasa amatlah membantu. Ahli pedang mogui itu dikenal memiliki Teknik defense (pertahanan) yang kuat karena dia mengenakan sebuah armor berwarna ungu (surgawi). Namun kini Teknik dan armor defense itu terasa sebuah lelucon Ketika berhadapan dengan Hattaudah yang mengenakan. Helm orange.


“Wussshh…”


Tidak menunggu terlalu lama Ketika Hattaudha terlihat dengan ganas membacok dan membelah tubuh mogui ahli pedang itu menjadi dua bagian. Darah menyembur dan berceceran di lantai. Sebuah benda berwarna ungu terlihat tergeletak disamping mogui ahli pedang itu.


“Armor peringkat Surgawi….” Kata Hattaudha.


“Meskipun terkena bacokan kapakku… armor ini tidak rusak. Benda ini hanya terlepas dari tubuh mogui yang sudah mati itu.


Hattaudha kemudian mengantongi armor ungu itu dan segera menjarah cincin tata ruang lawannya.


“Hanya 5000 Blue Mana” kata Hattaudha dengan kecewa.


Dia merasa kesal karena mogui ini meskipun mampu memiliki armor ungu peringkat surgawi, namun hanya sedikit memiliki kekayaan Blue Manna. Mereka berlima memang telah berencana untuk menemui seorang Refiner dan menyuling fragment (pecahan) item roh, tentu saja dalam hal ini, mereka harus mengumpulkan uang sejak saat sekarang.

__ADS_1


Dengan iri dia melirik Niryadi dan Ye Bing Qing berbagi 40.000 Blue manna, sedangkan Tang Yuwen terlihat memasukkan 25.000 blue manna ke cincin spasial nya.


“Huh…” Hattaudha membuang muka dengan kesal disusul tawa ejekan Niryadi ketika mengetahui bahwa panen Hattaudha hanya berkisar 5000 blue manna.


“Cih… bukannya  bersyukur telah memperoleh armor roh meski hanya berwarna ungu, namun dia terlihat memasang wajah sedih seakan-akan dirinya adalah judade paling malang sedunia” cerca Niryadi….. Hattaudha berpura-pura tidak mendengar ejekan Niryadi dan kawan-kawannya.


******


“Semua Praktisi, dipersilahkan untuk menjarah terlebih dahulu. Lalu setelah itu anda semua dipersilahkan berkumpul bersamaku. Kita akan Bersama-sama mencoba menghancurkan kristal pink ini” kata Sima Yong, diikuti bunyi suara berisik Ketika parapraktisi itu setuju dan mulai melakukan penjarahan.


Empat kawan SIma Yong tidak ikut menjarah korban pertempuran di anak tangga menuju lantai dua. Mereka sadar bahwa mereka tidak terlibat dan memiliki andil di pertempuran itu sehingga merasa tidak berhak untuk melakukan penjarahan.


Lagipula, dengan jumlah praktisi sebanyak itu dan mencoba menjarah sekitar 300 barang di pihak lawan, maka hanya dalam hitungan lima menit saja pekerjaan itu selesai (tidak termasuk saling bantah memperebutkan hasil jarahan).


“Diam semua… tak seorangpun tidak diijinkan bertikai…. Kita harus Bersatu jika ingin memenangkan perang ini”


“Yang telah selesai, diharapkan langsung menuju bagian sini dimana aku berdiri” kata Sima Yong.


Semua orang mendengar kata-kata Sima Yong karena diantara semua praktisi 4 ordo itu, tingkat kultivasi Sima  Yong paling tinggi. Diikuti dengan empat kawannya yang juga tidak kalah mengerikan. Dengan demikian, Sima Yong dianggap sebagai pemimpin kelompok penyerang dari 4 Ordo aliansi itu.


“Disebabkan kekuatan pertahanan Kristal Pink ini amatlah aneh, maka selain praktisi yang memiliki kultivasi dibawah Alam Raja Bintang Sembilan, aku tidak perbolehkan menyerang bebas kearah Kristal Pink ini. Kristal ini memiliki Teknik defense alami yang akan mengeluarkan petir dan sengatan listrik, bagi siapapun yang mencoba menghancurkannya”.


“Seorang ahli di ranah Alam Raja Bintang Sembilan aku prediksikan telah mampu dan memiliki Teknik pertahanan alami yang masih dapat bertahan dari sengatan listrik selama beberapa menit sebelum harus bebralik dan beristirahat memulihkan kekuatan”


“Namun jika anda adalah praktisi dibawah Alam Raja Bintang 9, aku pastikan kamu akan mati Ketika tersengat listrik dalam hitungan menit saja. Namun jika kamu keras kepala dan ingin coba-coba dengan kekuatan kristal pink ini, aku persilahkan sekarang saatnya untuk mencoba keunikan kristal pink ini. Uji cob aini harus dilakukan sebelum formasi 4 ordo bergabung dan mencoba menghancurkan kristal Pink…….” Kata Sima Yong.


Meskipun kumpulan orang-orang itu merasa takut dengan Sima Yong, akan tetapi terdapat beberapa praktisi yang sangat percaya diri dengan kemampuannya sendiri. Mereka-mereka itu adalah beberapa gelintir orang yang terdengar bersungut-sungut ketika Sima Yong hanya mengijinkan praktisi Alam Raja bintang 9 keatas yang menyerang kristal pink secara bebas.


Demikian isi sungut-sungut diantara mereka,


“Bukankah dengan demikian maka point kontribusi pukulan yang tercatat hanya mereka yang berada di ranah Alam Raja Bintang 9 keatas bukan? Dan kami hanya akan menjadi penonton….” Bisik seseorang praktisi judade berkemampuan Alam Raja Bintang delapan.

__ADS_1


Maka ketika Sima Yong memberi kesempatan seseorang untuk mencoba serangan balik kristal itu, maka Judade itu melompat maju. Dia mau membuktikan bahwa kata-kata Sima Yong salah adanya. Sebagai seorang judade yang terlahir dengan kulit badak, meskipun kultivasinya masih dibawah ketentuan… dia sangat yakin bahwa serangan balik kristal pink tidak akan berpengaruh kepadanya si kulit badak.


Semua orang yang hadir hanya diam. Sebagian merasa bersyukur ketika seseorang menunjukkan protes atas ketidak puasan diberlakukan nya pembatasan itu, Sebagian lagi terdiam karena merasa terkejut melihat keberanian dan kelancangan judade itu. Aturan di dunia Kultivator “si Paling kuat adalah Raja, yang lain hanyalah bawahan” sepertinya diabaikan oleh judade jumawa itu.


Judade itu kini menghunuskan golok yang berwarna ke ungu-unguan dari cincin tata ruangnya. Tubuhnya lalu berputar dengan cepat untuk menyerap energi dari langit dan bumi, yang akan di pakai menghajar kristal pink.


Suara bisik-bisik terdengar diantara praktisi yang menonton itu


“Ku harap kekuatan judade itu sekuat rasa percaya dirinya mencoba menahan serangan balik kristal pink”


“aku yakin dia mampu bertahan terhadap serangan balik” demikian diskusi diantara dua praktisi.


Diskusi kedua praktisi itu terhenti, Ketika terdengar siulan yang mengandung kekuatan di teriakkan judade itu, pada saat Teknik kultivasinya berhasil mengumpulkan kekuatan dari langit dan bumi…….


“Hancurkaan….!!” Kembali dia berteriak keras Ketika golok ditangannya yang mengandung kekuatan 425.000 jin itu membentur kristal pink.


“Duaarrrr……” ledakan mengandung aliran listrik terdengar Ketika kristal pink membentuk cermin dan membalikkan kekuatan 425.000 jin itu kepada judade ahli golok.


Tubuh judade itu terlempar kebelakang sejauh puluhan meter bagaikan karung beras yang tiba-tiba dikosongkan dan dicampakkan dengan seketika tanpa isi. Semua penonton terhenyak didalam keterkejutan.


Judade ahli golok yang sombong itu bahkan belum menyentuh kulit kristal, Ketika dirinya  berbenturan dengan cermin yang mengembalikan kekuatan 425.000 jin miliknya.  Ahli golok itu jatuh pingsan hingga berminggu-minggu lama nya dan memerlukan perawatan intensif Ketika dia sadar dari kondisi koma.


Suasana menjadi gaduh dalam keterkejutan dan ketakutan. Kini semuanya menjadi percaya dengan kata-kata Sima Yong. Sementara Sima Yong sendiri tiba-tiba berpikir….


“Kristal aneh ini memiliki kemampuan membalikkan kekuatan serangan yang di lancarkan lwan yang ingin menyakitinya. Dia ini seolah-olah mahluk hidup yang memiliki kemampuan super layak nya ahli kelas atas”…..


*Bersambung*


*   Untuk membuat author lebih semangat dan tetap berkreasi melanjutkan novel ini, jangan lupa di like, sekedar komen dan vote.*


*   Terlebih tolong favoritkan novel ini karena Noveltoon akan menilai untuk menjadi pemasukan Author berdasarkan jumlah Favorit, komen dan like … yang tentunya juga menyemangati author. Apresiasi yang readers berikan akan menyemangati autor untuk terus berkarya di Noveltoon ini.*

__ADS_1


__ADS_2